Katalog BPS :
STATISTIK DAERAH
KECAMATAN PASAWAHAN 2015
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN KUNINGAN
STATISTIK DAERAH KECAMATAN PASAWAHAN 2015
ISBN : 978-602-0964-96-6
No.Publikasi : 32085.1522 Katalog BPS : 1101002.3208190 Ukuran Buku : 17,6 X 25
Jumlah Halaman : v + 14 Halaman
Naskah :
Koordinator Statistik Kecamatan Pasawahan Gambar Kulit :
Koordinator Statistik Kecamatan Pasawahan Diterbitkan Oleh :
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan Dicetak Oleh :
Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 iii
Kata Sambutan
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik penerbitan publikasi Statistik Daerah yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi dan kabupaten/kota.
Penyusunan publikasi Statistik Daerah ini merupakan inovasi dan pengembangan kegiatan perstatistikan serta penyebarluasan informasi sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan visi BPS sebagai “ pelopor data statistik terpercaya untuk semua “.
Penerbitan publikasi Statistik Daerah dimaksudkan untuk melengkapi ragam publikasi statistik yang telah tersedia di daerah seperti Daerah Dalam Angka (DDA) yang telah terbit secara rutin dalam memotret kondisi daerah. Buku ini menyajikan indikator-indikator terpilih yang menggambarkan tentang kondisi daerah dalam bentuk tampilan uraian deskriptif sederhana.
Saya berharap, publikasi Statistik Daerah ini mampu memberikan informasi secara cepat dan tepat kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitor dan evaluasi mengenai perkembangan pembangunan di berbagai sektor serta membantu para pengguna data lainnya dalam memahami kondisi umum daerahnya.
Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi hingga terbitnya publikasi ini, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi usaha kita.
Kuningan, September 2015 Kepala Badan Pusat Statistik
Kabupaten Kuningan,
ONO MARGIONO, S.Si. MM NIP. 19660513 198812 1 001
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 iv
Kata Pengantar
Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kecamatan Pasawahan yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kecamatan Pasawahan.
Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 diterbitkan untuk melengkapi publikasi-publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun.
Berbeda dengan publikasi-publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada analisis.
Materi yang disajikan dalam Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Pasawahan dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.
Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak sangat kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun masyarakat luas.
Pasawahan, September 2015 Koordinator Statistik Kecamatan Pasawahan
USUP SUPARDI, S.IP NIP.19710130 199203 1 001
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 v
DAFTAR ISI
BAB Hal
1 Geografi dan Iklim 1
2 Pemerintahan 3
3 Penduduk 4
4 Pendidikan 6
5 Kesehatan 8
6 Keluarga Berencana 10 7 Pembangunan Manusia 11
8 Pertanian 12
9 Pariwisata 14
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015
GEOGRAFI DAN IKLIM
Luas wilayah kecamatan Pasawahan mencapai 33,42 km
2atau sekitar 2,99 persen dari total luas Kabupaten Kuningan
1 Kecamatan Pasawahan merupakan
salah satu dari 32 Kecamatan di Kabupaten Kuningan. Wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Cirebon di sebelah utara, Kabupaten Majalengka di sebelah barat, Kecamatan Mandirancan di sebelah timur, dan gunung Ciremai di sebelah selatan.
Secara astronomis, Kecamatan Pasawahan terletak pada 6o47’26” sampai dengan 6o50’09” Lintang Selatan dan 108o24’07” sampai dengan 108o27’06” Bujur Timur.
Kecamatan Pasawahan memiliki luas wilayah sebesar 33,42 km2. Dilihat dari keadaan topografisnya, sebagian besar wilayah di Kecamatan Pasawahan cenderung berupa daerah lereng/perbukitan dengan ketinggian bervariasi yaitu antara 250 – 600 meter di atas permukaan laut (dpl).
Tahukah anda :
Kantor Desa tertinggi berada di Desa Cibuntu 579 mdpl dan terendah 256 mdpl di Desa Cimara.
