• Tidak ada hasil yang ditemukan

RISET SAHAM HARIAN. Dipacu oleh penguatan bursa Global, IHSG berpotensi menguat. Samuel Equity Research Tuesday, 11 October 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RISET SAHAM HARIAN. Dipacu oleh penguatan bursa Global, IHSG berpotensi menguat. Samuel Equity Research Tuesday, 11 October 2016"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

RISET SAHAM HARIAN

Samuel Equity Research Tuesday, 11 October 2016

: 5,360.8

: -16.3 (-0.30%) : 4,050 Mn shrs : 5,327 Bn rupiah

CloseLast +/- %

ASII 8,275 75 0.9

TPIA 15,000 550 3.8

PPRO 1,465 100 7.3

MIKA 2,830 70 2.5

HMSP 4,030 -70 -1.7

TLKM 4,160 -40 -1.0

BBRI 11,850 -125 -1.0

BBCA 15,700 -100 -0.6

Foreign Net Buy / Sell

Net Buy (Rpbn) Net Sell (Rpbn)

BBNI 21 TLKM 49

BBCA 18 BMRI 30

INDF 11 BBRI 25

EXCL 10 UNTR 23

ICBP 8 ASII 16

Money Market Last

Close +/- %

USD/IDR 12,978 -7.0 0.1

JIBOR O/N 5.0 0.2 -

Infl (MoM) 0.2 - -

Dual Listing Securities Last

Close +/- %

TLKM 64.1 -0.1 -0.1

ISAT 34.9 -0.8 -2.3

EIDO 26.3 0.1 0.5

World Indices Last

Close +/- %

DJIA 18,329 89 0.5

S&P 500 2,164 10 0.5

Euro Stoxx 3,036 35 1.2

MSCI World 1,719 7 0.4

Nikkei 16,993 132 0.8

Hang Seng 23,852 -101 -0.4

Commodities Last

Close +/- %

WTI Oil 51 1.5 3.1

CPO Malay 2,542 -19.0 -0.7

Coal Newc 84 -0.4 -0.5

Changes Changes

Changes

Changes Lagging Movers

Market Activity Tuesday, 11 Oct 2016

Market Index Index Movement Market Volume Market Value

Changes Leading Movers

Dipacu oleh penguatan bursa Global, IHSG berpotensi menguat

Semalam mayoritas bursa AS ditutup menguat, dipimpin oleh kenaikan saham – saham berbasis energy, di mana kenaikan terjadi akibat kenaikan harga minyak menjelang pertemuan OPEC. Selain itu, debat calon presiden AS, Hillary Clinton dan Donald Trump, yang dinilai sama – sama kuat, turut memberikan sentimen tambahan bagi pasar. Sama halnya dengan bursa AS, mayoritas bursa Eropa pun ditutup menguat, mengiringi sentimen positif dari harga minyak yang naik sekitar 3%.

Pada pagi ini, mayoritas bursa utama regional Asia dibuka cenderung variatif, dengan Nikkei225 dibuka menguat, namun Hang Seng cenderung melemah. Untuk dalam negeri, IHSG kemarin ditutup melemah 0.3% ke level 5,360.8 % dan investor asing mencatatkan net sell tipis sebesar Rp140 miliar di pasar reguler. Namun, untuk hari ini, kami memprediksi IHSG mampu bergerak menguat, menyusul penguatan yang terjadi pada mayoritas bursa global, dan penguatan harga minyak dunia. Pelaku pasar tengah menantikan laporan keuangan 9M16 yang akan keluar pada bulan Oktober ini, yang berlangsung sampai dengan akhir bulan ini.

Highlights

WSBP : Incar proyek beton di ruas tol Kapal Betung

KIJA : Pertahankan target pre sales tahun ini

KAEF : Terus berekspansi

EXCL : Bidik jual 2 juta unit hingga akhir 2017

ANTM : Segera rampungkan proyek Feronikel Pomalaa

SIDO : Berencana melepas kembali saham treasuri

Semen : Penjualan semen September turun 3% y-y

Telekomunikasi: KPPU panggil ISAT dan EXCL terkait dugaan kartel

Telekomunikasi: Orang RI suka internetan ketika macet

Banking : Pertumbuhan kredit masih melemah

Plantation : Persediaan mulai meningkat

(2)

WSBP: Incar proyek beton di ruas tol Kapal Betung

 PT Waskita Beton Precast, Tbk (WSBP) tengah mengincar tender pengadaan beton untuk jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) sepanjang 137 kilometer (km), dengan nilai kontrak sebesar Rp1tn

 Adapun proyek tersebut (Kapal Betung) konsesinya dipegang oleh perusahaan satu grup, yakni PT Waskita Toll Road. Di proyek tol ini, Waskita Toll Road mengambilalih 60% saham dari PT Sriwijaya Makmore Persada pada Mei lalu, dengan dana akuisisi senilai Rp300miliar. (Kontan). WSBP: Buy 27.1x P/E17E dan 2.6x PBV17E.

