• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

Strategi pembelajaran menjadi salah satu unsur dari proses pembelajaran. Strategi digunakan oleh guru dan siswa untuk mengkreasikan proses pembelajaran yang dilaksanakan di dalam kelas sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai. Menurut J.R. David dalam Teaching Strategies for College

Class Room (1976), strategi adalah cara untuk mencapai sesuatu. Sedangkan

strategi pembelajaran adalah pendekatan menyeluruh dalam suatu sistem pembelajaran yang berupa pedoman umum dan kerangka kegiatan untuk mencapai tujuan umum pembelajaran, yang dijabarkan dari pandangan falsafah atau teori belajar tertentu (Majid, Abdul. 2013: 7).

Salah satu strategi yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah strategi Snow Balling. Strategi Snow Balling adalah suatu strategi yang membentuk kelompok kecil untuk berdiskusi memecahkan masalah, kemudian membentuk kelompok yang lebih besar menjadi 4 orang untuk memecahkan masalah yang sama, setelah itu membentuk kelompok diskusi yang lebih besar lagi sampai 8 orang untuk memecahkan masalah yang sama, lanjut sampai satu kelas hanya ada 2 kelompok besar dengan masalah yang sama (Zaini, Hisyam dkk. 2008: 58-59).

SMP N 2 Banyudono adalah sekolah menengah pertama yang terletak di Kabupaten Boyolali tepatnya di kecamatan Banyudono. Karakter siswa SMP N 2 Banyudono cenderung ramai saat mengikuti proses pembelajaran, hal ini dituturkan langsung oleh guru-guru SMP N 2 Banyudono. Guru yang mengajar disekolah ini harus menggunakan berbagai strategi pembelajaran yang aktif agar siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.

(2)

2

Materi dalam penelitian ini tentang pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan komunikasi. Materi ini membahas tentang alat-alat komunikasi yang ada di Indonesia dari zaman tradisional menuju modern. Selain itu juga membahas tentang perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Teknologi informasi dan komunikasi berkembang pesat seiring perkembangan zaman. Melalui perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tersebut membuat siswa semakin mudah memperoleh berbagai informasi dalam hal apapun dari internet. Hal tersebut yang menimbulkan munculnya bencana sosial pada siswa.

Bencana sosial yang muncul dari materi pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan komunikasi adalah kenakalan remaja yang diakibatkan oleh dampak internet. Salah satunya adalah menyalah gunakan internet untuk mengakses situs yang tidak pantas atau tidak seharusnya dibuka oleh remaja pada umumnya. Salah satunya kasus pada Tahun 2010 dampak internet yang menyebar keberbagai daerah di Indonesia. Menurut KPAI (Komisi perlindungan Anak Indonesia) Tahun 2010 daerah-daerah tersebut meliputi Tangerang Selatan Banten, Benowo Surabaya Jawa Timur, Cibugel Sumedang Jawa Barat, Klaten Jawa Tengah dan Pleret Cirebon Jawa Barat. Sebagaimana terdapat pada Gambar 1.1.

(3)

11 11 11 2° 0' 0" 11 2° 0' 0" 11 0° 0' 0" 11 0° 0' 0" 10 8° 0' 0" 10 8° 0' 0" 10 6° 0' 0" 10 6° 0' 0" 6°0 '0" '0" 8°0

1

40 0 40 80 12 0 20 Km Sk al a 1: 40 00 .0 00 0 U 13 5° 0' 0" 13 5° 0' 0" 12 0° 0' 0" 12 0° 0' 0" 10 5° 0' 0" 10 5° 0' 0" 0°0 '0" " 0'0 15° 1. P et a Ru pa B um i I nd on es ia S ka la 1 : 2 5. 00 0 (B ad an in fo rm as i G eo sp as ia l) 2. K om is i P er lin du ng an A na k In do ne si a Ta hu n 20 10 Su m be r : D ae ra h ya ng d ip et ak an BT LS BT LS SA MU DE RA IN DO NE SI A L A U T J A W A PR O VI N SI JA W A TE N G A H PR O VI N SI JA W A B A R AT PR O VI N SI JA W A TM U R SA MU DE RA IN DO NE SI A SA MU DE RA PA S

PE

TA

P

ER

SE

BA

RA

N

PE

NG

AR

UH

IN

TE

RN

ET

T

ER

HA

DA

P

KE

NA

KA

LA

N

RE

M

AJ

A

DI

P

UL

AU

J

AW

A

TA

HU

N

G am ba r 1 .1 P et a Pe rs eb ar an P en ga ru h In te rn et te rh ad ap K en ak al an R em aj a di P ul au J aw a D is al in o le h : U m i M uh im ah A6 10 11 00 76 Pr oy ek si : ... ... ... T ra ns ve rs e M er ca to r G rid : ... ... ... U ni ve rs al T ra ns ve rs e M er ca to r Zo na : . ... ... .. 49 S D at um : ... ... ... W G S 1 98 4 Le ge nd a Ka nt or G ub er nu r Ba ta s Pr ov in si Ba ta s Ka bu pa te n G ar is Pa nt ai Ja la n Ut am a Su ng ai U ta m a Su ng ai M us im an G ar is Pa nt ai Pe rs eb ar an Ci re bo n Kl at en Su m ed an g Su ra ba ya Ta ng ge ra ng Ti da k Te rp en ga ru hi

