• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Chariri, Anis dan Imam Ghozali Teori Akuntansi. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Chariri, Anis dan Imam Ghozali Teori Akuntansi. Semarang: Badan Penerbit UNDIP."

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Anggraini, Fr, 2006. Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalam Laporan Keuangan Tahunan . Simposium Nasioanal Akuntansi IX. Padang,23-26 Agustus.

Arifin, 2004, Membaca Saham, Yogyakarta, Andi.

Chariri, Anis dan Imam Ghozali. 2007. Teori Akuntansi. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Dahlia, Lely dan Veronica, Sylvia Siregar, 2008. Pengaruh Corporate Social Resposnsibility terhadap KInerja Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 dan 2006), symposium Nasional Akuntansi 11, Pontianak.

Daniri, Mas Ahmad (2007), Standarisasi Tanggung Jawab Social Perusahaan, Sambutan Menteri Negara Lingkungan Hidup pada seminar sehari “Promise of Gold Rating Sustainable CSR” tanggal 23 Agustus 2006, diambil dari www.menih.go.id

Ghozali, imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS. Badan Universitas Diponegoro: Semarang

Hanafi, Mamduh. (2004). Manajemen Keuangan, BPFE, Yogyakarta

Husnan, Suad. 2001. Dasar-Dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas Edisi Ketiga. Yogyakarta : UPP AMP YKPN.

Ismaya, Sujana. 2005. Kamus Akuntansi. Bandung: Pustaka Grafika..

Kuntari, Y. dan A. Sulistyani, 2007. Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial dalam Laporan Tahunan Perusahaan Indeks Letter Quality (LQ 45) Tahun 2005. ASET Volume 9 Nomor 2.

Agustus : 494-515.

Kotler, P., Lee N. (2005). Corporate social responsibility : Doing the most good for

your company and your cause. New Jersey : John Wiley & Sons, Inc.,

Hoboken.

(2)

Madichah. 2005. Pengaruh Earning Per Share (EPS), Dividen Per Share (DPS) dan Financial Leverage (FL) terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Jakarta, UNES, Semerang.

Sayekti, Yosefa dan Wondabio, Ludovicus Sensi. 2007. Pengaruh CSR Disclosure Terhadap Earning Response Coefficient. Simposium Nasional Akuntansi X.

Makasar

Sutrisno. 2000 . Manajemen Keuangan : “Teori, Konsep dan Aplikasi’ edisi 1.

EKONISIA : Yogyakarta.

Triastanto, Agus. 2010. Pengaruh Pengungkapan corporate social responsibility (CSR) dan Pengungkapan Penuh Laporan Keuangan (full disclosure of financial statement) Terhadap Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2006- 2008. UMN, Malang

Van Horne, James C dan Wachowicz, John M. 1997. Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan. Jakarta : Salemba Empat

Waryanti, 2009. Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Sosial Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia

.

Skripsi S1 Akuntansi UNDIP.

Wibisono, 2007. Membedah Konsep dan Aplikasi Corporate Social Responsibility.

Surabaya : Media Grapka.

www.GRI.com

www.idx.com

www.wikipedia.com

www.yahoo.finance.com

(3)

LAMPIRAN 1 : INDIKATOR PENGUNGKAPAN CSR BERDASARKAN GRI

Tiga fokus pengungkapan GRI Indikator Kinerja Ekonomi

EC1 Perolehan dan distribusi nilai ekonomi langsung, meliputi pendapatan, biaya operasi, imbal jasa karyawan, donasi, dan investasi komunitas lainnya, laba ditahan, dan pembayaran kepada penyandang dana serta pemerintah.

EC2 Implikasi finansial dan risiko lainnya akibat perubahan iklim serta peluangnya bagi aktivitas organisasi

EC3 Jaminan kewajiban organisasi terhadap program imbalan pasti.

EC4 Bantuan finansial yang signifikan dari pemerintah.

Aspek : Kehadiran Pasar

EC5 Rentang rasio standar upah terendah dibandingkan dengan upah minimum setempat pada lokasi operasi yang signifikan.

EC6 Kebijakan, praktek, dan proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal pada lokasi operasi yang signifikan.

EC7 Prosedur penerimaan pegawai lokal dan proporsi manajemen senior lokal yang dipekerjakan pada lokasi operasi yang signifikan.