KIJA: Pertahankan target pre sales tahun ini

 PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA), YTD telah membukukan perolehan pre sales sebesar 60% dari FY16E sebesar Rp1.4tn. Kawasan industri di Kendal yang ditargetkan dibuka Nov16 menjadi salah satu sumber pencapaian target FY16E pre sales tersebut.

 Adapun saat ini harga jual lahan di wilayah tersebut sebesa r Rp.2juta/m2 atau naik 20%YoY. Sepanjang 6 bulan terakhir, kawasan tersebut telah memberikan kontribusi sebesar Rp60miliar pre sales atau 23.81% dari target sebesar Rp252miliar.

 KIJA juga akan mengembangkan kawasan industri di Moratai, Maluku dan kawasan industri existing lainnya untuk mendorong pencapaian target tahun ini. ( Kontan).

KIJA: Buy 11.5x P/E17E dan 1.2x PBV17E.

KAEF: Terus berekspansi

 KAEF terus berkespansi dengan menganggarkan capex Rp 1 triliun lebih di tahun depan, naik dari Rp 958 miliar di tahun ini. Setelah melakukan groundbreaking pembangunan pabrik bahan baku obat kemarin, perseroan akan memulai pembangunan pabrik garam industri dan pembangunan rumah sakit.

 Pabrik bahan baku obat itu merupakan kerja sama dengan perusahaan Korea Selatan bernama Sungwun Pharmacopia Co Ltd. Pabrik itu berdiri di Cikarang senilai Rp 132 miliar di luar investasi lahan. Mulai komersialisasinya pa da tahun 2018 dengan total kapasitas produksi 30 juta ton per tahun meliputi 8 jenis bahan baku obat.

 Pabrik itu diperkirakan menambah penjualan USD 134 juta dan laba USD 26 juta dalam 10 tahun ke depan dengan payback period 4 tahun dan 9 bulan. ( Investor Daily) KAEF: Non-Coverage.

(3)

EXCL: Bidik jual 2 juta unit hingga akhir 2017

 PT XL Axiata Tbk (EXCL) menargetkan penjualan mobile broadband (MBB) mencapai 2 juta produk dan menyumbang pendapatan Rp 1 triliun hingga akhir 2017. Hal ini seiring dengan meluasnya jaringan 4G LTE EXCL

 Layanan ini menggunakan perangkat router atau MiFi untuk membagi koneksi internet 4G secara Wifi ke 10-32 smartphone atau laptop. Jaringan ini menggunakan teknologi 4T4R dan alokasi spectrum selebar 15MHz, EXCL memberikan klaim kestabilan dan kecepatan internet hingga 150Mbps . (Bisnis Indonesia). Telekomunikasi: Under Review.

ANTM : Segera rampungkan proyek Feronikel Pomalaa

 PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) segera merampungkan proyek perluasan pabrik feronikel Pomalaa (P3FP) menjelang akhir tahun ini. Hal itu ditandai rampungnya pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 2x30 megawatt (MW) senilai US$ 145 juta. (Investor Daily).

Comment:

 Kami melihat selesainya proyek P3FP tersebut, dapat meningkatkan kapasitas produksi ferronikel menjadi 27-30 ribu nikel dalam feronikel (TNi). Selain itu beroprasinya PLTU ini dapat menurunkan biaya energi feronikel ANTM yang diharapakan akan turun sekitar 15%-20%.

 Sehingga kedepannya ANTM akan tetap menjadi salah satu produsen feronikel dengan tingkat biaya produksi paling rendah.

 Serta kami melihat prospek nikel tetap memberi outlook positif dengan tingkat permintaan global relatif meningkat dan memberikan profitabilitas yang solid.

ANTM: Buy 75.2x P/E17E dan 1.0x PBV17E.

