KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM JAWA TIMUR
Disusun oleh :
Nama : Yason Novrianto NIM : 08.41010.0216 Program : S1 (Strata Satu) Jurusan : Sistem Informasi
SEKOLAH TINGGI
MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER SURABAYA
2012
STIKOM
ii
LAPORAN KERJA PRAKTEK
RANCANG BANGUN WEBSITE PROFIL PERUSAHAAN BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM JAWA TIMUR
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Sarjana Komputer
Disusun oleh :
Nama : Yason Novrianto NIM : 08.41010.0216 Program : S1 (Strata Satu) Jurusan : Sistem Informasi
SEKOLAH TINGGI
MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER SURABAYA
2012
STIKOM
ix
KATA PENGANTAR ... vii
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR TABEL ... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ... xv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Perumusan Masalah ... 2
1.3 Batasan Masalah ... 2
1.4 Tujuan ... 2
1.5 Manfaat ... 3
1.6 Sistematika Penulisan ... 3
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ... 5
2.1 Profil Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur ... 5
2.2 Visi dan Misi ... 6
2.2.1 Visi ... 6
2.2.2 Misi ... 6
2.3 Struktur Perusahaan ... 6
BAB III LANDASAN TEORI ... 9
3.1 Website Profile ... 9
3.2 UML ... 9
3.3 PHP (Hypertext Prepoccesor) ... 11
STIKOM
x
3.3.1 Sintaks Program PHP ... 12
3.3.2 Variable Pada PHP ... 12
3.4 Analisa dan Perancangan Sistem ... 13
3.5 MySQL ... 14
3.6 Xampp ... 14
3.7 Metode Penelitian ... 15
BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN ... 18
4.1 Menganalisis Sistem ... 18
4.2 Mendesain Sistem ... 19
4.2.1 Activity Diagram ... 20
4.2.2 Struktur Database ... 22
4.3 Implementasi Sistem ... 24
4.4 Kebutuhan Sistem ... 24
4.5 Pembahasan ... 25
4.5.1 Halaman Utama ... 25
4.5.2 Halaman Sejarah ... 26
4.5.3 Halaman Struktur Organisasi ... 27
4.5.4 Halaman Nama Pejabat Struktural ... 28
4.5.5 Halaman Simaksi... 29
4.5.6 Halaman Penangkaran ... 30
4.5.7 Halaman Eksportir ... 31
4.5.8 Halaman Lembaga Konservasi ... 32
4.5.9 Halaman Cagar Alam Pulau Sempu ... 33
4.5.10 Halaman Suaka Margasatwa Pulau Bawean ... 34
STIKOM
xi
4.5.13 Halaman Penangkaran Dilindungi ... 37
4.5.14 Halaman Penangkaran Tidak Dilindungi ... 38
4.5.15 Halaman Berita... 39
4.5.16 Halaman Isi Berita ... 40
4.5.17 Halaman Pencarian Berita ... 42
4.5.18 Login ... 42
4.5.19 News ... 43
4.5.20 Category ... 43
4.5.21 Comment ... 44
BAB V PENUTUP ... 45
5.1 Kesimpulan ... 45
5.2 Saran ... 45
DAFTAR PUSTAKA ... 46
LAMPIRAN ... 47
STIKOM
xii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Struktur Organisasi BBKSDA Jatim ... 8
Gambar 3.1 Diagram Alur Kerja ... 17
Gambar 4.1 Usecase Diagram ... 19
Gambar 4.2 Activity Diagram user ... 21
Gambar 4.3 Activity Diagram Admin ... 22
Gambar 4.4 Halaman Awal ... 26
Gambar 4.5 Halaman Sejarah ... 27
Gambar 4.6 Halaman Organisasi ... 28
Gambar 4.7 Halaman Nama Pejabat Struktural ... 29
Gambar 4.8 Halaman Simaksi ... 30
Gambar 4.9 Halaman Penangkaran ... 31
Gambar 4.10 Halaman Perijinan Eksportir ... 32
Gambar 4.11 Halaman LK ... 33
Gambar 4.12 Halaman Cagar Alam Pulau Sempu ... 34
Gambar 4.13 Halaman Suaka Margasatwa Pulau Bawean ... 35
Gambar 4.14 Halaman Taman Safari Indonesia ... 36
Gambar 4.15 Halaman Maharani Zoo ... 37
Gambar 4.16 Halaman Dilindungi... 38
Gambar 4.17 Halaman Penangkaran Tidak Dilindungi ... 39
Gambar 4.18 Halaman Berita ... 40
Gambar 4.19 Tampilan Isi Berita ... 41
Gambar 4.20 Tampilan Kolom Komentar ... 41
Gambar 4.21 Kolom Pencarian Berita atau Artikel ... 42
STIKOM
xiii
Gambar 4.24 Halaman News untuk Membuat Berita ... 43 Gambar 4.25 Halaman Category ... 44 Gambar 4.26 Halaman Comment ... 44
STIKOM
xiv
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 User ... 23
Tabel 4.2 Kategori ... 23
Tabel 4.3 Berita ... 23
Tabel 4.4 Komentar ... 24
STIKOM
vi
Timur dibangun agar informasi seputar sumber daya alam hayati dapat diberikan kepada masyarakat lebih cepat. Sebab sekarang ini internet sudah banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi yang lebih cepat ketimbang media cetak lainnya yang membutuhkan waktu lebih lama.
