• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Efektifitas Ekstrak Madu Karet dalam Menghambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Uji Efektifitas Ekstrak Madu Karet dalam Menghambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 2.1: Lebah Dan Sarang Madu (http://yoshsolo.com)
Gambar 2.1.2: Apis melifera (David Cappaert Photograph courtesy InsectImages.org)
Gambar 2.3: Bentuk mikroskop elektron  S. aureus  (Ryan KJ, ray CG: Sherris Medical
Tabel 2.4 Klasifikasi Zona Hambat Pada Uji Ekstrak Madu berdasarkan
+4

Referensi

Dokumen terkait

Ekstrak dan hasil fraksinasi ekstrak aseton kulit batang meranti kuning (Shorea accuminatissima) yang kaya akan senyawa fenolik mempunyai aktivitas sebagai antibakteri

Khasiat bawang dayak ( Eleutherine palmifolia ) sebagai antibakteri telah dibuktikan oleh Mierza (2011), bahwa ekstrak bawang dayak dengan pelarut etanol menggunakan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah sawo kecik dalam menghambat pertumbuhan bakteri S.. Penelitian ini dimulai dengan

Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri MRSA, sedangkan ekstrak metanol dapat menghambat

Ekstrak metanol dari fase stasioner tersebut diuji aktivitas antibakteri dengan variasi konsentrasi 5 %, 10 %, 15 %, 20 %, dan 25 % menggunakan metode difusi cakram terhadap

Hasil Pengujian Aktivitas Antibakteri Fraksi Pohpohan Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa Uji aktivitas antibakteri metode mikrodilusi terhadap fraksi n-heksan, etil asetat dan

Penelitian ini dilakukan dengan me- tode difusi agar yaitu menggunakan kertas cakram yang sudah direndam dalam kosen- trasi ekstrak daun jarak kemudian diletakan kertas cakram ke medium

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak etanol 96% daun kesambi Schleichera oleosa yang telah dibuat dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15%, dilakukan perendaman kertas cakram, lalu didiamkan