• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN."

Copied!
221
0
0

Teks penuh

(1)

i

LAPORAN INDIVIDU

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

LOKASI: SMA NEGERI 10 YOGYAKARTA

Jl. Gadean No. 5, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta 55122

Disusun sebagai Pertanggungjawaban Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan

Tahun 2016

Disusun oleh:

Dini Kusuma Dwiharta

NIM. 13303241070

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERISTAS NEGERI YOGYAKARTA

(2)
(3)

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas bimbingan dan limpahan karunia-Nya, sehingga laporan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dapat terlaksana dan terselesaikan dengan baik. Laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program PPL yang berlokasi di SMA Negeri 10 Yogyakarta.

Dalam proses pelaksanaan program kegiatan PPL dan penyusunan laporan PPL ini, penulis mendapat banyak bantuan, dukungan, serta bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada:

1. Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan karunia-Nya sehingga penulis dapat melaksanakan PPL dengan baik dan lancar.

2. Bapak Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A. selaku Rektor Universitas Negeri Yogyakarta yang telah memberi kesempatan untuk melaksanakan kegitan PPL tahun 2016.

3. Tim Pembina PPL dari LPPMP UNY atas segala bentuk pengarahannya. 4. Ibu Eny Kusdarini, M.Hum. selaku Dosen Pembimbing Lapangan Pamong

PPL UNY yang telah memberi arahan dan bimbingan selama dilaksanakannya program PPL UNY tahun 2016 di SMA Negeri 10 Yogyakarta.

5. Bapak Drs. Jaslin Ikhsan, M.App.Sc., Ph.D. selaku Dosen Pembimbing Lapangan PPL UNY yang telah memberi arahan dan bimbingan selama pelaksanaan PPL sampai dengan terselesainya laporan ini.

6. Bapak Drs. Basuki selaku Kepala SMA Negeri 10 Yogyakarta yang telah memberikan izin pelaksanaan PPL di SMA Negeri 10 Yogyakarta.

7. Bapak Agus Mardiyono, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Kepala SMA Negeri 10 Yogyakarta bidang Kurikulum sekaligus Koordinator PPL yang telah memberikan arahan dan bimbingannya.

8. Ibu Dra. Umi Sangidah selaku Guru Pembimbing Lapangan PPL yang telah membimbing dan memberikan arahannya.

9. Seluruh Bapak/Ibu Guru dan karyawan SMA atas perhatian dan kerjasama selama pelaksanaan kegiatan PPL.

10. Seluruh siswa-siswi SMA Negeri 10 Yogyakarta yang telah aktif mengikuti proses pembelajaran bersama mahasiswa PPL UNY.

(4)

iv 12. Teman-teman seperjuangan PPL UNY dan PPL Universitas Sanata Dharma atas kerjasama, kekompakkan, perjuangan, semangat dan kerja kerasnya selama ini.

13. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebut satu per satu, yang telah memberikan dorongan, arahan, dan bantuan sehingga pelaksanaan PPL tahun 2016 di SMA Negeri 10 Yogyakarta dapat berjalan dengan lancar. Laporan ini dibuat sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dan sesuai pelaksanaan kegiatan PPL. Penulis menyadari bahwa penulisan laporan kegiatan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu penulis mohon maaf kepada semua pihak, apabila terdapat kesalahan dalam penyusunan laporan PPL ini. Saran dan kritik yang mambangun selalu penulis harapkan agar kegiatan penulis selanjutnya menjadi lebih baik lagi.

Demikian laporan pelaksanaan kegiatan KKN ini penulis susun, semoga dapat bermanfaat bagi penulis khusunya dan para pembaca pada umumnya. Terimakasih.

Yogyakarta, 22 September 2016 Penulis

(5)

v

DAFTAR ISI

Halaman Judul ... i

Halaman Pengesahan ... ii

Kata Pengantar ... iii

Daftar Isi ... v

Abstrak ... vi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Analisis Situasi ... 1

C. Rumusan Program dan Rencana PPL ... 8

BAB II PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL A. Perencanaan ... 10

B. Pelaksanaan ... 12

C. Analisis Hasil Pelaksanaan ... 20

D. Refleksi Hasil ... 21

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan ... 24

B. Saran ... 24

Daftar Pustaka ... 26

(6)

vi

LAPORAN INDIVIDU

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

LOKASI: SMA NEGERI 10 YOGYAKARTA

Jl. Gadean No. 5, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta 55122

Oleh:

DINI KUSUMA DWIHARTA

NIM. 13303241070 / Pendidikan Kimia

ABSTRAK

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berbunyi “Pendidikan dan Pengajaran”. Selain sebagai aplikasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, pelaksanaan PPL dapat menumbuhkan jiwa pendidik bagi mahasiswa program kependidikan yang dipersiapkan menjadi seorang guru. PPL merupakan salah satu usaha dalam peningkatan efisiensi dan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Kegiatan PPL ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa, terutama dalam hal pengalaman kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya, peningkatan keterampilan, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan memecahkan masalah.

Selama mengikuti kegiatan PPL, mahasiswa tidak hanya bertugas mengajar di dalam kelas, tetapi mahasiswa juga harus menyusun program pengajaran dan beberapa hal lain yang dibutuhkan selama jalannya PPL.

Dalam kegiatan PPL di SMA Negeri 10 Yogyakarta, praktikan mengampu mata pelajaran kimia kelas XII IPA 3 dan XII IPA 4. Masing-masing kelas mendapat 4 jam pelajaran dalam satu minggu. Selain itu, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung secara nyata berkaitan dengan perencanaan dan pembuatan perangkat pembelajaran, kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas serta kegiatan sekolah lainnya. Oleh karena itu, PPL mengajak praktikan untuk ikut terjun langsung dan berperan aktif dalam kegiatan sekolah sebagai gambaran kegiatan seorang guru yang sebenarnya, menambah sudut pandang dan memperluas wawasan dalam lingkungan sekolah. Sehingga, mahasiswa dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu yang telah diperoleh dan dimiliki sesuai dengan prodi masing-masing.

(7)

1 .BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Bunyi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang pertama adalah Pendidikan dan Pengajaran. Salah satu wujud penerapan dan aplikasinya adalah dengan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Hal ini sangat sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Universitas Negeri Yogyakarta dan diselenggarakan oleh LPPM UNY. Selain sebagai aplikasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, pelaksanaan PPL dapat menumbuhkan jiwa pendidik bagi mahasiswa program kependidikan yang dipersiapkan menjadi seorang guru. PPL diselenggarakan untuk memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa tentang berbagai aspek pendidikan yang ada di sekolah.

Menjadi seorang pendidik bukanlah sebuah hal yang mudah. Untuk itulah PPL diselenggarakan sebagai wadah persiapan bagi mahasiswa untuk menjadi pendidik bagi generasi penerus bangsa. Secara umum, PPL memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengalami secara langsung bagaimana pengelolaan sekolah dalam berbagai aspek. Secara khusus, PPL juga membuat mahasiswa belajar mengelola pembelajaran yang aktif, efektif, menyenangkan, mendidik dan bermakna melalui pendampingan intensif dari guru pamong dan dosen pembimping. Berbagai pengalaman yang didapat selama PPL diharapkan dapat membawa perubahan dan pemahaman terhadap tugas guru yang profesional dalam meningkatkan keterampilan pembelajaran yang mendidik.

B. Analisis Situasi

Sebelum melaksanakan kegiatan PPL, seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Tim PPL 2016 SMA Negeri 10 Yogyakarta harus memahami terlebih dahulu situasi dan kondisi lingkungan dan lokasi kegiatan. Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh mahasiswa baik kelompok maupun individu telah melaksanakan observasi ke lokasi PPL, yakni SMA Negeri 10 Yogyakarta yang beralamat di Jalan Gadean nomor 5, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta. Observasi ini bertujuan agar mahasiswa mendapatkan gambaran berbagai aspek yang berkaitan dengan SMA Negeri 10 Yogyakarta.

(8)

2 Malioboro dan Polresta Yogyakarta yang sangat mudah dijangkau oleh berbagai moda transportasi.

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilaksanakan selama pra-PPL didapatkan data sebagai berikut.

1. Sejarah Berdirinya SMA Negeri 10 Yogyakarta

SMA Negeri 10 Yogyakarta berdiri pada tanggal 1 September 1952 melalui SK Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan RI No. 38115/Kab tanggal 21 Oktober 1952. Pada saat didirikan, SMA ini bernama SMA ABC Fakultas Pedagogik, karena didirikan atas prakara Jurusan Pedagogik Fakultas Sastra UGM. Untuk pertama kalinya, kegiatan pembelajaran di sekolah ini menempati gedung di Wijilan milik Yayasan Pancasila. Pada awal berdirinya, SMA ABC dipimpin oleh Prof. Drs. Sutedjo Brodjonegoro (Alm.) dibantu tokoh-tokoh lain seperti Prof. Drs. Abdullah Sigit.

