• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. Perubahan Renstra Dinas Kelautan DAN Perikanan I - 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. Perubahan Renstra Dinas Kelautan DAN Perikanan I - 1"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Dalam rangka mewujudkan rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Kutai Timur, melalui amanat UU Nomor 5 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, maka Pemerintah Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur telah menyusun Dokumen Renstra tahun 2016 – 2021.

Namun demikian untuk menjaga konsistensi dan keberlanjutan pelaksanaan Renstra mengingat telah terbitnya Perubahan RPJMD Kutai Timur tahun 2016 – 2021, maka perlu dipertimbangkan aspek kesesuaian antara visi, misi, tujuan, sasaran, kebijakan dan strategi yang selaras dan termonitor dengan baik.

Perubahan atas dokumen Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur tahun 2016 – 2021 dilakukan atas dasar beberapa pertimbangan sebagai berikut :

1. Adanya perubahan RPJMD Kabupaten Kutai Timur tahun 2016 – 2021.

2. Penyelarasan Rencana Strategi terhadap pelaksanaan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang disebabkan adanya pergeseran sebagian kewenangan urusan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur ke Provinsi Kalimantan Timur.

3. Penyelarasan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah yang menyebabkan adanya perubahan struktur organisasi perangkat daerah dengan ditertibkannya Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Kutai Timur.

4. Adanya perubahan beberapa strategi, kebijakan dan Program dari Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur. Perubahan tersebut diperlukan terkait dengan upaya mengatasi berbagai permasalahan yang berkembang secara cepat serta upaya mempercepat keberhasilan

(2)

pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Kutai Timur khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan.

Secara ringkas, perubahan Revisi Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan tahun 2016 – 2021 dilakukan dengan perbaikan rumusan dan penyajian dokumen sebagaimana terlihat pada Tabel 1.1 berikut :

Tabel 1.1. Rincian Perubahan Renstra tahun 2016 – 2021 Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur

BAB PERUBAHAN

RENSTRA LAMA RENSTRA REVISI

BAB I

Pendahuluan

Latar Belakang mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan lama

Penambahan alasan revisi Renstra tahun 2016 - 2021

BAB IV

Tujuan dan sasaran

Deskripsi Visi dan Misi Dinas Kelautan dan Perikanan, tujuan dan sasaran, strategi dan arah kebijakan

Perubahan visi Dinas Kelautan dan Perikanan disesuaikan dengan Visi Kabupaten Kutai Timur

BAB VI

Rencana Program dan Kegiatan serta Pendanaan

Menguraikan penyusunan program dan kegiatan SKPD

Memperbaiki uraian program

Dinas Kelautan dan

Perikanan sesuai dengan peraturan yang berlaku

BAB V

Strategi dan Arah Kebijakan

Terangkum dalam Bab IV Menambahkan Bab baru sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017

BAB VII

Indikator kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan yang

mengacu pada

tujuan sasaran RPJMD

Uraian Indikator Kinerja ditetapkan dengan menggunakan parameter kinerja

Penyesuaian Indikator Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan dengan RPJMD Perubahan

(3)

Sistem perencanaan pembangunan yang berlaku saat ini di Indonesia mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Sebagai tindak lanjut dari kedua undang-undang tersebut maka diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Berdasarkan peraturan perundangan tersebut disebutkan bahwa Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat dengan Renstra-SKPD adalah dokumen perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima) tahun.

Rencanaan strategis (Renstra) merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 s/d 5 tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang, dan kendala yang ada atau mungkin timbul.

Renstra mengandung visi, misi, tujuan, sasaran, kebijakan, program dan kegiatan yang realistis dengan mengantisipasi perkembangan masa depan. Renstra merupakan titik awal untuk melakukan pengukuran kinerja instansi pemerintah dalam sistem AKIP, serta memerlukan integrasi antara keahlian SDM dan sumber daya lainnya agar mampu menjawab tuntutan perkembangan lingkungan strategis, nasional dan global.

