*
1 Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran)
∙ Pengidentifikasi produk
∙ Nama dagang: Interflon Lube EP
∙ Penggunaan zat atau campuran yang teridentifikasi relevan dan pelarangan penggunaan yang disarankan
∙ Pemanfaatan zat / campuran Pelumas
∙ Perincian tentang penerbit dokumen data keselamatan
∙ Pabrikan/Pemasok:
Interflon b.v.
P.O. Box 1070
NL-4700 BB Roosendaal The Netherlands
Tel: +31(0)165.55.39.11 Email: [email protected] www.interflon.com
∙ Informasi lebih lanjut yang dapat diperoleh dari: Product safety department
∙ Nomor telepon darurat: +31 (0)165 55 39 11 (Senin sampai Jumat dari jam 8:30am sampai 17:00pm).
*
2 Identifikasi Bahaya
∙ Klasifikasi zat atau campuran
Irit. mata 2A H319 Menyebabkan iritasi serius pada mata.
Sens. Kulit 1 H317 Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit.
Akuatik Kronis 3 H412 Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
∙ Elemen label
∙ Elemen label GHS
Produk tersebut diklasifikasikan dan diberi label menurut Globally Harmonized System (GHS).
∙ Piktogram bahaya
GHS07
∙ Kata isyarat Peringatan
∙ Komponen penentu bahaya pada pelabelan:
oleoylsarcosine
Amines, C10-14-tert-alkyl
1,3,4-Thiadiazole-2(3H)-thione, 5-(tert-dodecyldithio)-
∙ Penjelasan bahaya
H319 Menyebabkan iritasi serius pada mata.
H317 Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit.
H412 Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
∙ Penjelasan pencegahan
P261 Hindari menghirup debu/asap/gas/kabut/uap/semprotan.
P264 Cuci sampai bersih setelah menangani produk.
P272 Pakaian kerja yang terkontaminasi tidak diperbolehkan dibawa keluar dari tempat kerja.
P273 Hindarkan pelepasan ke lingkungan.
P280 Kenakan sarung tangan pelindung / pelindung mata / pelindung wajah.
(Berlanjut di halaman 2) ID
(Berlanjut di halaman 1)
P302+P352 JIKA TERKENA KULIT: Cuci dengan banyak air.
P305+P351+P338 Jika terkena mata: Bilas secara hati-hati dengan air selama beberapa menit. Lepaskan lensa kontak jika memakainya dan mudah dilakukan. Lanjutkan membilas.
P321 Perawatan khusus (lihat pada label ini).
P333+P313 Jika terjadi iritasi kulit atau ruam: Segera minta saran/perhatian medis.
P337+P313 Jika iritasi mata berlanjut: dapatkan nasihat medis.
P362+P364 Tanggalkan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum dipakai kembali.
P501 Buang isi/wadah sesuai dengan peraturan Lokal/regional/nasional/internasional.
*
3 Komposisi /Informasi tentang Bahan Penyusun Senyawa Tunggal
∙ Karakterisasi zat kimia: Campuran
∙ Deskripsi: Campuran oli mineral, minyak nabati, solven, aditif, dan Teflon®.
