• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tuturan Perintah dan Permohonan pada Drama Nihonjin no Shiranai Nihongo.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Tuturan Perintah dan Permohonan pada Drama Nihonjin no Shiranai Nihongo."

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

viii DAFTAR ISI

Abstrak... iii

Abstract... iv

Kata Pengantar... v

Daftar Isi... viii

Daftar Pemeran... xi

Daftar Tabel... xii

Daftar Singkatan... xiii

BAB 1 PENDAHULUAN... 1

1.1Latar Belakang... 1

1.2Identifikasi Masalah... 6

1.3Tujuan Penelitian... 6

1.4Kegunaan Penelitian... 7

1.5Kerangka Pemikiran... 7

1.6Metodologi Penelitian... 8

1.7Sistematika Penulisan... 10

BAB II KERANGKA TEORI... 12

2.1 Penelitian Terdahulu... 12

2.2 Pragmatik... 12

(2)

ix

2.2.2 Tindak Tutur... 16

2.2.3 Konteks... 19

2.3 Ungkapan... 20

2.4 Modalitas Perintah dan Permohonan... 21

2.5 Kalimat Imperatif... 24

2.5.1 Tuturan Perintah... 24

2.5.2 Tuturan Permohonan... 26

2.6 Penanda Tuturan Perintah dan Permohonan dalam Bahasa Indonesia………. 27

2.6.1 Penanda Tuturan Perintah………. 27

2.6.1 Penanda Tuturan Permohonan……….. 28

2.7 Faktor Penentu Tingkat Kesopanan dalam Bahasa Jepang... 28

BAB III TUTURAN PERINTAH DAN PERMOHONAN PADA DRAMA NIHONJIN NO SHIRANAI NIHONGO……….. 32

3.1 Tuturan Perintah dan Penandanya dalam Bahasa Indonesia... 32

3.1.1 命令形 (Meireikei)... 32

3.1.2 ~なさい (~nasai)... 38

3.1.3 ~な (~na)... 43

3.2 Tuturan Permohonan dan Penandanya dalam Bahasa Indonesia... 48

3.2.1 ~ く / ~ ください (~tekureru / tekudasai)... 49

3.2.2 ~ (~te)... 54

(3)

x

3.3 Situasi Tuturan Perintah dan Permohonan... 63

3.4 Faktor yang Memengaruhi Bentuk Bahasa Tuturan Perintah dan Permohonan... 66

BAB IV SIMPULAN DAN SARAN………….... 70

4.1 Simpulan... 70

4.2 Saran... 71

Sinopsis... 72

Daftar Pustaka... 75

Daftar Kamus... 77

Daftar Acuan Media Elektronik... 78

Lampiran Data... 79

Referensi

Dokumen terkait

kaidah penggunaan partikel to sebagai penanda bentuk kondisional dalam buku Minna no Nihongo yaitu pada B (kalimat setelah partikel penanda bentuk kondisional) tidak boleh ada

Tuturan simpati yang termasuk dalam kategori joy memiliki dua bentuk tuturan, yaitu tuturan dalam bentuk kata tanya dan tuturan dalam.

Hasil analisis dari penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Bentuk tuturan simpati pada penelitian ini ada 2 bentuk, yaitu bentuk kata tanya dan

(Analisis Deskriptif Ungkapan Perintah dan Larangan pada Ragam Bahasa Anak Dalam Drama Akumu-chan ). Disetujui dan

Berdasarkan hasil pembahasan, dikethui bahwa terdapat tiga jenis implikatur konvensional bermodus imperatif pada tuturan motivasi Merry Riana, yaitu perintah, ajakan,

Didalam Majalah The Nihongo Journal Vol 12 penulis menemukan terdapat banyak kalimat yang menggunakan Teido no Fukushi, tetapi penulis hanya mengambil 5 kalimat, dari beberapa

Apabila menggunakan tuturan perintah pada kata kerja 2, maka perubahannya dengan cara mengilangkan ま す pada kata kerja 2 bentuk ます yang diganti dengan kata ろ. Setelah

BAB III PROSEDUR PENERBITAN SURAT PERINTAH PERSETUJUAN OLAHGERAK KAPAL DIKANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KHUSUS BATAM 3.1 Pengertian penerbitan surat perintah olah