Peta Kecamatan Pasawahan
Statistik Geografis dan Astronomis Kecamatan Pasawahan
Uraian Satuan 2014
(1) (2) (3)
Luas km² 33,42
Ketinggian m dpl 250 - 600
Desa Dataran Desa 2
Desa Berbukit Desa 8
Lintang 6o47’26” - 6o50’09”
Bujur 108o24’07” - 108o27’06”
Sumber : Kecamatan Pasawahan Dalam Angka 2015
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015
GEOGRAFI DAN IKLIM
Luas wilayah kecamatan Pasawahan mencapai 33,42 km
2atau sekitar 2,99 persen dari total luas Kabupaten Kuningan
2
Data Hari Hujan dan Jumlah Hujan Kecamatan Pasawahan, 2014
Sumber : SDAP Kecamatan Mandirancan Penggunaan / Pemanfaatan Mata Air di
Kecamatan Pasawahan
Sumber : Kecamatan Pasawahan
Seperti umumnya daerah di Indonesia, kecamatan Pasawahan mempunyai dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Jumlah hujan di Kecamatan Pasawahan selama Tahun 2014 rata-rata sekitar 9,38 mm. Curah hujan tertinggi terjadi pada Bulan Januari dengan jumlah hari hujan dalam sebulan mencapai 31 hari sebanyak 1.091 mm, sedangkan curah hujan terendah terjadi pada musim kemarau yaitu pada bulan Juni hingga Oktober. Selama lima bulan tersebut sama sekali tidak ada hujan.
Topografi wilayah Kecamatan Pasawahan yang cenderung berupa perbukitan menyebabkan banyaknya sumber air tanah atau mata air.
Kecamatan Pasawahan memiliki 34 lokasi sumber mata air dengan jumlah debit air sebesar 4.645,04 liter/detik.
Sekitar 52 persen mata air ini dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pertanian. Selain itu, juga digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat dan industri.
0 200 400 600 800 1000 1200
0 5 10 15 20 25 30 35
Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agt Sept Okt Nov Des Hari Hujan Jumlah Hujan
Pertanian:
52,08
Perikanan:
7,84 Air Bersih:
7,49 Pabrik Semen:
1,72
PDAM;
17,86 Industri Air
1,08 Sisa : 11,93
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015
PEMERINTAHAN
Kecamatan Pasawahan terdiri dari 10 desa, 31 dusun, 37 Rukun Warga dan 108 Rukun Tetangga
3 Kecamatan Pasawahan terdiri dari 10
Desa, yang didukung oleh satuan lingkungan setempat sebanyak 31 Dusun, 37 Rukun Warga (RW), dan 108 Rukun Tetangga (RT).
Wilayah administratif di Kecamatan Pasawahan seluruhnya masih berstatus desa.
Dengan demikian urusan pemerintahan di level terbawah dipegang oleh kepala desa beserta aparat desanya.
Jumlah pegawai/aparat pemerintah desa di Kecamatan Pasawahan Tahun 2014 sebanyak 86 orang. Terdiri dari 10 orang Kepala Desa, 4 orang Sekdes, 42 orang Kepala Urusan, dan 30 orang Kepala Dusun.
Ditinjau dari jenis kelamin, jumlah aparat desa di Kecamatan Pasawahan didominasi oleh laki-laki. Sementara aparat perempuan hanya terdapat 5 orang, yaitu bertugas sebagai kepala desa sebanyak 2 orang, kepala urusan 2 orang, dan kepala dusun sebanyak 1 orang.
