Analisis Efisiensi Produksi dan Pendapatan Usahatani Ubi Kayu (Studi Kasus Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Input produksi lahan, bibit, pupuk, obat-obatan dan tenaga kerja di daerah penelitian mempengaruhi total biaya produksi usahatani ubi kayu secara serempak dan secara parsial
hama dan penyakit yang menyerang tanaman ubi kayu. Pestisida yang digunakan berupa pestisida cair dan pestisida padat. 7) Tenaga kerja adalah jumlah tenaga kerja yang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produksi usahatani ubi jalar, mengetahui faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi usahatani ubi jalar dan
Faktor internal yang mempengaruhi pendapatan usahatani ubi kayu adalah motivasi petani, pengalaman petani, ketersediaan tenaga kerja dalam keluarga, lahan yang sesuai
Pada Tabel 6 tampak bahwa faktor tingkat pendidikan, keikutsertaan dalam poktan, varietas yang ditanam, status petani dalam rumahtangga, status usahatani, status kepemilikan
Efisiensi faktor produksi pupuk pada usahatani ubi kayu ini diukur dengan analisis fungsi produksi frontier, yang dilihat dari efisiensi teknis dan efisiensi
Rerata pendapatan usahatani ubi kayu Desa Tungkaran No Penerimaan kg Biaya eksplisit Rp Pendapatan Rp 1 2.468.142,86 961.413,50 1.506.729,36 Sumber : Pengolahan Data Primer 2021
Masalah yang dihadapi petani ubi kayu di Kecamatan Tanjung Morawa yaitu masalah rendahnya produktivitas.Upaya untuk meningkatkan produksi dan perolehan keuntungan maksimum dari