(4)

4

Strategi Snow Balling adalah strategi yang mendorong siswa untuk aktif dan berpikir kritis, karena strategi ini mengajak siswa untuk berdiskusi secara kelompok dari kelompok kecil menuju kelompok besar. Strategi ini cocok untuk materi yang ada kaitannya dengan lingkungan disekitarnya agar siswa dapat mengembangkan pengetahuannya sendiri tanpa berpedoman dengan buku. Materi pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan komunikasi cocok menggunakan strategi Snow Balling pada proses pembelajarannya. Materi ini menuntut siswa untuk bertukar pikiran dengan temannya mengenai alat komunikasi yang pernah mereka temui dan gunakan sehari-hari serta dampak positif dan negatifnya bagi mereka.

Berdasarkan uraian diatas, penulis tertarik mengambil tema mengenai penggunaan strategi pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran. Keperluan analisis tersebut penulis melakukan penelitian dengan judul “Efektivitas Penggunaan Strategi Snow Balling untuk Materi Pengaruh Keunggulan Lokasi Terhadap Kegiatan Komunikasi Kelas VIII SMP N 2 Banyudono Tahun 2014/2015”.

B. Identifikasi Masalah

Uraian yang dikemukakan pada latar belakang masalah diatas dapat diidentifikasi masalah dalam penelitian sebagai berikut :

1. Materi pembelajaran tentang pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan komunikasi menuntut siswa untuk berdiskusi bersama teman semejanya agar mereka mengetahui alat-alat komunikasi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Penggunaan strategi Snow Balling mendorong siswa dapat berdiskusi bersama teman semejanya untuk mengetahui alat-alat komunikasi yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

C. Pembatasan Masalah

Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah yang diuraikan diatas mengungkapkan pentingnya strategi yang digunakan dalam proses

(5)

pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran sesuai yang diinginkan oleh guru.

D. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang diuraikan diatas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :

1. Apakah strategi Snow Balling efektif untuk pembelajaran materi pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan komunikasi materi IPS Terpadu kelas VIII SMP N 2 Banyudono ?

2. Apakah strategi Snow Balling lebih efektif dibanding strategi ceramah untuk pembelajaran materi pengaruh lokasi terhadap kegiatan komunikasi materi IPS Terpadu kelas VIII SMP N 2 Banyudono ?

E. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan permsalahan yang diuraikan diatas, maka tujuan penelitian ini sebagai berikut :

1. Mengetahui efektivitas penggunaan strategi Snow Balling untuk materi pengaruh keungggulan lokasi terhadap kegiatan komunikasi.

2. Mengetahui efektivitas penggunaan strategi Snow Balling dibanding dengan strategi ceramah untuk materi pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan komunikasi.

F. Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah : 1. Manfaat Teoritis

a. Menambah wawasan mengenai strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran bagi guru SMP N Banyudono dan bagi mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta.

b. Sebagai masukan kepada pihak sekolah selaku lokasi dalam penelitian ini untuk menekankan kepada guru supaya menggunakan strategi yang variatif dalam mencapai tujuan pembelajaran sesuai yang diinginkan.

(6)

6

2. Manfaat Praktis a. Bagi Sekolah

Meningkatkan penggunaan strategi pembelajaran yang variatif untuk mencapai tujuan pembelajaran.

b. Bagi Peneliti

Menambah pengalaman dan pengetahuan dalam motode pembelajaran guna menjadi bekal sebagai calon pendidik.

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan tersebut menuntut guru untuk menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan kemandirian siswa, oleh karena.. itu diperlukan kegiatan

Teman memberikan companionship (perkawanan) dan dukungan, memungkinkan anak untuk mengambil bagian di dalam kegiatan- kegiatan sosial-reaksional yang tidak dapat

Sehubungan dengan perumusan masalah di atas tujuan peneliti mengadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Word Square terhadap

Keterbatasan waktu, alat dan bahan dalam pembelajaran biologi yang menjadi penghambat kegiatan praktikum di ruang laboratorium, oleh sebab itu dengan menggunakan laboratorium

Penelitian yang menerapkan pembelajaran berbasis ZPD pada materi hidrolisis garam dikaji dari berbagai aspek, yang meliputi actual development, pengaruh keterampilan

Penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis ICT akan sangat bermanfaat bagi penulis, yakni penulis dapat mengetahui apakah pengaruh model pengembangan media

Masalah dalam penelitian ini dibatasi hanya meliputi pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan literasi sains siswa SD di kelas V pada materi

b. Untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep yang dicapai peserta didik dalam proses pembelajaran yang menggunakan metode eksperimen dengan kartu variabel pada