Tahukah anda :
Sekdes yang telah berstatus PNS tersebar di 4 (lima) desa yaitu Desa Paniis, Padabeunghar, Kaduela, dan Padamatang
Jenis Kelamin Aparat Desa (orang)
Sumber : Kecamatan Pasawahan Dalam Angka 2015 0
5 10 15 20 25 30 35 40
Kades Sekdes KaUr Kadus 8
4
40
29
2 0 2 1
Laki-laki Perempuan Jumlah Wilayah Administrasi dan Satuan Wilayah Setempat di Kecamatan Pasawahan
Uraian 2012 2013 2014
(1) (2) (3) (4)
Desa 10 10 10
Dusun 31 31 31
RW 37 37 37
RT 107 108 108
Jumlah Aparat Pemerintahan Desa di Kecamatan Pasawahan
Uraian 2012 2013 2014
(1) (2) (3) (4)
Kepala Desa 10 10 10
Sekdes 7 5 4
Kaur 37 37 42
Kadus 31 31 30
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015
PENDUDUK
Desa Pasawahan adalah Desa dengan jumlah penduduk terbanyak. Akan tetapi yang terpadat penduduknya adalah desa Singkup, dengan tingkat kepadatan mencapai 2.538 penduduk per km
24
Piramida Penduduk Kecamatan Pasawahan Tahun 2014
Indikator Kependudukan Kecamatan Pasawahan
Uraian 2014
(1) (2)
Jumlah Penduduk (Jiwa) 24.591
a. Laki-laki 12.744
b. Perempuan 11.847
Kepadatan Penduduk (Jiwa/km2) 736
Sex Ratio (L/P) 108
Jumlah Rumah Tangga 7.706
Rata-rata ART (orang) 3
Sumber : Kecamatan Pasawahan Dalam Angka 2015
Jumlah penduduk di Kecamatan Pasawahan Tahun 2014 dari UPTD BKBPP Kecamatan Mandirancan tercatat sebanyak 24.591 jiwa, dengan komposisi laki-laki sebanyak 12.744 dan perempuan 11.847 jiwa.
Jumlah penduduk laki-laki di Kecamatan Pasawahan lebih banyak daripada penduduk perempuan. Hal ini dapat ditunjukkan oleh angka sex ratio sebesar 108, artinya untuk setiap 100 penduduk perempuan terdapat 108 penduduk laki-laki
.Dengan jumlah rumah tangga sebanyak 7.380 KK, maka rata-rata Anggota Rumah Tangga (ART) untuk setiap rumah tangga adalah 3,33. Indikasi ini menunjukan bahwa dalam satu rumah tangga rata-rata terdiri dari 3 - 4 orang. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi penurunan jiwa per rumah tangga sebesar 0,01 yang artinya untuk setiap 100 rumah tangga terjadi jumlah penurunan jumlah penduduk sebanyak 1 jiwa. Ini merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam melaksanakan program Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Pasawahan.
1.300 1.100 900 700 500 300 100 100 300 500 700 900 1.100 1.300 0-4
5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75-79 80 +
Perempuan Laki-laki
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015
PENDUDUK
5
Desa Pasawahan adalah Desa dengan jumlah penduduk terbanyak. Akan tetapi yang terpadat penduduknya adalah desa Singkup, dengan tingkat kepadatan mencapai 2.538 penduduk per km
2Kepadatan Penduduk menunjukan persebaran penduduk di suatu daerah tertentu yang diperoleh dengan membagi jumlah penduduk dengan luas wilayah.
Kecamatan Pasawahan memiliki luas wilayah 33,42 km2 yang dihuni oleh 24.591 jiwa. Ini berarti rata-rata kepadatan penduduk pada tahun 2014 mencapai 736 jiwa/km2. Angka ini menunjukkan bahwa rata-rata setiap km2 wilayah kecamatan Pasawahan dihuni oleh 736 jiwa.
Komposisi penduduk kecamatan Pasawahan tahun 2014 didominasi oleh penduduk usia produktif (15-64 tahun) sebesar 73 persen. Persentase penduduk yang sudah tidak produktif lagi atau melewati masa pensiun terus meningkat dibanding tahun 2013. Kondisi ini menandakan semakin baik derajat kesehatan masyarakat usia muda dan juga semakin lanjut usia penduduk di kecamatan Pasawahan.
Tahukah anda :
Dependency ratio kecamatan Pasawahan sebesar 37,36 persen.
Ini berarti setiap 100 penduduk usia produktif harus menanggung secara ekonomi 37 orang penduduk usia tidak produktif.
