• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaaan Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat Pasca Amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penggunaaan Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat Pasca Amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945"

Copied!
91
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

1945 (Pasal 1 Undang-Undang Republik Nomor 27 Tahun 2009 tentang.. Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan. Perwakilan Daerah, dan

sehingga dapat menimbulkan lebih dari satu penafsiran (multitafsir), misalnya Pasal 7 UUD 1945 (sebelum di amandemen).4. UUD 1945 terlalu banyak memberi kewenangan kepada

Dewan Perwakilan Rakyat sebagai lembaga negara yang memiliki hak untuk melakukan penyelidikan angket, hendaknya tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang

Berdasarkan hasil penelitian ini dipahami bahwa kewenangan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk memberhentikan Presiden pasca Amandemen Undang-Undang Dasar

Namun setelah UUD 1945 diamandemen, proses legislasi dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan merujuk kepada Pasal 20 ayat 1 yang berbunyi, “Dewan Perwakilan

Walaupun dalam Pasal 22D ayat (1) dan (2) UUD 1945 dikatakan Dewan Perwakilan Daerah dapat mengajukan rancangan undang- undang kepada Dewan Perwakilan Rakyat mengenai

Bahwa fungsi legislatif yang dimiliki oleh DPD dalam hal Dewan Perwakilan Daerah dapat melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang mengenai : otonomi

1) Pasal 22D ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 tentang Dewan Perwakilan Daerah yang berbunyi “Dewan Perwakilan Daerah dapat melakukan