Dalam website profil Balai Besar Sumber Daya Alam Jawa Timur ini akan memberikan informasi-informasi seputar masalah sumber daya alam. Pemberian informasi ini melalui berita yang akan diposting oleh pihak BKSDA sendiri, selain melihat berita masyarakat juga dapat memberikan komentar-komentar pada berita yang ada. Tidak itu saja website profil ini juga berisikan sejarah hingga visi misi pihak BBKSDA untuk masa depan.
Dengan adanya website profil Balai Besar Sumber Daya Alam Jawa Timur masyarakat akan mendapatkan informasi-informasi yang dapat memperluas pandangan masyarakat tentang sumber daya alam hayati di sekitar kita.
Kata kunci : website profile, informasi, konservasi sumber daya alam
STIKOM
1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi semakin pesat, perkembangan tersebut tengah berdampak pada segala aspek kehidupan manusia salah satunya adalah bidang industri. Pemanfaatan teknologi pada dunia industri akan sangat membantu dalam peningkatan kualitas dunia industri itu sendiri, dimana dunia industri saat ini dituntut untuk memberikan informasi yang cepat dan akurat. Kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat dan akurat sangat diperlukan sebagai bahan pertimbangan yang dapat diandalkan sehingga mempermudah proses pengambilan keputusan selanjutnya.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) merupakan salah satu unit pelaksana teknis bidang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, yang mempunyai tugas penyelenggaraan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dan pengelolaan kawasan cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam dan taman buru. Koordinasi teknis pengelolaan taman hutan raya dan hutan lindung serta konservasi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Mengingat besar dan pentingnya BBKSDA Jatim dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya diperlukan sebuah sarana untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Dan mengingat jaman yang sudah semakin maju serta meningkatnya
STIKOM
kebutuhan informasi melalui internet, maka diperlukan sebuah website yang dapat memberikan informasi tersebut kepada masyarakat.
Dengan permasalahan di atas maka dibangugnlah sebuah website yang berisi company profile serta berisi berita-berita yang diberikan kepada masyarakat supaya lebih mengenal sumber daya alam hayati dan mengetahui lebih jauh fungsi dan tujuan BBKSDA Jatim.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan dari latar belakang masalah di atas maka dapat dirumuskan permasalahan bagaimana merancang dan membangun Website Profil Perusahaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur.
1.3 Batasan Masalah
Adapun batasan-batasan masalah pada website profil ini adalah sebagai berikut:
1. Website ini berisi tentang profil BBKSDA Jatim dan berita-berita terkini tentang kegiatan-kegiatan BBKSDA Jatim.
2. Dalam pembuatan website profil ini menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS dan untuk databasenya menggunkan MySQL Database.
3. Pembuatan website ini tidak membahas keamanan data yang disebabkan oleh keterbatasan waktu pelaksanaan kerja praktek.
1.4 Tujuan
Berdasarkan perumusan masalah yang telah disampaikan sebelumnya, tujuan pembuatan Website Profil Perusahaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur ini adalah menghasilkan sebuah website yang akan
STIKOM
3
digunakan sebagai salah satu alat pemberi informasi kepada masyarakat tentang BBKSDA Jatim
1.5 Manfaat
Website profil perusahaan Balai Besar Sumber Daya Alam Jawa Timur ini dapat mendatangkan manfaat bagi pengguna, yaitu:
1. Mempermudah pihak BBKSDA untuk memberikan informasi-informasi kepada masyarakat.
2. Mempermudah masyarakat untuk mencari informasi tentang BBKSDA Jatim.
1.6 Sistematika Penulisan
Di dalam penyusunan laporan ini secara sistematis diatur dan disusun dalam lima bab, yang masing-masing terdiri dari beberapa sub. Adapun urutan dari bab pertama sampai bab terakhir adalah sebagai berikut:
BAB I : PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan pembuatan sistem, manfaat bagi penggunanya, metodologi penelitian, serta sistematika penulisan laporan.
BAB II : GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
Bab ini membahas tentang gambaran umum Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, visi dan misi, tata kelola perusahaan, struktur perusahaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur.
STIKOM
BAB III : LANDASAN TEORI
Bab ini membahas mengenai berbagai macam teori yang mendukung dalam pembuatan Website Profil Perusahaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur. Yaitu teori tentang apa itu website, HTML, PHP, CSS, analisa dan perancangan sistem, MySQL, XAMPP.
BAB IV : DESKRIPSI KERJA PRAKTEK
Bab ini akan membahas permasalahan dengan jelas, lengkap dan mudah dipahami sesuai dengan batasan masalah dan solusi yang dapat menjawab permasalahan yang dihadapi.
BAB V : PENUTUP
Bab ini membahas tentang kesimpulan yang diperoleh dari pembuatan sistem ini serta saran yang bertujuan untuk pengembangan sistem ini dimasa yang akan datang.
STIKOM
5 BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
2.1 Profil Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur merupakan salah satu dari 8 (delapan) Balai Besar KSDA Jawa Timur yang dibentuuk berdasarkan pengembangan dan penyempurnaan organisasi dan tata kerja sebelumnya yang sudah tidak sesuai lagi dengan pengembangan upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.
Pembentukan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur diatur berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan No. P.02/Menhut-II/2007 tanggal 1 Februari 2007 dan Permenhut No. P.51/Menhut-II/2009 tanggal 27 Juli 2009 tentang organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Konservasi Sumber Daya Alam. Wilayah Kerja Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur merupakan penggabungan wilayah Balai KSDA Jawa Timur I dengan wilayah kerja Balai KSDA Jawa Timur II.