Komposisi Penduduk Kecamatan Pasawahan 2014
Sumber : Kecamatan Pasawahan Dalam Angka 2015
% Penduduk Menurut Kelompok Umur Tahun 2011-2014
(jiwa)
Kelompok Umur 2012 2013 2014
(1) (2) (3) (4)
0– 14 thn 5.042 5.322 4.661 15– 64 thn 17.554 17.457 17.902
> 65 thn 1.959 1.796 2.028
Dependency Ratio 39,88% 40,77% 37,36%
Sumber : Kecamatan Pasawahan Dalam Angka 2015 Cibuntu;
3,81
Paniis;
18,38
Singkup;
6,71
Cidahu;
9,89
Pasawahan
; 18,77 Padabeung
har; 10,19 Kaduela;
8,97 Padamatan
g; 4,70 Ciwiru;
9,81
Cimara;
8,77
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 6
PENDIDIKAN
Angka Melek Huruf (AMH) sulit mencapai angka 100 persen, karena masih ada penduduk usia lanjut yang tidak mampu membaca dan menulis.
Indikator Pendidikan Kecamatan Pasawahan Tahun 2012-2014
Uraian 2012 2013 2014
Angka Melek Huruf
(persen) 99,23 99,55 99,72
Rata-rata Lama Sekolah
(tahun) 8,79 8,85 8,88
Angka Partisipasi Sekolah (%)
Usia SD (7-12) tahun 100,00
Usia SLTP (13-15) tahun 93,75
Usia SLTA (16-18) tahun 80,00 Sumber : BPS, Suseda 2012 – 2014
Persentase ijazah tertinggi yang dimiliki Penduduk usia 10 tahun ke atas
Sumber : Pasawahan Dalam Angka 2015
Perbaikan tingkat kesejahteraan penduduk di suatu daerah tidak terlepas dari pendidikan yang merupakan penentu kualitas penduduk. Sepanjang periode 2012- 2014, besaran angka melek huruf (AMH) serta rata-rata lama sekolah (RLS) di kecamatan Pasawahan meningkat.
Tercatat tahun 2014 Angka Melek Huruf (AMH) kecamatan Pasawahan sebesar 99,72. Artinya sekitar 99,72 persen dari total penduduk memiliki kemampuan membaca dan menulis. Sedangkan untuk Angka partisipasi sekolah pada masing- masing kelompok usia cukup tinggi terutama pada kelompok usia sekolah Dasar yang mencapai 100 persen.
Rata–Rata Lama Sekolah (RLS) penduduk kecamatan Pasawahan tahun 2014 sebesar 8,88. Angka tersebut menunjukkan bahwa rata-rata penduduk bersekolah selama 8 tahun 9 bulan atau setara tingkat kelas 2 SLTP.
Tahukah anda :
Sekitar 65 persen penduduk usia 10 tahun ke atas di kecamatan Pasawahan pada tahun 2014 tamat SD&SMP.
Tidak tamat SD
9%
SD dan SMP 65%
SMU 22%
PT 4%
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 7
Angka Melek Huruf (AMH) sulit mencapai angka 100 persen, karena masih ada penduduk usia lanjut yang tidak mampu membaca dan menulis
PENDIDIKAN
Indikator rasio murid-kelas dapat menggambarkan ketersediaan dan kelayakan sarana pendidikan. Semakin kecil rasio murid-kelas, maka proses belajar mengajar dapar berjalan lebih baik karena kepadatan murid dalam kelas menjadi lebih kecil. Jumlah yang relatif besar dapat mempengaruhi ketidaknyamanan siswa dalam proses belajar.
Rasio murid-kelas tertinggi berada pada jenjang SMU/Sederajat yaitu 37. Artinya setiap satu kelas rata-rata diisi oleh 37 orang murid. Sementara untuk di jenjang TK sebesar 24, jenjang SD/Sederajat rasio murid-kelas sebesar 20 dan pada jenjang SLTP sebesar 33. Hal ini berarti kepadatan kelas di tingkat SD/Sederajat lebih rendah dari kepadatan tingkat SLTP/Sederajat dan SMU.
Untuk rasio murid-guru, pada tingkat SD/Sederajat yaitu sebesar 15. Hal ini menandakan setiap satu orang guru memiliki tanggung jawab mengajar terhadap sekitar 15 murid. Sementara rasio murid-guru di tingkat SLTP/Sederajat sebesar 15 dan di tingkat SMU sebesar 12.
