• Tidak ada hasil yang ditemukan

THE GOVERNANCE OF SMALL CITIES IN DECENTRALIZING INDONESIA: THE CASE OF CIREBON CITY AND ITS SURROUNDING REGIONS.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "THE GOVERNANCE OF SMALL CITIES IN DECENTRALIZING INDONESIA: THE CASE OF CIREBON CITY AND ITS SURROUNDING REGIONS."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Judul Disertasi

Oleh: Paramita Rahayu,Paramita Rahayu,Paramita Rahayu,Paramita Rahayu,S.T.,S.T.,S.T.,S.T.,M.T.,M.T.,M.Sc,M.T.,M.T.,M.Sc,M.Sc,M.Sc,Ph.D.Ph.D.Ph.D.Ph.D.

Thisexploratory researchaims to understand how governance processes in small cities are institutionally designed, given their current contextual challenges. It focuses on the case of Cirebon City, and its surrounding regions, in Indonesia. The study reveals that, first, small cities like Cirebon are confronted with challenges posed by rapid urbanization, deficient natural resources and urban services as well as a sudden change to decentralization and regional autonomy. Second, the case study shows low financial capacity of the local government and ongoing decentralization processes. These factors represent an institutional design with constrains on capacities for formal arrangements. At the same time, thirdly, the small city and its surrounding regions show promising signs of broader institutional capacity. Unfortunately, these capacities are compromised by significant inequality and control of resources by one of the actors involved, and they are being challenged by a strong authoritarian political culture inherited from previous centralized regime. Therefore, a crucial step is the introduction of greater opportunities at the regional level transcending interlocal rivalry. The cityness of Indonesian small cities within rapidly urbanizing regions involves “substantially intense and dynamic local interrelations of core-periphery that compete for space, resources, identity, roles, and influence”. Meanwhile, the smallness of a city implies a distinct situation in which the reach of a small city has been weakened by decentralization. The extent to which a small city is able to overcome its reduced influence and to continue growing, depends on the institutional capacity of all actors in the new networks.In other words, a city’s institutional capacity within a decentralizing system will substantially influence its smallness and cityness.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Sumberdaya alam (SDA) di pulau kecil yang dapat dijadikan sebagai alternatif sumber energi khususnya untuk pembangkit tenaga listrik antara lain: (1) kecepatan angin yang

Image of the city sebagai konsep dan rencana RTP, pengamat dapat menikmati ruang kota yang menunjukkan identitas, struktur dan makna ruang melalui perencanaan

Hasil dari penelitian ini juga memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan oleh Pemerintah Kota Salatiga dalam penguatan strategi penghidupan pelaku UMKM karena pemerintah

Model Penelitian Untuk menguji pengaruh pencegahan korupsi terhadap investasi swasta di tingkat kabupaten/ kota di Indonesia, secara umum model untuk analisis empiris yang digunakan

Novel Tentang Kehidupan Pierre Fauchard, karya Ferizal Sang Pelopor Sastra Kedokteran Gigi Indonesia : A novel about the life of Pierre Fauchard Judul Buku : Novel Tentang Kehidupan Pierre Fauchard, karya Ferizal Sang Pelopor Sastra Kedokteran Gigi Indonesia : A novel about the life of Pierre Fauchard Penulis / Editor : Ferizal QRCBN : 62-6418-9288-164 https://www.qrcbn.com/check/62-6418-9288-164 Pembuat Sampul : Ferizal Jumlah Halaman : 236 Jenis Penerbitan : PT. TV FANA SPM KESEHATAN PUSKESMAS Edisi : 24-6-2025 Sinopsis Novel ini : Melalui novel ini, Ferizal membawa kita menyusuri lorong waktu abad ke-18, mengenal Pierre sebagai manusia yang berani melawan tradisi, menembus batasan ilmu, dan memperjuangkan kesehatan dengan pena dan keyakinan. Sebuah kisah yang bukan hanya tentang gigi, tetapi tentang keberanian, cinta, dan pengabdian yang menginspirasi generasi. Pierre memulai perjalanan sunyi untuk menemukan cara baru. Tanpa gelar megah dan tanpa dukungan akademi, ia menulis Le Chirurgien Dentiste—sebuah buku yang menantang tradisi dan membuka babak baru dalam kedokteran gigi. Perjalanan Pierre dipenuhi cemooh, ancaman, dan pengkhianatan. Ia menghadapi bukan hanya musuh yang terlihat, tetapi juga rasa takut dan kesendirian yang menghantui langkahnya. Namun dalam setiap luka, Pierre menemukan cahaya kecil: senyum orang-orang kecil yang diselamatkannya. Bersama muridnya, Louis Gervais, Pierre membuktikan bahwa ilmu bukan milik segelintir orang berkuasa. Ilmu adalah hak setiap manusia yang ingin hidup tanpa rasa sakit. Meski ia berjalan dalam sunyi, warisan Pierre perlahan menembus batas negara dan zaman. Novel ini berlatar kisah nyata yang dibalut dengan narasi fiksi historis yang emosional. Pierre Fauchard Bapak Kedokteran Gigi Modern, beliau berjuang dari nol hingga mengubah sejarah Kedokteran