Wilayah kerja teritorial Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur meliputi 32 (tiga puluh dua) wilayah kab/kota yang tersebar di seluruh provinsi Jawa Timur serta mengelola 23 (dua puluh tiga) kawasan konservasi yaitu 18 (delapan belas) cagar alam, 2 (dua) suaka margasatwa dan 3 (tiga) taman wisata alam dengan luas seluruh kawasan mencapai 29.355 ha. Ke-23 unit kawasan konservasi berada di 12 wilayah administratif kab/kota do provinsi Jawa Timur, dengan berbagai variasi tipe ekosistem mulai dari pantai, dataran rendah sampai pegunungan.
STIKOM
2.2 Visi dan Misi 2.2.1 Visi
Visi dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, yaitu Terwujudnya penyelenggaraan konservasi SDA hayati dan ekosistemnya untuk menjamin kelestarian system penyangga kehidupan, keanekaragaman hayati dan kesejahteraan masyarakat.
2.2.2 Misi
Misi dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, yaitu: 1. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya alam hayati dan
ekosistemnya di dalam dan di luar kawasan konservasi.
2. Pendayagunaan kawasan konservasi dan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya bagi masyarakat.
3. Peningkatan kualitas dan pendayagunaan SDM KSDA dan lembaganya.
2.3 Struktur Perusahaan
Struktur Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam telah ditetapkan oleh Menteri Kehutanan pada tanggal 1 Februari 2007 dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.02/Menhut-II/2007 dantelah direvisi dengan Permenhut No. P51/Menhut-II/2009 tanggal 27 Juli 2009. BBKSDA Jatim berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan tersebut termasuk ke dalam tipologi A dengan susunan terdiri dari :
a. Bagian Tata Usaha, Mempunyai tugas melaksanakan pengurusan administrasi
persuratan, ketatalaksanaan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan, kearsipan
STIKOM
7
dan rumah tangga, penyusunan perencanaan dan kerja sama, pengumpulan dan analisis data, pemantauan dan evaluasi, pelaporan serta kehumasan. Bagian Tata Usaha meliputi 3 sub bagian, yaitu Sub Bagian Umum, Sub Bagian Perencanaan dan Kerjasama dan Sub Bagian Data evlap dan Kehumasan.
b. Bidang Teknis Konservasi Sumber Daya Alam, Mempunyai tugas penyiapan
rencana kerja di bidang perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan kawasan cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam, dan taman buru, koordinasi teknis pengelolaan taman hutan raya dan hutan lindung, pelayanan di bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Bidang Teknis KSDA meliputi 2 seksi yaitu Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan serta Seksi Perlindungan, Pengawetan dan Perpetaan.
c. Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah, Mempunyai tugas
mengkoordinasikan pelaksanaan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dan pengeloalaan kawasan cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam, dan taman buru, koordinasi teknis pengeloalaan taman hutan raya dan hutan lindung serta pelaksanaan konservasi tumbuhan dan satwa liar di luar kawasan konservasi di wilayah kerjanya. Bidang KSDA
Wilayah terdiri dari 3 bidang wilayah yaitu Bidang KSDA Wilayah I, II, III yang masing-masing berkedudukan di Madiun, Gresik, dan Jember. Setiap bidang KSDA Wilayah terdiri dari 2 Seksi Konservasi Wilayah.
d. Kelompok Jabatan Fungsional, Bertugas melakukan kegiatan sesuai dengan
jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangan yang
STIKOM
berlaku. Jabatan fungsional meliputi Polisi Kehutanan (Polhut) dan Pengendalian Ekosistem Hutan (PEH).
Gambar 2.1 Struktur Organisasi BBKSDA Jatim
STIKOM
9 BAB III LANDASAN TEORI
3.1 Website Profile
Website profile adalah website yang berisi rangkuman atau penjelasan
singkat mengenai suatu perusahaan, sejarah berdirinya perusahaan tersebut, tujuan
dan pencapaian yang diinginkan dalam masa depan, visi dan misi, produk yang
ditawarkan, klien-klien yang telah menjalankan kerja sama, serta berbagai
informasi lainnya terkait dengan perusahaan itu sendiri.(Solution, 2010:171)
Setiap profil perusahaan, informasi kontak selalu disertakan. Informasi
kontak mungkin tidak lebih dari sekedar alamat fisik dan surat untuk kantor pusat
perusahaan, atau mungkin termasuk nama dan alamat dari petugas atau eksekutif
tertentu dari perusahaan. Biasanya nomor telepon dan nomor faks juga
dimasukkan dalam data kontak. Dalam beberapa tahun terakhir, alamat email dan
informasi umum juga dianggap penting dalam sebuah profil perusahaan.
3.2 UML
Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah standardisasi bahasa
pemodelan dalam bidang software engineering. Standarnya diatur, dan dibuat oleh
the Object Management Group.
Menurut Shalahuddin (2001:114) UML berisi sebuah set dari teknik notasi
grafikal untuk menciptakan model-model visual dari sistem perangkat lunak
intensif.
