• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Sel Surya Fotoelektrokimia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengembangan Sel Surya Fotoelektrokimia"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN SEL SURYA FOTOELEKTROKIMIA

Akhiruddin Maddu1)

Kiagus Dahlan2), Irmansyah2)

Sistem sel surya fotoelektrokimia memanfaatkan fenomena (efek) persambungan bahan semikonduktor dengan elektrolit, dimana terjadi proses transfer pasangan elokton-hole antara bahan semikonduktor dan elektrolit yang dibangkitkan melalui penyerapan (absorpsi) energi cahaya pada semikonduktor. Pasangan elektkron-hole ini berperan terjadinya reaksi redoks (reduksi-oksidasi) dalam sel elektrokimia. Bahan semikonduktor yang banyak digunakan pada sistem sel surya ini adalah bahan yang memiliki celah pita energi yang lebih seperti TiO2, CdS,

CdSe, Fe2O3, ZnO dan sebagainya. Namun, bahan semikonduktor TiO2 yang paling

intensif dikaji dan diteliti sebagai fotoelektroda pada sistem sel surya ini, hingga menjadi prototipe. Dalam penelitian ini dilakukan studi fotoelektrokimia beberapa bahan semikonduktor dalam bentuk lapisan tipis sebagai fotoelektroda dalam sistem fotoelektrokimia, yaitu bahan CdS, TiO2 dan ZnO. Disamping itu juga

dikembangkan sistem sel surya fotoelektrokimia menggunakan bahan semikonduktor nanokristal TiO2 tersensitisasi dye.

Selama tiga tahun pelaksanaan penelitian Hibah Bersaing IX ini telah dilakukan beberapa tahap penelitian, yaitu pembuatan dan karakterisasi elektroda lapisan semikonduktor, studi sifat fotoelektrokimia elektroda-elektroda semikonduktor, dan pembuatan sel surya fotoelektrokimia. Hasil-hasil yang diperoleh berupa data-data karakterisasi sampel lapisan semikonduktor dan sifat fotoelektrokimia serta karakterisik sel surya. Hasil-hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam beberapa prosiding seminar atau simposium nasional. Disamping itu, selama tiga tahun penelitian telah diluluskan 10 orang sarjana strata satu (S1).

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian yang dilakukan meliputi optimasi pembuatan nanopartikel kitosan dan karakterisasi ukuran partikel dengan PSA ( particle size analyzer ), preparasi

Penelitian ini terdiri dari tiga tahap; (1) tahap pertama adalah pembuatan bubuk daun kumis kucing dan bunga kenop, (2) tahap kedua adalah ekstraksi daun kumis kucing dan bunga

Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yang meliputi karakterisasi gelembung renang (proksimat dan asam amino menurut AOAC, 1995), pengembangan isinglass dengan

Proses karakterisasi dilakukan menggunakan XRD (X-Ray Diffraction) untuk menentukan struktur lapisan tipis, SEM (Scanning Electron Microscopy) untuk menentukan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon Nernstian elektroda selektif ion tipe kawat terlapis Mg (II) dengan melakukan karakterisasi elektroda dan

Nama PT : UNIVERSITAS KRISTEN SURAKARTA Tahun Pelaksanaan : 2014.. 27,500,000 Penelitian

Hasil yang sama terlihat pada lapisan tipis dengan deposisi selama 6 menit memiliki nilai absorpsi yang tinggi jika dibandingkan dengan lapisan tipis yang lainnya. 3.2

Dari hasil karakterisasi yang dilakukan, dapat diketahui pengaruh variasi jarak penyangga (spacer) terhadap kualitas lapisan tipis Cd(S 0,6 Te 0,4 ) yang terbentuk meliputi