EC8 Pembangunan dan dampak dari investasi infrastruktur serta jasa yang diberikan untuk kepentingan publik secara komersial, natura, atau pro bono.

EC9 Pemahaman dan penjelasan dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan, termasuk seberapa luas dampaknya.

Indikator Kinerja Lingkungan Aspek: Material

EN1 Penggunaan Bahan; diperinci berdasarkan berat atau volume.

EN2 Persentase Penggunaan Bahan Daur Ulang.

Aspek: Energi

EN3 Penggunaan Energi Langsung dari Sumberdaya Energi Primer.

EN4 Pemakaian Energi Tidak Langsung berdasarkan Sumber Primer.

EN5 Penghematan Energi melalui Konservasi dan Peningkatan Efisiensi.

EN6 Inisiatif untuk mendapatkan produk dan jasa berbasis energi efisien atau energi yang dapat diperbarui, serta pengurangan persyaratan kebutuhan energi sebagai akibat dari inisiatif tersebut.

EN7 Inisiatif untuk mengurangi konsumsi energi tidak langsung dan pengurangan yang dicapai.

Aspek: Air

EN8 Total pengambilan air per sumber.

EN9 Sumber air yang terpengaruh secara signifikan akibat pengambilan air.

EN10 Persentase dan total volume air yang digunakan kembali dan didaur ulang.

EN11 Lokasi dan Ukuran Tanah yang dimiliki, disewa, dikelola oleh organisasi pelapor yang berlokasi di dalam, atau yang berdekatan dengan daerah yang diproteksi (dilindungi?) atau daerah-daerah yang memiliki nilai keanekaragaman hayati yang tinggi di luar daerah yang diproteksi.

EN12 Uraian atas berbagai dampak signifikan yang diakibatkan oleh aktivitas, produk, dan jasa organisasi pelapor terhadap keanekaragaman hayati di daerah yang diproteksi (dilindungi) dan di daerah yang memiliki keanekaragaman hayati bernilai tinggi di luar daerah yang diproteksi (dilindungi).

EN13 Perlindungan dan Pemulihan Habitat.

EN12 Uraian atas berbagai dampak signifikan yang diakibatkan oleh aktivitas, produk, dan jasa organisasi pelapor terhadap keanekaragaman hayati di daerah yang diproteksi (dilindungi) dan di daerah yang memiliki keanekaragaman hayati bernilai tinggi di luar daerah yang diproteksi (dilindungi).

(4)

EN13 Perlindungan dan Pemulihan Habitat.

EN14 Strategi, tindakan, dan rencana mendatang untuk mengelola dampak terhadap keanekaragaman hayati.

EN15 Jumlah spesies berdasarkan tingkat risiko kepunahan yang masuk dalam Daftar Merah IUCN (IUCN Red List Species) dan yang masuk dalam daftar konservasi nasional dengan habitat di daerah-daerah yang terkena dampak operasi.

Aspek: Emisi, Efluen dan Limbah

EN16 Jumlah emisi gas rumah kaca yang sifatnya langsung maupun tidak langsung dirinci berdasarkan berat EN17 Emisi gas rumah kaca tidak langsung lainnya diperinci berdasarkan berat.

EN18 Inisiatif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan pencapaiannya.

EN19 Emisi bahan kimia yang merusak lapisan ozon (ozone-depleting substances/ODS) diperinci berdasarkan berat.

EN20 NOx, SOx dan emisi udara signifikan lainnya yang diperinci berdasarkan jenis dan berat.

EN21 Jumlah buangan air menurut kualitas dan tujuan.

EN22 Jumlah berat limbah menurut jenis dan metode pembuangan.

EN23 Jumlah dan volume tumpahan yang signifikan.

EN24 Berat limbah yang diangkut, diimpor, diekspor, atau diolah yang dianggap berbahaya menurut Lampiran Konvensi Basel I, II, III dan VIII, dan persentase limbah yang diangkut secara internasional.

EN25 Identitas, ukuran, status proteksi dan nilai keanekaragaman hayati badan air serta habitat terkait yang secara signifikan dipengaruhi oleh pembuangan dan limpasan air organisasi pelapor.

Aspek: Produk dan Jasa

EN26 Inisiatif untuk mengurangi dampak lingkungan produk dan jasa dan sejauh mana dampak pengurangan tersebut.

