BAB I PENDAHULUAN
1.1 Analisis Situasi
Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali merupakan salah satu tempat KKN Tematik Revolusi Mental Unud periode XIII Tahun 2016. Dengan masuknya KKN Tematik Revolusi Mental ini mengindikasikan bahwa masih terdapat berbagai masalah dan dinamika di Desa Carangsari.Masalah-masalah tersebut dibagi menjadi 3 bidang seperti bidang Indonesia Melayani, Indonesia Bersih dan Indonesia Tertib. Maka setiap permasalahan tidak akan bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan Interdisipliner. Semuanya secara perlahan harus diselesaikan secara monodisipliner. Banyak sekali latar belakang yang menjadi cikal bakal berbagai masalah di Desa Carangsari yang menjadi target perbaikan dan pengembangan terhadap KKN Tematik Revolusi Mental.
Desa Carangsari terletak di Kecamatan Petang Kabupaten Badung. Memiliki luas sekitar 885 Ha dengan tapal batas desa meliputi sebelah utara berbatasan dengan Getasan, sebelah barat berbatasan dengan Tabanan, sebelah selatan berbatasan dengan Abiansemal, dan sebelah timur berbatasan dengan Gianyar. Desa yang memiliki semboyan “Rumaketing Taksuning Jagat” yang berarti menghimpun potensi desa untuk membangun desa ini sebagian besar warganya yaitu 60%
beraktivitas aktif dalam hal bercocok tanam atau agraris. Desa Carangsari yang dikenal sebagai desa wisata memiliki 10 banjar adat yang terdiri dari Banjar Samuan Kangin dengan 216 KK, Banjar Samuan Kawan dengan 205 KK, Banjar Mekar Sari dengan 150 KK, Banjar Bedauh dengan 132 KK, Banjar Pemijian dengan 216 KK, Banjar Senapan dengan 146 KK, Banjar Anggungan dengan 41 KK, Banjar Sangut dengan 141 KK, Banjar Beng dengan 62 KK, dan Banjar Telugtug dengan 102 KK, sehingga total terdapat 1412 KK di desa ini. Dari keseluruhan jumlah KK terdapat 200 KK atau sekitar 14,1% KK yang masih kurang mampu sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus
Mata pencaharian penduduk Desa Carangsari sebagian besar adalah di bidang pertanian dan usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) sesuai dengan keadaan topografinya yang merupakan daerah pertanian di dataran tinggi.Dengan beriklim tropis sangat cocok untuk tanaman dan peternakan jenis tertentu, seperti pisang, jenis umbi-umbian, kelapa, dan cokelat. Di samping
sektor pertanian, sektor peternakan juga merupakan mata pencaharian sampingan dari sebagian besar masyarakat seperti ternak sapi dan babi.
Berdasarkan data yang didapat dari profil desa tahun 2015, tersedia fasilitas pendidikan berupa 1 TK, 4 SD, dan 1 SMP. Pendidikan merupakan suatu proses sosial di mana seseorang dihadapkan pada pengaruh lingkungan yang terpilih dan terkontrol (khususnya yang datang dari sekolah), sehingga dia dapat memperoleh dan mengalami perkembangan kemampuan sosial dan kemampuan individu yang optimal untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas yang berguna bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Oleh karena itu penting bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan sedini mungkin.
Pembangunan kesehatan yang merupakan bagian dari prioritas utama pembangunan di Desa Carangsari harus terus ditingkatkan baik melalui peningkatan kemampuan dan pengetahuan kader- kader di masyarakat dan juga dengan perbaikan sarana dan prasarana kesehatan seperti merehabilitasi puskesmas induk maupun puskesmas pembantu (pustu) di daerah Desa Carangsari juga memiliki fasilitas kesehatan seperti fasilitas posyandu di masing- masing banjar yang melayani penimbangan bayi, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, imunisasi, pelayanan gizi dan pelayanan terhadap lansia.
