• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Efisiensi Produksi dan Pendapatan Usahatani Ubi Kayu (Studi Kasus Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Efisiensi Produksi dan Pendapatan Usahatani Ubi Kayu (Studi Kasus Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat)"

Copied!
208
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 6 berikut menunujukan persamaan dan perbedaan antara penelitian ini
Gambar 2. Kerangka Pemikiran Operasional
Gambar 2.
Tabel 7. Komposisi Penduduk Berdasarkan Golongan Usia di Desa Pasirlaja,
+7

Referensi

Dokumen terkait

Input produksi lahan, bibit, pupuk, obat-obatan dan tenaga kerja di daerah penelitian mempengaruhi total biaya produksi usahatani ubi kayu secara serempak dan secara parsial

hama dan penyakit yang menyerang tanaman ubi kayu. Pestisida yang digunakan berupa pestisida cair dan pestisida padat. 7) Tenaga kerja adalah jumlah tenaga kerja yang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produksi usahatani ubi jalar, mengetahui faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi usahatani ubi jalar dan

Faktor internal yang mempengaruhi pendapatan usahatani ubi kayu adalah motivasi petani, pengalaman petani, ketersediaan tenaga kerja dalam keluarga, lahan yang sesuai

Pada Tabel 6 tampak bahwa faktor tingkat pendidikan, keikutsertaan dalam poktan, varietas yang ditanam, status petani dalam rumahtangga, status usahatani, status kepemilikan

Efisiensi faktor produksi pupuk pada usahatani ubi kayu ini diukur dengan analisis fungsi produksi frontier, yang dilihat dari efisiensi teknis dan efisiensi

Rerata pendapatan usahatani ubi kayu Desa Tungkaran No Penerimaan kg Biaya eksplisit Rp Pendapatan Rp 1 2.468.142,86 961.413,50 1.506.729,36 Sumber : Pengolahan Data Primer 2021

Masalah yang dihadapi petani ubi kayu di Kecamatan Tanjung Morawa yaitu masalah rendahnya produktivitas.Upaya untuk meningkatkan produksi dan perolehan keuntungan maksimum dari