• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI PATI BUAH LINDUR DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL DAN KARAGINAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI PATI BUAH LINDUR DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL DAN KARAGINAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Komposisi kimia buah lindur segar dan    tepung pati buah lindur
Tabel 2 Karakteristik isik tepung pati buah lindur
Tabel 3 Hasil karakteristik edible ilm

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan menghasilkan edibel film dengan komposisi terbaik yang berbahan dasar karaginan dengan penambahan selulosa bakteri yang berasal dari nata de coco ,

Penelitian ini bertujuan menghasilkan komposisi terbaik edible film yang berbahan dasar karaginan dengan penambahan selulosa bakteri, nanokarbon, dan penaut silang

Penambahan konsentrasi agar pada edible film tidak boleh lebih dari 30%, yang menyebabkan penurunan nilai kuat tarik karena film akan mengalami pembengkakan pada RH

Karaginan merupakan suatu alternatif yang baik sebagai bahan dasar pembuatan kemasan edible film untuk dapat meningatkan daya tahan dan kualitas bahan pangan yang

Purwitasari, D., 2001, Pembuatan edible film (kajian konsentrasi suspensi tapioka dan konsentrasi karaginan terhadap sifat fisik edible film) , Jurusan Teknologi

Edible film yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tarik berbanding terbalik dengan elongasi karena kadar kitosan yang lebih tinggi dibanding dengan

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka tujuan penelitian adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan beberapa konsentrasi gliserol pada pembuatan edible film dari pati

Grafik Hubungan Antara Penambahan Sorbitol terhadap Kekuatan Tarik dengan Persamaan Garis Regresi Linier Sederhana Dari data dapat dilihat bahwa edible film pati batang kelapa sawit