• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUPATI TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BUPATI TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BUPATI TANGGAMUS

PROVINSI LAMPUNG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS NOMOR : 02 TAHUN 2015

TENTANG

PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS NOMOR 05 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATAKERJA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN, SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN

RAKYAT DAERAH, DAN STAF AHLI BUPATI TANGGAMUS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI TANGGAMUS,

Menimbang : a. bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah kelembagaan pekon seharusnya berada pada Badan Pemberdayaan Masyarakat, akan tetapi setelah diadakan kajian perangkat pekon tetap berada pada Bagian Tata Pemerintahan, hanya yang menyangkut pembangunan, kelembagaan dan kekayaan pekon diserahkan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat; b.

c.

bahwa Layanan Pengadaan Barang dan Jasa telah dibentuk dengan UPT Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, akan tetapi beban kerja UPT Layanan Pengadaan Barang dan jasa tersebut terlalu berat untuk setingkat Eselon IV dalam bentuk UPT, oleh karena itu perlu dikembangkan dengan setingkat Eselon IIIa dalam bentuk bagian pada Sekretariat Daerah Kabupaten; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a dan huruf b tersebut diatas perlu menetapkan Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 05 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Staf Ahli Bupati;

Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

(2)

2. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1997 tentang Pembentukan Kabupeten Daerah Tingkat II Tulang Bawang dan Kabupaten Daerah Tingkat II Tanggamus (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3367);

3. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438 ); 4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang

Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);

5. Undang-Undang Nomor 05 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 06, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587); Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 2 Tahun 2014 (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 246), Tambahan Lembaran Republik Indonesia Nomor 5589);

7.

8.

Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah beberapa kali diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 155);

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah;

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 32;

(3)

11. Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 05 Tahun 2012 Tentang Unit Layanan Pengadaan;

12. Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 05 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Staf Ahli Bupati (Lembaran Daerah Kabupaten Tanggamus Tahun 2008 Nomor 31);

13. Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 01 Tahun 2010 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Tanggamus Tahun 2010 Nomor 48);

14. Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 08 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 05 Tahun 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten,Sekretariat DPRD dan Staf Ahli Bupati (Lembaran Daerah Kabupaten Tanggamus Tahun 2011 Nomor 63).

Dengan Persetujuan Bersama

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS dan

BUPATI TANGGAMUS MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN DAERAH TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS NOMOR 05 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN, SEKRETARIAT DPRD DAN STAF AHLI BUPATI.

Pasal 1

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 05 Tahun 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Staf Ahli Bupati ( Lembaran Daerah Kabupaten Tanggamus Tahun 2008 Nomor 31, Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 08 Tahun 2011 (Lembaran Daerah Kabupaten Tanggamus Tahun 2011 Nomor 63) diadakan perubahan sebagai berikut :

1.Ketentuan pasal 4 Ayat (2) diantara huruf d dan huruf e disisipkan huruf d1 yaitu penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang pelayanan dan pembinaan pengadaan barang dan jasa sehingga keseluruhan Pasal 4 berbunyi sebagai berikut :

(4)

“Pasal 4”

(1) Sekretariat Daerah Kabupaten mempunyai tugas dan kewajiban membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan mengoordinasikan dinas dan lembaga teknis daerah.

(2) Sekretariat Daerah Kabupaten dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) Pasal ini menyelenggarakan fungsi :

a. Penyusunan kebijakan Pemerintahan Kabupaten;

b.Pengkoordinasian pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah;

c. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Pemerintah Kabupaten; d.Pembinaan administrasi dan aparatur Pemerintah Kabupaten;

d1. Penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang pelayanan dan pembinaan pengadaan barang dan jasa;

e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2. Ketentuan pasal 5 Ayat (1) huruf b diubah, dan ketentuan huruf c dibawah angka 2 ditambahkan angka 2a Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa sehingga keseluruhan Pasal 5 berbunyi sebagai berikut :

“Pasal 5”

(1) Susunan Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten, terdiri dari: a. Sekretaris Daerah.

b. Asisten Bidang Pemerintahan, terdiri dari : 1. Bagian Tata Pemerintahan, terdiri dari:

a)Sub Bagian Pemerintahan Umum dan Pertanahan; b)Sub Bagian Perangkat dan Otonomi Daerah; dan c) Sub Bagian Perangkat Pekon dan Kelurahan. 2. Bagian Hukum, terdiri dari:

a) Sub Bagian Peraturan Perundang-undangan; b) Sub Bagian Bantuan Hukum dan HAM; dan c) Sub Bagian Dokumentasi Hukum.

c. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, terdiri dari: 1. Bagian Ekonomi dan Pembangunan, terdiri dari:

a) Sub Bagian Penanaman Modal Daerah dan Perbankan; b) Sub Bagian Sarana dan Prasarana Perekonomian; dan c) Sub Bagian Pengendalian, Monitoring dan Evaluasi.

2. Bagian Kesejahtraan Masyarakat dan Keagamaan terdiri dari: a) Sub Bagian Kesejahteraan Masyarakat;

b) Sub Bagian Kegiatan Keagamaan; dan c) Sub Bagian Bina Mental Spiritual.

2a. Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa terdiri dari : a) Sub Bagian Pengadaan Pekerjaan Konstruksi;

(5)

c) Sub Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Lainnya.

d. Asisten Bidang Administrasi, terdiri dari : 1. Bagian Umum, terdiri dari :

a) Sub Bagian Tata Usaha;

b) Sub Bagian Perlengkapan; dan c) Sub Bagian Rumah Tangga.

