PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MEREK KERAJINAN KULIT DI MAGETAN Perlindungan Hukum Terhadap Merek Kerajinan Kulit Di Magetan.
Teks penuh
Dokumen terkait
Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu; Mendiskripsikan Perlindungan Hukum yang diberikan oleh Pengadilan Negeri Magetan dan Pengadilan Negeri Boyolali, Hambatan
Adapun hambatan-hambatannya adalah kurangnya pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan khususnya terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan oleh aparat
Pedagang , yaitu pelaku bisnis atau usaha perdagangan kerajinan kulit, diantaranya pengusaha kerajinan kulit dengan brand lokal, pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM)
Dari pengujian hipotesis regresi linier sederhana, uji korelasi, uji f dan uji t dengan sampel 20 orang konsumen atau pelanggan Toko Kerajinan Kulit Kartika Magetan dapat
Peran yang sangat baik yang dilakukan oleh UPT Industri Kulit dan Produk Kulit adalah dalam membangkitkan kesadaran masyarakat akan potensi Magetan sebagai daerah
Kondisi tersebut terlihat dalam strategi yang diciptakan oleh industri kerajinan kulit Figha yang menawarkan harga terjangkau dengan diskon pada setiap produknya
sentra disebabkan SDM yang masih rendah. Hal ini menjadi kendala pengrajin kulit Magetan dalam mengembangkan usaha- nya. Permasalahan yang dihadapi oleh pengrajin
Adapun Hambatan dalam Perlindungan hak cipta kerajinan tangan motif Aceh sebagai ekspresi budaya tradisonal di Kabupaten Aceh Utara, secara substansial Dinas Kebudayaan dan Pariwisata