• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH VARIASI PEMADATAN TERHADAP NILAI STABILITAS MARSHALL PADA LASBUTAG CAMPURAN PANAS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH VARIASI PEMADATAN TERHADAP NILAI STABILITAS MARSHALL PADA LASBUTAG CAMPURAN PANAS"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH VARIASI PEMADATAN TERHADAP NILAISTABILITAS

MARSHALL PADA LASBUTAGCAMPURAN PANAS

Oleh: MUHAMMAD RONDHI ( 00520054 ) Civil Engineering

Dibuat: 2007-08-28 , dengan 3 file(s).

Keywords: LASBUTAG, Campuran Panas, Nilai Stabilitas Marshall

Asbuton merupakan salah satu jenis aspal alam yang berasal dari pulau Buton. Cara penggunaan asbuton ada bermacam-macam seperti Lasbutag (Lapisan Aspal Buton Beragregat) campuran dingin atau ACAS (Agregat Cold Abuton Sheet), Asbuton campuran panas atau AHAS (Agregat Hot Asbuton Sheet), Asbuton campuran panas non agregat NAHAS (Non Agregat Hot Asbuton Sheet) dan Asbuton campuran dingin non agregat NACAS (Non Agregat Cold Asbuton Sheet). Pengunaan Asbuton pada Tugas Akhir Pengaruh Variasi Pemadatan Terhadap Nilai Stabilitas Marshall pada LASBUTAG Campuran Panas, dilakukan dengan Variasi tumbukan pada komposisi modifier 3.6%: 50% dan 3.6%: 75%. Tumbukan pada LASBUTAG campuran panas dilakukan dengan variasi 50 x 2, 75 x 2, 100 x 2, 125 x 2, 150 x 2, 175 x 2 dan 200 x 2 pada masing – masing komposisi.

Nilai stabilitas marshall pada LASBUTAG campuran panas menunjukan nilai awal sebelum ada variasi tumbukan sebesar 244,772 kg pada modifier 3,6%:50%, sedangkan pada modifier 3,6%: 75% nilainya 216,733, dimana nilai stabilitas tersebut memenuhi syarat untuk lalu lintas rendah. Agar dapat dipergunakan untuk lalu lintas sedang dan berat, tumbukan yang dilakukan sebesar 49,5 dan 224,6. Pada LASBUTAG campuran panas komposisi modifier 3,6%: 75%, tumbukan yang dilakukan sebesar 105 dan lalu lintas berat sebesar 395. VIM pada kedua komposisi masih relatif besar dan menunjukan penurunan seiring dengan bertambahnya stabilitas pada

LASBUTAG campuran panas. VMA memenuhi syarat pada kedua komposisi modifier, di atas 16%. Flow pada LASBUTAG campuran panas menunjukan trend menurun seiring dengan pertambahan tumbukan. Dari hasil pengujian dan analisa menunjukkan bahwa dengan variasi pemadatan yang berbeda berpengaruh terhadap nilai stabilitas marshall.

Abstract

Asbuton is one kind of natural asphalt from Buton island. How to use existing asbuton diverse as

Lasbutag (Layer Asphalt Buton loamy) mixture of cold or Acas (Aggregate Cold Abuton Sheet), or hot mix

Asbuton Ahaz (Aggregate Asbuton Hot Sheet), non-aggregate hot mix Asbuton Nahas (Non Aggregate Asbuton Hot Sheet ) and non-aggregate Asbuton cold mixture NACAS (Non Aggregate Cold Asbuton Sheet).

Use Asbuton on Final Compaction Effect Variation Against Marshall Stability values on LASBUTAG Mixed Heat, performed with variation of collisions on modifier composition 3.6%: 50% and 3.6%: 75%. Collision on hot mix LASBUTAG done with 50 x 2, 75 x 2, 100 x 2, 125 x 2, 150 x 2, 175 x 2 and 200 x 2 on each -

each composition.

(2)

stability is eligible for low traffic . To be used for medium and heavy traffic, the collision is carried out at 49.5 and 224.6. In the hot mix composition LASBUTAG modifier 3.6%: 75%, the collision is carried out at

Referensi

Dokumen terkait

LASBUTAG (Lapisan Aspal Buton Beragregat) adalah campuran dari bahan asbuton, modifier dan tambahan agregat yang dapat digunakan sebagai bahan perkerasan jalan.. Pada LASBUTAG

Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik parameter Marshall akibat perubahan variasi gradasi agregat pada campuran Asphalt Concrete-Binder

Analisis karakteristik Marshall pada aspal beton campuran panas dengan bahan tambah asbuton butiri. Analysis of Marshall Characteristic on Hot Mix Asphalt Concrete with

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi perubahan suhu pada proses pemadatan aspal panas ( asphalt hotmix ) terhadap parameter Marshall pada

Campuran aspal beton yang menghasilkan nilai stabilitas Marshall terbaik adalah campuran dengan variasi agregat halus pasir (50%) dicampur dengan limbah pecahan keramik

yaitubagaimana stabilitas dinamis beton aspal campuran panas dengan masing- masing variasi agregat pengisi abu batu, semen Portland, aspal retona 55 dan agregat

yaitubagaimana stabilitas dinamis beton aspal campuran panas dengan masing- masing variasi agregat pengisi abu batu, semen Portland, aspal retona 55 dan agregat

Hubungan antara jumlah tumbukan dan campuran aspal emulsi dengan Flow Berdasarkan hasil pengujian Marshall, hubungan jumlah tumbukan dan aspal emulsi dengan flow