• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KINERJA PEMUNGUTAN PAJAK DAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS KINERJA PEMUNGUTAN PAJAK DAN"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

ANALISIS KINERJA PEMUNGUTAN PAJAK DAN RETRIBUSI

DAERAH, PAJAK DAERAH TERHADAP

PENDAPATAN ASLI DAERAH

KABUPATEN MALANG

Kelompok - 2

AHMAD WAHYUDIN (07620230)

NELA NUR AINI M

(07620287)

MUHAMMAD IMADURIDHO

(08620336)

(3)

LATAR BELAKANG

Dalam menjalankan kegiatan pemerintah dan pembangunan nasional, pemerintah membutuhkan dana yang tidak sedikit. Untuk itu pemerintah akan berusaha untuk menggali sumber-sumber dana yang berasal dari segenap potensi sumber daya yang dimiliki oleh suatu Negara, baik melalui kekayaan alam maupun iuran dari masyarakat. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa pajak merupakan kontribusi wajib kepada Negara. Dari pajak inilah yang mana akan digunakan untuk membiayai kegiatan pemerintah dan pembangunan nasional. Sejak tahun 1999 pembagian pajak menurut wewenang pemungutan pajak dipisahkan menjadi pajak pusat dan pajak daerah. Pajak pusat yang dipungut oleh pemerintah pusat terdiri dari pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai. Untuk pajak daerah dipungut oleh

(4)

RUMUSAN MASALAH

1.

Seberapa besar kontribusi pajak daerah

dan retribusi daerah terhadap Pendapatan

Asli Daerah Kabupaten Malang?

2.

Bagaimana tingkat pertumbuhan pajak

daerah dan retribusi daerah?

3.

Bagaimana tingkat efektivitas pajak

(5)

TUJUAN PENELITIAN

1)

Untuk menentukan besar kontribusi

pajak daerah dan retribusi daerah

terhadap Pendapatan Asli Daerah

Kabupaten Malang.

2)

Untuk

mendeskripsikan

tingkat

perumbuhan

pajak

daerah

dan

retribusi daerah.

3)

Untuk

mendeskripsikan

tingkat

(6)

MANFAAT PENELITIAN

Bagi Pemerintah di Kabupaten Malang

Hasil penelitian ini diharapkan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset melakukan pertimbangan dalam pelaksanaan pemungutan pajak daerah terhadap pendapatan Kabupaten Malang yang lebih efektif dan efisiensi sehingga dapat meningkatkan PAD di Kabupaten Malang.

Bagi Akademis

(7)

PENELITIAN TERDAHULU

Menurut penelitian yang dilakukan oleh

Widiaswara (2006) tentang: Evaluasi Efektifitas

Pemungutan Pajak Daerah sebagai Upaya

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di

Kabupaten Daerah Tingkat II Malang, diperoleh

kesimpulan:

1.

Perkembangan

rata-rata

dari

jenis

pendapatan pajak daerah sebesar 38,3%/th.

PAD mengalami perkembangan rata-rata

sebesar 47,17%/th.

2.

Perkembangan kontribusi penerimaan pajak

(8)

TINJAUAN TEORI

1. Pajak

kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

2. Fungsi Pajak

1) Fungsi Budgetair

(9)

LANJUTAN …….

3. Pendapatan Asli Daerah 4. Pajak Daerah

5. Jenis Pajak Dan Objek Pajak

a) Pajak Propinsi

b) Pajak Kabupaten/Kota

6. Dasar Pengenaan Dan Tarif Pajak Daerah

a. Pajak Hotel b. Pajak Restoran c. Pajak Hiburan d. Pajak Reklame

e. Pajak Penerangan Jalan

f. Pajak Pengambilan dan Pengolahan Bahan Galian Golongan C

g. Pajak Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan

(10)

LANJUTAN……

8. Jenis Retribusi Daerah

a. Retribusi Jasa Umum

b. Retribusi Jasa Usaha

c. Retribusi Perizinan Tertentu

9. Kinerja Daerah

1)

Analisis Kontribusi

(11)

LOKASI PENELITIAN

(12)

JENIS PENELITIAN

Jenis Penelitian

(13)

TEKNIK DAN SUMBER DATA

(14)

METODE

PENGUMPULAN DATA

(15)

TEKNIK ANALISIS DATA

1.

Analisis Kontribusi

2.

Analisis Pertumbuhan

3.

Rasio Efektivitas

4.

Rasio Efisiensi

(16)

GAMBARAN UMUM DINAS PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASSET

 Organisasi

Berdasarkan peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 1 Tahun 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah dan Peraturan Bupati Malang Nomor 22 Tahun 2008 tentang Perangkat Daerah Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset terdiri dari:

1. Kepala Dinas 2. Sekretariat

3. Bidang Pendapatan 4. Bidang Anggaran 5. Bidang Kekayaan

6. Bidang Verifikasi dan Pembukuan 7. Bidang Investasi

(17)

DATA DAN ANALISIS

DATA

Data penelitian yang

digunakan untuk analisis data

dapat dilihat pada lampiran 7,

hasil penelitian dapat disajikan

pada tabel sebagai berikut:

Analisis Kontribusi

(18)

KESIMPULAN

1)

Kontribusi pengelolaan Pajak Daerah dan

Retribusi

Daerah

tahun

2005-2009Kontribusi

Pajak

Daerah

dan

Retribusi

Daerah

belum

dapat

memberikan kontribusi sebesar 30% dari

tahun 2005 sampai dengan tahun 2009

sesuai

dengan

keputusan

Dinas

(19)

LANJUTAN

2)

Perkembangan penerimaan Pajak Daerah dan

Retribusi

Daerah

tahun

2005-2009.

Perkembangan pajak daerah dan retribusi daerah

mengalami fluktuasi dalam penerimaan pajak

daerah dan retribusi daerah.

(20)

THANK YOU

FOR

PARTICIPATI

ON

Referensi

Dokumen terkait

Dalam memenuhi kebutuhan modal bagi pelaksanaan pembangunan disegala bidang, pemerintah menjalankan berbagai usaha untuk menghimpun sumber dana, baik sumber dana yang berasal

Dalam pembangunan daerah tersebut adalah untuk mempercepat pertumbuhan pembangunan ekonomi yang kuat dan mampu untuk membiayai kebutuhan pembangunan daerah itu

Kebijakan pengampunan pajak ini dikeluarkan pemerintah dengan menimbang kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini tidak stabil dan memerlukan dana-dana segar untuk pembangunan

melaksanakan tugas pemerintah dan pembangunan senantiasa memerlukan sumber penerimaan yang dapat diandalkan. Kebutuhan ini semakin dirasakan oleh daerah terutama sejak

Untuk itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus terus menggali potensi pajak reklame, caranya antara lain dengan menyadarkan wajib pajak akan pentingnya membayar pajak, melihat dan

Oleh karena itu, untuk dapat dipungut pada suatu daerah kabupaten atau kota, pemerintah daerah harus terlebih dahulu menerbitkan peraturan daerah tentang Pajak

Sumber dana yang digunakan untuk melaksanakan pembangunan tersebut berasal dari berbagai sumber, salah satunya berasal dari partisipasi masyarakat dalam bentuk

Salah satu untuk mewujudkan kemandirian suatu bangsa atau negara dalam pembiayaan pembangunan yaitu menggali sumber dana yang berasal dari penerimaan dalam negeri yang