Tahun 1958, jurusan B dipindah ke Sekip (saat ini ditempati oleh Gedung BNI 46 cabang UGM). Sehubungan dengan perkembangan sekolah, SMA AC tetap berada di Jalan Condrokiraman No. 1 Sagan Yogyakarta.pimpinan sekolah saat itu adalah Bapak Brotohamidjojo yang juga merangkap sebagai pimpinan SMA B yang teletak di Sekip. Beliau menjabat sampai dengan tahun 1966.

Pada tahun 1965, SMA AC berganti nama menjadi SMA FIP II IKIP Yogyakarta. Mulai tahun 1966, SMA ini dipimpin oleh Bapak Drs. Soetomo sampai dengan tahun 1967. Mulai tahun 1967, SMA FIP II IKIP Yogyakarta dipimpin oleh Bapak Hardjono.

Tahun 1969 SMA FIP II IKIP Yogyakarta berganti nama menjadi SMA Percobaan II IKIP Yogyakarta, bersamaan dengan 8 (delapan) SMA IKIP lainnya di seluruh Indonesia. Pada tahun 1971 dengan SK Menteri No. 173/1971 tanggal 21 September 1971 berganti nama menjadi SMA Pembangunan yang melaksanakan tugas Proyek Perintis Sekolah Menengah Pembangunan (PPSP). Proyek Perintis Sekolah Menengah Pembangunan dimulai tahun 1972 terdiri dari Stream Akademik, Stream Vokasional, Stream Kesekretariatan, Stream Tata Niaga, dan Stream Keteknikan.

(9)

3 07/10/10/0/1986 tanggal 10 Oktober 1986, SMA II IKIP Yogyakarta menjadi SMA 10 Yogyakarta.

Nama-nama Kepala Sekolah yang pernah menjabat sejak berdirinya SMA Negeri 10 Yogyakarta adalah sebagai berikut:

Tahun 1953 – 1954 : Prof. Drs. Sutedjo Brodjonegoro Tahun 1954 – 1966 : Broto Hamidjojo

Tahun 1966 – 1967 : Drs. Soetomo Tahun 1967 – 1989 : Hardjono Tahun 1989 – 1991 : Harsono (Wks) Tahun 1991 – 1997 : Drs. H. Prasetyo Tahun 1997 – 1999 : Drs. Atun Saidjo

Tahun 1999 – 2001 : Dra. Hj. Sri Puspita Murni Tahun 2001 – 2007 : Drs. Mawardi

Tahun 2007 – 2013 : Drs. Timbul Mulyono, M.Pd Tahun 2013 – sekarang : Drs. Basuki

2. Visi, Misi, dan Tujuan SMA Negeri 10 Yogyakarta a. Visi SMA Negeri 10 Yogyakarta

Terwujudnya generasi yang beriman, berilmu, terampil, dan berakhlak mulia (GEMA MULIA).

b. Misi SMA Negeri 10 Yogyakarta

1. Mewujudkan lulusan yang beriman dan bertakwa melalui penghayatan dan pengamalan terhadap agama yang dianutnya. 2. Mewujudkan lulusan yang berilmu melalui pelaksanaan

pembelajaran dan bimbingan yang aktif, kreatif, efektif, inovatif, menyenangkan dan bermakna.

3. Mewujudkan lulusan yang memiliki keterampilan atau skill yang mantap melalui pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler bidang bidang akademik non-akademik yang berkualitas.

(10)

4 lungkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab) dalam setiap proses pembelajaran dan bimbingan.

c. Tujuan SMA Negeri 10 Yogyakarta

1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa melalui penghayatan dan pengamalan sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.

2. Meningkatkan daya serap siswa dalam proses pembelajaran, sehingga hasil UN meningkat dan dapat memperbaiki peringkat sekolah pada tingkat DIY.

3. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bekal bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

4. Meningkatkan perolehan kejuaraan dalam bidang olahraga dan seni, KIR, bahasa asing, dan olimpiade sains pada tingkat provinsi dan nasional.

5. Meningkatkan pengamalan nilai-nilai karakter bangsa pada lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

3. Sasaran dan Strategi SMA Negeri 10 Yogyakarta a. Sasaran SMA Negeri 10 Yogyakarta

1. Menghasilkan siswa yang berwawasan imtaq, mengamalkan ajaran agama sesuai dengan yang dianutnya.

2. Menghasilkan lulusan yang mencapai nilai UAS minimal 6,01 untuk semua mata pelajaran.

3. Menghasilkan >60% lulusan yang diterima Perguruan Tinggi dengan program studi terakreditasi baik.

4. Memiliki kelompok KIR, Olimpiade Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Akuntasi dan Kelompok pengguna bahasa asing yang mampu menjadi finalis di tingkat propinsi.

5. Memiliki tim basket dan sepak bola yang tangguh dan mampu menjadi finalis di tingkat propinsi.

b. Strategi SMA Negeri 10 Yogyakarta

(11)

5 2. Bekerja sama dengan instansi lain dalam rangka meningkatkan dan menambah wawasan tentang Imtaq, Iptek, Bahasa Asing, dan Olahraga.

3. Meningkatkan mutu dan kinerja profesionalitas guru mata pelajaran, guru BK, dan karyawan.

4. Mengoptimalkan penggunaan sarana dan prasarana pendidikan. 5. Memberikan pendalaman materi bagi siswa kelas XII.

6. Memberikan pelayanan kepada siswa kelas X dan XI yang membutuhkan pelajaran tambahan.

7. Menyelenggarakan kegiatan ekstrakulikuler sesuai bakat dan minat siswa.

8. Mengikuti berbagai kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan atau Instansi terkait.

9. Membentuk kelompok KIR, Olimpiade Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Akuntasi dan Kelompok pengguna bahasa asing yang mampu bersaing di tingkat propinsi.

10. Membentuk tim basket dan sepak bola yang tangguh dan mampu menjadi finalis di tingkat propinsi.

11. Mengadakan peringatan Hari Besar Keagamaan dan Hari Besar Nasional dengan penekanan paada lomba atau kegiatan yang terprogram.

12. Melaksanakan upacara bendera setiap hari senin pada minggu pertama dan minggu ketiga, untuk menumbuhkan disiplin dan rasa cinta tanah air.

13. Mengadakan kegiatan-kegiatan terprogram yang menumbuhkan rasa cinta tanah air, budaya dan lingkungan.

4. Kurikulum

SMA Negeri 10 Yogyakarta telah menerapkan kurikulum 2013 (kurikulum nasional) untuk kelas X, sedangkan untuk kelas XI dan XII menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Pada masing-masing tingkatan terdapat dua program penjurusan, untuk kelas X disebut MIA dan IIS, sedangkan untuk kelas XI dan XII disebut IPA dan IPS.

(12)

6 SMA Negeri 10 Yogyakarta merupakan SMA Negeri dengan luas bangunan paling sempit dibanding dengan SMA Negeri lain di wilayah kota Yogyakarta. Terbatasnya lahan membuat SMA Negeri 10 Yogyakarta melakukan pengembangan dan perluasan bangunan secara vertikal.

Berikut adalah rincian sarana dan prasarana di SMA Negeri 10 Yogyakarta:

No. Sarana Prasarana Jumlah

1. Ruang Kantor kepala sekolah 1

2. Ruang wakil kepala sekolah 1

3. Ruang guru 1

4. Ruang tata usaha 1

5. Ruang TI 1

6. Ruang BK 1

7. Ruang kelas

a. Kelas X MIA 1 1

b. Kelas X MIA 2 1

c. Kelas X MIA 3 1

d. Kelas X MIA 4 1

e. Kelas X IIS 1 1

f. Kelas X IIS 2 1

g. Kelas XI IPA 1 1

h. Kelas XI IPA 2 1

i. Kelas XI IPA 3 1

j. Kelas XI IPA 4 1

k. Kelas XI IPS 1

l. Kelas XII IPA 1 1

m. Kelas XII IPA 2 1

n. Kelas XII IPA 3 1

o. Kelas XII IPA 4 1

p. Kelas XII IPS 1

8. Ruang perpustakaan 1

9. Laboratorium

a. Laboratorium Fisika 1

b. Laboratorium Kimia 1

(13)

7

d. Laboratorium Bahasa 1

e. Laboratorium TIK 1

10. Ruang penunjang

a. Lobby 1

b. Ruang OSIS 1

c. Ruang Audio-Visual (AVA) 1

d. Ruang Arsip 1

e. Mushola 1

f. Lapangan basket 1

g. UKS 1

h. Kamar mandi/WC 17 (putra & putri)

i. Kantin 1

j. Pos satpam 1

k. Tempat parkir 2

l. Gudang 1

m. Dapur 1

6. Program Pendidikan dan Pelaksanaannya

a. Kegiatan akademik

Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMA Negeri 10 Yogyakarta dimulai pada pukul 07.15 dan berakhir pada pukul 14.00 untuk hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu. Sedangkan untuk hari Jumat, KBM dilaksanakan pada pukul 07.15 – 11.15 WIB. Mulai tanggal 26 Juli 2016, sekolah mengadakan jam literasi (kegiatan membaca buku non-pelajaran) yang diadakan setiap hari Selasa-Sabtu selama 15 menit, mulai pukul 07.00 – 07.15 WIB. Namun, kegiatan ini hanya berlangsung selama ± 1 bulan, karena mulai tanggal 22 Agustus 2016, diadakan kegiatan pendalaman materi (PM) mulai pukul 06.30 – 07.15 WIB. Kegiatan ini diisi dengan latihan dan pembahasan soal-soal. Upacara bendera dilaksanakan setiap hari Senin dan hari-hari khusus lainnya. Khusus untuk hari Senin, upacara bendera dihitung sebagai jam pertama.

b. Kegiatan kesiswaan

(14)

8 ekstrakurikuler bagi seluruh siswa, seperti Pramuka (wajib), Pecinta Alam, Desain Grafis, Musik, Bahasa Jepang, KIR, Futsal, Basket, Fotografi, Tonti, Rohis, Batik, dan Jurnalistik.

