• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPAYA PENGUATAN KARAKTER MELALUI INTERNALISASI NILAI NILAI KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 1 KENDAL TAHUN AJAR 2012 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UPAYA PENGUATAN KARAKTER MELALUI INTERNALISASI NILAI NILAI KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 1 KENDAL TAHUN AJAR 2012 2013"

Copied!
168
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Nilai-nilai dalam Pendidikan Karater
gambar 1. Skema kerangka berpikir penguatan nilai karakter melaluiinternalisasi  nilai-nilai kearifan lokal pada pembelajaran sejarahsiswa kelas X SMA Negeri 1 Kendal
Gambar 2. SMA Negeri 1 Kendal
Gambar 3. Komponen dalam analisis data (interactive model)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kewajiban guru mengajar pendidikan Budi Pekerti tidak diakui sebagai bagian dari kewajiban mengajar dua puluh empat jam pelajaran per minggu; (b) Pendidikan Budi pekerti

Jika dikaitkan secara sederhana dengan pendidikan, maka pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak,

Hal tersebut juga didukung teori trikon yang disampaikan oleh Ki hajar Dewantara tentang pentingnya pendidikan budaya untuk pembangunan bangsa, karakter, dan pe- lestarian budaya,

Upaya penanaman pengetahuan adat ini kepada generasi sekolah, di samping sebagai cara reproduksi nilai kearifan lokal, juga dapat berguna bagi pengembangan

Dirjen Dikti menyebutkan bahwa pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak, yang bertujuan

PENANAMAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL BUDAYA GAYO SUMANG PERCERAKEN PERKATAAN SEBAGAI UPAYA PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER Zawirda Fathonah1, Haniyatul Halwa2, Alhuda3 SMA IT AL

KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa penguatan pendidikan karakter melalui pelajaran IPS dengan mengintegrasikan nilai keraifan lokal di Lampung

2 Bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter bangsa yang dapat digali dari sejarah lokal Malang mulai zaman prasejarah sampai masa Hindu-Budha abad XI?. Tinjauan Pustaka Wesley dalam