Jumlah Sekolah, Murid, dan Guru Di Kecamatan Pasawahan Tahun 2014/2015
Tingkat
Pendidikan Sekolah Murid Guru
TK/Sederajat 5 239 24
SD/Sederajat 16 2.220 165
SLTP/Sederajat 4 1.109 66
SMU/Sederajat 1 449 46
Sumber : Pasawahan Dalam Angka 2015
Rasio Murid-Guru dan Rasio Murid-Kelas Menurut Jenjang Pendidikan Kecamatan Pasawahan Tahun 2014/2015
Sumber : Pasawahan Dalam Angka 2015 10
15 15 12
24 20
33 37
0 10 20 30 40
TK SD SLTP SMU
Rasio Murid Kelas Rasio Murid Guru Poly. (Rasio Murid Kelas)
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 8
KESEHATAN
Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang paling banyak digunakan penduduk kecamatan Pasawahan, karena mudah dijangkau dengan biaya berobat yang relatif murah
Statistik Kesehatan Kecamatan Pasawahan Tahun 2014
Uraian
Fasilitas Kesehatan ( buah)
Puskesmas 1
Puskesmas Pembantu 3
Praktek Bidan 13
Poskesdes 2
Posyandu 28
Penolong Persalinan (%)
Tenaga Medis 69,31
Tenaga Non Medis 30,69
Sumber : Pasawahan Dalam Angka Tahun 2015
Angka Harapan Hidup Kecamatan Pasawahan 2010-2014
Sumber : BPS, Suseda 2010-2014
Unit pelayanan kesehatan di kecamatan Pasawahan dibagi atas beberapa kategori yaitu Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), dan unit pelayanan kesehatan lainnya. Tercatat, pada tahun 2014 tersedia 1 unit puskesmas, 3 unit pustu, 2 poskesdes dan juga posyandu di tiap-tiap desa.
Persalinan bayi di kecamatan Pasawahan umumnya dibantu oleh tenaga medis terutama bidan. Tercatat untuk tahun 2014, jumlah persalinan dengan tenaga medis mencapai 69,31%. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman penduduk akan pentingnya keselamatan ibu dan anak yang dilahirkan sudah cukup tinggi.
Indikator kesehatan masyarakat dapat terukur dari Angka Harapan Hidup (AHH).
Tahun 2014, AHH kecamatan Pasawahan mencapai 67,62 naik 0,24 point dari 67,38 pada tahun 2013.
Tahukah anda :
Persentase balita yang mendapat ASI eksklusif di Kecamatan Pasawahan terus meningkat setiap tahunnya.
65,00 65,80 66,60 67,40 68,20 2010
2012 2013 2014
67,10 67,14
67,38 67,62
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 9
KESEHATAN
Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang paling banyak digunakan penduduk kecamatan Pasawahan, karena mudah dijangkau dengan biaya berobat yang relatif murah
Pembangunan sumber daya manusia berkualitas harus dimulai sedini mungkin.
Pemeliharaan gizi dimulai sejak masih bayi bahkan sejak ibu hamil. Kekurangan zat gizi dapat disebabkan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan perkembangan badan anak atau ketidakseimbangan konsumsi zat gizi dari segi kualitas maupun kuantitas. Hasil penimbangan posyandu pada tahun 2014 diketahui bahwa di kecamatan Pasawahan sebanyak 93,49 persen balita dikategorikan bergizi baik.
Sedangkan untuk kategori gizi buruk sebesar 0,19 persen.
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) pada bayi juga merupakan investasi kesehatan yang harus dilakukan sejak usia dini. Upaya pemerintah dalam mensosialisasikan pentingnya ASI eksklusif memperoleh respon yang positif dari penduduk kecamatan Pasawahan. Hal ini terlihat dari cukup tingginya kenaikan persentase balita yang mendapat ASI khususnya secara eksklusif (minimal 6 bulan tanpa makanan/minuman tambahan).
