1
TATA IBADAH MINGGU PRAPASKAH 1 – GKJ AMBARRUKMA 6 MARET 2022
Gedung Induk Papringan, pukul 08.00, 18.00 WIB Pepanthan Nologaten, pukul 18.00 WIB
(Warna Liturgis: Ungu tua, Simbol/Logo: Ikan/Ichtus)
1. Persiapan : Imam memimpin doa di konsistori
2. Liturgos :
“Shalom. Puji Tuhan, kita memasuki Masa Pra Paskah. Pada Minggu, 6 Maret 2022 ini, adalah minggu pertama Masa Pra Paskah. Sampai saat ini, negara kita juga masih dalam masa prihatin karena pandemi yang belum usai dan jumlah korban terpapar masih tinggi. Marilah kita tetap menjaga kesehatan.
Sebelum memulai ibadah pada saat ini, saya akan membacakan beberapa warta jemaat, yang demikian …
(warta jemaat dibacakan beberapa saja)
“Warta Gereja selengkapnya dapat dicermati dalam warta edisi online yang dapat diunduh melalui link QR Code yang ditayangkan di layar live streaming, ataupun yang telah dibagikan melalui grup Whatsapp.
Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara mohon perhatian untuk tata cara memberikan persembahan, dipersilahkan untuk memasukkan persembahan di kantong atau kotak yang disediakan di pintu masuk gereja sebelum peribadatan dimulai, atau dapat juga melalui transfer ke rekening gereja ataupun kode QRIS GKJ Ambarrukma yang dapat dicermati di bagian awal tayangan ibadah online/streaming, ataupun melalui grup Whatsapp.
Tema peribadatan kita saat ini adalah “Hidup Terus Berlanjut”, yang akan disampaikan oleh Bapak /Ibu ………...
Jemaat terkasih, kita persiapkan hati untuk memulai ibadah dengan menyanyikan pujian dari Kidung Jemaat 15, bait 1 dan 2, “Berhimpun Semua”... jemaat dimohon untuk berdiri
(1) Berhimpun semua menghadap Tuhan dan pujilah Dia, Pemurah benar.
Berakhirlah segala pergumulan, diganti kedamaian yang besar.
(2) Hormati namaNya serta kenangkan mujizat yang sudah dibuatNya.
Hendaklah t'rus syukurmu kaunyatakan di jalan hidupmu seluruhnya.
Imam bersama dengan Pengkotbah memasuki altar, kemudian Imam menyerahkan Alkitab kepada Pengkotbah sebelum Pengkotbah naik mimbar. Setelah Pengkotbah naik mimbar, Imam kemudian menyalakan 1 lilin ungu sebagai tanda “Minggu Prapaskah Pertama”.
2
3. Votum dan Salam Sejahtera : (Jemaat berdiri)
Pendeta : Jemaat terkasih marilah ibadah kita di minggu ini, kita khususkan dengan bersama-sama mengaku demikian:
Semua : Pertolonganku itu dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi, yang tetap setia memelihara seluruh ciptaanNya.
Pendeta : Kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan Yesus Kristus kiranya melimpah atas Bapak, Ibu dan Saudara sekalian.
Jemaat : Begitu pula atas saudara.
Semua : 5 7 i . / 5 7 i . / 5 4 3 . / A min, A min, A min.
(Liturgos: Jemaat dipersilakan duduk kembali)
4. Liturgos : Sabda Introitus akan disampaikan melalui pujian oleh Vocal Group
“HOSEA” dengan lagu berjudul “You Raise Me Up” yang dipopulerkan oleh Josh Groban…..(Setelah tayangan berakhir) (Jemaat duduk)
Liturgos : “Demikianlah Sabda Tuhan”
Jemaat : “Puji Syukur kepada Tuhan”
5. Liturgos : “Jemaat kekasih Tuhan, saat kita rapuh dan terjatuh, Tuhan selalu memberi semangat serta membangkitkan kita kembali. Allah selalu hadir bagaimanapun suasana hati dan kehidupan kita, dan dengan penuh suka cita mari kita pujikan Kidung Jemaat 18, bait 1 dan 3, “Allah Hadir Bagi Kita””
(1) Allah hadir bagi kita dan hendak memb'ri berkat, melimpahkan kuasa RohNya bagai hujan yang lebat.
