BENGAN
\LISIS
STA*I1-ITAS
LSRggt;
TfMBUNA}i
TdTIF.I$BAGAI
I',EBKL:+T&n{
Skripsi
Oleh
DESAIN D.4N
ANALISIS STA*INITAS
IMBOFi
E}AEIRO{i
at
t'72llt4
JURUSA.N
TEKNiK
SI*II-FAKULTAS
TEKHTK
USIVNRSITAS ANI}ALAfi
ABSTRAK
Perkuqtqn geosintetis pada umumnya sama dengan perkuqtan
tanah
loinnya,yqilu
unluk
menumbah kekualantunuh dan
lereng timbunan pada umumnyo, ag{tr dap6l menanggung beban yang bekeria padanya. Geosintetis merupokan bahan perkuatanyang
terbuatriari
bahan polymeryqng
uemPury)ai modulus elqtisilas yangiauh
lebihringli
dibqnding tanah. sehingga mampu menahan deformasi tanahdalatt
qroh sejajar perkuatan. Melalui frilcsi pcnjqng perkuatqn yQngbereda
dibelakang
goris
kerunttthun dengun
tandh
timbunan, geosinletis diharapkandan
direncanakqn mampu menvttmbangkan keku.ttanunhtk
men.lhan lekQnanhorizontal tanah dan
ntenjaga kestabilan terhadap geser, guling dan eksenlrisitat.Tulisan
ini
dimaksudk.tn urltuk mendisqin dan menganalisa lereng timbunan dengan perkuatan geosintetis dctn menganalisa hasil perhitungan dengan metoda analitik ddn software PLA-YIS 8 dari segi keemanqn. Perhilungan dilakukqn denganmelakuku
ttariasi padajaruk
vertical (Sv) qntqr perkualan, paniang perkuotrtn(L)
dun sudut kemirtugan lereng (F). Variasixdut
p yang digunakanyuitu
65", 70",-5',
dan 80". Dan dilakukan penpgecekan kastabilan terhadap Pullout, geser, guling dan el6entrsitqs.Mengacu
pada
hasil perhitungan, dengan
menggunakan paniang perkuqtqntetap
d.lpdl
disimpulkun bQh\|Q semakin besar sudut p vang digtnakan maks semakin banyak lapisan perkuatqn j)ang Jibutuhkqn dan semakin rapat/keciljarak
vertikql
antar perkuotanl-ntuk
variasi pLnjang perkualan dunjarak
unlar
perkuulan lelap, iengan menggunakanjunlah
Iapisan perkuatun yang didapatkan dari c.::il perhitungan panjdng perkuatan telap, didapatkan hasil yang lebih:'.'tnonis
dari segi paniang perkuatan yang digun(,kan.BAB
I
PENDAIIULUAN
1.1 Latar
BelakangKonsep perkuatan tanah dengan menggunakan batang tarik
t'ukanlah merupakan
hal
yang baru. Jauh sebelumtahun
1000 SM, bambu dan rumput sudah banyak digunakan untuk perkuatan pada tanahkmpung dan tanah berbutir dalam sebagian besar konstruksi sftuktur
snah. Dalam
konteks modem, konsep perkuatan tanahatau
tanah ienulang pertama kali perkenalkan oleh Vidal pada tahun 1969, dimanai:ng
pertamakali
digunakan adalahlajur
baja dan yang
terbaru, lrosintetis dimasukan ke konstruksi geoteknik yang betfungsi sebagaiEThratan tanab.
Kegunaan geosintetis
pada
perkuatan
tanah
telahrrnungkinkan
untuk diterapkan pada aplikasi yang lebih luas, sebagai;rsroh
perkuatandinding tanah, perkualan lereng timbunan,
dan:qilatan
embankment yang didirikan diatas tanah yang lunak atau padarlasi
diatas tanah yang tidak stabil.Mengapa
teknik
perkuatan tanahdapat
digunakan sebagairrr.s:
pada berbagai persoalandalam
rekayasageoteknik
Hal
ini
"rirp-,'iian
pada pertimbangan konsep perkuatan tanah, aplikasi dariFi
@n
tanah dan manfaat dari perkuatan tanahjtu
sendiri. Dalam'---
ini direncanakan stabilitas lereng timbunan dengan menggunakang:us.,=iis
sebagai perkuatan, sehingga didapatkan desain perkuatan1.2
Tujuan
danManfaat
Tujuan
l.