SIDO: Berencana melepas kembali saham treasuri

 PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) berencana untuk melepas kembali saham treasuri yang dimilikinya. Hingga kini, jumlah saham treasuri yang dimiliki sebanyak 259,87 juta. Rencananya, penjualan saham akan dilakukan pada periode 26 Oktober 2016, hingga 24 Oktober 2018. ( Kontan) SIDO: Buy; 16E’PE:

16.2x, PBV: 2.9x.

Semen: Penjualan semen September turun 3% y-y

 Penjualan semen pada September 2016 turun 3,3% y-y menjadi 5,64 juta ton. Hal ini disebabkan oleh turunnya kebutuhan semen di sektor perumahan dan apartemen. Hingga September 2016, penjualan semen mencapai 44,71 juta ton,

(4)

Telekomunikasi: KPPU panggil ISAT dan EXCL terkait dugaan kartel

 Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) segera memanggil dua operator telekomunikasi PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) untuk mengklarifikasi dugaan praktik kartel terkait pembentukan joint venture (JV) PT One Indonesia Synergy. KPPU melihat adanya 3 indikasi yaitu, price fixing, market allocation dan output restriction.

 EXCL memberikan keterangan bahwa pembentukan JV ini merupakan bagian dari upaya efisiensi biaya terkait pengembangan jaringan 4G LTE. ( Investor Daily).

Telekomunikasi: Under Review.

Telekomunikasi: Orang RI suka internetan ketika macet

 Pengelola web dan software asal Amerika Serikat, Opera, mengungkapkan sebagian besar penduduk Indonesia lebih memilih terkoneksi dengan internet dibandingkan ditemani oleh keluarga atau kerabatnya saat menunggu dan menghindari kemacetan lalu lintas.

 Dari 1.000 responden yang disurvey, sekitar 78% menyatakan menunggu terurainya kemacetan lalu lintas akan terasa lebih baik jika memiliki internet, lebih tinggi dibandingkan dengan responden yang menyatakan lebih memilih berbincang bersama teman, atau keluarga mereka, hanya 52,9%

 Hasil survey juga menyatakan browsing dan menggunakan aplikasi me dia social di ponsel pintar (smartphone) merupakan pilihan utama sambil menunggu macet terurai. (Investor Daily). Telekomunikasi: Under Review.

Banking: Pertumbuhan kredit masih melemah

 Penyaluran kredit perbankan hingga 9M16 diperkirakan BI hanya tumbuh sekitar 6%yoy, namun akan naik menjadi 7-9% pada akhir tahun ini. Sejumlah bankir menilai permintaan kredit infrastruktur akan meningkat di 4Q16 karena banyaknya proyek infrastruktur yang membutuhkan dana. Sementara itu, kredit perumahan sebelumnya diberitakan juga mulai meningkat menyusul penurunan suku bunga dan relaksasi aturan.

 Pertumbuhan kredit BBCA hanya sekitar 5%yoy saat ini karena lemahnya sektor kredit korporasi, ritel, dan komersial. Sementara itu, kredit BMRI saat ini tumbuh sekitar 10% dan diperkirakan naik hingga 10-12% di akhir 2016. Untuk BBTN, kredit saat ini naik 16-17% dan diperkirakan menguat ke 18-20% di akhir tahun ini.

(Investor Daily, Bisnis Indonesia) Banking: Neutral.

(5)

Plantation: Persediaan mulai meningkat

 Data Malaysian Palm Oil Board (MPOB) pada Sep’16 menunjukkan peningkatan persedian sebesar 5.7% menjadi 1.55 juta ton. Hal tersebut ditopang dengan meningkatnya produksi 0.8% dan menurunnya ekspor sebesar 20.4%. (Bisnis Indonesia).

Comment:

 Kami melihat naiknya persediaan masih relatif rendah secara historis yang kurang dari 2 juta ton. Bahkan jika produksi pada 2H16 diperkirakan bertumbuh persedia an CPO tidak langsung pulih. Dan kami melihat produksi sepanjang tahun 2016 masih akan lebih rendah dalam beberapa bulan mendatang.

 Kami melihat secara global pasokan tahun ini relatif berkurang jika dibandingkan tahun sebelumnya. Sehingga hal tersebut dapat menjaga harga CPO.

 Permintaan CPO India diprediksi akan meningkat sebesar 12% pada Okt’16. Pada 2016, peningkatan impor terjadi akibat berkurangnya persediaan di negara tersebut. Plantation: Overweight.

