Pemanfaatan gen RB dalam pengenbangan tanaman kentang tahan penyakit hawar daun (phytophthora infestans)
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyaknya terjadi erupsi tidak memiliki hubungan signifikan terhadap persentase kejadian penyakit, dan pengendalian setelah erupsi terjadi
Dari gambar 19 dapat dilihat bahwa serangan penyakit akan makin tinggi pada bulan januari hingga juli atau saat musim hujan tiba, ha1 ini disebabkan karena pada
Berikut adalah regresi yang akan di analisis, yaitu : regresi antara banyaknya terjadi erupsi dengan persentase kejadian penyakit hawar daun kentang, regresi
Pangalengan dan Garut yang menunjukkan bahwa klon kentang hasil persilangan lebih tahan dan berbeda nyata dibandingkan tetua rentan Atlantic dan Granola, berdasarkan
Namun demikian, dengan penyemprotan fungisida minimalis, yaitu 2 dan 10 kali, klon-klon transgenik hasil silangan Atlantic dengan transgenik Katahdin SP951 dan Granola
Namun demikian, dengan penyemprotan fungisida minimalis, yaitu 2 dan 10 kali, klon-klon transgenik hasil silangan Atlantic dengan transgenik Katahdin SP951 dan Granola
infestans asal Banjarnegara, Pangalengan dan Garut yang menunjukkan bahwa klon kentang hasil persilangan lebih tahan dan berbeda nyata dibandingkan tetua
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,8% daun katahdin transgenik, 54,5% kultivar Atlantik dan Granola hasil persilangan yang mengandung gen RB terserang hawar daun,