Refr:
Dengan Roh Kudus, ya Tuhan, umatMu berkatilah!
Baharui hati kami; o, curahkan kurnia.
(3) Allah hadir! O, percaya dan berdoa padaNya Agar kita dikobarkan oleh nyala kasihNya……Refr:
6. Pendeta : Sabda Kasih (Mawas Diri): Yohanes 15 : 9 – 13
7. Imam :(Persiapan Pertobatan)
“Jemaat terkasih, kita adalah manusia yang selalu jatuh dalam dosa, bahkan kita tak layak untuk dikasihi Tuhan, tetapi darah Yesus mengangkat dan membangkitkan kita kembali agar kita terbebas dari dosa. Mari kita sesali dosa kita dengan menyanyi dari Kidung Jemaat 27, bait 1 dan 2, “Meski Tak Layak Diriku”
(1) Meski tak layak diriku, tetapi kar'na darahMu
dan kar'na Kau memanggilku, 'ku datang, Yesus, padaMu.
(2) Sebagaimana adanya jiwaku sungguh bercela, darahMulah pembasuhnya;
'ku datang, Tuhan, padaMu.
3 8. Imam: Doa Pertobatan
Jemaat terkasih mari kita ungkapkan doa pertobatan, kita berdoa:
(Dibacakan dengan penuh penghayatan)
“Jikalau kami tadi pagi bangun dari istirahat tadi malam, itu semua karena kasih setia Tuhan dalam kehidupan kami. Di masa pandemi yang belum usai ini, Tuhan, seringkali kami kecewa dan putus asa, karena kegagalan-kegagalan rencana serta usaha yang menopang kehidupan kami. Seringkali kami marah dan menyalahkan Tuhan atas derita yang menimpa kehidupan kami. Bahkan, seringkali kami menindas serta menjatuhkan orang lain, demi kelangsungan kehidupan diri pribadi kami sendiri. Kami tertunduk malu, mohon belas kasihanMu, ya Tuhan. Ajari kami untuk mengucap syukur dengan apapun yang terjadi dalam kehidupan kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami memohon pengampunan dosa. Amin.”
9. Pendeta : Sabda Anugerah dan Petunjuk Hidup Baru : Yakobus 1 : 12 – 18
10. Liturgos : “Jemaat kekasih Tuhan, anugerah yang sempurna datangnya hanya dari Tuhan. Oleh sebab itu, bagi kita yang percaya, mari kita tetap berharap akan janji- janji Tuhan untuk keselamatan kita. Kita pujikan “Jangan Menyerah” (dinyanyikan 2x)….. jemaat dimohon untuk berdiri
Tuhan tak pernah janji langit selalu biru, tetapi Dia berjanji selalu menyertai.
Tuhan tak pernah janji jalan selalu rata, tetapi Dia berjanji berikan kekuatan.
Jangan pernah menyerah, jangan berputus asa.
Mujizat Tuhan ada, saat hati menyembah.
Jangan pernah menyerah, jangan berputus asa.
Mujizat Tuhan ada, bagi yang setia dan percaya.
(Dinyanyikan 2X, diselingi Interlude) (Jemaat dipersilakan duduk kembali)
11. Pendeta : Pewartaan Firman (Jemaat duduk)
a) Pendeta : Doa Epiklese b) Bacaan : Lukas 4 : 1 - 13
c) Pendeta : Yang berbahagia ialah setiap orang yang mendengar firman Tuhan dan melaksanakan perintah Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Hosiana.