(6)

Ticker Rec. JCI Wgt Last price 1D Chg 5D Chg 1M Chg YTD Chg TP Cons TP SSI Upside

(%) (Rp) (%) (%) (%) (%) (Rp) (Rp) (%) 16E 17E 16E 17E 16E 17E 16E 17E

Banks

BMRI HOLD 4.4 10900 0.0 (3.33) 0.5 17.8 10786 10300 -5.5 13.7 11.2 1.6 1.5 12.0% 13.2% n/a n/a

BBCA HOLD 6.6 15700 (0.6) (1.72) 4.3 18.0 15531 14900 -5.1 20.3 17.3 3.7 3.2 18.3% 18.4% n/a n/a

BBRI BUY 5.0 11850 (1.0) (3.46) 0.9 3.7 12914 13700 15.6 11.3 9.5 2.0 1.7 17.9% 18.3% n/a n/a

BBNI BUY 1.7 5300 0.0 (5.78) (6.6) 6.2 6233 6300 18.9 9.3 7.3 1.1 1.0 12.2% 13.9% n/a n/a

BBTN BUY 0.3 1920 (0.3) (0.52) (4.0) 48.3 2184 2300 19.8 8.7 7.7 1.1 1.0 12.4% 12.6% n/a n/a

Consumer (Staples)

