PENUTUP PENERAPAN KETENTUAN PIDANA PADA TINGKAT PENYIDIKAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU EKSPLOITASI SEKSUAL YANG KORBANNYA ANAK.
Teks penuh
Dokumen terkait
Kitab Undang- undang Hukum Acara Pidana sebenarnya telah mengakomodasikan hak asasi manusia yang dituangkan dalam banyak pasal sebagai hak-hak tersangka atau
Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana sebenarnya telah mengakomodasikan hak asasi manusia yang dituangkan dalam banyak pasal sebagai hak-hak tersangka atau hak-hak
Dalam Pasal 59 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) menjelaskan bahwa “Tersangka atau terdakwa yang dikenakan penahanan berhak diberitahukan tentang penahanan
Selain kewenangan penyidikan kepada penyidik sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), juga terdapat penyidik lain menurut undang-undang
Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) telah merumuskan sejumlah hak bagi tersangka yang melindunginya dari berbagai kemungkinan pelanggaran Hak Asasi Manusia,
Pelecehan seksual pada anak tidak hanya diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana saja tetapi juga diatur dalam peraturan yang lebih khusus yaitu diatur dalam Undang-Undang Nomor 35
Bahan hukum primer, yaitu bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari Peraturan Perundang-undangan, berupa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana KUHP, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana
Jadi untuk menguji apakah suatu penangkapan bertentangan atau tidak dengan undang-undang, merujuk kepada ketentuan Pasal 16 sampai dengan Pasal 19 Kitab Undang-Undang Hukum Acara