Perubahan Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan 2016-2021 merupakan bagian integral dalam sistem perencanaan pembangunan, disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan Kabupaten Kutai Timur 2016-2021 dan selanjutnya menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja DKP (Renja DKP) atau rencana pembangunan tahunan (annual plan) Kutai Timur. Selanjutnya, dari sisi substansi isi, maka Perubahan Renstra SKPD DKP Kabupaten Kutai Timur pada dasarnya merupakan operasionalisasi RPJMD 2016-2021 Kabupaten Kutai Timur. Dengan demikian, maka Renstra DKP Kutai Timur memiliki kedudukan penting dalam pembangunan daerah Kutai Timur, disamping kewajiban bagi semua SKPD dalam pelaksanaan amanat peraturan perundangan.

(4)

Gambar 1.

Keterkaitan Dokumen Perencanaan Menurut UU No. 25 Tahun 2004

Adapun keterkaitan antara beberapa dokumen perencanaan (RPJM/Renstra Nasional, RPJMD/Renstra Propinsi dan RPJMD/Renstra Kabupaten) dari tingkat nasional ke tingkat propinsi dan dari tingkat propinsi ke tingkat kabupaten/kota disajikan pada gambar 1. Berdasarkan diagram gambar 1 tersebut RPJMD menjadi pedoman bagi penyusunan Renstra SKPD dan selanjutnya menjadi pedoman dalam penyusunan Renja SKPD. Renstra SKPD

(5)

adalah dokumen perencanaan jangka menengah daerah untuk periode 5 tahunan, yang dijabarkan lebih lanjut menjadi rencana tahunan (annual plan), mengikuti terminologi resmi yang ditetapkan dalam SPPN 2004

Hubungan Renstra SKPD dengan Renstra SKPD Provinsi dan Renstra K/L adalah bersifat konsultatif yaitu penyusunan Renstra SKPD harus memperhatikan Renstra KL. Analisis Renstra K/L dan SKPD Provinsi (yang masih berlaku) ditujukan untuk menilai keserasian, keterpaduan, sinkronisasi, dan sinergitas pencapaian sasaran pelaksanaan Renstra SKPD kabupaten/kota terhadap sasaran Renstra K/L dan Renstra SKPD Provinsi sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD.

Hasil review terhadap Renstra K/L dan Renstra SKPD provinsi tahun rencana bertujuan untuk mengidentifikasi potensi, peluang, dan tantangan pelayanan sebagai masukan penting dalam perumusan isu-isu strategis dan pilihan/kebijakan strategis dalam Renstra SKPD kabupaten/kota. Review ini merupakan proses penting untuk harmonisasi dan sinergi antara Renstra SKPD kabupaten/kota dengan Renstra K/L dan Renstra provinsi serta mencegah tumpang tindih program dan kegiatan antara pemerintah atau K/L dengan provinsi/kabupaten/kota.

Penyusunan Rencana Strategis Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016-2021 merupakan bagian dari proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur 2016-2021. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Timur berkomitmen untuk mendukung visi Bupati terpilih ”Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur yang Memiliki Daya Saing pada Sektor Agribisnis dan Agroindustri ” melalui tugas pokok dan fungsinya yang telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah dan Peraturan Bupati Kabupaten Kutai Timur Nomor 45 Tahun 2010 dan dengan motto nasional Revolusi Biru yaitu perubahan berpikir dan orientasi dari daratan ke maritim dengan konsep pembangunan berkelanjutan untuk peningkatan produksi kelautan dan perikanan yang intensif, efisien dan terintegrasi guna terwujudnya pembudidaya, nelayan dan masyarakat perikanan yang terampil dan sejahtera.

Sektor kelautan dan perikanan sebagai bagian integral dari sistem pembangunan di Kabupaten Kutai Timur, semakin penting dan strategis sejalan

(6)

dengan arah pembangunan yang bertumpu pada agribisnis maupun lingkup perubahan pembangunan nasional. Sektor perikanan turut memegang peranan penting dalam memberikan kontribusi untuk PDRB kelompok pertanian secara umum, tetapi pada PDRB Kutai Timur kontribusinya masih relatif kecil. Hal ini dikarenakan belum optimalnya pengelolaan potensi sumber daya perikanan Kutai Timur yang ada, padahal garis pantai Kutai Timur sangat panjang yaitu 152 km terbentang pada 7 kecamatan pesisir pantai.