Jumlah Bayi yang diberi ASI Eksklusif Di Kecamatan Pasawahan Tahun 2012-2014
Sumber : Pasawahan Dalam Angka Tahun 2015
Persentase Keadaan Gizi Balita Kecamatan Pasawahan Tahun 2014
Sumber : Pasawahan Dalam Angka Tahun 2015 0
80 160 240 320 400 480 560 640
2012 2013 2014
Jumlah Bayi Diberi ASI Eksklusif
Lebih 4,80
Baik 93,49
Kurang Buruk 1,52
0,19
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015
KELUARGA BERENCANA
Alat Kontrasepsi suntik menduduki peringkat pertama dan paling banyak diminati oleh akseptor di kecamatan Pasawahan
10
Persentase Alat Kontrasepsi yang Digunakan PUS di Kecamatan Pasawahan
Tahun 2014
Sumber : Pasawahan Dalam Angka Tahun 2015
Jumlah PUS dan Peserta KB Aktif Kecamatan Pasawahan Tahun 2009-2014
Sumber : Pasawahan Dalam Angka Tahun 2015
Salah satu ukuran keberhasilan pembangunan adalah keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Program KB yang memiliki slogan dua anak lebih baik, dicanangkan pemerintah sebagai usaha untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Melalui KB, keluarga Indonesia atau pasangan usia subur didorong untuk merencanakan kehamilan dan kelahiran, menjarangkan kelahiran agar kualitas kesehatan ibu, anak, serta keluarga mencapai hasil maksimal. Salah satunya adalah penggunaan alat kontrasepsi.
Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) di kecamatan Pasawahan Tahun 2014 sebanyak 5.006 pasangan, dimana sebanyak 3.690 pasangan merupakan peserta KB aktif. Dari grafik di samping, dapat dilihat bahwa sekitar 61 persen (2.263 akseptor) di Kecamatan pasawahan menggunakan alat kontrasepsi KB suntik.
Tahukah anda :
Gerakan KB Nasional telah dilaksanakan sejak tahun 1970 dan masyarakat dunia menganggap Indonesia telah berhasil menurunkan angka kelahiran dengan bermakna
IUD 17%
MOW 10%
MOP 2%
Implant 8%
Suntik 61%
Pil 2%
0 2000 4000 6000
2009 2010 2011 2012 2013 2014
4100 3900 3868 3939 3823 3690
5009 4825 4617
4998 5236 5006
PUS KB Aktif
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015
PEMBANGUNAN MANUSIA
Tingkat pencapaian pembangunan manusia di kecamatan Pasawahan selama periode 2008-2014 secara keseluruhan menunjukkan adanya peningkatan
11 Pembangunan manusia merupakan
sebuah proses perubahan kualitas manusia menuju kehidupan yang lebih baik.
Kemajuan pembangunan manusia secara umum dapat ditunjukkan dengan melihat perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencerminkan capaian kemajuan pada tiga dimensi pokok pembangunan manusia yaitu bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
. Angka IPM merupakan agregasi dan kombinasi nilai komponen-komponennya.
Perkembangan komponen IPM kecamatan Pasawahan selama tahun 2008-2014 menunjukkan peningkatan yang relatif stabil.