Mendisain
dan
menganalisiskestabilan lereng
tinrbunan dengan variasi sudut kemiringan lereng terhadap beban yangbekerja
dengan menggunakan geosintetis sebagai alternatif bahan perkuatan.2.
Memeriksa hasil perhitungan anaiitik stabilitas lereng timbunan dengan menggunakanprogram komersial yang telah
ada, PLAXIS 2D V.8.Manfaat
i.
Perkuatan dengan geosintetis dapat menjadi salah satu altematif disain pada stabilitas lereng khususnya lereng timbunan, yangdigunakan untuk struktur Permanen.
2.
Hasil
penelitianini
diharapkan dapat menjadikan geosintetis menjadi salah satu alternatif bahan perkuatan tanah yang lebihekonomis dan aman.
Batasan masalah
l.
Desain dan analisis stabilitas lereng timbunan menggunakan geosintetisjenis
geogrid
yang
kadang disebut
sebagai geosintekstil jenis khusus sebagai bahan perkuatan.2.
Jenis tanah yang diberi perkuatan adalah tanah berpasir3.
Bsban
yang
bekerja dialas lereng timbunan
diasumsikan sebesar 20 KN/m2.4.
Perhitungan dilakukan dengan paqiang perkuatan
tetap (menggunakan grafik) dan variasi panjang perkuatanBAB
VI
KESIMPULAN
DAI{
SARAN
6.I.
KesimpulanBerdasarkan perhitungan yang telah dilakukan didapatkan kalau
hasil perhitungan dengan panjang perkuatan tetap dan yariasi panjang
perkuatan serta p€meriksaan keamanan dengan program
PLAXIS
2D V.8 didapatkan kelebihan dan kekurangan antara lain :L
Pada
perhitunganpanjang
perkuatantetap
didapatkan angka keamananyang lebih besar dan
perhitungannyalebih
mudah dilakul<an,namun didapatkan panjffrg perkuatan
total
yang diperlukanlebih
besar dibandingkan dengan perhitungan dengan variasi panjang perkuatan sehingga meniadi tidak ekonomis daaini
ditemukan pada semua variasi sudut p yang digunakan.2.
Dari perhitungan variasi panjang perkuatan didapat hasil yang lebih ekonomis dibandingkan dengan panjang perkuatan tetap yaitumtuk
p:65'
(3r.25
%\
9=70"
(34.68
%),
p:1s"
(32.47
'0,
p-80'(32,33
o%), namun angka kemanan yang didapatkan lebih ke€il tetapi tetap aman unnrk digunakan dan perhitungannya lebihbanyak, karena perhitungan dilakukan pada masing-masing lapisan
(kedalaman) perkuatan. Perbandingan
panjang
perkuatan total antara perhitungan panjang perkuatan tetapdan
variasi panjang perkutan untuk masing-masing sudut kemiringan lereng(p)
dapat dilihat pada gambar diagram batang berikut.DAFTAR KEPUSTAKAAN
Boy, R
dm
Mazni,
DI.
1995. Analisis Kestabilitan LerengDi
Limau Manis Dengan Metoda Pencampuran Kapur Untuk Perbaikan Tanah.Ttgas Akhir
Stratal,
JurusanTeknik Sipil,
Fakultas Teknik, Universitas Andalas, Padang,Kusumah,
Fitria
Puspa danJulfitra-
2001' Analisis Stabilitas LerengJalan lndarung
Lubuk Selasih BerdqsarkanDatq
Lapong'tndqn Lqborqtotium
Menggunakan ProgramXSTABL'
TtgasAkhir
Strata
I,
Jurusan
Teknik
Sipil,
Fakultas
Teknik, Univenitas Andalas, Padang.trfan,
Danil.2006. DesainPerkuqtln
Tanah Dengan Geotekstil PqdaLererg
Curam. TugasAkhir
Strata 1, JurusanTeknik Sipil'
FakultasTeknih
Universitas Andalas, Padang'Hardiyatmo,
H.C. 2003.
Teknikfondasi
I,
edisi
keduct'Beta
offset' Yogyakarta.Kanisius. 1997. Meknnika Tanoh 2,
Jilidl
Yo$/akarta'Exxon
Chemical Geopolimer
Ltd.
1992'
Designing
Of
Soil Reinforcement.