SENGKETA JUAL BELI TANAH YANG DILAKUKAN DENGAN AKTA JUAL BELI FIKTIF Sengketa Jual Beli Tanah Yang Dilakukan dengan Akta Jual Beli Fiktif (Studi Putusan Pengadilan Negeri Klaten No.50/PDT.G/2012/PN.Klt).
Teks penuh
Dokumen terkait
penyelesaian sengketa tanah waris yang telah terjadi peralihan hak atas dasar jual beli yang didasarkan pada putusan perkara Nomor 129/Pdt.G/2015/PN Skh bahwa penggugat tidak
Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana status hukum praktik jual beli tanah tanpa akta PPAT, dan untuk
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa problem-problem penyelesaian sertifikat tanah yang belum bersertifikat dan pertimbangan hakim dalam mengambil putusan
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hakim atau alasan (ratio decidendi) yang menyebabkan pembatalan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Hak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum jual beli atas tanah dengan akta dibawah tangan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian
Akta perjanjian pengikatan jual beli yang dibuat dihadapan notaris adalah suatu perjanjian pengikatan jual beli atas objek tanah yang dibuat antara calon penjual dan calon pembeli
Abdul Rokman, “ Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam Pembuatan Akta Jual Beli Tanah Beserta Akibat Hukumnya”, Skripsi, Fakultas Hukum
Jual beli (tanah) dalam hukum adat merupakan perbuatan hukum pemindahan hak yang harus memenuhi tiga (3) sifat yaitu: 6 (1) Harus bersifat tunai, artinya harga yang