Di tahun 2014 Angka Harapan Hidup mencapai 67,62 tahun, Angka Melek Huruf mendekati 100 persen yaitu 99,72 persen, kemudian Rata-rata Lama Sekolah sebesar 8,88 tahun dan kemampuan Daya Beli mencapai Rp.561.700,-
Tahukah anda :
Angka IPM kecamatan Pasawahan pada tahun 2013 sebesar 72,30 lalu meningkat 0,28 poin menjadi 72,58 di tahun 2014
Angka IPM Kecamatan Pasawahan Tahun 2008-2014
Sumber : Suseda 2008 - 2014
Indikator Pembangunan Manusia Kecamatan Pasawahan Tahun 2010-2014
Uraian 2010 2012 2013 2014
[1] [2] [3] (4)
Angka Harapan Hidup (tahun)
Nilai 67,10 67,14 67,38 67,62 Indeks 70,17 70,23 70,63 71,04 Angka Melek Huruf (persen)
Nilai 99,22 99,23 99,55 99,72 Indeks 99,22 99,23 99,55 99,72 Rata-rata Lama Sekolah (tahun)
Nilai 8,64 8,79 8,85 8,88
Indeks 57,63 58,60 59,03 59,20 Kemampuan Daya Beli
Nilai 556,06 557,8 560,6 561,7 Indeks 59,18 59,57 60,22 60,48
IPM 71,57 71,83 72,30 72,58
Sumber : Suseda 2010 - 2014 70,71
71,57 71,83
72,3
72,58
70 71 72 73
2008 2010 2012 2013 2014
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015
PERTANIAN
Padi sawah merupakan komoditi yang memberikan kontribusi terbesar dalam hal produksi pada subsektor tanaman pangan
12
Statistik Pertanian Tanaman Pangan Kecamatan Pasawahan
Jenis Tanaman 2012 2013 2014
PADI SAWAH
Luas Panen (ha) 1.707 1.712 1.647 Produksi (ton) 11.576 11.831 11.160 UBI KAYU
Luas Panen (ha) 6 1 1
Produksi (ton) 99 17 17
UBI JALAR
Luas Panen (ha) 21 46 3
Produksi (ton) 339 754 49 Sumber : Pasawahan Dalam Angka 2015
Produktifitas Tanaman Pangan (kw/ha) Kecamatan Pasawahan Tahun 2014
Sumber : Pasawahan Dalam Angka 2015
Menurut data BP3K Kecamatan Mandirancan pada tahun 2014, jenis komoditas tanaman pertanian yang dikembangkan di kecamatan Pasawahan antara lain padi sawah, ubi jalar, tanaman sayuran dan buah-buahan, juga beberapa tanaman palawija yang mudah tumbuh.
Untuk komoditas padi palawija dengan luas panen terbesar adalah padi sawah seluas 1.647 Ha dengan produksi 11.160 Ton GKP. Sedangkan komoditas dengan luas panen terkecil adalah ubi kayu yaitu 1 Ha dengan produksi 17 Ton.
Jika dilihat dari jumlah produktifitasnya, komoditas ubi kayu menunjukkan produktifitas tertinggi yaitu 170 kuintal/ha.
Disusul produktifitas ubi jalar dan padi sawah yang masing-masing sebesar 163,33 kuintal/ha dan 67,76 kuintal/ha.
Tahukah anda :
Jumlah lahan sawah di kecamatan pasawahan mencapai 583 Ha dimana 479 Ha merupakan lahan sawah irigasi.
0 30 60 90 120 150 180
Padi Ubi Kayu Ubi Jalar
2012 2013 2014
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015
PERTANIAN
Padi sawah merupakan komoditi yang memberikan kontribusi terbesar dalam hal produksi pada subsektor tanaman pangan
13 Pengembangan pertanian khususnya
pada subsektor hortikultura buah-buahan merupakan komoditi yang menjadi prioritas di kecamatan Pasawahan. Diantaranya sentra salak pondoh berada di desa Cimara, durian di desa Kaduela, dan nangka di desa Pasawahan.
Dari sub sektor peternakan, populasi ternak yang paling menonjol adalah Domba sebanyak 2.666 ekor. Sentra populasi domba ini berada di desa Cibuntu yaitu
±35% (938 ekor) dari total populasi domba.
Dari sisi ternak unggas pada tahun 2014 tercatat populasi terbanyak adalah ayam ras pedaging yaitu 42 ribu ekor, diikuti itik sebanyak 18,7 ribu ekor, ayam buras 17,2 ribu ekor, dan ayam ras petelur 620 ekor.
Tingkat produksi daging sapi dan domba pada tahun 2014 masing-masing sebanyak 5 ton dan 13,7 ton. Sedangkan tingkat produksi daging dan telur ayam (ras dan buras) masing-masing 1,045 ribu ton daging dan 935 ribu butir telur ayam. Di Pasawahan juga terdapat itik dengan tingkat produksi daging dan telur pada tahun 2014 sebanyak 148 ton dan 2 juta butir. Sentra itik ini terdapat di desa Ciwiru.