C. Rumusan Program dan Rencana PPL

Rangkaian program PPL dimulai sejak penyerahan mahasiswa ke sekolah sampai dengan penarikan kembali mahasiswa ke kampus. Penyerahan mahasiswa ke SMA Negeri 10 Yogyakarta dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2016 oleh DPL Pamong Ibu Eny Kusdarini, M.Hum. Meskipun penyerahan dilaksanakan pada bulan Februari, namun kegiatan PPL baru resmi dilaksanakan mulai tanggal 15 Juli - 15 September 2016 bersamaan dengan kegiatan KKN. Hal tersebut dikarenakan mahasiswa masih mengikuti kegiatan perkuliahan Pembelajaran Mikro.

Mahasiswa melaksanakan kegiatan PPL setiap hari Senin-Jumat siang, sedangkan pada Jumat sore sampai dengan Minggu malam, mahasiswa berada di lokasi KKN. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan mahasiswa berada beberapa jam di sekolah pada hari Sabtu karena menyesuaikan dengan jadwal mengajar dan administrasi lainnya.

Sebelum melaksanakan kegiatan PPL, tentunya setiap mahasiswa harus mempersiapkan rancangan kegiatan PPL terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar kegiatan PPL dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuannya. Rancangan kegiatan PPL digunakan sebagai bahan acuan untuk pelaksanaan PPL di sekolah.

Berikut ini adalah rancangan kegiatan PPL secara global sebelum melakukan praktik mengajar di kelas.

1. Konsultasi dengan guru pembimbing mengenai jadwal mengajar, pembagian materi, dan persiapan mengajar.

2. Membantu guru pembimbing dalam mengajar serta mengisi kekosongan kelas apabila guru sedang tidak masuk atau berhalangan mengisi kelas dikarenakan ada kepentingan yang tidak dapat ditunda.

3. Menyusun persiapan untuk praktik terbimbing, artinya tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa ditentukan oleh guru dan harus di konsultasikan kepada guru pembimbing mata pelajaran.

(15)

9 5. Menyusun persiapan untuk praktik mengajar secara mandiri, artinya materi yang diajarkan dipilih sendiri oleh mahasiswa dan diberi kesempatan untuk mengelola proses pembelajaran secara penuh, namun tetap ada bimbingan dan pemantauan dari guru.

6. Melakukan diskusi dan refleksi terhadap tugas yang telah dilakukan, baik yang terkait dengan kompetensi profesional, sosial, pedagogik, maupun kepribadian, yang dilakukan dengan teman sejawat, guru koordinator sekolah, dan dosen pembimbing.

7. Menyusun laporan PPL pada akhir kegiatan PPL.

Berdasarkan rancangan kegiatan PPL yang diuraikan secara global di atas, berikut adalah rumusan program dan rancangan kegiatan PPL:

1. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 2. Pelaksanaan Pembelajaran.

(16)

10

BAB II

PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL

A. Persiapan

Keberhasilan suatu kegiatan sangat bergantung dari persiapannya, karena persiapan yang baik akan berimplikasi pada pelaksanaan dan hasil yang baik pula. Demikian juga pada pelaksanaan program PPL, mahasiswa juga hendaknya melakukan persiapan yang matang sebelum melaksanakan praktik. Persiapan tersebut meliputi:

1. Pengajaran Mikro

Persiapan paling awal yang dilakukan oleh mahasiswa adalah mengikuti perkuliahan pengajaran mikro. Di sini, mahasiswa praktikan melaksanakan praktik mengajar pada sebuah kelas kecil. Yang berperan sebagai guru adalah mahasiswa praktikan itu sendiri dan yang berperan sebagai siswa adalah teman satu kelompok berjumlah 10-15 orang dengan 2 dosen pembimbing. Adapun dosen pembimbing mikro praktikan adalah Ibu Dra. Siti Sumiyati, M.Pd. dan Ibu Dra. Norberta Nastiti Utami, M.Hum.

Dosen pembimbing memberikan masukan, baik berupa kritik maupun saran setiap kali praktikan selesai praktik mengajar. Berbagai macam metode dan media pembelajaran dicoba dalam kegiatan ini, sehingga praktikan memahami media yang sesuai untuk setiap materi. Dengan demikian, pengajaran mikro bertujuan untuk membekali mahasiswa agar lebih siap dalam melaksanakan PPL, baik segi materi maupun penyampaian atau metode mengajarnya. Pengajaran mikro juga merupakan syarat bagi mahasiswa program kependidikan untuk dapat mengikuti PPL, karena untuk mengikuti PPL mahasiswa harus lulus dalam mata kuliah Pengajaran Mikro dengan nilai minimal B.

Adapun Praktik Pembelajaran Mikro meliputi:

a. Praktik menyusun perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan media pembelajaran. b. Praktik membuka pelajaran.

c. Praktik mengajar dengan metode yang dianggap sesuai dengan materi yang disampaikan.

d. Praktik menyampaikan materi yang berbeda-beda (materi fisik dan non fisik).

(17)

11 f. Praktik penguasaan dan penguasaan kelas.

g. Praktik menggunakan media pembelajaran (laptop dan proyektor).

h. Praktik menutup pelajaran.

Setiap kali mengajar mahasiswa diberi kesempatan selama 15 menit. Setiap kali selesai mengajar, mahasiswa diberi pengarahan atau koreksi mengenai kesalahan atau kekurangan dan kelebihan yang mendukung mahasiswa dalam mengajar.

2. Pembekalan PPL

Pembekalan dilaksanakan di tingkat fakultas untuk seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah PPL. DPL PPL diambil dari salah satu dosen yaitu Bapak Drs. Jaslin Ikhsan, M. App. Sc., Ph.D. yang merupakan dosen jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Untuk pembekalan dengan DPL PPL dilaksanakan sebelum dan selama PPL berjalan, artinya pembekalan tidak hanya dilaksanakan sebelum PPL berjalan tapi juga selama PPL, mahasiswa berhak untuk tetap berkonsultasi dengan DPL PPL masing-masing.

3. Observasi

Observasi ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman pendahuluan mengenai tugas guru khususnya tugas mengajar. Observasi sebagai gambaran bagi mahasiswa khususnya praktikan untuk mengetahui tentang bagaimana proses belajar mengajar.

Adapun obyek dari observasi ini adalah: a. Perangkat Pembelajaran

1) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2) Silabus

3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) b. Proses Pembelajaran

(18)

12 6) Gerak

7) Cara memotivasi siswa 8) Teknik bertanya

9) Teknik penguasaan kelas 10) Penggunaan media 11) Bentuk dan cara evaluasi 12) Menutup pelajaran c. Perilaku Siswa

1) Perilaku siswa di dalam kelas 2) Perilaku siswa di luar kelas

4. Persiapan Sebelum Praktik Mengajar

Sebelum melaksanakan praktik mengajar, mahasiswa PPL harus mempersiapkan administrasi dan persiapan materi, serta media yang akan digunakan untuk mengajar agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan lancar. Persiapan tersebut antara lain:

a. Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berisi rencana pembelajaran untuk setiap pertemuan.

b. Pembuatan media, yang dilakukan sebelum melaksanakan pembelajaran. Media yang dibuat hendaknya dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam menemukan konsep. c. Diskusi dengan sesama rekan sejawat, yang dilakukan baik

sebelum maupun sesudah mengajar untuk saling bertukar pengalaman, saran dan solusi.

d. Diskusi dan konsultasi dengan guru pembimbing, yang dilakukan sebelum dan sesudah mengajar.