2. Bagian Humas dan Protokol, terdiri dari: a) Sub Bagian Kehumasan;

b) Sub Bagian Protokol; dan

c) Sub Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) dan Publikasi. 3. Bagian Organisasi, terdiri dari:

a) Sub Bagian Kelembagaan; b) Sub Bagian Tata Laksana; dan c) Sub Bagian Analisis Jabatan.

e. Kelompok Jabatan Funsional terdiri dari sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahlian dan keterampilannya.

(2)Asisten-asisten sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) huruf b, huruf c, dan huruf d Pasal ini berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Daerah.

(3)Bagian-Bagian sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) huruf b angka 1 dan angka 3, huruf c angka 1 dan angka 2, serta huruf d angka 1, angka 2 dan angka 3 masing-masing dipimpin oleh seorang Kapala Bagian, berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Asisten yang bersangkutan.

(4)Sub Bagian-Sub Bagian sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) huruf b angka 1 dan angka 3 huruf (a), huruf (b) dan huruf (c), dan c angka 1,angka 2 dan angka 3 huruf (a) huruf (b) dan huruf (c) masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian, yang berada dan bertanggung jawab kepada Kepala Bagian yang bersangkutan.

(5)Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) huruf e dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior sebagai ketua kelompok dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Daerah.

(6)Bagan Struktur Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten sebagaimana tercantum dalam Lampiran, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini.

Pasal II

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan dan berlaku efektif sejak dilakukan pelantikan pejabat struktural maupun Fungsional berdasarkan Peraturan Daerah ini.

(6)

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Tanggamus.

Ditetapkan di Kota Agung pada tanggal

BUPATI TANGGAMUS,

BAMBANG KURNIAWAN

Diundangkan di Kota Agung pada tanggal

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN,

Drs. Hi. MUKHLIS BASRI, ST.,MT.,M.Si Pembina Utama Muda

NIP. 19610203 198110 1 001

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2015 NOMOR...

NOREG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS, PROVINSI LAMPUNG : ( 02/ TGS/ 2015)

(7)

LAMPIRAN : PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS

NOMOR : 02 TAHUN 2015

TANGGAL : 5 Maret 2015

PERUBAHAN KEDUA ATAS PEARTURAN DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS

NOMOR 05 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN, SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH,DAN STAF AHLI BUPATI TANGGAMUS

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI

SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS

ASISTEN

BIDANG PEMERINTAHAN

Bagian Tata Pemerintahan

Sub.BagianPerangkat dan Otonomi Daerah

Sub.Bagian . Pemerintahan Umum

dan Pertanahan

Sub.Bagian Perangkat Pekon dan Kelurahan

SEKRETARIS DAERAH

Bagian Hukum

Sub. Bagian Bantuan Hukum dan HAM

Sub.Bagian . Peraturan

Perundang-undangan

Sub. Bagian Dokumentasi Hukum

Bag. Ekonomi dan Pembangunan

Sub.Bagian Sarana & Prasarana Perekonomian

Sub.Bagian . Penanaman Modal Daerah & Perbankan

Sub.Bagian Pengendalian, Monitoring & Evaluasi

Bag. Kesejahteraan Masyarakat & Keagamaan Sub.Bagian Kegiatan Keagamaan Subag. Kesejahteraan Kemasyarakatan

Sub. Bagian Bina Mental Spiritual

Bagian Umum

Sub.Bagian Perlengkapan Sub. Bagian Tata

Usaha

Sub.Bagian.Rumah Tangga

Bagian Humas dan Protokol Sub. Bagian Protokol Pekon Sub.Bagian Kehumasan Sub.Bagian PDE dan Publikasi Bagian Organisasi Sub. Bagian Tata Laksana Pekon Sub. Bagian Kelembagaan BUPATI TANGGAMUS, dto BAMBANG KURNIAWAN ASISTEN

BIDANG EKONOMI DAN PEMBANGUNAN

ASISTEN BIDANG ADMINISTRASI Kelompok Jabatan Fungsional Sub. Bagian Analisis Jabatan Pekon Bag. Layanan Pengadaan barang & jasa

Subag. Pengadaan pekerjaan kontruksi

Subag. Jasa konsultasi

Subag. Pengadaan Barang & jasa

Referensi

Dokumen terkait

• Urea diberikan 3 kali ; masing-masing 1/3 pada saat tanam, 28 dan 42 hari setelah tanam (hst), SP36 seluruhnya pada saat tanam dan KCl diberikan 2 kali; masing-masing

Sistem komunikasi yang diperlukan adalah telepon, faxsilimile, intercom yang akan digunakan antar ruang maupun tempat lain yang ada di luar bangunan, serta dilengkapi

[r]

Dibeberapa kota besar di Indonesia sendiri telah berkembang suatu fenomena konsep arsitektur baru, yaitu entertaintment center yang merupakan perpaduan

Alasan utama mengapa Terminal Jombor perlu di bangun menjadi terminal tipe A adalah sudah melayani jalur AKAP, selain itu pemerintah Kabupaten Sleman juga mengklaim bahwa

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR TUGAS AKHIR PERIODE 40.. RUMAH

Menggali, mengungkapkan , serta mengidentifikasi permasalahan dan potensi yang terdapat di sentra kerajinan ukir Bugel Desa Mulyoharjo sehingga dapat dibuat solusi pemecahannya

Masalah yang terjadi adalah mahasiswa yang lupa mematikan beberapa fasilitas elektronik di kelas. Hal tersebut mengakibatkan pembengkakan tagihan