EN27 Persentase produk terjual dan bahan kemasannya yang ditarik menurut kategori.

Aspek: Kepatuhan

EN28 Nilai Moneter Denda yang signifikan dan jumlah sanksi nonmoneter atas pelanggaran terhadap hukum dan regulasi lingkungan.

Aspek: Pengangkutan/Transportasi

EN29 Dampak lingkungan yang signifikan akibat pemindahan produk dan barang-barang lain serta material yang digunakan untuk operasi perusahaan, dan tenaga kerja yang memindahkan.

Aspek: Menyeluruh.

EN30 Jumlah pengeluaran untuk proteksi dan investasi lingkungan menurut jenis.

Indikator Kinerja Sosial Aspek: Pekerjaan

LA1 Jumlah angkatan kerja menurut jenis pekerjaan, kontrak pekerjaan, dan wilayah.

LA2 Jumlah dan tingkat perputaran karyawan menurut kelompok usia, jenis kelamin, dan wilayah.

LA3 Manfaat yang disediakan bagi karyawan tetap (purna waktu) yang tidak disediakan bagi karyawan tidak tetap (paruh waktu) menurut kegiatan pokoknya.

Aspek: Tenaga kerja / Hubungan Manajemen

LA4 Persentase karyawan yang dilindungi perjanjian tawar-menawar kolektif tersebut.

LA5 Masa pemberitahuan minimal tentang perubahan kegiatan penting, termasuk apakah hal itu dijelaskan dalam perjanjian kolektif tersebut.

Aspek: Kesehatan dan Keselamatan Jabatan

LA6 Persentase jumlah angkatan kerja yang resmi diwakili dalam panitia Kesehatan dan Keselamatan antara manajemen dan pekerja yang membantu memantau dan memberi nasihat untuk program keselamatan dan kesehatan jabatan.

LA7 Tingkat kecelakaan fisik, penyakit karena jabatan, hari-hari yang hilang, dan ketidakhadiran, dan jumlah kematian karena pekerjaan menurut wilayah.

LA8 Program pendidikan, pelatihan, penyuluhan/bimbingan, pencegahan, pengendalian risiko setempat untuk membantu para karyawan, anggota keluarga dan anggota masyarakat, mengenai penyakit berat/berbahaya.

(5)

LA9 Masalah kesehatan dan keselamatan yang tercakup dalam perjanjian resmi dengan serikat karyawan.

Aspek: Pelatihan dan Pendidikan

LA10 Rata-rata jam pelatihan tiap tahun tiap karyawan menurut kategori/kelompok karyawan.

LA11 Program untuk pengaturan keterampilan dan pembelajaran sepanjang hayat yang menujang kelangsungan pekerjaan karyawan dan membantu mereka dalam mengatur akhir karier.

LA12 Persentase karyawan yang menerima peninjauan kinerja dan pengembangan karier secara teratur.

Aspek: Keberagaman dan Kesempatan Setara

LA13 Komposisi badan pengelola/penguasa dan perincian karya¬wan tiap kategori/kelompok menurut jenis kelamin, kelompok usia, keanggotaan kelompok minoritas, dan keanekaragaman indikator lain.

LA14 Perbandingan/rasio gaji dasar pria terhadap wanita menurut kelompok/kategori karyawan.

Hak Asasi Manusia

Aspek : Praktek Investasi dan Pengadaan.

HR1 Persentase dan jumlah perjanjian investasi signifikan yang memuat klausul HAM atau telah menjalani proses skrining/ filtrasi terkait dengan aspek hak asasi manusia.

HR2 Persentase pemasok dan kontraktor signifikan yang telah menjalani proses skrining/ filtrasi atas aspek HAM.

HR3 Jumlah waktu pelatihan bagi karyawan dalam hal mengenai kebijakan dan serta prosedur terkait dengan aspek HAM yang relevan dengan kegiatan organisasi, termasuk persentase karyawan yang telah menjalani pelatihan.

Aspek: Nondiskriminasi

HR4 Jumlah kasus diskriminasi yang terjadi dan tindakan yang diambil/dilakukan.

Aspek: Kebebasan Berserikat dan Berunding Bersama Berkumpul.

HR5 Segala kegiatan berserikat dan berkumpul yang diteridentifikasi dapat menimbulkan risiko yang signifikan serta tindakan yang diambil untuk mendukung hak-hak tersebut.