B. Pelaksanaan PPL

Berdasarkan rumusan program dan rancangan kegiatan, pada umumnya seluruh program kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Berikut adalah hasil kegiatan pelaksanaan PPL.

1. Penyusunan RPP

Bentuk Kegiatan : Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran

(19)

13 Waktu Pelaksanaan : Sebelum praktik mengajar

Tempat Pelaksanaan : SMA Negeri 10 Yogyakarta Peran Mahasiswa : Pelaksana

2. Praktik Mengajar di Kelas

Bentuk Kegiatan : Mengajar di kelas

Tujuan Kegiatan : Menerapkan sistem pembelajaran di sekolah menggunakan ilmu yang sudah dipelajari Sasaran : Siswa kelas XII IPA 3 dan XII IPA 4 Waktu dan Tempat Pelaksanaan :

Pertemuan I

Hari, Tanggal : Rabu, 27 Juli 2016

Jam ke- : 1-2

Kelas : XII IPA 3

Materi pokok : Diagram P-T, Tekanan osmosis larutan elektrolit dan non elektrolit

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 23-26 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : White board dan spidol

Pertemuan II

Hari, Tanggal : Jumat, 29 Juli 2016

Jam ke- : 4-5

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Diagram P-T, Tekanan osmosis larutan elektrolit dan non elektrolit

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 23-26 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : White board dan spidol

Pertemuan III

(20)

14

Jam ke- : 5-6

Kelas : XII IPA 3

Materi pokok : Perbedaan Sifat Koligatif Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 27-31 Erlangga

Metode : Praktikum

Media : Alat-alat dan bahan kimia laboratorium

Pertemuan IV

Hari, Tanggal : Senin, 1 Agustus 2016

Jam ke- : 7-8

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Perbedaan Sifat Koligatif Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 27-31 Erlangga

Metode : Praktikum

Media : Alat-alat dan bahan kimia laboratorium

Pertemuan V

Hari, Tanggal : Rabu, 3 Agustus 2016

Jam ke- : 1-2

Kelas : XII IPA 3

Materi pokok : Ulangan Harian Sifat Koligatif Larutan

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : -

Metode : -

Media : -

Pertemuan VI

Hari, Tanggal : Jumat, 5 Agustus 2016

Jam ke- : 4-5

(21)

15 Materi pokok : Ulangan Harian Sifat Koligatif Larutan

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : -

Metode : -

Media : -

Pertemuan VII

Hari, Tanggal : Senin, 8 Agustus 2016

Jam ke- : 5-6

Kelas : XII IPA 3

Materi pokok : Persamaan Reaksi Redoks Metode Bilangan Oksidasi

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 44-48 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan VIII

Hari, Tanggal : Senin, 8 Agustus 2016

Jam ke- : 7-8

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Persamaan Reaksi Redoks Metode Bilangan Oksidasi

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 44-48 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan IX

Hari, Tanggal : Rabu, 10 Agustus 2016

Jam ke- : 1-2

Kelas : XII IPA 3

(22)

16

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 48-52 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan X

Hari, Tanggal : Jumat, 12 Agustus 2016

Jam ke- : 4-5

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Persamaan Reaksi Redoks Metode Setengah Reaksi

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 44-48 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan XI

Hari, Tanggal : Senin, 15 Agustus 2016

Jam ke- : 5-6

Kelas : XII IPA 3

Materi pokok : Sel Volta

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 52-55 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan XII

Hari, Tanggal : Senin, 15 Agustus 2016

Jam ke- : 5-6

Kelas : XII IPA 3

Materi pokok : Sel Volta

Waktu : 2 x 45 menit

(23)

17 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan XIII

Hari, Tanggal : Jumat, 19 Agustus 2016

Jam ke- : 4-5

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Sel Volta

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 55-72 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan XIV

Hari, Tanggal : Senin, 22 Agustus 2016

Jam ke- : 5-6

Kelas : XII IPA 3

Materi pokok : Sel Volta

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 55-72 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan XV

Hari, Tanggal : Senin, 22 Agustus 2016

Jam ke- : 7-8

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Sel Elektrolisis

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 72-79 Erlangga

(24)

18 Pertemuan XVI

Hari, Tanggal : Rabu, 24 Agustus 2016

Jam ke- : 1-2

Kelas : XII IPA 3

Materi pokok : Sel Elektrolisis

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 72-79 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan XVII

Hari, Tanggal : Senin, 22 Agustus 2016

Jam ke- : 5-6

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Sel Elektrolisis

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 79-87 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan XVIII

Hari, Tanggal : Senin, 22 Agustus 2016

Jam ke- : 5-6

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Sel Elektrolisis

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 79-87 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan XIX

(25)

19

Jam ke- : 5-6

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Korosi

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 87-93 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

Pertemuan XX

Hari, Tanggal : Senin, 22 Agustus 2016

Jam ke- : 5-6

Kelas : XII IPA 4

Materi pokok : Korosi

Waktu : 2 x 45 menit

Sumber : Buku Kimia untuk SMA Kelas XII hal 87-93 Erlangga

Metode : Ceramah, diskusi dan latihan soal Media : Powerpoint, Whiteboard dan spidol

3. Penilaian

Penilaian yang dilakukan oleh praktikan adalah dalam bentuk tugas individu dan ulangan. Tugas Individu, yaitu memberikan soal latihan untuk dikerjakan. Ulangan harian berfungsi untuk mengevaluasi seberapa pemahaman siswa tentang materi yang sudah diberikan guru. Kriteria Ketuntasan Minimal sebesar 78.

4. Penulisan Laporan

Tindak lanjut dari kegiatan PPL adalah penyusunan laporan sebagai pertanggungjawaban atas kegiatan PPL yang telah dilaksanakan. Laporan PPL berisi laporan kegiatan yang dilakukan selama kegiatan PPL. Laporan ini disusun secara individu dengan persetujuan Guru Pembimbing, Koordinator PPL Sekolah, Kepala Sekolah, dan Dosen Pembimbing PPL.

(26)

20 1. Piket

Ada dua jenis piket yang dilaksanakan mahasiswa PPL di SMA Negeri 10 Yogyakarta, yakni piket lobby dan piket perpustakaan. Setiap mahasiswa mendapat jadwal piket minimal selama satu kali seminggu.

Di piket lobby, mahasiswa bertugas sebagai guru piket yang menyiapkan presensi siswa, mencatat siswa yang terlambat, memberikan surat izin pada siswa yang akan meninggalkan sekolah, menggantikan guru yang tidak hadir dengan meninggalkan tugas dengan menunggui kelas tertentu mengerjakan tugas dan memastikan agar siswa tidak berkeliaran di luar kelas, menerima surat masuk, dan mengantarkan tamu kepada pihak yang dituju oleh tamu.

Sedangkan di piket perpusatakaan, mahasiswa terlibat dalam menginventarisasi buku-buku pelajaran kelas X sampai kelas XII. Selain itu, mahasiswa juga ikut terlibat dalam mengadministrasi peminjaman dan pengembalian buku.

2. Upacara bendera

Setiap mahasiswa PPL diwajibkan untuk mengikuti upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin. Upacara tersebut diikuti oleh kepala sekolah, guru-guru, staf tata usaha dan para siswa. Yang bertindak sebagai petugas upacara adalah siswa secara bergantian.

Selain upacara bendera setiap hari Senin, mahasiswa PPL juga mengikuti upacara bendera dalam rangka HUT ke-64 SMA Negeri 10 Yogyakarta yang dilaksanakan pada tanggal 1 September 2016. Upacara ini diikuti oleh komite sekolah, kepala sekolah, guru, karyawan, dan perwakilan orang tua siswa.

3. HUT SMA Negeri 10 Yogyakarta

Selain upacara bendera, mahasiswa PPL juga berpartisipasi dalam kegiatan HUT ke-64 SMA Negeri 10 Yogyakarta yang dilaksanakan pada tanggal 1 September 2016. Rangkaian kegiatan yang diikuti antara lain jalan sehat, pentas seni (akustik band), flashmob, dan seminar pendidikan. Mahasiswa terlibat dalam sie konsumsi dan dokumentasi.

C. Analisis Hasil Pelaksanaan

(27)

21 dapat melakukan evaluasi terhadap hasil kinerjanya. Berdasarkan hasil observasi terhadap kegiatan siswa selama proses pembelajaran, hasil pekerjaan siswa dan hasil ulangan harian yang dilaksanakan, secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa mayoritas siswa sudah paham dengan materi yang diberikan oleh praktikan. Pada tanggal 3 dan 5 Agustus 2016, praktikan melaksanakan ulangan harian bagi kelas yang praktikan ampu, yakni kelas XII IPA 3 dan XII IPA 4. Namun, dari hasil ulangan yang telah dilakukan, ternyata masih ada siswa yang belum mampu mencapai nilai KKM. Untuk siswa tersebut, praktikan memberikan remidial.