UML digunakan untuk menspesifikasi, memodifikasi, membangun, dan
mendokumentasikan artifak dari sebuah sistem perangkat lunak intensif
STIKOM
berorientasi objek yang masih dalam tahap pengembangan. UML menawarkan
sebuah cara standar untuk menvisualisasikan sebuah blueprint arsitektual sistem,
termasuk elemen-elemen sebagai berikut:
1. Aktor
2. Proses Bisnis
3. Komponen Logic
4. Aktivitas
5. Pernyataan bahasa pemrograman
6. Skema basis data
7. Komponen perangkat lunak yang dapat dipakai ulang.
UML mengkombinasikan teknik dari memodelkan data (entity relationship
diagram), memodelkan bisnis (work flows), memodelkan objek, dan memodelkan
komponen. UML dapat digunakan dengan semua proses, seluruh siklus hidup
pengembangan perangkat lunak, dan melalui teknologi implementasi yang
berbeda-beda. UML telah mensintesiskan notasi-notasi dari metode Booch, Object
Modelling Technique (OMT), dan Object Oriented Software Engineering (OOSE)
dengan cara menggabungkannya menjadi sebuah bahasa pemodelan tunggal,
umum dan digunakan secara luas. UML mentargetkan untuk menjadi bahasa
pemodelan standar yang dapat memodelkan sistem yang terdistribusi dan yang
terjadi bersama-sama. UML adalah standar industri de facto, dan berkembang
dibawah naungan Object Management Group (OMG). Banyak industri telah
merespon sungguh-sungguh untuk membantu membuat standar UML.
STIKOM
11
Model-model UML bisa secara otomatis berubah menajdi representasi lain
(contohnya java) dengan maksud menyerupai bahasa transformasi seperti QVT,
yang didukung oleh OMG. UML adalah extensible, menawarkan beberapa
mekanisme untuk kustomisasi: profil dan stereotipe. Semantik untuk ekstensi dari
profil telah ditingkatkan dengan UML 2.0 revisi mayor.
3.3 PHP (Hypertext Prepoccesor)
PHP adalah kependekan dari PHP Hypertext Preprocessor, bahasa
interpreter yang mempunyai kemiripan dengan bahasa C dan Perl yang
mempunyai kesederhanaan dalam perintah, yang digunakan untuk pembuatan
aplikasi web. (Sidik, 2004: 3)
PHP/F1 merupakan nama awal dari PHP (Personal Home Page / Form
Interface). Dibuat pertama kali oleh Rasmus Lerdoff. PHP awalnya merupakan
program CGI yang dikhususkan untuk menerima input melalui form yang
ditampilkan dalam browser web. Dengan menggunakan PHP maka maintenance
suatu situs web menjadi lebih mudah. Proses update dapat dilakukan dengan
menggunakan aplikasi yang dibuat dengan menggunakan script PHP. PHP
merupakan script untuk pemrograman script web server-side, script yang
membuat dokumen HTML secara on the fly, dokumen HTML yang dihasilkan
dari suatu aplikasi bukan dokumen HTML yang dibuat dengan menggunakan
editor teks atau editor HTML.
STIKOM
3.3.1 Sintaks Program PHP
PHP adalah bahasa yang dirancang untuk mudah diletakkan di dalam kode
HTML. Banyak dijumpai kode PHP yang menyatu denan kode HTML. Kode PHP
diawali dengan tag <?php dan diakhiri dengan tag ?>.
Berikut ini contoh kode PHP yang sederhana.
Perintah echo di dalam PHP berguan untuk mencetak nilai, baik teks
maupun numerik ke layar web browser. Selain echo, kita juga dapat menggunakan
perintah print yang mempunyai fungsi sama dengan echo.
3.3.2 Variable Pada PHP
Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, seperti text, angka atau
array. Ketika sebuah variabel dibuat, variabel tersebut dapat dipakai
berulang-ulang. Pada PHP semua variabel harus dimulai dengan karakter '$'. Variabel PHP
tidak perlu dideklarasikan dan ditetapkan jenis datanya sebelum kita
menggunakan variabel tersebut. Hal itu berarti pula bahwa tipe data dari variabel
dapat berubah sesuai dengan perubahan konteks yang dilakukan oleh user. Secara
tipikal, variabel PHP cukup diinisialisasikan dengan memberikan nilai kepada
variabel tersebut.
Contoh berikut akan mencetak "PHP" : <?php
Echo ”hello world”
?>
STIKOM
13
Identifier dalam PHP adalah case-sensitive, sehingga $text dengan $Text
merupakan variabel yang berbeda. Built-in function dan structure tidak
case-sensitive, sehingga echo dengan ECHO akan mengerjakan perintah yang sama.
Identifier dapat berupa sejumlah huruf, digit/angka, underscore, atau tanda dollar
tetapi identifier tidak dapat dimulai dengan digit/angka. Adapun aturan penamaan
variabel :
1. Nama variabel harus diawali dengan sebuah huruf atau garis bawah
(underscore) “_”
2. Nama variabel hanya boleh mengandung karakter alpha-numeric dan
underscore (a-Z, 0-9, dan _ )
3. Nama variabel tidak boleh mengandung spasi.
3.4 Analisa dan Perancangan Sistem
Analisa sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang
utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk
mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan,
kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang
diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. (Hartono, 1999:
129)
Analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem dan sebelum
tahap peracangan sistem. Setelah analisa sistem dilakukan, tahap selanjutnya
adalah perancangan sistem. Perancangan sistem mempunyai dua tujuan utama, $text = "PHP";
print "$text";
STIKOM
yaitu memenuhi kebutuhan kepada pemakai dan untuk memberikan gambaran
yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrogram dan ahli teknik
lainnya yang terlibat.