Aspek: Pekerja Anak

HR6 Kegiatan yang identifikasi mengandung risiko yang signifikan dapat menimbulkan terjadinya kasus pekerja anak, dan langkah-langkah yang diambil untuk mendukung upaya penghapusan pekerja anak.

Aspek: Kerja Paksa dan Kerja Wajib

HR7 Kegiatan yang teridentifikasi mengandung risiko yang signifikan dapat menimbulkan kasus kerja paksa atau kerja wajib, dan langkah-langkah yang telah diambil untuk mendukung upaya penghapusan kerja paksa atau kerja wajib.

Aspek: Praktek/Tindakan Pengamanan

HR8 Persentase personel penjaga keamanan yang terlatih dalam hal kebijakan dan prosedur organisasi terkait dengan aspek HAM yang relevan dengan kegiatan organisasi.

Aspek: Hak Penduduk Asli

HR9 Jumlah kasus pelanggaran yang terkait dengan hak penduduk asli dan langkah-langkah yang diambil.

Masyarakat/ Sosial Aspek: Komunitas

S01 Sifat dasar, ruang lingkup, dan keefektifan setiap program dan praktek yang dilakukan untuk menilai dan mengelola dampak operasi terhadap masyarakat, baik pada saat memulai, pada saat beroperasi, dan pada saat mengakhiri.

Aspek: Korupsi

S02 Persentase dan jumlah unit usaha yang memiliki risiko terhadap korupsi.

S03 Persentase pegawai yang dilatih dalam kebijakan dan prosedur antikorupsi.

S04 Tindakan yang diambil dalam menanggapi kejadian korupsi.

Aspek: Kebijakan Publik

S05 Kedudukan kebijakan publik dan partisipasi dalam proses melobi dan pembuatan kebijakan publik.

S06 Nilai kontribusi finansial dan natura kepada partai politik, politisi, dan institusi terkait berdasarkan negara di mana perusahaan beroperasi.

Aspek: Kelakuan Tidak Bersaing

(6)

S07 Jumlah tindakan hukum terhadap pelanggaran ketentuan antipersaingan, anti-trust, dan praktek monopoli serta sanksinya.

Aspek: Kepatuhan

S08 Nilai uang dari denda signifikan dan jumlah sanksi nonmoneter untuk pelanggaran hukum dan peraturan yang dilakukan.

Tanggung Jawab Produk

Aspek: Kesehatan dan Keamanan Pelanggan

PR1 Tahapan daur hidup di mana dampak produk dan jasa yang menyangkut kesehatan dan keamanan dinilai untuk penyempurnaan, dan persentase dari kategori produk dan jasa yang penting yang harus mengikuti prosedur tersebut.

PR2 Jumlah pelanggaran terhadap peraturan dan etika mengenai dampak kesehatan dan keselamatan suatu produk dan jasa selama daur hidup, per produk.

Aspek: Pemasangan Label bagi Produk dan Jasa

PR3 Jenis informasi produk dan jasa yang dipersyaratkan oleh prosedur dan persentase produk dan jasa yang signifikan yang terkait dengan informasi yang dipersyaratkan tersebut.

PR4 Jumlah pelanggaran peraturan dan voluntary codes mengenai penyediaan informasi produk dan jasa serta pemberian label, per produk.

PR5 Praktek yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan termasuk hasil survei yang mengukur kepuasaan pelanggan.

Aspek: Komunikasi Pemasaran

PR6 Program-program untuk ketaatan pada hukum, standar dan voluntary codes yang terkait dengan komunikasi pemasaran, termasuk periklanan, promosi, dan sponsorship.

PR7 Jumlah pelanggaran peraturan dan voluntary codes sukarela mengenai komunikasi pemasaran termasuk periklanan, promosi, dan sponsorship, menurut produknya.

Aspek: Keleluasaan Pribadi (privacy) Pelanggan

PR8 Jumlah keseluruhan dari pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran keleluasaan pribadi (privacy) pelanggan dan hilangnya data pelanggan.

Aspek: Kepatuhan

PR9 Nilai moneter dari denda pelanggaran hukum dan peraturan mengenai pengadaan dan penggunaan produk dan jasa.

