34
BAB III
METODE PENELITIAN
Metode penelitian merupakan salah satu cara, prosedur, dan alat ukur untuk memandu dalam melakukan proses penelitian. Penelitian tersebut dimaksudkan untuk mencari penjelasan dan jawaban terhadap suatu permasalahan serta alternatif bagi kemungkinan yang dapat dipakai untuk memecahkan masalah (Azwar, 1998,p.4).
3.1 Pendekatan Penelitian.
Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, karena penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data sedalam-dalamnya (Kriyantono, 2009,p.56). Untuk mengetahui strategi kreatif yang dilakukan oleh BBM diperlukan pengumpulan data sedalam-dalamnya melalui wawancara dan observasi.
3.2 Jenis Penelitian.
35 3.3 Unit Amatan dan Unit Analisa.
Dalam penelitian ini yang menjadi unit amatan adalah program acara BBM, dan tim BBM. Sedangkan yang menjadi unit analisanya adalah strategi kreatif program acara yang dilakukan oleh tim BBM.
3.4 Penentuan Lokasi
Penulis melakukan penelitian ini disalah satu stasiun televisi lokal di Surabaya, yaitu JTV. Penulis memilih JTV karena JTV adalah salah satu stasiun televisi lokal yang hampir disetiap program acaranya menggunakan bahasa lokal Suroboyonan.
3.5 Metode Pengumpulan Data 3.5.1 Sumber Informasi.
Dalam penelitian ini yang menjadi sumber informasi adalah :
1. Produser BBM, informasi mengenai kondisi umum perusahaan dan gambaran proses strategi kreatif program yang dilakukan oleh tim BBM dalam proses produksi.
2. Kepala produksi JTV, informasi lebih mendalam mengenai proses produksi dan kendala-kendala yang dihadapi selama proses produksi berlangsung.
36 3.5.2 Jenis Data
1. Data primer diperoleh langsung dari informan yang ditemui di lapangan. Data ini diperoleh melalui wawancara dengan Produser BBM, Kepala bagian produksi JTV, Kepala program JTV, dan informan-informan lain yang terkait dengan data yang dibutuhkan. 2. Data sekunder diperoleh dari sumber-sumber pustaka yang sudah ada,
seperti artikel, buku, dan data-data perusahaan seperti profil perusahaan dan rundown program acara BBM.
3.5.3 Teknik Pengumpulan Data. 1. Wawancara
37 2. Observasi.
Observasi atau pengamatan adalah kegiatan keseharian manusia dengan menggunakan pancaindra sebagai alat bantu utamanya selain pancaindra lainnya seperti telinga, penciuman, mulut, dan kulit. Karena itu, observasi adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan pengamatannya melalui hasil kerja pancaindra mata serta dibantu dengan pancaindra lainnya. Metode observasi adalah metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan pengindraan. (Bungin, 2007,p.115).
3.6 Teknik Analisa Data.
38 1. Data Reduction (Reduksi Data).
Data yang diperoleh dari lapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu maka perlu dicatat secara teliti dan rinci. Semakin lama peneliti ke lapangan, maka jumlah data akan semakin banyak, kompleks dan rumit. Untuk itu perlu segera dilakukan analisis data melalui reduksi data. Mereduksi data berarti merangkum, memilah hal-hal yang pokok, mefokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Dengan demikian data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya, dan mencarinya bila diperlukan. 2. Data Display (Penyajian Data).
Setelah data direduksi, maka langkah selanjutnya adalah mendisplaykan data. Dalam penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchart, dan sejenisnya. Yang paling sering digunakan untuk menyajikan
data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif. Dengan mendisplaykan data, maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah difahami tersebut. Dalam melakukan display data, selain dengan teks naratif, juga dapat berupa grafik, matrik, network (jejaring kerja), dan chart.
3. Conclusion Drawing/Verification.
39 kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisiten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel. Kesimpulan dalam penelitian kualitatif adalah merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan dapat berupa deskripsi atau gambaran suatu obyek yang sebelumnya masih remang-remang atau gelap, sehingga setelah diteliti menjadi jelas. Dapat berupa hubungan kausal atau interaktif, hipotesis atau teori.
3.7Validitas Data.
40 3.8Proses Penelitian.