Berdasarkan observasi yang praktikan lakukan selama proses PPL, kelas semua kelas yang praktikan ampu mampu mengikuti pembelajaran dengan baik. Kelas XII IPA 3 merupakan salah satu kelas yang keadaan siswanya yang cukup tenang, namun kurang aktif dengan beberapa siswa saja yang aktif. Namun dengan metode dan beberapa media pembelajaran yang menyenangkan dapat membuat suasana kelas menjadi aktif. Kelas XII IPA 4 dikenal sebagai salah satu kelas yang aktif dengan keadaan siswa yang cukup ramai, namun dengan metode dan beberapa media pembelajaran yang menyenangkan dapat membuat suasana kelas menjadi aktif dan tetap kondusif. Berdasarkan observasi yang praktikan lakukan, siswa di kedua kelas ini sangat antusias belajar kimia. Para siswa terlihat aktif dalam menjawab maupun mengutarakan pendapatnya.

D. Refleksi Hasil Pelaksanaan

Setelah melaksanakan kegiatan PPL, praktikan dapat merefleksikan hal-hal apa saja yang diperoleh selama proses pelaksanaan PPL. Manfaat yang dapat diambil dari kegiatan PPL ini adalah praktikan dapat belajar untuk mengajar dengan baik. Praktikan harus menguasai materi dan memilih metode yang tepat sehingga materi yang disampaikan dapat diterima oleh siswa. Praktikan juga belajar mengelola kelas dan menyelaraskan materi apabila mengajar kelas paralel.

Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, praktikan juga dapat menganalisis beberapa faktor pendukung serta faktor penghambat dalam melaksanakan program PPL, diantaranya sebagai berikut.

1. Faktor pendukung pelaksanaan PPL

(28)

22 b. Dosen pembimbing PPL rutin memonitor pelaksanaan PPL, sehingga dapat diperoleh bimbingan dan motivasi sebagai bekal mengikuti PPL.

c. Siswa-siswi yang kooperatif dan interaktif selama proses KBM. d. Teman-teman satu kelompok baik dari Universitas Negeri

Yogyakarta dan Universitas Sanata Dharma yang kompak sehingga kami dapat saling bertukar pikiran mengenai metode atau media pembelajaran.

2. Faktor penghambat pelaksanaan PPL

a. Para siswa yang senang mengobrol dan bercanda saat KBM berlangsung, sehingga suasana menjadi kurang kondusif.

b. Adanya siswa yang kurang perhatian di kelas, sehingga kadang waktu terpotong untuk memberikan pengarahan ke siswa tersebut. c. Banyak siswa yang menggunakan gadget saat pelajaran

berlangsung sehingga menjadi perhatian khusus bagi praktikan untuk mengingatkan dan memberi pengarahan ke siswa tersebut. Selain manfaat, faktor pendukung, dan faktor penghambat yang praktikan peroleh selama proses pelaksanaan PPL, praktikan juga dapat merefleksikan hambatan dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Hambatan yang praktikan hadapi selama kegiatan PPL adalah sebagai berikut.

1. Terdapat beberapa siswa yang masih awam dan belum siap menerima materi.

2. Sikap siswa yang kurang mendukung proses pembelajaran.

Upaya yang praktikan lakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah sebagai berikut.

1. Berkonsultasi dengan guru pembimbing mengenai teknik pengelolaan kelas yang sesuai.

2. Menciptakan suasana kelas yang santai tetapi tetap serius. Diantaranya dengan selingan sedikit humor dan penggunaan metode dan media yang menyenangkan. Praktikan menggunakan humor dengan batas yang sewajarnya agar dalam proses KBM tercipta suasana yang santai namun kondusif. Selain itu, penggunaan metode dan media yang bervariasi bertujuan agar para siswa tidak jenuh atau bosan dengan materi pelajaran.

(29)

23 tugas-tugas siswa, membantu kesulitan siswa dalam mempelajari bahasa Prancis, saling bertegur sapa.

(30)

24

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

Penyusunan laporan ini merupakan akhir dari program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di SMA Negeri 10 Yogyakarta. Selama melaksanakan PPL, praktikan mempunyai banyak pengalaman yang dapat disimpulkan sebagai berikut.

1. PPL merupakan pengembangan dari empat kompetensi bagi praktikan, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial.

2. PPL merupakan wahana yang tepat bagi mahasiswa calon guru untuk dapat mempraktikkan ilmu yang diperoleh.

3. PPL menjadikan mahasiswa dapat terjun langsung dan berperan aktif dalam kegiatan sekolah, menambah sudut pandang dan memperluas wawasan mahasiswa dalam lingkungan sekolah.

4. Dengan program PPL, mahasiswa sebagai calon pendidik tentunya akan lebih menyadari tugas dan kewajibannya sebagai individu yang berkompeten sehingga akan memiliki semangat dalam membantu mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini dilakukan sebagai salah satu peran serta dalam membangun bangsa.

B. Saran

Keberhasilan pelaksanaan PPL merupakan tanggung jawab bersama antara mahasiswa praktikan, SMA Negeri 10 Yogyakarta, maupun pihak Universitas Negeri Yogyakarta. Oleh karena itu, ada beberapa poin saran yang diharapkan dapat dijadikan masukan bagi semua pihak yang memiliki komitmen untuk meningkatkan program PPL ini, yaitu:

1. Bagi pihak UNY

a. Pelaksanaan PPL tahun ini bersamaan dengan program KKN periode semester khusus 2015/2016, hal ini menyebabkan banyak mahasiswa merasa kelelahan dengan adanya tuntutan program yang harus diselesaikan. Untuk itu, diharapkan adanya kebijakan yang matang dan baik agar kedua program tersebut dapat berjalan tanpa memberatkan salah satu pihak.

(31)

25 secara moril maupun materil agar PPL dapat bejalan dengan baik dan lebih optimal.

2. Bagi pihak LPPMP

a. Pihak LPPMP hendaknya dapat lebih menyeluruh dalam memonitor dan mengarahkan kelompok-kelompok PPL.

b. Perlunya kebijakan dalam hal penyebaran informasi PPL yang jelas dan transparan seperti dalam proses persiapan, pelaksanaan, pelaporan, dan evaluasi kegiatan PPL.

3. Bagi pihak sekolah

a. Mahasiswa PPL mengharapkan agar pihak sekolah memberikan kesempatan PPL UNY tahun yang akan datang dan membimbing mereka sebaik-baiknya.

b. Perlu adanya upaya terus menerus untuk meningkatkan profesionalisme kerja seluruh elemen sekolah dalam upaya menjadikan SMA Negeri 10 Yogyakarta sebagai sekolah yang menghasilkan output yang handal dan mampu bersaing di dunia kerja.

4. Bagi mahasiswa

a. Mahasiswa harus memiliki persiapan yang matang untuk melaksanakan PPL baik dari segi manajemen waktu maupun manajemen kelas. Hal lain yang juga harus dipersiapkan adalah fisik dan mental yang baik.

b. Mahasiswa harus mampu mengelola kelas dan siswa, agar kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. Dalam pengelolaan kelas, sebisa mungkin melibatkan siswa sebagai kelompok aktif bukan terpusat pada guru saja.

(32)

26

DAFTAR PUSTAKA

Tim PP PPL dan PKL LPPMP. 2016. Panduan Pengajaran Mikro. Yogyakarta: LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta.

Tim PP PPL dan PKL LPPMP. 2016. Materi Pembekalan PPL. Yogyakarta: LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta.

(33)
(34)

1

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Struktur Organisasi Lampiran 2 Silabus

Lampiran 3 Kalender Pendidikan

Lampiran 4 Perhitungan Minggu Efektif Lampiran 5 Program Tahunan

Lampiran 6 Program Semester Lampiran 7 Jadwal Pelajaran Lampiran 8 RPP

Lampiran 9 Daftar Hadir Siswa Lampiran 10 Kisi-Kisi Soal Lampiran 11 Soal

Lampiran 12 Kunci Jawaban Lampiran 13 Analsis Butir soal Lampiran 14 Daftar Nilai Lampiran 15 Soal Remedial

Lampiran 16 Analisis Program Remidial Lampiran 17 Matriks PPL

Lampiran 18 Catatan Mingguan Lampiran 19 Kartu Bimbingan

(35)

2

STRUKTUR ORGANISASI SMA NEGERI 10 YOGYAKARTA

TAHUN PELAJARAN 2016/2017

KOMITE SEKOLAH Drs.Zudimat

KEPALA SEKOLAH Drs.Basuki

KA.SUB. BAG.TATA USAHA AminSholihah,S.Pd

WAKAURS. SAR-PRAS Drs.ACR.Susbandaru

WAKAURS. KURIKULUM Agus Mardiyono, M.Pd

WAKAURS. KESISWAAAN Dra.Purwantini

WAKAURS. HUMAS Sri Moerni,S.Pd

KOORDINATOR BK DiyahSuyuti, S.Pd

KEPALA PERPUSTAKAAN NunungAgustinah, S.Pd.Ek

KOORDINATOR LAB

Moh. Khaelani GURU

(36)
(37)