(7)

LAMPIRAN 2 : DATA SAMPEL PENELITIAN UNTUK SPSS

No KODE NAMA PERUSAHAAN

TAHUN CSR DPS

HARGA SAHAM 1 ANTM PT Aneka Tambang (Persero)Tbk 2008 0.6075949 57.47 2586.634615

2009 1 25.383 1892.45098

2010 1 70.71 2226.862745

2 BMRI PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2008 0.3417722 88.896 2660.576923

2009 0.3924051 119.373 3364.019608

2010 0.5189873 140.242 5780.882353

3 BBNI PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk 2008 0.3291139 8 1174.711538

2009 0.3291139 56.92 1514.705882

2010 0.4050633 65.98 2886.862745

4 BBRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk 2008 0.3670886 169.16 5528.301887

2009 0.3670886 177.81 6310.096154

2010 0.5189873 93.01 9282.692308

5 JSMR PT Jasa Marga (Persero) Tbk 2008 0.3797468 52.23 1240.961538

2009 0.556962 87.91 1475.882353

2010 0.7468354 105.69 2505.588235

6 PGAS PT Perusahaan Gas Negara (Persero)Tbk 2008 0.3797468 41.74 2555.377358

2009 0.6455696 154.2 3025.673077

2010 0.8227848 154.44 4009.803922

7 SMGR PT Semen Gresik (Persero)Tbk 2008 0.8227848 215.19 4128.846154

2009 0.9493671 308.45 5314.215686

2010 0.9493671 306.26 8680.392157

8 TLKM PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)Tbk 2008 0.4050633 296.94 7916.037736

2009 0.8987342 288.06 7943.269231

2010 0.8987342 322.59 8370.588235

9 TINS PT Timah (persero) Tbk 2008 0.8481013 1773 19964.32692

2009 1 133 1748.431373

2010 1 31.17 2487.745098

10 WIKA PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 2008 0.3670886 8.03 335.5961538

2009 0.8987342 10.02 301.8627451

2010 0.8987342 17.08 496.0784314

(8)

LAMPIRAN 3 : DATA INDEKS CSR

No KODE Nama Perusahaan CSR INDEX

2008 2009 2010

1 ANTM PT Aneka Tambang (Persero)Tbk 0.607595 1 1

2 BMRI PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 0.341772 0.392405 0.518987 3 BBNI PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk 0.329114 0.329114 0.405063 4 BBRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk 0.367089 0.367089 0.518987 5 JSMR PT Jasa Marga (Persero) Tbk 0.443038 0.556962 0.746835 6 PGAS PT Perusahaan Gas Negara (Persero)Tbk 0.56962 0.64557 0.822785 7 SMGR PT Semen Gresik (Persero)Tbk 0.822785 0.949367 0.949367 8 TLKM PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)Tbk 0.607595 0.898734 0.898734

9 TINS PT Timah (persero) Tbk 0.848101 1 1

10 WIKA PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 0.759494 0.898734 0.898734

LAMPIRAN 4 : DATA DIVIDEN PER SAHAM

No KODE Nama Perusahaan DPS

2008 2009 2010

1 ANTM PT Aneka Tambang (Persero)Tbk 57.47 25.383 70.71

2 BMRI PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 88.896 119.373 140.242 3 BBNI PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk 8 56.92 65.98 4 BBRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk 169.16 177.81 93.01

5 JSMR PT Jasa Marga (Persero) Tbk 52.23 87.91 105.69

6 PGAS PT Perusahaan Gas Negara (Persero)Tbk 41,74 154,20 154.44

7 SMGR PT Semen Gresik (Persero)Tbk 215.19 308.45 306.26

8 TLKM PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)Tbk 296,94 288,06 322,59

9 TINS PT Timah (persero) Tbk 1773 133 31,17

10 WIKA PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 8.03 10.02 17.08

(9)

LAMPIRAN 5 : DATA HARGA SAHAM RAT-RATA PER MINGGU

No KODE Nama Perusahaan Harga Saham

2008 2009 2010

1 ANTM PT Aneka Tambang (Persero)Tbk 2586.63 1892.45 2226.86 2 BMRI PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2660.58 3364.02 5780.88 3 BBNI PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk 1174.71 1514.71 2886.86 4 BBRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk 5528.3 6310.1 9282.69

5 JSMR PT Jasa Marga (Persero) Tbk 1240.96 1475.88 2505.59

6 PGAS PT Perusahaan Gas Negara (Persero)Tbk 2555.38 3025.67 4009.8 7 SMGR PT Semen Gresik (Persero)Tbk 4128.85 5314.22 8680.39 8 TLKM PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)Tbk 7916.04 7943.27 8370.59

9 TINS PT Timah (persero) Tbk 19964.3 1748.43 2487.75

10 WIKA PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 335.596 301.863 496.078

LAMPIRAN 6 : DATA OUTPUT SPSS 17 Tabel 4.1 Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean

Std.

