• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENULISAN HUKUM / SKRIPSI PEROLEHAN SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH KARENA PEROLEHAN SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH KARENA PERALIHAN (JUAL BELI) DALAM MEWUJUDKAN PERLINDUNGAN HUKUM DI KOTA SAMARINDA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENULISAN HUKUM / SKRIPSI PEROLEHAN SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH KARENA PEROLEHAN SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH KARENA PERALIHAN (JUAL BELI) DALAM MEWUJUDKAN PERLINDUNGAN HUKUM DI KOTA SAMARINDA."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 : Luas Wilayah Kota Samarinda

Referensi

Dokumen terkait

Responden dalam penelitian ini adalah 20 orang pemilik tanah absentee yang melakukan peralihan hak milik karena jual beli di kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Provinsi

Peralihan hak milik atas tanah dan hak milik atas satuan rumah susun karena karena jual beli, tukar menukar, hibah, pemasukan dalam perusahan dan perbuatan hukum

Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 32 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 dapat dipahami bahwa sertipikat merupakan alat pembuktian yang kuat, artinya sertipikat

“ Peralihan hak atas tanah dan hak milik atas satuan rumah susun melalui jual beli, tukar menukar, hibah, pemasukan dalam peusahaan dan perbuatan hukum pemindahan hak

6 Tahun 1998 dan hasil penelitian mengenai Peralihan Hak Guna Bangunan (karena jual beli) untuk rumah tinggal dan Perubahan menjadi Hak Milik dalam mewujudkan

Pada kenyataannya perbuatan hukum peralihan hak milik atas tanah melalui jual beli masih banyak yang tidak dibuktikan dengan akta jual beli dan tidak menggunakan

Peralihan hak milik atas tanah dalam pandangan hukum Islam dengan cara-cara dalam praktiknya melalui: jual beli, tukar menukar, hibah, wasiat, wakaf, pewarisan dan lainnya,

Perlindungan hukum terhadap pemilik hak atas tanah akibat peralihan perjanjian utang piutang menjadi perjanjian jual