∙ Komponen berbahaya:
Nomor EC: 926-141-6 Hydrocarbons, C11-C14, n-alkanes, isoalkanes, cyclics, < 2% aromatics Asp. Toks. 1, H304
25 – 50%
CAS: 110-25-8
EINECS: 203-749-3 oleoylsarcosine
Ker. Mata 1, H318; Akuatik Akut 1, H400; Toks. akut 4, H332; Irit. kulit 2, H315
≤ 2,5%
CAS: 61790-85-0
NLP: 500-149-6 Amines, N-tallow alkyltrimethylenedi-, ethoxylated
STOT RE 1, H372; Kor. kulit 1B, H314; Ker. Mata 1, H318; Akuatik Akut 1, H400 (M=10); Akuatik Kronis 1, H410 (M=1); Toks. akut 4, H302
≤ 2,5%
Nomor EC: 947-263-6 Reaction products of fatty acids, C16-18, C18 unsatd. with Amines, polyethylenepoly-, triethylenetetramine fraction and 3-(C9–C15, C12 rich, alk-1-enyl)dihydro-2,5-furandione
Pernap. 2, H361; Irit. kulit 2, H315; Akuatik Kronis 4, H413
≤ 2,5%
CAS: 1213789-63-9
Nomor EC: 627-034-4 (Z)-octadec-9-enylamine, C16-18-(even numbered, saturated and unsaturated)-alkylamines
STOT RE 2, H373; Asp. Toks. 1, H304; Kor. kulit 1B, H314; Ker. Mata 1, H318; Akuatik Akut 1, H400; Akuatik Kronis 1, H410; Toks. akut 4, H302;
STOT SE 3, H335
≤ 2,5%
CAS: 73984-93-7
Nomor EC: 813-543-0 1,3,4-Thiadiazole-2(3H)-thione, 5-(tert-dodecyldithio)- Sens. Kulit 1, H317; Akuatik Kronis 3, H412
≤ 2,5%
Nomor EC: 701-175-2 Amines, C10-14-tert-alkyl
Toks. akut 3, H311; Toks. akut 2, H330; Kor. kulit 1B, H314; Akuatik Akut 1, H400; Akuatik Kronis 1, H410; Toks. akut 4, H302; Sens. Kulit 1, H317;
STOT SE 3, H335
≤ 2,5%
CAS: 61791-55-7
EINECS: 263-189-0 Amines, N-tallow alkyltrimethylenedi-
STOT RE 1, H372; Kor. kulit 1B, H314; Akuatik Akut 1, H400 (M=10);
Akuatik Kronis 1, H410 (M=1); Toks. akut 4, H302
≤ 2,5%
∙ SVHC
Produk ini tidak mengandung bahan yang membahayakan (SVHC) yang dianggap sumber bahaya untuk kesehatan manusia maupun lingkungan hidup.
(SVHC <0.1% (w/w) Regulation (EC) No. 1907/2006 (REACH), Article 57).
(Berlanjut di halaman 3) ID
(Berlanjut di halaman 2)
∙ Informasi tambahan:
Catatan: Semua data yang ada pada kolom EC yang dimulai dengan angka “9” adalah angka provisi yang disediakan oleh ECHA sebelum diterbitkan secara resmi pada angka EC Inventory Number resmi. Lihat section 16 untuk Angka CAS tambahan dan untuk informasi bahan tersebut.
Lihat Bagian 16 dari SDS ini untuk teks lengkap dari pernyataan bahaya.
*
4 Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan
∙ Deksripsi tindakan Pertolongan pertama
∙ Setelah terhirup: Bila pasien tidak sadar, posisikan pasien ke samping dengan stabil untuk pengangkutan.
∙ Setelah tersentuh kulit:
Cuci dengan banyak sabun dan air.
Jika terjadi iritasi kulit atau ruam: Segera minta saran/perhatian medis.
∙ Setelah menyentuh mata:
Bilas secara hati-hati dengan air selama beberapa menit.
Jika iritasi mata berlanjut: dapatkan nasihat medis.
∙ Setelah menelan: Jika gejala berlanjut, konsultasikan dengan dokter.
∙ Informasi bagi dokter:
∙ Gejala dan efek yang paling penting, baik yang akut maupun yang ringan Efek akut dan tertunda di-indikasikan di bagian 2 dan 11.
∙ Indikasi perlunya perhatian medis dan perawatan khusus segera Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
5 Tindakan pemadaman kebakaran
∙ Media pemadaman kebakaran
∙ Bahan pemadaman yang sesuai:
Gunakan metode pemadaman kebakaran yang sesuai dengan kondisi lingkungan.
CO2, pasir, bubuk pemadam kebakaran. Jangan gunakan air.
Busa
∙ Bahan pemadaman yang tidak sesuai karena alasan keselamatan: Air
∙ Bahaya khusus akibat dari zat atau campuran
Pembentukan gas beracun dimungkinkan selama pemanasan atau bila ada kebakaran.
Karbon monoksida (CO)
Hydrogen fluoride dan bahan fluoride lainnya.
∙ Saran bagi pemadam kebakaran
∙ Perlengkapan pelindung:
Kenakan perangkat pelindung pernapasan mulut yang mandiri.
Gunakan alat pelindung diri (EN469).
∙ Informasi tambahan
Buang sisa kebakaran dan air pemadaman yang terkontaminasi sesuai dengan peraturan setempat.