Deviation HS 30 301.86 19964.33 4256.9825 3975.94828

DPS 30 8.00 1773.00 179.2985 316.60769

CSR 30 .33 1.00 .6549 .25882

Valid N (listwise)

30

(10)

Tabel 4.3 Uji Autokorelasi Model Summary

b

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the

Estimate Durbin-Watson

1 .878a .770 .753 1975.85709 2.076

a. Predictors: (Constant), DPS, CSR b. Dependent Variable: HS

Tabel 4.2

Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov

Unstandardized Residual

N 30

Normal Parametersa,,b Mean .0000000

Std. Deviation 1.90650704E3

Most Extreme Differences Absolute .212

Positive .212

Negative -.127

Kolmogorov-Smirnov Z 1.159

Asymp. Sig. (2-tailed) .136

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

(11)

Tabel 4.4 Uji Multikolinieritas

Coefficients

a

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

T Sig.

Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 2626.279 996.058 2.637 .014

CSR -550.494 1449.743 -.036 -.380 .707 .956 1.046

DPS 11.105 1.185 .884 9.371 .000 .956 1.046

a. Dependent Variable: HS

Tabel 4.5

Uji Heterokedastisitas : Uji Glejser Coefficients

a

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 1614.542 622.535 2.593 .015

CSR -402.588 906.087 -.086 -.444 .660

DPS .562 .741 .148 .759 .454

a. Dependent Variable: ABS_RES

(12)

Tabel 4.7 Uji Statistik t

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 2626.279 996.058 2.637 .014

CSR -550.494 1449.743 -.036 -.380 .707

DPS 11.105 1.185 .884 9.371 .000

a. Dependent Variable: HS

Sumber : Output SPSS

Tabel 4.8 Uji Statistik F

ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 3.530E8 2 1.765E8 45.214 .000a

Residual 1.054E8 27 3904011.256

Total 4.584E8 29

a. Predictors: (Constant), DPS, CSR b. Dependent Variable: HS Sumber : Output SPSS

Tabel 4.6 Koefisien Determinasi

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the

Estimate Durbin-Watson

1 .878a .770 .753 1975.85709 2.076

a. Predictors: (Constant), DPS, CSR b. Dependent Variable: HS

Gambar

Tabel 4.3  Uji Autokorelasi  Model Summary b Model  R  R Square  Adjusted  R Square  Std
Tabel 4.4  Uji Multikolinieritas  Coefficients a Model  Unstandardized Coefficients  Standardized Coefficients  T  Sig
Tabel 4.7  Uji Statistik t  Coefficients a Model  Unstandardized Coefficients  Standardized Coefficients  t  Sig

Referensi

Dokumen terkait

Selama menderita diabetes, keadaan ini menyebabkan dinding pembuluh darah kecil pada mata melemah sehingga timbul tonjolan kecil pada pembuluh darah tersebut (mikroaneurisma)

Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Financial Leverage terhadap Praktik Perataan Laba (Income Smoothing) pada Perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa

Pengaruh Konflik Peran dan Ambiguitas Peran Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Variabel Stres Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Karyawan PT.. Bank Rakyat

Dan berdasarkan pengamatan awal dari penyebaran angket yang dilakukan oleh peneliti terhadap beberapa siswa siswi SMAN 08 Surakarta dengan jumlah 30 subjek dari 4 aspek dan

PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. Jika diminta

Langkah awal dari pengolahan data adalah penentuan komponen kritis dengan fokus dua komponen, yaitu dua komponen yang mempunyai frekuensi kerusakan terbanyak. Komponen

Pada saat Peraturan Menteri mi mulai berlaku, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 35 Tahun 2016 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi

Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pronominal dalam bahasa Sigapokna (Mentawai) di Desa Sigapokna Kecamatan