Dengan tersusunnya Revisi Renstra DKP ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan potensi dan peluang sektor kelautan dan perikanan, sehingga visi pembangunan untuk pencapaian masyarakat sejahtera khususnya pembudidaya dan nelayan dapat terwujud serta dapat meningkatkan kontribusi sub sektor perikanan terhadap PDRB Kutai Timur. Terkait dengan pengarusutamaan dan lintas bidang pembangunan kelautan dan perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan maupun Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Kalimantan Timur setiap rencana strategis dalam peningkatan dan pengelolaan kelautan dan perikanan pada 5 tahun mendatang akan mendukung 4 pilar pembangunan berkelanjutan, yaitu (1). Ekonomi: pro-job (penyerapan tenaga kerja), pro-growth (pertumbuhan) (2) Sosial: pro-poor (pengentasan kemiskinan), dan (3). Lingkungan hidup: (pro sustainability).

a. Pro Job

Pendekatan Pro Job dilakukan dengan mengoptimalkan potensi perikanan tangkap dan budidaya serta pengolahan untuk menurunkan tingkat pengangguran di Kabupaten Kutai Timur

b. Pro Growth

Pendekatan musyawarah dilakukan untuk mewujudkan pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar pembangunan Kutai Timur yang bertumpu pada agribisnis dan agroindustri untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7 %.

c. Pro Poor

Pendekatan Pro Poor dilakukan melalui pemberdayaan sosial ekonomi pembudidaya, nelayan dan masyarakat perikanan guna menurunkan tingkat kemiskinan di Kabupaten Kutai Timur

(7)

d. Pro Sustainability

Pendekatan Pro Sustainability dilakukan melalui upaya pemulihan dan pelestarian lingkungan perairan pesisir dan pulau-pulau kecil serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

1.2. LANDASAN HUKUM

Penyusunan Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016-2021 berdasar pada beberapa peraturan perundangan, antara lain:

1. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

2. Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan Undang- undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 154, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5073);

3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844 );

4. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

5. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik

(8)

Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

6. Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

7. Undang-undang Nomor 25 tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

11. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19);

13. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);

14. Intruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010);

(9)

15. Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010 – 2014;

16. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan;

17. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : KEP.01/MEN/2002 Tentang Pedoman Umum Perencanaan Pengelolaan Pesisir Terpadu.

18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

19. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 21 Tahun 2006 Tentang Usaha Budidaya.

20. Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Dan Menteri Keuangan Nomor : 28 Tahun 2010 Nomor: 0199/M PPN/04/2010 Nomor: PMK 95/PMK 07/2010 tentang Penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014;

21. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tata cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

22. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 04 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Kalimantan Timur 2009-2013;

23. Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 04 Tahun 2002 Tentang Pembentukan Organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan.

(10)

24. Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Kutai Timur (Lembaran Daerah Tahun 2009 Nomor 2)

25. Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2009 tentang Kewenangan Daerah Kabupaten Kutai Timur (Lembaran Daerah Tahun 2009 Nomor 06);

26. Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2006- 2010 (Lembaran Daerah Tahun 2010 Nomor 3);

27. Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2006-2025 (Lembaran Daerah Tahun 2010 Nomor 4).

28. Peraturan Bupati Kutai Timur Nomor 26 Tahun 2016 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Di Lingkungan Dinas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

29. Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

30. Permendagri Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud penyusunan Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016-2021 adalah merupakan perangkat pedoman kerja pembangunan Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur selama 5 lima tahun ke depan untuk periode pembangunan tahun 2016-2021.

(11)

Berkaitan dengan era pembangunan baru, dimaksudkan juga agar penyusunan ini dapat mengantisipasi secara dini dalam mempersiapkan pemerintahan yang baik, berwibawa dan bertanggungjawab. Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Timur diperlukan untuk beberapa alasan yaitu:

1. Merencanakan dan melakukan perubahan strategis 2. Mengelola keberhasilan

3. Orientasi pada masa depan 4. Adaptasi

5. Pelayanan prima (service excellence) 6. Meningkatkan komunikasi

Secara lebih eksplisit maksud penyusunan Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016-2021 adalah :

1. Sebagai dokumen perencanaan jangka menengah Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Timur selama 5 (lima) tahun yang selaras dengan RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016–2021.

2. Sebagai arahan dan pedoman penyusunan program dan kegiatan 5 (lima) tahun dalam bentuk Rencana Kerja (Renja) pada tiap-tiap tahun.