SILABUS

Nama Sekolah : SMA Mata Pelajaran : KIMIA Kelas/Semester : XII/1

Standar Kompetensi : 1. Menjelaskan sifat- sifat koligatif larutan non-elektrolit dan elektrolit. Alokasi Waktu : 16 jam ( 2 jam untuk UH)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/ bahan/alat

1.1 Menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan

Konsentrasi larutan

Pengertian sifat koligatif larutan non elektrolit (hukum Roulth) dan larutan elektrolit

Tekanan uap jenuh larutan

Menghitung konsentrasi suatu larutan (kemolalan, kemolaran dan fraksi mol) dan menghubungkannya dengan sifat koligatif larutan melalui diskusi kelas

Menjelaskan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut dan menghitung tekanan uap larutan berdasarkan data percobaan melalui diskusi kelas

Menghitung konsentrasi suatu larutan (kemolalan dan fraksi mol)

 Menjelaskan pengertian sifat koligatif larutan non elektrolit (hukum Roulth) dan larutan elektrolit

Menjelaskan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut

Menghitung tekanan uap larutan berdasarkan data percobaan

 Jenis tagihan Tugas individu Kuis Ulangan Bentuk instrumen Tes tertulis

4 jam Sumber Buku kimia

Bahan Lembar kerja,

Titik beku dan titik didih larutan elektrolit dan non elektrolit

 Merancang dan melakukan percobaan untuk menentukan titik beku dan titik didih larutan elektrolit dan non elektrolit dalam kerja kelompok di laboratorium

 Menyimpulkan pengaruh zat terlarut terhadap penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan.

 Berlatih menghitung  Tf dan Tb larutan

Mengamati penurunan titik beku suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan

Menghitung penurunan titik beku larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan data percobaan

Mengamati kenaikan titik didih suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan

Menghitung kenaikan titik didih larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan data percobaan

 Jenis tagihan Tugas individu Kuis Tugas kelompok Ulangan Bentuk instrumen Performans (kinerja dan sikap), laporan tertulis, Tes tertulis

(38)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/ bahan/alat

Diagram PT

Tekanan osmosis larutan elektrolit dan non elektrolit

 Menganalisis diagram PT untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan melalui diskusi kelas

Menjelaskan pengertian osmosis , tekanan osmosis dan menghitung tekanan osmosis larutan elektrolit dan non elektrolit serta terapannya melalui diskusi kelas

Menganalisis diagram PT untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan

Menjelaskan pengertian osmosis dan tekanan osmosis serta terapannya

Menghitung tekanan osmosis larutan elektrolit dan non elektrolit

1.2 Membandingkan antara sifat koligatif larutan non elektrolit dengan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan

Perbedaan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit

Menganalisis data percobaan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit melalui diskusi kelompok

Menganalisis data percobaan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit

 Jenis tagihan Ulangan

Bentuk instrumen Tes tertulis

4 jam Sumber Buku kimia

(39)

SILABUS

Nama Sekolah : SMA Mata Pelajaran : KIMIA Kelas/Semester : XII/1

Standar Kompetensi : 2. Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari Alokasi Waktu : 26 jam ( 2 jam untuk UH)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian Alokasi

Waktu

Sumber/ bahan/alat

2.1 Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan

kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri

Persamaan reaksi redoks

Menyetarakan persamaan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi (ion elektron) dan perubahan bilangan oksidasi (PBO) melalui diskusi kelas

Berlatih menyetarakan reaksi redoks

Menyetarakan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi (ion elektron)

Menyetarakan reaksi redoks dengan cara perubahan bilangan oksidasi (PBO)

 Jenis tagihan Tugas individu Ulangan

Bentuk instrumen Tes tertulis

4 jam Sumber Buku kimia

Bahan Lembar kerja

Sel Volta

Aplikasi sel Volta dalam kehidupan

 Merancang dan melakukan percobaan sel volta dalam kerja kelompok di laboratorium

 Berlatih menghitung harga E sel

Melalui diskusi kelas menjelaskan prinsip sel Volta yang banyak digunakan dalam kehidupan (baterai, aki dll)

Menyimpulkan ciri-ciri reaksi redoks yang berlangsung secara spontan melalui percobaan

Menggambarkan susunan sel Volta atau sel Galvani dan menjelaskan fungsi tiap bagiannya

Menjelaskan bagaimana energi listrik dihasilkan dari reaksi redoks dalam sel Volta

Menuliskan lambang sel dan reaksi-reaksi yang terjadi pada sel Volta

Menghitung potensial sel berdasarkan data potensial standar

Menjelaskan prinsip kerja sel Volta yang banyak digunakan dalam kehidupan (baterai, aki dll)

 Jenis tagihan Tugas individu Tugas kelompok Ulangan

Bentuk instrumen Performans (kinerja dan sikap) , laporan tertulis, Tes tertulis

(40)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/ bahan/alat

2.2Menjelaskan reaksi oksidasi-reduksi dalam sel elektrolisis

Reaksi elektrolisis

Korosi

 Merancang dan melakukan percobaan untuk mengamati reaksi yang terjadi di anoda dan katoda pada reaksi elektrolisis melalui kerja kelompok di laboratorium

Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya korosi melalui kerja kelompok di laboratorium

Menjelaskan beberapa cara untuk mencegah terjadinya korosi melalui diskusi kelas

Mengamati reaksi yang terjadi di anoda dan katoda pada reaksi elektrolisis melalui percobaan

Menuliskan reaksi yang terjadi di anoda dan katoda pada larutan atau cairan dengan elektroda aktif ataupun elektroda inert

Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya korosi melalui percobaan

Menjelaskan beberapa cara untuk mencegah terjadinya korosi

 Jenis tagihan Tugas individu Tugas kelompok Ulangan

Bentuk instrumen Performans (kinerja dan sikap) , laporan tertulis, Tes tertulis

6 jam Sumber Buku kimia Bahan Lembar kerja, Bahan/alat untuk praktek

2.3Menerapkan hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit

 Hukum Faraday Menerapkan konsep hukum Faraday dalam perhitungan sel elektrolisis melalui diskusi kelas

 Merancang dan melalukan percobaan tentang proses penyepuhan logam dalam kerja kelompok di laboratorium

Menjelaskan aplikasi sel elektrolisis dalam proses penyepuhan dan pemurnian logam di industri melalui diskusi kelas.

Menerapkan konsep hukum Faraday dalam perhitungan sel elektrolisis

Menuliskan reaksi elektrolisis pada penyepuhan dan pemurnian suatu logam

 Jenis tagihan Tugas individu Tugas kelompok Ulangan

Bentuk instrumen Performans (kinerja dan sikap), laporan tertulis, Tes tertulis

(41)

SILABUS

Nama Sekolah : SMA Mata Pelajaran : KIMIA Kelas/Semester : XII/1

Standar Kompetensi : 3. Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam Alokas Waktu : 30 jam ( 4 jam untuk UH)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/ bahan/alat

3.1 Mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut

 Unsur-unsur golongan utama dan transisi

Membuat daftar (tabel) keberadaan unsur-unsur dan produk yang mengandung unsur unsur gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, aluminium, karbon, silikon, belerang, krom, tembaga, seng, besi, oksigen dan nitrogen secara individu di rumah dan dipresentasikan (Pembahasan lebih di tekankan pada unsur-unsur atau senyawanya yang di hasilkan oleh daerah bersangkutan)

Mengidentifikasi keberadaan unsur-unsur yang ada di alam terutama di Indonesia (gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, aluminium, karbon, silikon, belerang, krom, tembaga, seng, besi, oksigen dan nitrogen)

Mengidentifikasi produk-produk yang mengandung zat tersebut

 Jenis tagihan Tugas individu Kuis

Ulangan harian

Bentuk instrumen laporan tertulis, Tes tertulis

2 jam Sumber Buku kimia internet Bahan Lembar kerja, LCD, komputer 3.2.Mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama dan unsur transisi (titik didih, titik leleh, kekerasan, warna, kelarutan, kereaktifan, dan sifat khusus lainnya)

 Sifat fisik dan sifat

kimia unsur Melalui diskusi kelas dan pengamatan mengidentifikasi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia unsur utama dan unsur transisi (titik didih, titik leleh, kekerasan, warna, kelarutan, kereaktifan, dan sifat khusus lainnya)

Demonstrasi reaksi logam Natrium dalam air (dilakukan oleh

gurudengan hati-hati)

 Merancang dan melakukan

Mengidentifikasi sifat-sifat fisik unsur utama dan unsur transisi (titik didih, titik leleh, kekerasan, warna, kelarutan, dan sifat khusus lainnya)