1.2 Identifikasi Permasalahan
1.2.1 Identifikasi Permasalahan Bidang Indonesia Melayani
Program kerja bidang Indonesia Melayani menyerap aspirasi dari audiensi yang dilakukan di kantor desa mulai dari tanggal 27 Juli 2016 yang dihadiri kepala lingkungan dan tokoh masyarakat di Desa Carangsari. Pada kesempatan tersebut, perbekel mulai memaparkan pilihan-pilihan program yang sedianya bisa mahasiswa KKN-RM XIII laksanakan.Penyelenggaraan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh birokrasi pemerintah yang menyangkut pemenuhan hak-hak sipil serta kebutuhan dasar masyarakat, belum nyata dilihat dari kinerja birokrasi pemerintah selama ini. Melihat fenomena tersebut dewasa ini masih banyak keluhan dan pengaduan dari masyrakat, seperti contohnya :
1. Cara kerja pelayanan berbelit-belit
2. Tidak adanya transparasi dan akuntabilitas 3. Terbatasnya fasilitas
4. Kurangnya sarana dan prasarana pelayanan.
Juga halnya di dalam perjalanan pemerintahan banyak mengalami kendala seperti misalnya anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah dalam rangka pelayanan publik sangat terbatas, mindset dari birokrat cenderung menempatkan dirinya sebagai agen kekuasaan dari pada agen pelayanan. Karena adanya permasalahan-permasalahan tersebut diatas, maka diharapkan program Indonesia Melayani yang kami buat tersebut dapat menyelesaikan atau mengurangi permasalahan tersebut.
1.2.2 Identifikasi Permasalahan Bidang Indonesia Bersih
Melihat masih kurangnya kesadaran masyarakat akan lingkungan yang bersih dan pola hidup masyarakat yang dirasa masih kurang maka dibutuhkan program yang membantu masyarakat agar menumbuhkan kesadaran akan lingkungan bersih dan pola hidup yang sehat.
Maka dari itu kami memaksimalkan program yang dicanangkan oleh pusat guna memperbaiki mental atau kesadaran masyarakat demi terciptanya Desa Carangsari yang bersih dan sehat.
Fakta di lapangan yang kami temukan bahwa masyarakat di Desa Carangsari tingkat kesadaran akan lingkungan bersih masih kurang, sebagai contoh dilapangan masyarakat masih banyak membuang sampah di sungai ini tentunya akan merusak lingkungan sekitar dan membawa dampak negatife yaitu berupa banjir dan timbulnya berbagai penyakit.
1.2.3 Identifikasi Permasalahan Bidang Indonesia Tertib
Sebagaimana kita tahu bahwa ketertiban dan keamanan merupakan hal yang sangat penting dan merupakan tanggung jawab bersama, guna terciptanya lingkungan yang tertib dan dapat menumbuhkan rasa aman maupun nyaman di lingkungan tersebut. Namun kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya hal ini masih dinilai kurang, sebagai contoh banyak masyarakat yang masih merokok di kawasan yang seharusnya tidak diperkenankan untuk merokok dan masih banyak lagi hal-hal yang perlu diperbaiki guna terciptamya kesadaran yang baik di Desa Carangsari. Maka dari itu kami melaksanakan program Gerakan Indonesia Tertib yang dimana masyarakat diharapkan akan memiliki peran aktif dalam meningkatkan kesadaran akan budaya tertib di lingkungan Desa Carangsari.
1.3 Tujuan
1.3.1 Tujuan Kegiatan Bidang Indonesia Melayani
Dari permasalahan yang diserap dari audiensi dengan tokoh masyarakat dan aparat desa, maka terdapat beberapa pengembangan program kerja untuk menjadi solusi dimana tujuan program bidang Indonesia melayani adalah
1. Mampu memberikan solusi dalam masalah sistem pelayanan birokrasi di dalam pemerintah desa, sehingga dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus segala bentuk administrasi yang berhubungan dengan pemerintah desa, adanya program penyusunan SOP pelayanan keterbukaan informasi publik (misal KTP, kartu KK, dll) 2. Dapat sebagai panduan bagi aparatur desa agar dapat memudahkan masyarakat dalam
pelayanan yang bertujuan untuk meningkatkan semangat bekerja dan kedisiplinan dari para staff kantor desa Carangsari seperti pembuatan banner 10 budaya malu, pembuatan visi dan misi. Program meningkatkan kelengkapan data base adminitrasi desa dan menertibkan admnistrasi desa, sehingga semua administrasi desa dapat tersimpan sesuai bidang. Program meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur desa dalam menggunakan perangkat computer serta kemampuan dalam pembuatan data base berbasis IT.