ICBP BUY 1.9 9625 0.5 (1.28) 2.1 42.9 10078 10300 7.0 30.2 27.0 6.3 5.6 21.0% 20.8% 22.7 19.3

INDF BUY 1.3 8725 (2.0) (4.64) 6.4 68.6 9837 9900 13.5 19.4 16.4 2.6 2.3 13.2% 14.2% 10.2 9.1

KLBF HOLD 1.4 1715 0.3 (0.58) 0.3 29.9 1751 1700 -0.9 36.5 30.6 6.8 6.0 18.7% 19.6% 24.6 20.7

ROTI BUY 0.1 1595 (0.3) (3.33) 2.2 26.1 1705 2000 25.4 30.1 22.5 5.7 4.7 18.9% 21.1% 14.0 12.4

ULTJ BUY 0.2 4650 1.1 8.64 3.3 17.9 5663 5300 14.0 21.3 17.4 4.8 4.0 22.5% 23.0% 13.5 11.6

UNVR HOLD 5.9 44600 0.2 (1.33) (0.3) 20.5 43623 45200 1.3 53.3 47.6 63.4 55.5 118.9% 116.6% 37.2 34.0

SIDO BUY 0.1 550 (2.7) (0.90) 5.8 0.0 628 730 32.7 17.2 14.1 3.0 2.9 17.7% 20.4% 7.8 6.2

Cigarette

HMSP HOLD 8.1 4030 (1.7) (1.95) 3.6 7.2 4202 4390 8.9 39.6 35.4 13.2 12.0 33.3% 33.8% 28.4 25.6

GGRM BUY 2.2 65025 (1.3) 0.19 6.4 18.2 74929 77150 18.6 19.1 18.4 2.9 2.6 15.2% 14.1% 12.4 11.4

Healthcare

MIKA BUY 0.7 2830 2.5 1.43 2.9 17.9 3046 2950 4.2 61.5 54.4 11.5 10.4 18.6% 19.0% 33.4 30.1

SILO BUY 0.2 10400 0.0 0.97 (2.8) 6.1 12206 12500 20.2 138.7 107.2 5.6 5.1 4.1% 4.8% 18.1 14.8

Retail

MAPI BUY 0.1 4500 (0.7) (2.17) 0.4 18.6 5087 5500 22.2 39.8 23.8 2.3 2.1 5.8% 8.9% 7.9 6.3

RALS BUY 0.2 1225 4.3 7.46 6.1 89.9 1281 1570 28.2 16.6 11.2 2.4 2.1 14.2% 18.4% 18.1 16.9

ACES HOLD 0.3 850 0.6 (3.41) (11.5) 3.0 975 950 11.8 29.3 21.8 4.9 4.2 16.8% 19.2% 16.3 14.4

LPPF HOLD 0.9 18200 0.1 (5.21) 0.7 3.4 22005 23150 27.2 20.9 18.7 22.2 14.0 106.4% 74.5% 16.6 14.8

Telco

EXCL BUY 0.5 2600 (1.5) (6.14) (3.0) (27.8) 3789 4550 75.0 17.1 16.8 1.4 1.4 8.4% 8.1% 5.6 4.8

ISAT HOLD 0.6 6350 0.0 0.79 22.1 15.5 7906 6600 3.9 28.7 19.3 2.6 2.3 8.9% 12.0% 4.1 3.7

TLKM HOLD 7.3 4160 (1.0) (5.02) 2.7 34.6 4655 3500 -15.9 25.1 22.2 5.1 4.6 20.5% 20.5% 8.1 7.4

Auto and HE

ASII BUY 5.8 8275 0.9 (2.36) 0.6 37.9 8575 9000 8.8 21.0 17.8 3.1 2.7 14.8% 15.2% 15.3 14.7

UNTR BUY 1.2 18850 (3.1) 2.72 7.7 11.2 18270 20500 8.8 16.3 14.4 1.7 1.6 10.7% 11.4% 4.5 3.9

Aviation

GIAA HOLD 0.2 406 (0.5) (4.25) (6.9) 31.4 446 490 20.7 10.3 10.3 0.6 0.7 6.3% 6.5% 3.8 3.7

Property

BSDE BUY 0.7 2140 (1.4) (4.89) 2.9 18.9 2416 2350 9.8 16.7 13.6 1.9 1.6 11.1% 11.8% 12.2 10.7

PWON BUY 0.5 650 (2.3) (5.80) 5.7 31.0 704 710 9.2 23.2 21.7 3.9 3.4 17.0% 15.8% 9.3 8.1

KPIG BUY 0.2 1550 0.0 - 19.2 9.9 n/a 1810 16.8 36.0 30.4 1.3 1.2 3.5% 4.1% n/a n/a

ASRI HOLD 0.2 454 (2.2) (4.62) (4.2) 32.4 442 390 -14.1 14.2 13.0 1.3 1.2 9.0% 9.1% 6.6 5.8

SMRA BUY 0.4 1740 (1.1) (2.52) 2.7 5.5 1889 1750 0.6 28.1 26.8 3.1 2.8 11.2% 10.5% 11.5 10.4

Construction

PTPP HOLD 0.4 4200 0.2 (3.89) (4.1) 8.4 5416 4000 -4.8 21.6 17.1 4.1 3.4 18.9% 20.1% 10.8 9.5

ADHI HOLD 0.1 2370 0.0 (4.44) (9.2) 10.7 3301 2700 13.9 14.3 10.3 1.5 1.4 10.5% 13.1% 6.8 6.0

WSKT BUY 0.6 2630 0.4 (2.23) 1.5 57.5 3255 2900 10.3 22.8 18.8 3.3 2.9 14.5% 15.4% 22.8 19.3

WIKA BUY 0.3 2770 (2.1) (5.46) (11.5) 4.9 3660 3300 19.1 21.8 16.7 3.4 3.0 15.7% 17.8% 10.1 8.7

WSBP BUY 0.3 575 0.0 9.52 n/a n/a 730 690 20.0 28.8 23.0 2.4 2.2 8.4% 9.4% 22.8 17.9

