KOHESI DALAM NOVEL KELANGAN SATANG KARYA SUPARTO BRATA.

13  15  Download (0)

Teks penuh

(1)

commit to user

KOHESI DALAM NOVEL KELANGAN SATANG KARYA SUPARTO BRATA

TESIS

Disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Magister Program Studi Linguistik

Minat Utama Linguistik Deskriptif

Oleh

Aji Adhitya Ardanareswari S111302001

PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)
(3)
(4)

commit to user

PERNYATAAN KEASLIAN DAN PERSYARATAN

PUBLIKASI

Saya menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa:

1. Tesis yang berjudul “Kohesi dalam Novel Kelangan Satang Karya Suparto Brata”

ini adalah karya penelitian saya sendiri dan tidak terdapat karya ilmiah yang pernah

diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik serta tidak terdapat

karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali

yang tertulis dengan acuan yang disebutkan sumbernya, baik dalam naskah

karangan dan daftar pustaka. Apabila ternyata di dalam naskah tesis ini dapat

dibuktikan terdapat unsur-unsur plagiasi, maka saya bersedia menerima sanksi, baik

Tesis beserta gelar magister saya dibatalkan serta diproses sesuai dengan peraturan

perundang-undangan yang berlaku.

2. Publikasi sebagian atau keseluruhan isi Tesis pada jurnal atau forum ilmiah harus

menyertakan tim promotor sebagai author dan PPs UNS sebagai institusinya.

Apabila saya melakukan pelanggaran dari ketentuan publikasi ini, maka saya

bersedia mendapatkan sanksi akademik yang berlaku.

Surakarta, Januari 2015

Mahasiswa,

Aji Adhitya Ardanareswari

(5)

commit to user

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Mahakuasa, atas segala

limpahan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan tesis yang

berjudul Kohesi dalam Novel ‘Kelangan Satang’ Karya Suparto Brata dengan

sebaik-baiknya. Tesis ini disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat

Magister pada Program Studi Linguistik Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Surakarta.

Terselesaikannya tesis ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Untuk

itu dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada.

1. Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S., Direktur Program Pascasarjana Universitas Sebelas

Maret yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan

penyusunan tesis ini.

2. Prof. Drs. M. R. Nababan, M.Ed.,MA.,Ph.D., Ketua Program Studi Linguistik

Pascasarjana Universitas Sebelas Maret.

3. Prof. Dr. Sumarlam, M.S., Dosen Pembimbing I dengan penuh kesabaran

memberikan motivasi, bimbingan, dan masukan kepada penulis demi kesempurnaan

penyusunan tesis ini.

4. Prof. Dr. Djatmika, M.A., Dosen Pembimbing II yang dengan penuh kesabaran

memberikan motivasi, bimbingan dan masukan kepada penulis demi kesempurnaan

penyusunan tesis ini.

5. Seluruh Dosen Program Studi Linguistik Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan yang sangat berguna bagi penulis.

6. Kedua orangtua yang selalu memberikan doa dan semangat sehingga penulis dapat

mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan penyusunan tesis ini.

7. Rekan-rekan mahasiswa Program Studi Linguistik Pascasarjana Universitas Sebelas

Maret, khususnya angkatan Agustus 2012 reguler yang telah memberikan dukungan

dan semangat sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan tesis ini.

8. Semua pihak yang tidak dapat penulis tuliskan satu persatu.

Surakarta, Januari 2015

(6)

commit to user A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 4

C. Tujuan Penelitian... 4

D. Manfaat Penelitian... 5

BAB II KAJIAN TEORI A. Landasan Teori ... 6

1. Wacana... 6

2. Analisis Wacana ... 10

a. Analisis Wacana Tekstual ... 10

1) Kohesi Gramatikal... 11

a) Referensi (Pengacuan) ... 12

b) Substitusi (Penyulihan) ... 13

c) Elipsis (Pelesapan)... 15

d) Konjungsi (Perangkaian) ... 16

2) Kohesi Leksikal ... 17

a) Repetisi (Pengulangan) ... 17

(7)

commit to user

vii

c) Antonimi (Oposisi Makna) ... 23

d) Kolokasi... 25

e) Hiponimi ... 26

f) Meronimi ... 26

g) Ekuivalensi ... 27

b. Analisis Wacana Kontekstual ... 27

3. Genre... 28

4. Kohesi dan Koherensi ... 30

B. Penelitian yang Relevan ... 32

C. Kerangka Berpikir ... 34

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis dan Bentuk Penelitian... 36

B. Data dan Sumber Data... 37

C. Metode dan Teknik Penyediaan Data ... 37

D. Metode dan Teknik Analisis Data ... 39

E. Teknik Penyajian Data... 42

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Kohesi Gramatikal dalam Novel“Kelangan Satang”Karya Suparto Brata ... 43

B. Kohesi Leksikal dalam Novel“Kelangan Satang”Karya Suparto Brata ... 150

C. Peran Penanda Kohesi dalam Memunculkan Alur Cerita Novel “Kelangan Satang”Karya Suparto Brata ... 188

BAB V PENUTUP A. Simpulan... 228

B. Saran ... 230

DAFTAR PUSTAKA... 231

(8)

commit to user

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1 : Jenis-jenis Wacana ... 7

