ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU LIMBAH KAYU SANGKAR BURUNG DENGAN METODE EOQ PADA UD. AMANAH SURAKARTA.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan analisis terhadap data yang ada,maka diperoleh hasil analisis dengan pembelian persediaan bahan baku kain sutera tipe 58 yang optimal sebesar 868 meter dengan
Berdasarkan analisis menggunakan EOQ Model Probabilistik, dapat diketahui besarnya kuantitas pembelian bahan baku yang optimal pada tahun 2012 adalah 563 sak, waktu pemesanan
Penerapan metode EOQ menghasilkan perbedaan yang cukup signifikan dengan kebijakan perusahaan, dimana total biaya persediaan bahan baku mengalami penghematan sebesar Rp
Untuk mengetahui besarnya persediaan yang harus dipesan dapat menggunakan analisis kuantitas pembelian optimal, untuk mengetahui kapan seharusnya pemesanan dilakukan yaitu
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan YME atas berkat rahmatnya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi “Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku
Untuk mengetahui besarnya persediaan yang harus dipesan dapat menggunakan analisis kuantitas pembelian optimal, untuk mengetahui kapan seharusnya pemesanan dilakukan yaitu
Persediaan gula pasir yang optimal dengan metode EoQ adalah sebesar 1244 kg, dengan frekuensi pembelian 20 kali, sufery stock sebesar 412 kg dan ROP yang harus dilakukan pada
Biaya Penyimpanan Rp.42.448 Total Biaya Persediaan Rp.551.848 Berdasarkan hasil perhitungan pembelian bahan baku menggunakan rumus EOQ, perusahaan akan membeli kebutuhan bahan baku