1.3.2 Tujuan Kegiatan Bidang Indonesia Bersih
Adapun tujuan dari bidang kerja Indonesia bersih:
1. Untuk meningkatkan kebersihan Desa Carangsari, dan menghindari banyaknya timbunan sampah-sampah. Memilah sampah sejak dini di mulai dari lingkungan masyarakat agar terbebas dari penyakit.
2. Untuk Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat yang dimulai sejak dini dengan pembelajaran Pola Hidup Bersih dan Sehat dengan melakukan pendidikan yang dimulai sejak dini dengan sasaran anak-anak SD.
3. Untuk memberi pengetahuan kepada seluruh masyarakat Desa Carangsari dan Sekolah Dasar di Desa Carangsari akan pentingnya Toga bagi kesehatan dan cara penanaman dan perawatan Toga yang baik serta membiasakan para siswa dan juga para guru untuk menanam tumbuhan terutama Toga di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga serta lingkungan masyarakat.
4. Untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bergotong-royong dan saling membantu antar masyarakat dan meningkatkan kebersamaan masyarakat Desa Carangsari.
1.3.3 Tujuan Kegiatan Bidang Indonesia Tertib
Selain kenyamanan dalam bermasyarakat, budaya tertib juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan dalam bermasyarakat. Belakangan sering diberitakan terjadi kekerasan ataupun pelecehan seksual terhadap anak usia dini. Hal ini sudah mencerminkan menurunnya kesadaran masyarakat terhadap budaya tertib itu sendiri. Jika hal-hal ini tidak diatasi maka cepat atau lambat bangsa ini akan kehilangan jati dirinya sendiri sebagai bangsa Indonesia, sebuah bangsa yang besar kaya akan budaya dan ramah tamahnya. Berdasarkan alasan tersebut melalui KKN Tematik Revolusi Mental ini, kami selaku mahasiswa Universitas Udayana ingin mengembalikan kembali budaya tertib yang mulai tergerus pengaruh globalisasi ini melalui beberapa program kerja. Adapun program kerja ini kami desain untuk mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap budaya tertib itu sendiri baik secara langsung ataupun secara tidak langsung. Kami harapkan dengan terlaksananya program ini masyarakat akan lebih sadar terhadap budaya tertib dalam bermasyarakat.
1.4 Manfaat
1.4.1 Manfaat Kegiatan Bidang Indonesia Melayani
Manfaat program Indonesia Melayani adalah untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi bagaimana syarat-syarat serta alur dalam pembuatan KTP, KK (Kartu Keluarga) dimana informasi dapat dilihat dari banner yang sudah di pasang mengenai pembuatan KTP dan KK tersebut serta memudahkan aparatur desa dalam mencari data administrasi dan data administrasi desa tersebut dapat tersimpan sesuai bidang sehingga mudah diakses serta dapat memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat dengan menggunakan perangkat computer.
1.4.2 Manfaat Kegiatan Bidang Indonesia Bersih
Adapun manfaat dari bidang program Indonesia Bersih:
1. Untuk mewujudkan Desa Carangsari yang bebas dari sampah
2. Agar masyarakat dapat mandiri dalam mencegah dan menanggulangi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya utamanya masalah kebersihan yang menjadi awal dari timbulnya berbagai masalah kesehatan
3. Agar masyarakat mampu memperkuat potensi TOGA sebagai dasar penyembuh penyakit yang relatif aman dan terhitung ekonomis karena bisa ditanam dan pemanfaatannya dapat diolah sendiri.
4. Agar masyarakat Desa Carangsari mampu menjalin dan membina hubungan sosial yang baik dan harmonis antar warga masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan Desa
1.4.3 Manfaat Kegiatan Bidang Indonesia Tertib
Adapun manfaat dari bidang program Indonesia Tertib :
1. Diharapkan akan dapat bermanfaat agar tercipta masyarakat yang memiliki peran aktif dalam meningkatkan ketertiban dan keamanan di dalam masyarakat
2. Dapat membangkitkan peran masyarakat untuk bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, salah satunya dengan mengadakan sosialisasi pendidikan dan kesadaran untuk peduli ketertiban maupun lingkungan.
Dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa Carangsari menganai dampak negatife yang ditimbulkan akibat tidak adanya budaya tertib tersebut.