*
6 Tindakan Penanggulangan jika terjadi Tumpahan dan Kebocoran
∙ Pencegahan pribadi, perlengkapan pelindung, dan prosedur darurat Kenakan pakaian pelindung.
Risiko bahaya terpeleset pada produk yang bocor/tumpah.
(Berlanjut di halaman 4) ID
(Berlanjut di halaman 3)
∙ Pencegahan lingkungan:
Jangan biarkan masuk ke pembuangan/ permukaan atau air tanah.
Jangan biarkan produk menjangkau sistem pembuangan atau aliran air lainnya.
Informasikan kepada pihak yang berwenang bila ada rembesan yang masuk ke aliran air atau sistem pembuangan.
∙ Metode dan bahan untuk pengurungan dan pembersihan:
Tumpah produk segera.
Serap dengan bahan pengikat cairan (pasir, diatomit, pengikat asam, pengikat universal, serbuk kayu).
Pastikan ventilasi memadai.
Bersihkan reside dengan pembersih alkali.
∙ Rujukan ke bagian lain
Lihat Bagian 8 untuk informasi mengenai perlengkapan perlindungan pribadi.
Lihat Bagian 13 untuk informasi mengenai pembuangan.
*
7 Penanganan dan Penyimpanan
∙ Penanganan:
∙ Langkah pencegahan untuk penanganan yang aman Pastikan ventilasi/pembuangan baik di tempat kerja.
Hindari menghirup kabut/uap/semprotan.
∙ Informasi terkait kebakaran - dan perlindungan ledakan: Tidak diperlukan tindakan khusus.
∙ Kondisi penyimpanan yang aman, termasuk setiap kondisi yang tidak kompatibel
∙ Penyimpanan:
∙ Persyaratan yang harus dipenuhi untuk ruang penyimpanan dan wadah:
Simpan sesuai dengan peraturan lokal/regional/nasional/internasional.
Jaga wadah tertutup rapat.
Simpan di tempat yang kering.
∙ Informasi mengenai penyimpanan pada fasilitas penyimpanan yang umum: Tidak diperlukan.
∙ Informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyimpanan: Jaga supaya kontainer tetap tersegel rapat.
∙ Penggunaan akhir khusus Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
8 Kontrol Paparan/ Perlindungan Diri
∙ Informasi tambahan mengenai desain fasilitas teknis: Tidak ada data lebih lanjut; lihat item 7.
∙ Parameter kontrol
∙ Bahan-bahan dengan nilai terbatas yang memerlukan pemantauan di tempat kerja:
Produk tidak mengandung bahan tertentu dengan jumlah dan nilai yang patut diawasi pada tempat kerja.
∙ Informasi tambahan: Daftar valid selama pembuatan yang digunakan sebagai basis.
∙ Kontrol keterpaparan
∙ Perlengkapan pelindung pribadi:
∙ Tindakan perlindungan dan higienitas secara umum:
Tindakan pencegahan harus dipatuhi ketika menangani bahan kimia.
Hindari kontak dengan mata dan kulit.
Cuci tangan sebelum istirahat dan di akhir kerja.
Jangan makan dan minum, merokok, atau mengendus saat bekerja.
∙ Perlindungan pernapasan: Tidak diperlukan.
(Berlanjut di halaman 5) ID
(Berlanjut di halaman 4)
∙ Perlindungan tangan:
Untuk penggunaan jangka panjang atau kontak yang berkepanjangan dengan kulit, gunakan sarung tangan yang sesuai.
Karena tidak melewati pengujian, tidak ada saran yang diberikan terkait bahan sarung tangan untuk produk/
preparat/ campuran kimia.
Pemilihan bahan sarung tangan sesuai dengan pertimbangan waktu penetrasi, laju difusi, dan degradasi
Sarung tangan pelindung
∙ Bahan sarung tangan
Pemilihan sarung tangan yang sesuai tidak hanya bergantung pada bahan, tapi juga tanda kualitas lebih lanjut dan bervariasi antar pabrikan. Oleh karena produk adalah preparat beberapa zat, ketahanan bahan sarung tangan tidak dapat dihitung sebelumnya dan oleh karena itu harus diperiksa sebelum digunakan.