Mengidentifikasi sifat-sifat kimia (kereaktifan, kelarutan) melalui percobaan

Mengidentifikasi daya pengoksidasi

 Jenis tagihan Tugas individu Kuis

Tugas kelompok Ulangan

 Bentuk instrumen Performans (kinerja dan sikap) , laporan tertulis, Tes tertulis

(42)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/ bahan/alat

percobaan untuk mengidentifikasi daya pengoksidasi halogen dan daya pereduksi halida dalam kerja kelompok di laboratorium

Menyimpulkan daya pengoksidasi halogen dan daya pereduksi halida

Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi reaksi nyala senyawa logam (terutama alkali dan alkali tanah) dalam kerja kelompok di laboratorium

Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi keteraturan sifat unsur-unsur periode ke tiga dalam kerja kelompok di laboratorium

Merancang dan melakukan percobaan untuk menyelidiki dan menghilangkan kesadahan air dalam kerja kelompok di laboratorium

Menyimpulkan keteraturan sifat fisik dan sifat kimia unsur periode ke tiga.

halogen dan daya pereduksi halida melalui percobaan

Mengidentifikasi reaksi nyala senyawa logam (terutama alkali dan alkali tanah) melalui percobaan

Mengidentifikasi keteraturan sifat fisik dan sifat kimia unsur-unsur periode ke tiga melalui percobaan

Menjelaskan cara menghilangkan kesadahan air melalui percobaan

3.3.Menjelaskan manfaat, dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan

Manfaat dan dampak unsur-unsur dalam kehidupan sehari-hari dan industri

Membuat daftar (tabel) tentang manfaat dan dampak unsur unsur seperti gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, aluminium, karbon, silikon, belerang, krom, tembaga,

Menjelaskan manfaat dan dampak unsur-unsur (seperti gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, aluminium, karbon, silikon, belerang, krom, tembaga, seng, besi, oksigen dan nitrogen) serta senyawanya

 Jenis tagihan Tugas individu Kuis

Ulangan

Bentuk instrumen

4 jam Sumber Buku kimia internet

(43)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ bahan/alat senyawanya dalam kehidupan sehari-hari

seng, besi, oksigen dan nitrogen secara individu di rumah dan dipresentasikan

(bahan presentasi sebaiknya membahas tentang manfaat dan dampak dari unsur-unsur atau senyawa yang diproduksi daerah bersangkutan)

Menjelaskan pembuatan unsur dan senyawa di laboratorium dan industri (misalnya H2SO4, N2, Fe, Al, NH3 dan O2) melalui diskusi kelas

Menganalisis dan menentukan komposisi unsur dalam pupuk melalui diskusi kelas

dalam kehidupan sehari-hari dan industri.

Menjelaskan pembuatan unsur dan senyawanya di laboratorium dan industri (misalnya H2SO4, N2, Fe, Al, NH3 dan O2)

Menentukan komposisi unsur dalam pupuk

laporan tertulis, Tes tertulis

kerja, LCD, komputer

3.4.Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya

Penemuan sinar radioaktif

Sifat sinar radioaktif

Persamaan reaksi inti

Kegunaan unsur radioaktif

Bahaya sinar radioaktif

Mengkaji sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahaya unsur-unsur radioaktif melalui diskusi kelas dan dipresentasikan

Mendeskripsikan penemuan sinar radioaktif

Mengidentifikasi sifat-sifat sinar radioaktif

Menentukan pita kestabilan inti

Menuliskan persamaan reaksi inti

Mendeskripsikan kegunaan unsur-unsur radioaktif

Mendeskripsikan bahaya unsur-unsur radioaktif

 Jenis tagihan Tugas kelompok Kuis

Ulangan

 Bentuk instrumen laporan tertulis, Tes

tertulis

(44)

SILABUS

Nama Sekolah : SMA Mata Pelajaran : KIMIA Kelas/Semester : XII/2

Standar Kompetensi : 4. Memahami senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya, dan makromolekul. Alokasi Waktu : 40 (6 jam untuk UH)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/ bahan/alat

4.1. Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, kegunaan, dan identifikasi senyawa karbon (halo alkana, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, alkanoat, dan alkil alkanoat)

Struktur dan tata nama senyawa karbon

Isomer

Sifat fisis dan sifat kimia senyawa karbon

 Kegunaan senyawa karbon

 Melakukan percobaan identifikasi untuk mengidentifikasi gugus fungsi.

 Membedakan gugus fungsi dan memberi nama senyawa karbon melalui diskusi.

 Latiahan memberi nama dari berbagai jenis senyawa.

 Membahas jenis-jenis isomer senyawa karbon melalui diskusi.

 Latihan menentukan terjadinya isomer dan memberikan nama senyawa yang terbentuk.

 Menganalisis data titik didih dan titik leleh senyawa karbon untuk menjelaskan sifat fisik melalui diskusi.

 Mencari informasi dari literatur dan media farmasi tentang kegunaan senyawa karbon secara individu.

Mengidentifikasi gugus fungsi senyawa karbon.

Menuliskan struktur dan nama senyawa karbon berdasarkan gugus fungsinya.

Menentukan isomer-isomer senyawa karbon.

Menjelaskan sifat fisik senyawa karbon.

Mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon

 Jenis tagihan Tugas individu Tugas kelompok Responsi Kuis Ulangan

 Bentuk instrumen Performans (kinerja dan sikap) , laporan tertulis, Tes tertulis

16 jam Sumber Buku kimia internet Bahan Lembar kerja, Bahan/alat untuk praktek LCD, komputer 4.2 Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama,

Struktur dan tata nama benzena dan

turunannya

 Menentukan struktur dan nama senyawa benzena dan turunannya melalui diskusi.

Menuliskan struktur dan nama senyawa benzena dan turunannya.

 Jenis tagihan Tugas individu Kuis

Ulangan

6 jam Sumber Buku kimia internet

(45)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/ bahan/alat

sifat, dan kegunaan benzena dan turunannya.

Reaksi benzena

Sifat fisik dan sifat kimia benzen dan turunannya

Kegunaan dan bahaya benzena dan

turunannya.

Membahas reaksi substitusi atom H pada cincin benzeana.

Mendiskusikan pengertian ortho, meta dan para.

Mendeskripsikan sifat fisik dan sifat kimia benzena dan turunannya melalui diskusi.

 Melalui diskusi kelas

mendeskripsikan kegunaan dan bahayasenyawa benzena dan turunannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menjelaskan reaksi substitusi atom H pada cincin benzena

Menjelaskan pengertian ortho, meta dan para.

Mendeskripsikan sifat fisik dan sifat kimia benzen dan turunannya

Mendeskripsikan kegunaan dan bahaya senyawa benzena dan turunannya dalam kehidupan sehari-hari seperti fenol, anilin, butil hidroksi toluen (BHT), butil hidroksi anisol (BHA), TNT, aspirin, dan zat warna (azo) dan lain-lain

Bentuk instrumen laporan tertulis, Tes tertulis Lembar kerja, LCD, komputer 4.3 .Mendeskripsikan struktur, tata nama, penggolongan, sifat dan kegunaan makromolekul (polimer, karbohidrat, dan protein)

Polimer  Mengamati dan menganalisis untuk mengidentifikasi jenis dan sifat polimer sisntetik dan polimer alam dalam kerja kelompok

 Menentukan reaksi polimer berdasarkan asal dan jenis monomer pembentuknya (kopolimer dan homopolimer, polimer adisi dan polimer kondensasi) melalui diskusi. (Sebagai penerapan dari teori yang dipelajari bagi daerah yang terdapat industri penghasil polimer seperti karet sintetis, serat sintetis dan sebagainya agar memanfaatkan industri tersebut sebagai sumber bahan belajar)

Mengidentifikasi polimer alam dan polimer sintetik (karet, karbohidrat, protein, plastik)

Menjelaskan sifat fisik dan sifat kimia polimer

Menuliskan reaksi pembentukan polimer (adisi dan kondensasi) dari monomernya

Mendeskripsikan kegunaan polimer dan mewaspadai dampaknya terhadap lingkungan

 Jenis tagihan Tugas individu Kuis

Tugas kelompok Responsi Ulangan

 Bentuk instrumen laporan tertulis, performans(kinerja dan sikap) , Tes tertulis

(46)

Kompetensi dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ bahan/alat Karbohidrat Protein

 Menentukan golongan

monosakharida menjadi aldosa dan ketosa dalam diskusi kelas

Menjelaskan reaksi hidrolisis disakharida dan polisakharida dengan bantuan enzim dalam diskusi.

 Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi karbohidrat dengan berbagai reagen dalam kerja kelompok

 Menentukan rumus struktur asam amino essensial dan gugus peptida pada protein melalui diskusi kelas

Menggolongkan monosakharida menjadi aldosa dan ketosa.

Menjelaskan reaksi hidrolisis disakharida dan polisakharida dengan bantuan enzim.