Tabel 2 : Kartu Data ... 38

Tabel 3 : Tabel Karakteristik Pronomina Persona dalam Novel

Kelangan Satang ... 92

Tabel 4 : Tabel Rekapitulasi Jumlah Referensi Novel Kelangan Satang. 95

Tabel 5 : Tabel Rekapitulasi Jumlah Substitusi Novel Kelangan Satang 104

Tabel 6 : Tabel Rekapitulasi Jumlah Elipsis Novel Kelangan Satang ... 106

Tabel 7 : Tabel Rekapitulasi Jumlah Konjungsi Novel Kelangan

Satang ... 146

Tabel 8 : Tabel Rekapitulasi Aspek Gramatikal Novel Kelangan

Satang ... 149

Tabel 9 : Tabel Rekapitulasi Jumlah Repetisi Novel Kelangan Satang... 165

Tabel 10 : Tabel Rekapitulasi Jumlah Sinonimi Novel Kelangan Satang . 173

Tabel 11 : Tabel Rekapitulasi Jumlah Antonimi Novel Kelangan Satang. 178

(9)

commit to user

ix

DAFTAR BAGAN

Halaman

Bagan 1 : Kerangka Analisis Wacana Teori Halliday dan Hasan ... 11

Bagan 2 : Jenis-jenis Referensi... 12

Bagan 3 : Kerangka Pikir Penelitian... 35

Bagan 4 : Metode dan Teknik Penyediaan Data... 39

Bagan 5 : Metode dan Teknik Analisis Data ... 42

Bagan 6 : Hubungan antara hipernim, hiponim, dan kohiponim, dalam hiponimi “Senjata Perang” (HP.10.1/KS.I.7.2)... 179

Bagan 7 : Hubungan antara hipernim, hiponim, dan kohiponim, dalam hiponimi “tempat rekreasi di Sala” (HP.10.2/KS.II.88.3)... 180

Bagan 8 : Hubungan antara hipernim, hiponim, dan kohiponim, dalam hiponimi “Senjata Perang” (HP.10.4/KS.II.145.2)... 180

(10)

commit to user

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1 : Referensi (Pengacuan) Pronomina Persona... 235

Lampiran 2 : Referensi (Pengacuan) Pronomina Demonstratif: Waktu dan Tempat (RD)... 267

Lampiran 3 : Referensi (Pengacuan) Komparatif (RK) ... 282

Lampiran 4 : Substitusi (S) ... 286

Lampiran 5 : Elipsis (E) ... 299

Lampiran 6 : Konjungsi (K) ... 312

Lampiran 7 : Repetisi (RT) ... 359

Lampiran 8 : Sinonimi atau Padan Kata (SP) ... 378

Lampiran 9 : Antonimi atau Oposisi Makna (OM)... 386

Lampiran 10 : Hiponimi (HP) ... 393

Lampiran 11 : Meronimi ... 394

Lampiran 12: Kolokasi atau Sanding Kata (SK)... 396

Lampiran 13 : Ekuivalensi (EV) ... 404

Lampiran 14 : Pengacuan Pronomina Persona dalam Novel Kelangan Satang Karya Suparto Brata ... 407

Lampiran 15 : Identitas Novel... 414

Lampiran 16 : Ringkasan Novel dan Alur Cerita... 415

Lampiran 17 : Kalimat Pembangun Unit Wacana Novel Kelangan Satang .... 428

(11)

commit to user

OM : Antonimi atau Oposisi Makna

RD : Referensi (Pengacuan) Pronomina Demonstratif: Waktu dan Tempat

RK : Referensi (Pengacuan) Komparatif

RP : Referensi (Pengacuan) Pronomina Persona

RT : Repetisi

S : Substitusi

SK : Kolokasi (Sanding Kata)

SP : Sinonimi atau Padan Kata

B. Singkatan Sumber Data

(6/RP.1.76): Contoh singkatan data yang dianalisis dalam pembahasan dari data

lampiran, artinya kutipan (6) yang diambil dari lampiran jenis data

Referensi Persona, nomer urut 1 untuk data referensi persona, nomer

urut 76 dalam tabel data.

(1.42) : Contoh singkatan data sejenis dalam lampiran yang disebutkan dalam

pembahasan, artinya jenis data referensi persona yang diwakili

dengan nomer urut 1 dalam lampiran, nomer urut 42 dalam tabel data.

KS.I.1.3 : Contoh singkatan sumber data yang dianalisis, artinya data tersebut

diambil dari novel Kelangan Satang, BAB I (bab pertama dalam

novel), halaman 1, paragraf ke-3.