Pengalaman menunjukan bahwa perlindungan dengan penggunaan sarung tangan nitril sudah cukup.
Waktu Tembus: 0,13 mm
Breakthrough time: > 15 minutes
∙ Waktu penetrasi bahan sarung tangan Waktu penetrasi tidak dapat ditentukan dengan metode EN 374 Part 3.
∙ Perlindungan mata:
Kacamata tersegel rapat (EN166).
∙ Perlindungan tubuh: Pakai pakaian pelindung yang sesuai (EN ISO 13688).
*
9 Sifat fisika dan kimia
∙ Informasi mengenai properti dasar fisik dan kimiawi
∙ Informasi umum
∙ Tampilan:
Bentuk: Cairan
Warna: Coklat kekuningan
∙ Bau: Berminyak
∙ Ambang bau: Tidak ditentukan.
∙ Nilai pH: Tidak dapat diterapkan.
∙ Perubahan kondisi
Titik leleh/Rentang leleh: Tidak berlaku.
Titik didih/Rentang didih: Tidak ditetapkan.
∙ Titik menyala: 84 °C
∙ Kemampuan terbakar (padat, bentuk gas): Tidak dapat diterapkan.
∙ Suhu penyulutan: > 370 °C
∙ Suhu penguraian: Tidak ditentukan.
(Berlanjut di halaman 6) ID
(Berlanjut di halaman 5)
∙ Swasulut: Produk tidak dapat menyulut sendiri.
∙ Bahaya ledakan: Produk tidak eksplosif. Namun, pembentukan campuran udara/uap eksplosif dimungkinkan.
∙ Batas ledakan:
Bawah: 0,5 Vol %
Atas: 5,5 Vol %
∙ Tekanan uap di 20 °C: 2 hPa
∙ Densitas di 20 °C: 0,86 g/cm³
∙ Densitas relatif Tidak ditentukan.
∙ Densitas uap Tidak ditentukan.
∙ Laju penguapan Tidak ditentukan.
∙ Keterlarutan / Ketercampuran dengan
air: Tidak dapat tercampur atau susah dicampur.
∙ Viskositas:
Dinamis di 20 °C: 87 mPas
Kinematik di 40 °C: 26 mm²/s
∙ Informasi lainnya Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
10 Stabilitas dan Reaktifitas
∙ Kereaktifkan No reactivity hazards known under normal storage and use conditions.
∙ Stabilitas kimiawi Stable under normal storage and use conditions.
∙ Penguraian / kondisi termal yang harus dihindari:
Untuk menghndari penguraian termal jangan terlampau panas.
∙ Kemungkinan reaksi berbahaya Tidak ada reaksi berbahaya yang diketahui.
∙ Kondisi yang harus dihindari Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Bahan yang tidak kompatibel: Oksidasi kuat.
∙ Produk penguraiani yang berbahaya:
Carbon monoxide dan bahan carbohydrate bisa dilepaskan pada saat dekomposisi termal. Bahan Fluoride bisa terlepas pada suhu 400⁰C.
*
11 Informasi Toksikologi
∙ Informasi mengenai efek toksin
∙ Keracunan akut:
∙ Nilai LD/LC50 yang relevan untuk klasifikasi:
Hydrocarbons, C11-C14, n-alkanes, isoalkanes, cyclics, < 2% aromatics Mulut LD50 > 5000 mg/kg (Rat) (OECD 401)
(read-across approach)
Kulit LD50 > 5000 mg/kg (Rabbit) (OECD 402) (read-across approach)
(Berlanjut di halaman 7) ID
(Berlanjut di halaman 6)
110-25-8 oleoylsarcosine
Mulut LD50 > 5000 mg/kg (Rat) (OECD 420) Penghirupan LC50/4 h 1,8 mg/l (Rat) (OECD 403)
61790-85-0 Amines, N-tallow alkyltrimethylenedi-, ethoxylated Mulut LD50 > 500 mg/kg (Rat)
Reaction products of fatty acids, C16-18, C18 unsatd. with Amines, polyethylenepoly-, triethylenetetramine fraction and 3-(C9–C15, C12 rich, alk-1-enyl)dihydro-2,5-furandione
Mulut LD50 > 5000 mg/kg (Rat)
Extrapolation according to Regulation (EC) No. 440/2008 NOAEL 75 mg/kg bw (Rat) (OECD 422)
Kulit LD50 > 2000 mg/kg (Rat) (OECD 423)
1213789-63-9 (Z)-octadec-9-enylamine, C16-18-(even numbered, saturated and unsaturated)-alkylamines Mulut LD50 1689 mg/kg (Rat)
73984-93-7 1,3,4-Thiadiazole-2(3H)-thione, 5-(tert-dodecyldithio)- Mulut LD50 > 5000 mg/kg (Rat)
Kulit LD50 > 2000 mg/kg (Rabbit) Amines, C10-14-tert-alkyl
Mulut LD50 612 mg/kg (Rat) Kulit LD50 251 mg/kg (Rat)
∙ Efek paling mengganggu:
∙ pada kulit: Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ pada mata: Efek iritasi.