3.5 MySQL
MySQL adalah database server relasional yang gratis di bawah lisensi
General Public License (GNU). Dengan sifatnya yang open source,
memungkinkan juga user untuk melakukan modifikasi pada source code-nya
untuk memenuhi kebutuhan spesifik mereka sendiri. MySQL merupakan database
server multi-user dan multi-threaded yang tangguh (robust) yang memungkinkan
backend yang berbeda, sejumlah program client dan library yang berbeda, tool
administratif, dan beberapa antarmuka pemrograman. MySQL juga tersedia
sebagai library yang bisa dagabungkan ke aplikasi. (Utdirartatmo, 2002: 1).
MySQL dikembangkan oleh MySQL AB, sebuah perusahaan komersial
yang membangun layanan bisnisnya melalui database MySQL. Awal mula
pengembangan MySQL adalah pengguna mSQL untuk koneksi ke tabel
mempergunakan rutin levev rendah (ISAM). Setelah beberapa pengujian
diperoleh kesimpulan mSQL tidak cukup cepat dan fleksibel untuk memenuhi
kebutuhan. Sehingga dihasilkan suatu antarmuka SQL baru pada database tetapi
dengan API yang mirip mSQL. API ini dipilih sedemikian sehingga memudahkan
porting kode.
3.6 Xampp
XAMPP merupakan sebuah tool yang menyediakan beberapa paket
perangkat lunak ke dalam satu buah paket. Dengan menginstal XAMMP anda
STIKOM
15
tidak perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP, dan
MySQL secara manual. XAMPP akan menginstalasi dan mengkonfigurasinya
secara otomatis untuk anda.(Ramadhan, 2006: 4)
XAMPP dikembangkan dari sebuah tim proyek bernama Apache Friends,
yang terdiri dari Tim Inti (Core Team), Tim Pengembang (Development Team) &
Tim Dukungan (Support Team).
Mengenal bagian XAMPP yang biasa digunakan pada umumnya:
• htdoc adalah folder tempat meletakkan berkas-berkas yang akan dijalankan,
seperti berkas PHP, HTML dan skrip lain.
• phpMyAdmin merupakan bagian untuk mengelola basis data MySQL yang
ada dikomputer. Untuk membukanya, buka browser lalu ketikkan alamat http://localhost/phpMyAdmin, maka akan muncul halaman phpMyAdmin. Kontrol Panel yang berfungsi untuk mengelola layanan (service) XAMPP.
Seperti menghentikan (stop) layanan, ataupun memulai (start).
3.7 Metode Penelitian
Metodologi penelitian yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan
desain Website, yaitu:
1. Observasi
Dalam pelaksanaan kerja praktek ini dilakukan pendekatan dengan survey
untuk mengetahui masalah apa yang bisa dikerjakan sesuai dengan materi ilmu
yang dimiliki. Survey ini dilakukan untuk mendapatkan informasi dan data yang
STIKOM
berhubungan dengan pemberian informasi atau berita yang diberikan kepada
masyarakat.
2. Wawancara
Metodologi Wawancara adalah penelitian yang dilakukan selama
melakukan kerja praktek di BBKSDA Jatim. Dengan mencatat semua data-data
yang kita butuhkan, kemudian kita olah menjadi sebuah informasi yang lebih
akurat demi suksesnya program yang dibuat. Dimana dalam mendapatkan
data-data diperoleh dari narasumber.
3. Perancangan
Sebelum website ini dibuat sebelumnya bahan-bahan penelitian observasi
dan wawancara dikumpulkan dan kemudian barulah dirancang program yang
nantinya dapat memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat.
Perancangan website ini menggunakan usecase diagram untuk menggambarkan
apa saja proses yang akan dilalui oleh user atau admin dan activity diagram
digunakan untuk melihat aktifitas apa saja yang akan dilakukan user dan admin
dalam website tersebut.
4. Pembuatan Program
Pembuatan program dilakukan setelah semua bahan didapat dan rancangan
telah selesai dibuat sehingga dapat memberikan program yang diinginkan oleh
pihak Balai Besar Konservasi Suber Daya Alam. Diharapkan program yang ada
dapat membantu pihak BKSDA dalam pemberian informasi kepada masyarakat.
Adapun pembuatan program ini memerlukan beberapa tahap yang
akhirnya dapat membuat program ini selesai pengerjaannya. Mulai dari
STIKOM
17
pengumpulan data dan informasi dari pihak BBKSDA serta pengumpulan data
yang dilakukan dengan mewawancarai beberapa pihak BBKSDA. Setelah semua
informasi dan data terkumpul maka selanjutnya perancangan program dilakukan
untuk selanjutnya membantu pembuatan program hingga nantinya tercipta
program yang diinginkan pihak BBKSDA Jatim.
Gambar 3.1 Diagram Alur Kerja Observasi
Wawancara
Perancangan
Pembuatan Program
STIKOM
18
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur dalam hal pemberian informasi masih menggunakan media majalah. Hal ini mengakibatkan kurang maksimalnya penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya sumber daya alam.
Kerja praktek ini dilakukan selama 160 jam dengan pembagian waktu dalam satu minggu, 4 jam dilakukan sebanyak 3 kali, dan 3 jam 2 kali. Dalam kerja praktek ini, diharuskan menemukan permasalahan yang ada, mempelajari serta memberikan solusi bagi masalah yang timbul.
Permasalahan yang ada pada PT Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur ini terdapat pada media penyebaran informasinya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan langkah-langkah yaitu:
1. Menganalisis sistem 2. Mendesain sistem
3. Mengimplementasikan sistem
4.1 Menganalisis Sistem
Untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam melaksanakan kerja praktek di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, ada beberapa cara yang telah dilakukan, antara lain:
STIKOM
19
1. Wawancara
Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh keterangan yang lebih jelas tentang fitur-fitur dan informasi-informasi yang ingin ditampilkan dalam web yang akan dibangun.