1.4. SISTEMATIKA PENULISAN

Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016-2021 ini disusun dengan sistematika sebagai berikut:

BAB I. PENDAHULUAN.

Bab ini menguraikan secara ringkas tentang pengertian, fungsi dan latar belakang Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan dalam penyelenggaraan pembangunan daerah, yang disesuaikan dengan Peraturan Daerah dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang struktur organisasi, tugas dan fungsi, kewenangan, pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran serta paradigma pembangunan kelautan dan perikanan.

BAB II. GAMBARAN PELAYANAN SKPD.

Bab ini memuat informasi tentang peran (tugas dan fungsi) Dinas Kelautan dan Perikanan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, mengulas

(12)

secara ringkas apa saja sumber daya yang dimiliki SKPD dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya, mengemukakan capaian-capaian penting yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan Renstra SKPD periode sebelumnya, mengemukakan capaian program prioritas SKPD yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan RPJMD periode sebelumnya, dan mengulas hambatan-hambatan utama yang masih dihadapi dan dinilai perlu diatasi melalui Renstra SKPD ini.

BAB III. PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI.

Bab ini menguraikan identifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi pelayanan SKPD, Telaahan Visi, misi dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih, telaahan Renstra K/L dan Renstra, Telaahan Rencana Tata ruang Wilayah, dan Penentuan isu-isu strategis.

BAB IV. TUJUAN DAN SASARAN.

Bab ini menguraikan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dalam rangka mendukung visi dan misi kepala Daerah berdasarkan tugas pokok dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur.

BAB V. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Bab ini berisi tentang rencana strategi dan sasaran yang hendak dicapai.

Strategi untuk mewujudkan tujuan dan kebijakan yang diambil dalam menentukan bentuk konfigurasi program dan kegiatan untuk mencapai tujuan menurut targetnya yang terdiri dari kebijakan internal dan eksternal.

BAB VI. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN

Bab ini menguraikan penyusunan program dan kegiatan SKPD yang sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan dan mendukung pencapaian sasaran strategis. Penjelasan yang bersifat umum dari program dan kegiatan beserta indikasi pendanaan dan sumbernya, baik yang berasal dari APBD setempat, APBD Provinsi, APBN dan pendanaan sumber lainnya yang sah, dalam periode 2016-2021 dan tahunan, dirinci menurut Program dan kegiatan lokalitas kewenangan Dinas Kelautan dan Perikanan, Program dan kegiatan lintas SKPD, dan Program dan kegiatan kewilayahan.

BAB VII. INDIKATOR KINERJA DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

(13)

Bab ini menguraikan indikator kinerja yang ditetapkan dengan menggunakan parameter kinerja sebagai tolak ukur yang bersifat kuantitatif, logis, dan fisibel, serta dapat dipertanggung jawabkan dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran.

BAB VIII. PENUTUP

Bab ini berisi tentang kaidah pelaksanaan yang meliputi penjelasan Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan yang merupakan pedoman dalam penyusunan Renja Dinas Kelautan dan Perikanan, penguatan peran para stakeholders dalam pelaksanaan Renja Dinas Kelautan dan Perikanan, serta merupakan dasar evaluasi dan laporan pelaksanaan atas kinerja tahunan dan lima tahunan, catatan dan harapan.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Penentuan strategi dan kebijakan (Analisis SWOT) 2. Daftar aset

Gambar

Tabel 1.1. Rincian Perubahan Renstra tahun 2016 – 2021 Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Kerja (RENJA) Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare Tahun 2020 BAB I PENDAHULUAN 1 1 LATAR BELAKANG Perencanaan pembangunan daerah disusun sebagai

Dalam rangka pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2005 Tentang

Dalam rangka pelaksanaan amanat Undang – undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang – undang Nomor 23 Tahun 2014

Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik berkewajiban menyusun perencanaan pembangunan daerah sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan

Maksud penyusunan Renja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021 adalah merupakan perangkat pedoman kerja pembangunan Dinas Kelautan

Adalah simpanan anggota atau calon anggota kepada BMT Bahtera yang pengambilannya hanya dapat dilakukan pada saat jatuh tempo simpanan berjangka itu

Berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (UU-SPPN) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun

014:006 Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut- pengikutnya,