∙ Sensitisasi: Sensitisasi dimungkinkan melalui sentuhan dengan kulit.
∙ Subakut pada keracunan kronis: Keterpaparan berulang dapat menyebabkan kulit kering dan mengelupas.
∙ Informasi tambahan terkait toksikologi:
Produk menampilkan bahaya berikut sesuai dengan metode perhitungan pada Panduan Klasifikasi UE Umum untuk Preparat sebagaimana diterbitkan dalam versi terbaru:
Menggangu
Dekomposisi panas menghasilkan uap dari plastik terfluorinasi bisa menyebabkan demam kabut polimer dengan gejala seperti flu pada manusia, terutama ketika merokok tembakau yang terkontaminasi.
∙ Efek CMR (bersifat karsinogen, mutagen, dan racun untuk reproduksi)
Produk ini tidak memenuhi kriteria untuk klasifikasi CMR (karsinogen, mutagen, beracun untuk reproduksi.
*
12 Informasi Ekologi
∙ Keracunan
∙ Keracunan dalam air:
Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
Hydrocarbons, C11-C14, n-alkanes, isoalkanes, cyclics, < 2% aromatics LL/EL/IL50 > 100 mg/l (Algea)
(read-across approach)
> 100 mg/l (Fish) (read-across approach)
(Berlanjut di halaman 8) ID
(Berlanjut di halaman 7)
110-25-8 oleoylsarcosine LC50 96 hr 1 – 10 mg/l (Fish)
EC50 48 hr 0,43 mg/l (Daphnia) (OECD 202)
Reaction products of fatty acids, C16-18, C18 unsatd. with Amines, polyethylenepoly-, triethylenetetramine fraction and 3-(C9–C15, C12 rich, alk-1-enyl)dihydro-2,5-furandione
LC50 96 hr 1000 mg/l (Fish) (OECD 203) EC50 48 hr 1000 mg/l (Daphnia) (OECD 202) EC50 72 hr 496 mg/l (Algea) (OECD 201)
1213789-63-9 (Z)-octadec-9-enylamine, C16-18-(even numbered, saturated and unsaturated)-alkylamines LC50 96 hr 0,11 mg/l (Fish)
EC50 48 hr 0,011 mg/l (Daphnia)
∙ Kekonsistenan dan penurunan kemampuan terurai 110-25-8 oleoylsarcosine
Biodegradability 85 % (-) (OECD 301B)
Reaction products of fatty acids, C16-18, C18 unsatd. with Amines, polyethylenepoly-, triethylenetetramine fraction and 3-(C9–C15, C12 rich, alk-1-enyl)dihydro-2,5-furandione
Biodegradability 10 % (-) (OECD 301D)
1213789-63-9 (Z)-octadec-9-enylamine, C16-18-(even numbered, saturated and unsaturated)-alkylamines Biodegradability 66 % (-) (OECD 301B)
∙ Perilaku dalam sistem lingkungan:
∙ Potensi bioakumulatif Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Mobilitas dalam tanah Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Efek ekotoksikal:
∙ Tanda: Berbahaya untuk ikan
∙ Informasi ekologis tambahan:
∙ Catatan umum:
Jangan biarkan produk yang belum diencerkan atau dalam jumlah besar menjangkau air tanah, saluran, atau sistem pembuangan.
∙ Efek merugikan lainnya Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
13 Pembuangan Limbah
∙ Metode penanganan limbah
∙ Saran
Tidak boleh dibuang bersama dengan sampah rumah tangga. Jangan izinkan produk menjangkau sistem pembuangan.