Cement

INTP HOLD 1.1 17800 (0.8) - 4.4 (20.3) 18146 18000 1.1 13.7 12.4 2.5 2.3 18.3% 18.6% 8.5 7.2

SMGR HOLD 1.1 10300 (1.0) (0.96) 2.5 (9.6) 11182 10000 -2.9 13.1 11.9 2.1 1.9 16.2% 16.3% 6.2 5.2

SMCB SELL 0.1 1005 (0.5) (4.29) (10.7) 1.0 998 920 -8.5 -125.6 83.8 0.9 0.9 -0.7% 1.1% 10.5 8.6

Utility

PGAS BUY 1.1 2610 0.4 (9.06) (7.1) (4.9) 3086 3375 29.3 11.6 9.4 1.4 1.3 12.1% 13.3% 7.5 6.6

JSMR BUY 0.5 4670 (0.2) - (1.9) (10.6) 6360 6500 39.2 16.6 17.6 2.7 2.5 16.2% 14.3% 10.6 10.2

Coal and Metal

ANTM BUY 0.3 790 (1.3) (1.86) 14.5 151.6 770 840 6.3 -37.6 75.2 1.0 1.0 -2.8% 1.4% 33.2 26.4

INCO HOLD 0.5 2670 0.0 (14.70) (5.3) 63.3 1927 2800 4.9 197.7 28.2 1.1 1.0 0.6% 3.7% 14.1 9.2

TINS HOLD 0.1 795 0.0 (4.79) (0.6) 57.4 768 850 6.9 33.1 16.6 1.1 1.0 3.3% 6.3% 5.9 5.1

ITMG HOLD 0.3 13025 1.2 16.29 16.8 127.5 13431 8800 -32.4 2.2 2.8 0.3 0.3 11.5% 9.0% 5.0 5.5

ADRO BUY 0.8 1385 0.7 6.54 9.1 168.9 1380 1500 8.3 30.9 26.0 1.8 1.7 5.8% 6.6% 8.9 7.8

PTBA BUY 0.4 11200 3.2 12.56 10.6 147.5 11992 12000 7.1 16.1 11.1 2.6 2.3 16.1% 20.3% 14.2 8.8

Plantation

AALI BUY 0.5 15200 (0.8) 1.33 (7.0) 0.6 16885 17000 11.8 17.6 16.7 1.9 1.8 10.7% 10.7% 13.3 12.1

LSIP BUY 0.2 1500 (1.0) (3.85) (5.1) 13.6 1693 1830 22.0 16.1 12.6 1.3 1.2 8.1% 9.7% 6.1 4.9

SIMP BUY 0.1 486 (0.4) (2.02) (2.8) 46.4 516 600 23.5 16.8 11.3 0.5 0.5 3.3% 4.8% 5.9 5.5

Poultry

CPIN BUY 1.0 3650 (1.4) (3.69) 2.2 40.4 3968 4800 31.5 17.2 15.0 2.2 2.0 13.0% 13.2% 13.9 12.7

JPFA BUY 0.3 1745 (1.1) (1.41) 6.1 174.8 1894 2000 14.6 11.6 10.4 2.2 1.8 19.1% 17.7% 9.4 12.0

MAIN BUY 0.1 1515 (1.9) (2.26) (14.4) (0.7) 2306 2280 50.5 8.9 8.0 1.4 1.3 16.3% 15.9% 11.7 9.7

Other Sectors

AKRA HOLD 0.4 6375 (0.8) (1.92) (6.3) (11.1) 7489 7000 9.8 20.8 18.0 3.6 3.2 17.4% 17.7% 15.0 12.1

Source: SSI Research, Bloomberg

Note: GIAA, PGAS, ITMG, ADRO, INCO report in USD.

EV/EBITDA (x)

PE PBV ROE

(7)

Regional Indices 1D Change

Points 1D 3D 1W 1M 3M YTD 1YR High Low

World 6.89 1,719 0.40 0.05 0.09 0.66 2.57 3.40 2.72 1,750 1,460

U.S. (S&P) 9.92 2,164 0.46 0.18 0.11 1.68 1.24 5.86 7.38 2,194 1,810

U.S. (DOW) 88.55 18,329 0.49 0.26 0.41 1.35 0.56 5.19 7.28 18,668 15,451

Europe 35.19 3,036 1.17 0.31 1.24 (0.57) 5.21 (7.09) (6.60) 3,524 2,673

Emerging Market 3.87 919 0.42 0.18 0.34 1.03 8.50 15.68 6.91 930 687

FTSE 100 53.11 7,098 0.75 0.91 1.63 4.73 6.20 13.70 n/a 7,122 5,500

CAC 40 47.35 4,497 1.06 0.16 0.98 0.13 5.46 (3.01) (4.34) 5,012 3,892

Dax 133.22 10,624 1.27 0.36 1.08 0.48 8.04 (1.11) 5.22 11,431 8,699

Indonesia (16.32) 5,361 (0.30) (1.10) (1.89) 1.49 5.76 16.72 16.81 5,483 4,331

Japan 139.71 17,000 0.83 1.07 2.42 0.20 12.53 (10.69) (7.80) 20,012 14,864

Australia 16.57 5,492 0.30 0.16 0.15 2.86 2.90 3.70 4.02 5,611 4,707

Korea 1.79 2,059 0.09 (0.32) 0.18 1.02 3.52 4.96 1.94 2,074 1,818

Singapore (5.00) 2,870 (0.17) (0.40) (0.02) (0.11) (0.21) (0.43) (4.28) 3,105 2,528