Mengidentifikasi karbohidrat dengan reagen

Menuliskan rumus struktur asam amino esensial.

Menentukan gugus peptida pada protein.

4.4. Mendeskripsikan struktur, tata nama, penggolongan, sifat, dan kegunaan lemak

Rumus struktur dan nama lemak

Penggolongan lemak dan minyak

Sifat fisik dan sifat kimia lemak dan minyak

Fungsi dan peran lemak dan minyak

 Mendeskripsikan struktur, tata nama, penggolongan, sifat, dan kegunaan lemak melalui diskusi.

Menuliskan rumus struktur dan nama lemak dan minyak

Menggolongkan lemak berdasarkan kejenuhan ikatannya

Mengamati dan menguraikan sifat fisik dan sifat kimia lemak dan minyak

Mendeskripsikan fungsi dan peran lemak dan minyak dalam kehidupan

 Jenis tagihan Tugas individu Kuis

Ulangan

Bentuk instrumen laporan tertulis, Tes tertulis

(47)

KALENDER PENDIDIKAN SMA N 10 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017

JULI 2016 AGUSTUS 2016 SEPTEMBER 2016 OKTOBER 2016

AHAD

3 10 17 24 31 7 14 21 28 4 11 18 25 2 9 16 23

SENIN

4 11 18 25 1 8 15 22 29 5 12 19 26 3 10 17 24

SELASA

5 12 19 26 2 9 16 23 30 6 13 20 27 4 11 18 25

RABU

6 13 20 27 3 10 17 24 31 7 14 21 28 5 12 19 26

KAMIS

7 14 21 28 4 11 18 25 1 8 15 22 29 6 13 20 27

JUM'AT 1 8 15 22 29 5 12 19 26 2 9 16 23 30 7 14 21 28

SABTU 2 9 16 23 30 6 13 20 27 3 10 17 24 1 8 15 22 29

NOVEMBER 2016 DESEMBER 2016 JANUARI 2017 FEBRUARI 2017

AHAD 6 13 20 27 4 11 18 25 1 8 15 22 29 5 12 19

26

SENIN 7 14 21 28 12 19 26 2 9 16 23 30 6 13 20 27

SELASA 1 8 15 22 29 13 20 27 3 10 17 24 31 7 14 21 28

RABU 2 9 16 23 30 21 28 4 11 18 25 1 8 15 22 29

KAMIS 3 10 17 24 22 29 5 12 19 26 2 9 16 23 30

JUM'AT 4 11 18 25 9 23 30 6 13 20 27 3 10 17 24

SABTU 5 12 19 26 10 24 31 7 14 21 28 4 11 18 25

MARET 2017 APRIL 2017 MEI 2017 JUNI 2017

AHAD 5 12 19 26 2 9 16 23 30 7 14 21 28 4 11 18 25

SENIN 6 13 20 27 3 10 17 24 1 8 15 22 29 2 12 19 26

(48)

RABU 1 8 15 22 29 5 12 19 26 3 10 17 24 31 4 14 21 28

KAMIS 2 9 16 23 30 6 13 20 27 4 11 18 25 8 15 22 29

JUM'AT 3 10 17 24 31 7 14 21 28 5 12 19 26 9 16 23 30

SABTU 4 11 18 25 1 8 15 22 29 6 13 20 27 10 24

JULI 2017

AHAD

2 9 16 23 30

SENIN

3 10 17 24 31

PAS/PAT

Hari-hari Pertama Masuk

Sekolah Ujian Sekolah SMA (Utama)

SELASA

4 11 18 25 Porsenitas/Social

Worker Libur Ramadhan (ditentukan kemudian Ujian Sekolah SMA (Susulan)

RABU

5 12 19 26 Penerimaan

LHPP sesuai Kep. Menag)

Ujian Sekolah SMA (Mapel Lainnya)

KAMIS

6 13 20 27 Hardiknas Libur Idul Fitri (ditentukan kemudian Pakaian Dinas Tradisional

JUM'AT

7 14 21 28 Libur Umum sesuai Kep. Menag) HUT Pemerintah Daerah

SABTU 1 8 15 22 29 Libur Khusus (Hari Guru Nasional)

Libur Semester

(49)
(50)
(51)

PERHITUNGAN MINGGU/ JUMLAH JAM EFEKTIF

Mata Pelajaran : Kimia Sistem Pendidikan : SMA Kelas/ Program : XII/ IPA

Semester : Ganjil

Tahun Pelajaran : 2016-2017 Jumlah jam pembelajaran setiap kelas: 4 jam pembelajaran/ minggu

HARI SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT SABTU

KELAS IPA 2 IPA 3 IPA 4

IPA 1 IPA 2

IPA 3 IPA 1 IPA 4 -

JML JP 2

2 2

2 2

2 2 2 -

No. Bulan

Jumlah minggu dalam semester Jumlah minggu tidak efektif Jumlah minggu efektif Jumlah Hari efektif 1. 2. 3. 4. 5. 6. Juli Agustus September Oktober November Desember 2 5 4 4 5 4 - - 1 - - 4 2 5 3 4 5 - 10 25 12 20 25 -

Jumlah 26 7 19 92

Jumlah minggu efektif : 19 minggu

Jumlah jam tatap muka : 19 x 4 = 76 jam pelajaran Perhitungan Alokasi Waktu :

No. SK Jam Pembelajaran

1 SK 1

KD 1.1 8

KD 1.2 4

Ulangan harian 2

SK 2

KD 2.1 12

KD 2.2 6

KD 2.3 6

Ulangan harian 2

SK 3

KD 3.1 4

KD 3.2 14

KD 3.3 4

KD 3.4 4

Ulangan harian 4

Jumlah 70

2 Cadangan 6

(52)

Mengetahui Guru Pembimbing PPL

Dra. Umi Sangidah NIP. 19610312 198803 2 002

Yogyakarta, 18 Juli 2016 Mahasiswa PPL

(53)

PERHITUNGAN MINGGU/ JUMLAH JAM EFEKTIF

Mata Pelajaran : Kimia Sistem Pendidikan : SMA Kelas/ Program : XII/ IPA

Semester : Genap

Tahun Pelajaran : 2016-2017 Jumlah jam pembelajaran setiap kelas: 4 jam pembelajaran/ minggu

HARI SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT SABTU

KELAS IPA 2 IPA 3 IPA 4

IPA 1 IPA 2

IPA 3 IPA 1 IPA 4 -

JML JP 2

2 2

2 2

2 2 2 -

No. Bulan

Jumlah minggu dalam semester Jumlah minggu tidak efektif Jumlah minggu efektif Jumlah Hari efektif 1. 2. 3. 4. 5. 6. Januari Februari Maret April Mei Juni 4 4 5 4 5 4 - - 2 1 - 4 4 4 3 3 5 - 20 20 12 13 21 -

Jumlah 26 7 19 86

Jumlah minggu efektif : 19 minggu Jumlah jam tatap muka : 19 x 4 = 76 jam pelajaran Perhitungan Alokasi Waktu :

No. SK Jam Pembelajaran

1 SK 4

KD 4.1 16

KD 4.2 6

KD 4.3 6

KD 4.4 6

Ulangan harian 6

Jumlah 40

2 Cadangan 6

Jumlah 46

Mengetahui, Guru Pembimbing

Dra. Umi Sangidah NIP.

Gambar

Tabel . Potensial electrode (reduksi) standar E°
Tabel . Potensial electrode (reduksi) standar E°

Referensi

Dokumen terkait

Observasi pembelajaran dilakukan terhadap guru pembimbing mata pelajaran. Pembelajaran yang diobservasi dilakukan di kelas yang akan digunakan untuk praktik mengajar.

Kegiatan PPL merupakan ajang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitasnya dalam proses pembelajaran, misalnya dengan menciptakan pembelajaran

 Kegiatan pembelajaran berjalan lancar dan semua siswa telah berlatih menghitung hasil membaca dalam kata per menit  Nasihat dari guru pembimbing, pada pertemuan minggu terakhir

Dalam materi Making Suggestions and Offers , praktikan juga berkesempatan memberikan penjelasan dalam pembahasan recommendation.. 12 letter saat jadwal mata pelajaran

Berdasarkan hasil evaluasi, anak mampu menunjukkan gambar dan menyebutkan nama bagian tubuh tersebut dengan bantuan guru, namun anak masih belum mampu menunjukkan

c) Faktor pendukung dari sekolah adalah adanya sarana dan prasarana perpustakaan yang dapat digunakan untuk melengkapi bahan ajar yang digunakan oleh mahasiswa untuk

Sehingga dapat mempersiapkan anak kelompok B agar nantinya anak mampu mengikuti pembelajaran di sekolah dasar dengan baik dan tidak mengalami kesulitan yang

P menganalisis pengertian konsep geografi; menganalisis konsep geografi; menyebutkan pengertian geografi; menyebutkan pengertian objek formal geografi; menganalisis prinsip