∙ Katalog limbah Eropa HP 14 Ecotoxic
∙ Pengemasan tidak bersih:
∙ Saran: Buang isi/wadah sesuai dengan peraturan Lokal/regional/nasional/internasional.
ID (Berlanjut di halaman 9)
*
14 Informasi Transpor/Pengangkutan
∙ Nomor UN
∙ ADR, ADN, IMDG, IATA Kosong
∙ UN Nama pengapalan yang tepat
∙ ADR, ADN, IMDG, IATA Kosong
∙ Kelas bahaya pengangkutan
∙ ADR, ADN
∙ Kelas Kosong
∙ Kelompok pengemasan
∙ ADR, IMDG, IATA Kosong
∙ Bahaya lingkungan: Tidak dapat diterapkan.
∙ Pencegahan khusus untuk pengguna Tidak dapat diterapkan.
∙ Pengangkutan massal sesuai dengan Lampiran II
MARPOL73/78 dan Kode IBC Tidak dapat diterapkan.
∙ UN "Peraturan Model": Kosong
*
15 Informasi yang Berkaitan dengan Regulasi
∙ Peraturan/undang-undang keselamatan, kesehatan, dan lingkungan khusus untuk zat atau campuran
∙ Elemen label GHS
Produk tersebut diklasifikasikan dan diberi label menurut Globally Harmonized System (GHS).
∙ Piktogram bahaya
GHS07
∙ Kata isyarat Peringatan
∙ Komponen penentu bahaya pada pelabelan:
oleoylsarcosine
Amines, C10-14-tert-alkyl
1,3,4-Thiadiazole-2(3H)-thione, 5-(tert-dodecyldithio)-
∙ Penjelasan bahaya
H319 Menyebabkan iritasi serius pada mata.
H317 Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit.
H412 Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
∙ Penjelasan pencegahan
P261 Hindari menghirup debu/asap/gas/kabut/uap/semprotan.
P264 Cuci sampai bersih setelah menangani produk.
P272 Pakaian kerja yang terkontaminasi tidak diperbolehkan dibawa keluar dari tempat kerja.
P273 Hindarkan pelepasan ke lingkungan.
P280 Kenakan sarung tangan pelindung / pelindung mata / pelindung wajah.
(Berlanjut di halaman 10) ID
(Berlanjut di halaman 9)
P302+P352 JIKA TERKENA KULIT: Cuci dengan banyak air.
P305+P351+P338 Jika terkena mata: Bilas secara hati-hati dengan air selama beberapa menit. Lepaskan lensa kontak jika memakainya dan mudah dilakukan. Lanjutkan membilas.
P321 Perawatan khusus (lihat pada label ini).
P333+P313 Jika terjadi iritasi kulit atau ruam: Segera minta saran/perhatian medis.
P337+P313 Jika iritasi mata berlanjut: dapatkan nasihat medis.
P362+P364 Tanggalkan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum dipakai kembali.
P501 Buang isi/wadah sesuai dengan peraturan Lokal/regional/nasional/internasional.
∙ Peraturan Nasional:
∙ Kelas bahaya air: Bahaya untuk air kelas 1 (Penilaian sendiri): sedikit berbahaya untuk air.
∙ Penilaian keselamatan bahan kimiawi: Penilaian Keselamatan Kimia telah dilaksanakan.
*
16 Informasi Lain
Informasi ini berdasarkan pengetahuan saat ini. Namun, ini tidak mendasari jaminan untuk fitur produk tertentu dan tidak dapat mendasari hubungan kontrak yang valid di mata hukum.
Lembar data keselamatan bahan ini hanya memberikan informasi yang berkaitan dengan keselamatan kerja dan bukan sebagai pengganti informasi produk atau spesifikasi produk.
Substansi berikut (s) di dalam produk ini (yang) diidentifikasi dengan jumlah CAS (s) ditampilkan di negara- negara tidak tunduk pada peraturan REACH.