Malaysia (0.06) 1,665 (0.00) 0.14 0.77 (1.25) 0.69 (1.61) (2.42) 1,729 1,601

Hong Kong (100.68) 23,852 (0.42) 0.69 2.38 (1.03) 15.99 8.84 6.20 24,364 18,279

China 43.44 3,048 1.45 2.02 2.27 (1.00) 1.78 (13.87) (4.24) 3,685 2,638

Taiwan (18.50) 9,266 (0.20) (0.24) 1.08 2.34 7.23 11.13 9.71 9,303 7,628

Thailand (47.32) 1,457 (3.15) (3.50) (2.28) 0.81 (0.77) 13.12 3.24 1,558 1,221

Philipines (43.58) 7,535 (0.58) (1.38) (1.86) (0.62) (4.20) 8.38 5.54 8,118 6,084

Monetary Indicators 1D Change

Points 1W 1M 3M YTD 1YR High Low

JIBOR Overnight (%) 0.21 5.00 (0.62) (0.20) (2.18) (34.13) (14.40) 8.26 4.63

Foreign Reserve (US$bn) n/a 115.67 n/a 1.88 5.36 9.19 13.72 115.67 100.24

Inflation Rate (%) n/a 0.22 n/a 1200.00 (66.67) (77.08) 540.00 0.96 (0.45)

US Fed Rate (%) 0.00 0.50 0.00 0.00 0.00 0.00 100.00 0.50 0.25

Indo Govt Bond Yld (10yr) - % (0.00) 7.11 1.54 2.70 0.16 (18.72) (17.51) 9.11 6.77

Exchange Rate (per US$) 1D Change

Currency Points 1D 3D 1W 1M 3M YTD 1YR High Low

Indonesia (7.00) 12978 0.05 0.15 0.04 0.93 6.24 6.24 3.29 14,095 12,920

Japan 0.29 103.90 (0.28) 0.05 (0.96) (1.97) 15.71 15.71 15.53 123.76 99.02

UK (0.00) 1.23 (0.15) (2.16) (3.02) (7.45) (16.23) (16.23) (19.57) 1.55 1.18

Euro (0.00) 1.11 (0.04) (0.15) (0.62) (0.90) 2.50 2.50 (1.97) 1.16 1.05

China 0.04 6.71 (0.53) (0.53) (0.53) (0.41) (3.19) (3.19) (5.72) 6.71 6.32

Commodities Indicators 1D Change

Spot Points 1D 3D 1W 1M 3M YTD 1YR High Low

Oil (0.05) 51.30 (0.10) 1.70 5.36 11.81 14.61 38.50 3.36 51.67 26.05

CPO (19.00) 2,542.00 (0.74) (0.55) (3.57) (3.71) 13.43 2.29 14.66 2,793.00 2,186.00

Rubber 0.50 674.00 0.07 0.45 1.28 1.66 (0.81) 24.93 1.89 728.50 506.50

Coal (0.40) 84.05 (0.47) 0.54 3.64 20.59 41.86 66.11 56.81 69.00 69.00

Iron Ore (0.03) 57.77 (0.05) 1.42 1.89 (0.40) 7.78 33.11 1.00 69.70 37.50

Tin 93.00 20,175.00 0.46 0.94 0.57 4.23 13.19 38.27 23.91 20,295.00 13,223.80

Nickel 320.00 10,520.00 3.14 4.37 1.64 1.45 6.48 19.27 0.19 11,030.00 7,550.00

Copper 70.50 4,848.50 1.48 1.02 0.61 4.65 2.93 3.05 (8.43) 5,350.00 4,318.00

Gold 1.40 1,258.90 0.11 0.73 (0.58) (5.40) (7.20) 18.74 8.87 1,377.50 1,046.20

Source: SSI Research, Bloomberg

Last Price

Last Price Change (%) 1 Year

Change (%) 1 Year

Last Price

Last Price Change (%) 1 Year

Change (%) 1 Year

(8)

Research Team

Andy Ferdinand, CFA Head Of Equity Research,Strategy, Banking, Consumer

[email protected] +6221 2854 8148

Rangga Cipta Economist [email protected] +6221 2854 8396

Muhamad Makky Dandytra, CFTe Technical Analyst [email protected] +6221 2854 8382 Akhmad Nurcahyadi, CSA Auto, Aviation, Cigarette, Construction

Healthcare, Heavy Equipment, Property

[email protected] +6221 2854 8144 Arandi Ariantara Cement, Telecommunication, Utility [email protected] +6221 2854 8392 Marlene Tanumihardja Poultry, Retail, Small Caps [email protected] +6221 2854 8387 Sharlita Lutfiah Malik Mining, Plantation [email protected] +6221 2854 8339 Adde Chandra Kurniawan Research Associate [email protected] +6221 2854 8338

