• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN PERSENTASE LEMAK TUBUH TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI ATLET PENCAK SILAT DI KLUB SMP NEGERI 01 NGUNUT TULUNGAGUNG JURNAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "HUBUNGAN PERSENTASE LEMAK TUBUH TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI ATLET PENCAK SILAT DI KLUB SMP NEGERI 01 NGUNUT TULUNGAGUNG JURNAL"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Klasifikasi Komposisi Tubuh dari Persentase Lemak Tubuh  MEN  Umur  ≤ 19 Tahun  20-29  Tahun  30-39  Tahun  40-49  Tahun  ≥ 50 Tahun  Underweight (Kurus)  < 3 %  < 3 %  < 3 %  < 3 %  < 3 %  Exelent (Baik Sekali)  12.0 %  13.0 %  14.
Tabel 2. Klasifikasi Kadar VO 2max  (ml/kg/min)  MEN  Umur  ≤ 29  Tahun  30-39  Tahun  40-49  Tahun  50-59  Tahun  60-69  Tahun  ≥ 70  Tahun  Poor (Sangat  Kurang)  < 24.9  < 22.9  < 19.9  < 17.9  <15.9  ≤12.9  Fair (Kurang)  25-33.9  23-30.
Tabel 3. Hasil Pengukuran Persentase Lemak Tubuh dan Daya Tahan Kardiorespirasi pada  10 Atlet
Tabel 5. Hasil Penilaian Daya Tahan Kardiorespirasi (VO 2max )  Kategori
+2

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui parameter kondisi fisik terbaik atlet kategori seni tunggal, ganda, dan regu dalam olahraga pencak silat

Kesimpulan, tidak ada hubungan antara ketebalan lemak tubuh dengan keseimbangan, kelentukan, kekuatan, daya tahan kardiorespiratori, daya tahan otot lokal,

Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh latihan periode persiapan umum PON terhadap perubahan daya tahan kardiorespirasi atlet kontingen bayangan PON XIX 2016

Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara asupan lemak, persentase lemak tubuh, somatotype dengan kelincahan pada atlet pencak silat

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan tendangan depan atlet pencak silat UKO UNP. Penelitian ini merupakan penelitian kolerasional. Populasi dalam

Mengetahui hubungan pemenuhan energi, protein, lemak dan karbohidrat terhadap power lengan dan power tungkai atlet pencak silat tanding PELATDA DIY.. Menerapkan ilmu yang

Dengan demikian hipotesis pada penelitian ini terbukti kebenarannya, yaitu ada peningkatan yang signifikan (p<0,05) daya tahan kardiorespirasi pada atlet Pelatda

Atlet pencak silat diwajibkan memiliki daya tahan yang baik karena dituntut dapat bermain atau bertanding selama 2 (dua) babak (2 x 2 menit) bersih. SMP N 26