Hydrocarbons, C11-C14, n-alkanes, isoalkanes, cyclics, < 2% aromatics: CAS 64742-47-8
Reaction products of fatty acids, C16-18, C18 unsatd. with Amines, polyethylenepoly-, triethylenetetramine fraction and 3-(C9–C15, C12 rich, alk-1-enyl)dihydro-2,5-furandione: CAS ---
∙ Frasa relevan (kode dan teks lengkap sebagaimana yang tertera di bab 3)
Kalimat ini tidak langsung berhubungan dengan produk, melainkan bertujuan memberikan informasi dan berhubungan dengan komponen individual yang ada di section 3.
H302 Berbahaya jika tertelan.
H304 Dapat berakibat fatal jika tertelan dan masuk ke dalam saluran pernapasan.
H311 Toksik jika terkena kulit.
H314 Menyebabkan luka bakar pada kulit dan kerusakan mata yang parah.
H315 Menyebabkan iritasi kulit.
H317 Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit.
H318 Menyebabkan kerusakan serius pada mata.
H330 Fatal jika terhirup.
H332 Berbahaya jika terhirup.
H335 Dapat menyebabkan iritasi pernapasan.
H361 Diduga merusak fertilitas atau janin.
H372 Menyebabkan kerusakan pada organ setelah paparan jangka panjang atau berulang.
H373 Dapat menyebabkan kerusakan pada organ setelah paparan jangka panjang atau berulang.
H400 Sangat toksik bagi kehidupan akuatik.
H410 Sangat toksik bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang H412 Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
H413 Dapat menyebabkan efek bahaya jangka panjang bagi kehidupan akuatik.
∙ Departemen yang menerbitkan MSDS: Product safety department.
∙ Kontak:
Head Laboratory
Email: [email protected]
(Berlanjut di halaman 11) ID
(Berlanjut di halaman 10)
∙ Singkatan dan akronim:
ADR: Accord européen sur le transport des marchandises dangereuses par Route (European Agreement concerning the International Carriage of Dangerous Goods by Road)
IMDG: International Maritime Code for Dangerous Goods IATA: International Air Transport Association
EINECS: European Inventory of Existing Commercial Chemical Substances ELINCS: European List of Notified Chemical Substances
CAS: Chemical Abstracts Service (division of the American Chemical Society) LC50: Lethal Concentration, 50 percent
LD50: Lethal Dose, 50 percent SVHC: Substances of Very High Concern
REACH: Registration, Evaluation, Authorisation and Restriction of Chemicals CLP: Classification, Labelling and Packaging of substances and mixtures ECHA: European Chemicals Agency
EC50: Effective Concentration, 50 percent IC50: Inhibitory Concentration, 50 percent
LL/EL/IL: Lethal Loading/Exposure Limit/Inhibition Limit LL50: Lethal Loading, 50 percent
EL50: Effective Loading, 50 percent IL50: Inhibitory Level, 50 percent
NOEC/NOEL: No Observed Effect Concentration / No Observed Effect Level OECD: Organisation for Economic Cooperation and Development Toks. akut 3: Acute toxicity – Category 3
Toks. akut 2: Acute toxicity – Category 2 Toks. akut 4: Acute toxicity – Category 4
Kor. kulit 1B: Skin corrosion/irritation – Category 1B Irit. kulit 2: Skin corrosion/irritation – Category 2
Ker. Mata 1: Serious eye damage/eye irritation – Category 1 Irit. mata 2A: Serious eye damage/eye irritation – Category 2A Sens. Kulit 1: Skin sensitisation – Category 1
Sens. Kulit 1: Skin sensitisation – Category 1 Pernap. 2: Reproductive toxicity – Category 2
STOT SE 3: Specific target organ toxicity (single exposure) – Category 3 STOT RE 1: Specific target organ toxicity (repeated exposure) – Category 1 STOT RE 2: Specific target organ toxicity (repeated exposure) – Category 2 Asp. Toks. 1: Aspiration hazard – Category 1
Akuatik Akut 1: Hazardous to the aquatic environment - acute aquatic hazard – Category 1 Akuatik Kronis 1: Hazardous to the aquatic environment - long-term aquatic hazard – Category 1 Akuatik Kronis 3: Hazardous to the aquatic environment - long-term aquatic hazard – Category 3 Akuatik Kronis 4: Hazardous to the aquatic environment - long-term aquatic hazard – Category 4
∙ * Data dibandingkan dengan versi sebelumnya yang telah diubah.
ID