Private Wealth Management

Evelyn Satyono Head of PWM /

Head of Institutional Marketing

[email protected] +6221 2854 8380 Muhamad Alfatih CSA, CTA, CFTe Senior Technical Portfolio Advisor [email protected] +6221 2854 8129 Ronny Ardianto Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8399 Clarice Wijana Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8395

Wahyudi Budiono Dealer [email protected] +6221 2854 8152

Equity Sales Team

Kelvin Siwah Long Head of Equities [email protected] +6221 2854 8150

Yulianah Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8146

Indra S. Affandi Institutional Equity Sales [email protected] +6221 2854 8334 Lucia Irawati Head of Retail Equity Sales [email protected] +6221 2854 8173

Ferry Khusaeri Equity Sales [email protected] +6221 2854 8304

Iwan Setiadi Equity Sales [email protected] +6221 2854 8313

Lia Chaterina Equity Sales [email protected] +6221 2854 8315

Amelia Sintama Equity Sales [email protected] +6221 2854 8308

Salt World Widjaja Equity Sales [email protected] +6221 2854 8163

Jovita Widjaja Equity Sales [email protected] +6221 2854 8314

James Wihardja Equity Sales [email protected] +6221 2854 8397

Joseph Soegandhi Equity Sales [email protected] +6221 2854 8872

Dian Anggraeni Equity Sales [email protected] +6221 2854 8301

Sylviawati Equity Sales [email protected] +6221 2854 8112

Verawati Gunawan Equity Sales [email protected] +6221 2854 8312

Cenni Liawisusi Equity Sales [email protected] +6221 2854 8303

Frans Ferdiansah Equity Sales [email protected] +6221 2854 8337

Muhamad Faisyal Dealer [email protected] +6221 2854 8155

Wulan Budi Setyowati Dealer [email protected] +6221 2854 8369

Bismar Ferryaman Dealer [email protected] +6221 2854 8368

Online Trading Sales Team

Nugroho Nuswantoro Head Of Marketing OLT [email protected] +6221 2854 8372

Wahyu Widodo Marketing [email protected] +6221 2854 8371

Rina Lestari Customer Service [email protected] +6221 2854 8180

Martha Lamtiurma Tampubolon Customer Service [email protected] +6221 2854 8182

Mohamad Andhika Prasetia Customer Service [email protected] +6221 2854 8183

DISCLAIMERS : Analyst Certification : The views expressed in this research accurately reflect the personal views of the analyst(s) about the subject securities or issuers and no part of the compensation of the analyst(s) was, is, or will be directly or indirectly related to the inclusion of specific recommendations or views in this research. The analyst(s) principally responsible for the preparation of this research has taken reasonable care to achieve and maintain independence and objectivity in making any recommendations. This document is for information only and for the use of the recipient. It is not to be reproduced or copied or made available to others. Under no circumstances is it to be considered as an offer to sell or solicitation to buy any security. Any recommendation contained in this report may not be suitable for all investors. Moreover, although the information contained herein has been obtained from sources believed to be reliable, its accuracy, completeness and reliability cannot be guaranteed. All rights reserved by PT Samuel Sekuritas Indonesia.

Referensi

Dokumen terkait

Bursa Wall Street semalam ditutup menguat dengan mayoritas kenaikan pada saham – saham berbasis keuangan dan energi, terutama setelah kenaikan harga minyak dunia.. Harga minyak

Kemampuan siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Kuala Tungkal tahun ajaran 2013/2014 dalam bercerita dengan alat peraga dapat diketahui melalui penilaian dari

Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pelaksana Harian Badan Narkotika Kabupaten, Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan

Penelitian ini merupakan penelitian uji diagnostik untuk mengui sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaan sitologi aspirasi jarum halus dibandingkan dengan pemeriksaan

Independensi kekuasaan kehakiman di Indonesia dijamin dalam Pasal 24 Ayat (1) UUD 1945 (“Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan

Menurut Wahbah al-Zuhaliy (t.th.: 153), latar belakang pengorbanan yang dilakukan Qabil dan Habil disebabkan oleh perselisihan dalam penentuan jodoh. Aturan perkawinan yang

– Tugas terapis: tidak menggunakan teknik terapi tertentu atau menginterpretasi perilaku klien, melainkan menciptakan atmosfer di mana klien merasa aman untuk mengekspresikan

Penelitian ini tentang etika pergaulan dalam Alquran dan implikasinya terhadap pembelajaran PAI di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan etika pergaulan dalam