2. Studi Literatur
Cara ini dilakukan untuk mengetahui lebih banyak mengenai website, kemudian setelah bahan dikumpulkan, pengerjaan web dilakukan menggunakan DreamWeaver.
4.2 Mendesain Sistem
Desain sistem merupakan tahap pengembangan setelah analisis sistem dilakukan. Pada Usecase diagram sistem berbasis web ini menjelaskan proses-proses yang terjadi di dalam sistem yang dibuat.
Gambar 4.1 Usecase Diagram
Dari gambar usecase diagram diatas terdapat dua aktor yang terlibat di dalam sistem. Kedua aktor tersebut masing-masing berperan sebagai admin dan
STIKOM
guest. Guest bertindak sebagai orang yang dapat melakukan aktivitas seperti
melihat informasi.
Administrator/admin sistem adalah pihak yang bertanggung jawab atas maintenance data dan informasi pada sistem. Pada gambar usecase diagram diatas
juga terdapat 5 usecase yaitu:
1. View Halaman Awal Berita Terbaru
Merupakan halaman depan website BBKSDA yang berisi update berita terbaru.
2. View Organisasi
Menampilkan sejarah hingga struktur organisasi BBKSDA. 3. View Perijinan
Menampilkan surat-surat perijinan konservasi. 4. View Konservasi
Menampilkan kawasan konservasi dan jenis-jenis satwa yang dilindungi olehi BBKSDA Jatim.
5. Login
Digunakan oleh admin untuk masuk dan mengubah, menambah, serta menghapus berita.
4.2.1 Activity Diagram
Activity diagram menggambarkan proses-proses yang terjadi mulai aktivitas dimulai sampai aktivitas berhenti. Activity Diagram dari aplikasi ini adalah sebagai berikut:
STIKOM
21
a. Activity Diagram User
Awalnya user akan membuka website dan melihat-lihat isi website tersebut. Setelah itu user akan melihat berita dan membaca isi dari berita, bila user ingin memberikan komentar maka user dapat memberikan komentar di
tempat komentar yang telah disediakan, jika tidak maka user akan keluar dari website.
Gambar 4.2 Activity Diagram user
b. Activity Diagram Admin
Admin adalah orang yang mengatur dan mengelola website. Sebelum admin memasuki form berita terlebih dahulu admin login, baru setelah itu dapat menambah, mengubah atau menghapus berita. Atau admin bisa menambah,
STIKOM
mengubah, dan menghapus kategori berita. Bukan itu saja, admin bahkan dapat menyaring komentar-komentar user lewat form berita tersebut.
Gambar 4.3 Activity Diagram Admin
4.2.2 Struktur Database
Struktur basis data yang diperlukan dalam pembuatan aplikasi rancang bangun sistem company profile adalah sebagai berikut:
a. Nama Tabel : User Primary Key : Id_User
STIKOM
23
[image:32.612.74.555.105.700.2]Keterangan : Untuk menyimpan data User Tabel 4.1 User
No. Field Type Length Key
1 Id_User Varchar 10 Primary Key
2 Username Varchar 100
3 Password Varchar 50
b. Nama Tabel : Kategori Primary Key : Kategori_Berita
Keterangan : Berisi data-data kategori berita Tabel 4.2 Kategori
No. Field Type Length Key
1 Id_Kategori Varchar 100 Primary Key
2 Nama Varchar 100
c. Nama Tabel : Berita Primary Key : Id_Berita
Keterangan : Berisi data-data berita Tabel 4.3 Berita
No. Field Type Length Key
1 Id_Berita varchar 11 Primary Key
2 Tgl date
3 Isi Varchar 1000
4 Id_Kategori Varchar 100 Foreign Key
d. Nama Tabel : Komentar Primary Key : -
Keterangan : Untuk menyimpan komentar-komentar user
STIKOM
Tabel 4.4 Komentar
No. Field Type Length Key
1 Id_Berita Varchar 10 Foreign Key
2 Nama Varchar 100
3 Url Varchar 50
4 Isi Varchar 100
4.3 Implementasi Sistem
Mengimplementasikan system merupakan tahap pengujian dimana desain system dapat berjalan dengan baik. Dalam desain dan penggunaan website profile Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur ini, hak akses dibagi menjadi 2 bagian, yaitu untuk user (pengguna) dan untuk admin yang me-maintenance website Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur. Isi
dari website ini dapat ditambahkan atau dikurangi oleh Admin, sehingga nantinya kemungkinan berbeda dari yang ada didalam laporan ini.
4.4 Kebutuhan Sistem
Pada tahap ini, akan dijelaskan mengenai implementasi dari perangkat
lunak(software) dan perangkat keras(hardware) yang harus dipersiapkan oleh pengguna untuk pembuatan aplikasi ini. Kebutuhan sistem yang baik dan mencukupi untuk spesifikasi software akan membuat software akan berjalan dengan lancer.
Adapun perangkat lunak(software) yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini, yaitu:
1. XAMPP 2. Artisteer 3
STIKOM
25
3. PHPdesigner 8
Untuk perangkat keras(hardware), pengguna harus mempersiapkan spesifikasi yang mencukupi agar perangkat lunak(software) berjalan dengan baik, minimal spesifikasi hardware yang dibutuhkan sebagai berikut:
1. Processor Core i3
2. Operating System Windows XP. 3. Memory 1 GB.
4. Hardisk 20 GB.
4.5 Pembahasan
4.5.1 Halaman Utama
Di halaman user disuguhkan tentang update berita-berita terbaru yang dapat diakses oleh user, dapat dilihat pada Gambar 4.4. Hal ini dilakukan agar user dapat melihat langsung apa saja kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan atau apa sajakah berita yang terjadi seputar sumber daya alam.
