• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONDISI ORGANISASIONAL, INDIVIDUAL, DAN SITUASIONAL SEBAGAI DETERMINAN NIAT MELAKUKAN TINDAKAN WHISTLEBLOWING OLEH PEGAWAI NEGERI SIPIL (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN KEUANGAN RI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KONDISI ORGANISASIONAL, INDIVIDUAL, DAN SITUASIONAL SEBAGAI DETERMINAN NIAT MELAKUKAN TINDAKAN WHISTLEBLOWING OLEH PEGAWAI NEGERI SIPIL (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN KEUANGAN RI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)"

Copied!
122
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Theory of Planned Behavior
Tabel 2.1 Tipe Iklim Etis Victor dan Cullen (1998)
Tabel 2.2 Ringkasan Hasil Penelitian Terdahulu
Gambar 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tidak berpengaruhnya variabel personal cost terhadap niat untuk melakukan whistle-blowing dalam penelitian ini menunjukkan hasil yang tidak sesuai dengan teori perilaku

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya, sehingga skripsi tentang “Pengaruh Faktor Individual dan

Hasil pengujian menunjukkan bahwa personal cost tidak berpengaruh terhadap minat PNS melakukan tindakan whistle-blowing atau dengan kata lain PNS BPK RI tidak

Berdasarkan hasil uji analisis regresi linier berganda tersebut diketahui bahwa locus of commitment bukan merupakan variabel intervening yang memediasi tingkat

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sikap, persepsi kontrol perilaku, dan personal cost secara empiris terhadap niat whistleblowing internal- eksternal

Ini dapat diinterpretasikan jika variabel komitmen organisasi meningkat satu satuan maka niat untuk melakukan tindakan whistleblowing akan meningkat sebesar 0,457, dengan asumsi nilai