C. Tanda yang Digunakan

... >< ... : menandai kata yang beroposisi

(12)

commit to user

ABSTRAK

Ardanareswari, Aji Adhitya. S111302001. (2014). Kohesi dalam Novel Kelangan

Satang Karya Suparto Brata. Tesis. Pembimbing I: Prof. Dr. Sumarlam, M.S.,

Pembimbing II: Prof. Dr. Djatmika, M.A., Minat Utama Linguistik Deskriptif, Program Studi S2 Linguistik, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Tujuan penelitian ini untuk menemukan kohesi gramatikal dan kohesi leksikal serta peran penanda kohesi dalam memunculkan alur cerita dalam novel Kelangan

Satang karya Suparto Brata. Penelitian ini membahas tiga permasalahan yaitu: (1) apa

sajakah kohesi gramatikal novel Kelangan Satang karya Suparto Brata? (2) Apa sajakah kohesi leksikal novel Kelangan Satang karya Suparto Brata? dan (3) bagaimanakah peran penanda kohesi gramatikal dan kohesi leksikal dalam memunculkan alur cerita novel Kelangan Satang karya Suparto Brata?

Data penelitian ini adalah data kebahasaan, yaitu satuan-satuan lingual yang berupa tuturan-tuturan, kalimat, dan klausa dari novel Kelangan Satang karya Suparto Brata. Data kebahasaan tersebut berupa tuturan-tuturan, kalimat, atau klausa yang di dalamnya terdapat alat-alat wacana baik aspek gramatikal maupun leksikal yang mendukung kepaduan wacana. Objek penelitian yang dianalisis adalah kohesi gramatikal dan leksikal, serta peran kohesi dalam memunculkan alur cerita novel. Metode penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, sedangkan dalam penerapan metode simak ini menggunakan teknik sadap sebagai teknik dasar. Metode yang digunakan untuk menganalisis kohesi gramatikal dan kohesi leksikal novel Kelangan Satang adalah metode agih. Teknik yang digunakan adalah teknik bagi unsur langsung (BUL). Teknik analasis data yang digunakan sebagai teknik lanjutan dari teknik BUL adalah teknik ganti, teknik lesap, dan teknik perluas.

Hasil analisis menunjukkan bahwa penanda kohesi gramatikal yang mendominasi adalah referensi dan penanda kohesi leksikal yang mendominasi adalah repetisi. Penanda kohesi yang muncul dalam setiap unit wacana novel yaitu orientasi, komplikasi, klimaks, resolusi, evaluasi, dan koda berperan dalam pembentukan alur cerita. Peran penanda kohesi yang paling menonjol di antara yang lain dalam perangkaian alur cerita adalah kemunculan referensi dan repetisi tautotes dalam unit wacana. Pendeskripsian karakteristik tokoh dan situasi cerita dilakukan dengan cara menyebutkan nomina atau frasa nomina tertentu yang merujuk pada karakter cerita atau tokoh atau nama tempat secara berulang-ulang baik pada bab satu, dua maupun tiga. Penyebutan nomina dan frasa nomina sebagai unsur acuan ini hampir selalu diikuti oleh penggunaan referensi persona dan referensi demonstratif yang merupakan unsur kohesinya. Hal inilah yang menyebabkan dominasi unsur referensi pada aspek gramatikal dan unsur repetisi pada aspek leksikal dalam novel.

(13)

commit to user

xiii

ABSTRACT

Ardanareswari, Aji Adhitya. S111302001. (2014). Cohesions in Kelangan Satang

Novel Written by Suparto Brata. Thesis. Supervisor I: Prof. Dr. Sumarlam, M.S., Supervisor II: Prof. Dr. Djatmika, M.A., Postgraduate Program in Linguistics, Majoring in Descriptive Linguistics, Sebelas Maret University, Surakarta.

The aim of this research is to identify the grammatical and lexical cohesions consisted in Kelangan Satang Novel by Suparto Brata and to define the role of its cohesion markers in presenting the plot. Three problems are observed: (1) what grammatical cohesions does the novel contain? (2) What lexical cohesions does the novel contain? (3) What role do the grammatical and lexical cohesions take in presenting the plot of the novel?

All data of this research are linguistic and consist of lingual units such as utterances, sentences, and clauses taken from the novel. The lingual data used in this research are the utterances, sentences, or clauses on which the grammatical and lexical discourse devices sticking up for the cohesion of the text are applied. The heart of analysis of this research is focused on the grammatical and lexical cohesion the novel has, and on the role taken by the cohesive markers in presenting the plot of the novel. The data gathering method used in this research is the observation method which is implemented through the use of tapping technique as the basic technique. The distributional method is used for analyzing the grammatical and lexical cohesions. In addition to that method, this research also uses the direct substance division technique that consists of substitution, deletion, and extension techniques.

The finding shows that the most dominant grammatical cohesions appeared in the novel are reference while the most dominant lexical cohesions found are repetition. The cohesion markers showed up in every discourse unit of the novel are orientation, complication, climax, resolution, evaluation, and coda. All these units contribute to the development of the plot of the novel. Reference and repetition are the most influential cohesion markers in stringing up the plot of the story. The portraying of the characters and the context of situations of the novel is organized by mentioning certain nouns and noun phrases referring to the characters of the story or the names of places on and on in the first, the second, and even the third chapter. Personal and demonstrative references almost entail them as their cohesion elements. This causes the dominance of reference and repetition as the cohesion aspects of the novel.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...