STIKOM
Gambar 4.4 Halaman Awal
4.5.2 Halaman Sejarah
Di sini user dapat mempelajari latar belakang didirikannya Balai Besar Sumber Daya Alam Jawa Timur oleh pemerintah serta visi misinya kedepan untuk pengembangan BBKSDA Jatim. Pada Gambar 4.5 anda dapat melihat tampilan halaman sejarah.
STIKOM
27
Gambar 4.5 Halaman Sejarah
4.5.3 Halaman Struktur Organisasi
Di halaman ini seperti yang terlihat pada Gambar 4.6 user akan dapat mempelajari tentang bagaimana struktur organisasi dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur serta apa saja fungsi dan kegunaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur bagi masyarakat.
STIKOM
Gambar 4.6 Halaman Organisasi
4.5.4 Halaman Nama Pejabat Struktural
Di halaman ini user diberikan siapa sajakah nama-nama kepala atau pejabat yang ada di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur. Hal ini diberikan agar para pengguna dapat mengenal lebih dekat lagi tentang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur. Tampilan halaman Nama Pejabat Struktural dapat dilihat pada Gambar 4.7
STIKOM
29
Gambar 4.7 Halaman Nama Pejabat Struktural
4.5.5 Halaman Simaksi
Di halaman ini tersedia proses-proses atau tahapan pembuatan perijinan
penangkaran bagi user yang ingin menangkar satwa, agar pada saat mengurus ijin penangkaran user tidak perlu lagi repot-repot bolak-balik kekantor BBKSDA Jatim hanya untuk menanyakan apa saja yang perlu di lakukan untuk membuat perijinan penangkaran. Tampilannya dapat dilihat pada Gambar 4.8.
STIKOM
Gambar 4.8 Halaman Simaksi
4.5.6 Halaman Penangkaran
Di halaman ini seperti yang dapat dilihat pada Gambar 4.9 tersedia proses-proses atau tahapan pembuatan perijinan penangkaran bagi user yang ingin menangkar satwa, agar pada saat mengurus ijin penangkaran user tidak perlu lagi repot-repot bolak-balik ke kantor BBKSDA Jatim hanya untuk menanyakan apa saja yang perlu di lakukan untuk membuat perijinan penangkaran.
STIKOM
31
Gambar 4.9 Halaman Penangkaran
4.5.7 Halaman Eksportir
Di halaman ini tersedia langkah-langkah yang harus dilakukan bila ingin membuat izin perdagangan luar negeri di bidang satwa atau fauna, diberikan pula siapa-siapa sajakah yang boleh membuat izin perdagangan luar negeri tersebut. Tampilan halaman tersebut dapat dilihat pada Gambar 4.10.
STIKOM
Gambar 4.10 Halaman Perijinan Eksportir
4.5.8 Halaman Lembaga Konservasi
Di halaman ini seperti pada Gambar 4.11 tersedia proses-proses atau tahapan pembuatan perijinan penangkaran bagi user yang ingin menangkar satwa, agar pada saat mengurus ijin pembuatan Lembaga Konservasi(LK) user tidak perlu lagi repot-repot bolak-balik ke kantor BBKSDA Jatim hanya untuk menanyakan apa saja yang perlu di lakukan untuk membuat perijinan Lembaga Konservasi.
STIKOM
33
Gambar 4.11 Halaman LK
4.5.9 Halaman Cagar Alam Pulau Sempu
Pada halaman ini user dapat mengetahui bahwa pulau sempu termasuk di bawah wewenang BKSDA Jatim serta mempelajari lebih lanjut tentang pulau Sempu yang selain di peruntukkan sebagai tempat wisata juga sebagai wilayah cagar alam yang fungsinya menopang kehidupan alam sekitarnya. Berikut tampilan halaman tersebut pada Gambar 4.12.
STIKOM
Gambar 4.12 Halaman Cagar Alam Pulau Sempu
4.5.10 Halaman Suaka Margasatwa Pulau Bawean
Pada halaman ini user dapat mengetahui bahwa pulau Bawean juga termasuk dalam tempat yang diawasi oleh pihak BBKSDA Jatim karena didalamnya terdapat flora dan fauna yang dilindungi serta kondisi alamnya yang
asli membuat tempat ini menjadi tempat tinggal yang cocok untuk flora dan fauna yang ada. Tampilan halaman ini dapat dilihat seperti pada Gambar 4.13.
STIKOM
35
Gambar 4.13 Halaman Suaka Margasatwa Pulau Bawean
4.5.11 Halaman Taman Safari Indonesia
Di halaman ini menjelaskan bahwa Taman Safari Indonesia masih termasuk dalam salah satu situs yang dibawahi oleh BKSDA Jatim. Selain sebagai sarana edukasi dan wisata juga merupakan sebuah penopang kehidupan alam sekitar. Anda dapat melihat tampilannya pada Gambar 4.14.
STIKOM
Gambar 4.14 Halaman Taman Safari Indonesia
4.5.12 Halaman Maharani Zoo
Di halaman ini menjelaskan bahwa Maharani Zoo masih termasuk dalam salah satu situs yang dibawahi oleh BKSDA Jatim, dapat dilihat pada Gambar 4.15. Maharani Zoo di bentuk sebagai sarana edukasi dan wisata bagi para pengunjung.