Jemaat : 1 1 | 3 3 0 3 3 | 5 5 0 5 5 | 6 . 5 4 3 | Hosi-ana Hosi- ana Hosi - a - na d) Tema : “Hidup Terus Berlanjut”
e) Tujuan : Jemaat dapat menyakini untuk hidup harus tetap berlanjut, disyukuri serta dijalani penuh pengharapan dan bukan hanya untuk memulihkan kehidupan diri tetapi juga kehidupan bersama.
4
12. Imam : memimpin pengumpulan Persembahan
“Jemaat terkasih, meskipun godaan yang nikmat selalu ada dalam kehidupan kita, marilah kita tetap percaya dan menyembah Tuhan, Allah kita, dan hanya kepada Dia sajalah kita berbakti.
Saat ini kita juga diberi kesempatan untuk mengumpulkan persembahan baik persembahan minggu, bulanan, istimewa. Kantong 1 dan 2 untuk jemaat, kantong 3 untuk penggalangan dana rumah emeritus, serta persembahan khusus yang dapat dimasukkan ke dalam kotak yang tersedia di depan pintu gereja. Persembahan juga dapat melalui transfer ke rekening gereja atau kode QRIS GKJ Ambarrukma.
Pengumpulan persembahan dilandasi firman Tuhan dari 1 Tawarikh 16 : 29 yang demikian: Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan.”
Terkumpulnya persembahan kita iringi dengan menyanyi dari Kidung Jemaat 287b, bait 1 dan 2, “Sekarang B’ri Syukur”
(1) Sekarang b'ri syukur, hai hati mulut, tangan!
Sempurna dan besar segala karya Tuhan!
Dib'riNya kita pun anug'rah dan berkat yang tak terbilang, t'rus semula dan tetap.
(2) Yang Mahamulia memb'rikan sukacita, damai sejahtera di dalam hidup kita.
KasihNya tak terp'ri mengasuh anakNya, tolonganNya besar -- seluas dunia!
13. Pendeta : Doa Syukur dan Syafaat (jemaat duduk)
14. Liturgos : “Jemaat yang dikasihi dan mengasihi Tuhan, marilah kita berdiri, dengan penuh penghayatan bersama seluruh umat Allah, kita perbaharui iman kita yang demikian:….
Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, khalik langit dan bumi.
Dan kepada Yesus Kristus AnakNya Yang Tunggal, Tuhan Kita.
Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.
Yang menderita sengsara dibawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan mati dan dikuburkan turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.
Naik ke surga, duduk disebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa.
Dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
Aku percaya kepada Roh Kudus.
Gereja yang Kudus dan Am, persekutuan Orang Kudus
Pengampunan Dosa.
Kebangkitan Daging.
dan Hidup Yang Kekal.
5 15. Pendeta : Pelayanan Berkat
16. Liturgos : “Majelis Gereja mengucapkan terimakasih atas pelayanan firman oleh Bapak / Ibu ………..dan para petugas pendukung ibadah pada saat ini.
Jemaat terkasih, wabah virus covid-19 kembali merebak, marilah selalu menjaga kesehatan kita serta orang-orang di sekitar kita dengan hidup dalam tatanan baru dan tetap taat pada protokol kesehatan selama beraktivitas.
Kita akhiri ibadah minggu ini dengan tetap memohon bimbingan dan penyertaan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan kita. Mari kita pujikan Kidung Jemaat 406, bait 1 dan 2, “Ya Tuhan, Bimbing Aku”
(1) Ya Tuhan, bimbing aku di jalanku, sehingga 'ku selalu bersamaMu.
Engganlah 'ku melangkah setapak pun, 'pabila Kau tak ada disampingku.
(2) Lindungilah hatiku di rahmatMu dan buatlah batinku tenang teduh.
Dekat kakiMu saja 'ku mau rebah dan tidak ragu-ragu 'ku berserah.
17. Liturgos : (selama lagu berlangsung) “Selamat hari Minggu. Tuhan Yesus memberkati.”