• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP PENYELESIAN SENGKETA PENGUASAAN TANAH HAK ULAYAT KERET RUMBIAK SEBAGAI KEPASTIAN HUKUM DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN KANTOR BUPATI DI KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENUTUP PENYELESIAN SENGKETA PENGUASAAN TANAH HAK ULAYAT KERET RUMBIAK SEBAGAI KEPASTIAN HUKUM DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN KANTOR BUPATI DI KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

(c) Terdapat tatanan hukum adat mengenai pengurusan, penguasaan dan penggunaan tanah ulayat yang berlaku dan ditaati oleh para warga persekutuan hukum tersebut.

Eksistensi Penguasaan Tanah Hak Milik Adat (Bekas Okupasi Tentara Jepang) Dalam Mewujudkan Kepastian Hukum Dan Perlindungan Hukum di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak,

Solusi pemerintah daerah provinsi Papua dalam pelaksanaan tugas dan wewenang menyelesaikan sengketa wilayah antara Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dan Supiori dapat

Papua dalam penyelesaian sengketa antara Pemerintah Daerah Biak dengan. Pemerintah

Penerapan asas desentralisasi dalam kaitannya dengan penentuan sengketa wilayah Kabupaten Biak Numfor dan Supiori di Provinsi Papua adalah semata- mata untuk mencapai

Organisasi, Tata Kerja Pemerintah Distrik Bondifuar di Wilayah Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua, yang mengambi/memuat 2 (dua) Kampung yaitu Kampung Waryesi dan Duber milik

Pada hari ini Jumat tanggal dua puluh lima bulan September tahun dua ribu lima belas, kami yang bertanda tangan dibawah ini, POKJA II ULP Kabupaten Biak Numfor yang diangkat

Menurut Yoakim Ayowembun, S,Sos (Kepala Seksi Pemberdayaan Badan Pertanahan Nasional Biak Numfor) bahwa setelah berlakunya Otonomi Khusus Provinsi Papua Nomor 21