STIKOM
37
Gambar 4.15 Halaman Maharani Zoo
4.5.13 Halaman Penangkaran Dilindungi
Pada halaman ini seperti pada Gambar 4.16 memberikan informasi kepada masyarakat daftar hewan atau satwa-satwa yang dilindungi oleh pemerintah agar masyarakat tidak sembarangan memperjual belikan satwa-satwa yang dilindungi agar tidak punah dan menghilang, karena bila satwa asli Indonesia punah maka hal itu merupakan suatu kerugian yang sangat besar bagi Indonesia.
STIKOM
Gambar 4.16 Halaman Dilindungi
4.5.14 Halaman Penangkaran Tidak Dilindungi
Disini seperti yang terlihat pada Gambar 4.17 user dapat melihat informasi yang diberikan oleh pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur tentang daftar hewan atau satwa liar yang tidak dilindungi, artinya satwa tersebut dapat diperjual belikan dan dapat menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat
STIKOM
39
Gambar 4.17 Halaman Penangkaran Tidak Dilindungi
4.5.15 Halaman Berita
Disini user dapat melihat informasi yang diberikan oleh pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur serta kegiatan-kegiatan apa saja yang dilakukan. User dapat memilih berita yang paling baru maupun memilih berita berdasarkan kategori yang tersedia, selain itu user dapat mencari berita yang diinginkan melalui pencarian berita. Berikut pada Gambar 4.18 anda dapat melihat tampilan Halaman Berita.
STIKOM
Gambar 4.18 Halaman Berita
4.5.16 Halaman Isi Berita
Di halaman yang dapat dilihat pada Gambar 4.19 dapat dilihat isi dari berita yang diposting oleh pihak BKSDA Jatim. Tidak hanya itu, user dapat memberikan komentar pada kolom yang telah disediakan seperti pada Gambar 4.20, tetapi komentar dapat terlihat bila pihak admin BBKSDA memilih komentar tersebut untuk diposting atau tidak.
STIKOM
41
Gambar 4.19 Tampilan Isi Berita
Gambar 4.20 Tampilan Kolom Komentar
STIKOM
4.5.17 Halaman Pencarian Berita
Bila user ingin menemukan berita-berita tertentu user dapat mencarinya dan memilih berita yang dimaksud dalam kolom cari artikel yang telah disediakan disetiap halaman yang ada pada website BBKSDA JATIM seperti pada Gambar 4.21. Pencarian artikel akan keluar dan akan memberikan hasil pencarian seperti pada Gambar 4.22
Gambar 4.21 Kolom Pencarian Berita atau Artikel
Gambar 4.22 Hasil Pencarian Artikel
4.5.18 Login
Halaman ini merupakan halaman khusus bagi admin untuk login ke dalam halaman admin, yang berfungsi untuk mengatur, mengedit, dan me-maintenance
STIKOM
43
website Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur. Berikut
tampilan Login pada Gambar 4.23
Gambar 4.23 Login
4.5.19 News
Halaman khusus bagi admin pada Gamabr 4.24 digunakan untuk menambah, merubah, bahkan menghapus berita atau artikel dilakukan di halaman yang dikhususkan bagi admin ini.
Gambar 4.24 Halaman News untuk Membuat Berita
4.5.20 Category
Di halaman ini admin diperbolehkan untuk menambah kategori berita serta dapat menghapus kategori berita yang akan ditampilkan di dalam website bila
STIKOM
admin menambahkan kategori maka akan secara otomatis menambahkannya dihalaman berita seperti pada Gambar 4.25.
Gambar 4.25 Halaman Category
4.5.21 Comment
Halaman ini digunakan bagi admin untuk melihat komentar-komentar yang diberikan oleh user saat melihat berita, serta menyaring mana sajakah komentar-komentar yang dapat muncul di halaman isi berita nanti. Berikut pada Gambar 4.26 adalah tampilannya.
Gambar 4.26 Halaman Comment
STIKOM
45 BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Dari hasil proyek akhir di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam
Jawa Timur. dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Dengan adanya rancang bangun Website Profil Perusahaan Balai Besar
Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, memudahkan pihak BBKSDA
dalam memberi informasi yang lebih cepat kepada masyarakat.
2. Dengan diimplementasikannya sistem ini, masyarakat menjadi lebih mudah
dalam mencari informasi tentang konservasi sumber daya alam hayati.
5.2 Saran
Adapun saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah sebagai berikut:
1. Pengembangan website ini diharapkan agar penambahan kolom-kolom
informasi yang dapat memudahkan masyarakat.
2. Pengembangan website ini diharapkan lebih kompleks dan bisa lebih rinci
agar masyarakat mudah dalam memahami informasi yang diberikan.
STIKOM
46
Terstrutur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis Edisi 2. Yogyakarta: Andi.
Ramadhan, Arief. 2006. Pemrograman Web Database dengan PHP dan MySQL.
Jakarta: PT.Elex Media Komputindo
Shalahuddin, M. 2003. Modul Pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak.
Bandung: Penerbit Modula.
Sidik, Betha, Ir. 2004. Pemrograman Web Dengan PHP, Bandung: Informatika.
Solution, Winpec. 2010. Membuat Web Company Profile dengan Joomla. Jakarta:
PT.Elex Media Komputindo
Utdirartatmo, Firrar. 2002. Mengelola Database Server MySQL di Linux dan
Windows. Yogyakarta: Andi.