Persentase Populasi Ternak dan Unggas Kecamatan Pasawahan 2014
Sumber : Pasawahan Dalam Angka 2015
Produksi Telur Kecamatan Mandirancan Tahun 2014 (butir)
Sumber : Pasawahan Dalam Angka 2015
sapi potong;
0,12
kerbau; 0,13 domba; 3,21
kelinci; 1,80
ayam buras;
20,82
ayam ras; 51,35
itik; 22,57 unggas
98,88
0 500 1.000 1.500 2.000 2.500
ayam itik
876
2.029
Statistik Daerah Kecamatan Pasawahan 2015 14
PARIWISATA
Desa Cibuntu di Kecamatan Pasawahan sudah ditetapkan sebagai Desa Wisata oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan
Beberapa Kawasan Wisata Alam Kecamatan Pasawahan
.
Tahukah anda :
Talaga Remis merupakan objek wisata di kecamatan Pasawahan yang paling banyak dikunjungi. Berupa danau besar yang dilatarbelakangi pohon pinus, kosambi, malaka, dan lainnya sekitar 160 jenis tumbuhan. Terletak di desa Kaduela,dan mempunyai luas sekitar 3,25 Ha dan kedalaman air 2 meter.
Sektor pariwisata mempunyai peranan yang cukup penting dalam kegiatan perekonomian. Selain memperluas kesempatan kerja, dan peningkatan penghasilan masyarakat, sektor ini juga mampu menjaga dan memelihara kelestarian sosial budaya maupun lingkungan hidup masyarakat.
Beberapa tahun terakhir potensi wisata di Kabupaten Kuningan mulai banyak diminati oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Arah kebijakan dan motto pembangunan Kabupaten Kuningan juga mulai menempatkan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah sektor pertanian.
Obyek wisata alam yang ada di kecamatan Pasawahan diantaranya, Objek Wisata Cipaniis, situ Cipariuk, situ Cicerem, situ Talaga Remis, Situs Cibuntu, Objek Wisata Sumur Tujuh, Bumi perkemahan Cikole, bumi perkemahan singkup, dan juga Kebun raya Padabeunghar yang hingga saat ini masih dalam proses penataan.
LAMPIRAN
TABEL
Sumber : Pasawahan Dalam Angka 2015 Tabel 1 :
Jumlah Penduduk, Luas Daerah, Kepadatan dan Sex Ratio Menurut Desa di Kecamatan Pasawahan Tahun 2014
Desa Luas
(km)
Penduduk (orang) Kepadatan
Penduduk Sex Ratio
L P
Cibuntu 9,6 476 461 98 103
Paniis 3,56 2 315 2 205 1 270 105
Singkup 0,65 874 776 2 538 113
Cidahu 0,96 1 260 1 173 2 534 107
Pasawahan 5,03 2 390 2 225 917 107
Padabeunghar 7,62 1 313 1 194 329 110
Kaduela 2,35 1 129 1 077 939 105
Padamatang 0,7 620 533 1 647 116
Ciwiru 1,52 1 239 1 174 1 589 106
Cimara 1,43 1 128 1 029 1 508 110
Jumlah 33,42 12.744 11.847 736 108
Sumber : Pasawahan Dalam Angka 2015 Tabel 2 :
Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin di Kecamatan Pasawahan Tahun 2014
Kelompok Umur
Penduduk (orang)
Jumlah Laki-laki Perempuan
0-4 429 355 784
5-9 1 061 896 1 957
10-14 1 017 903 1 920
15-19 1 117 980 2 097
20-24 1 032 1 008 2 040
25-29 1 016 992 2 008
30-34 1 109 1 042 2 151
35-39 1 104 1 063 2 167
40-44 960 977 1 937
45-49 944 878 1 822
50-54 717 723 1 440
55-59 696 623 1 319
60-64 523 398 921
65-69 322 333 655
70-74 266 253 519
75-79 185 238 423
80 + 246 185 431
Jumlah 12 744 11 847 24 591