• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

TANYA JAWAB

Peraturan Bank Indonesia Nomor 9/17/PBI/2007 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Perkreditan Rakyat Berdasarkan Prinsip Syariah (TKS-BPRS)

Pertanyaan

Jawaban

1. Sebelum diberlakukan ketentuan yang baru, apa dasar ketentuan dan bagaimana metode penilaian TKS untuk BPRS ?

Dasar ketentuan sebelumnya adalah Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia Nomor 30/12/KEP/DIR tanggal 30 April 1997 tentang Tatacara Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Perkreditan Rakyat. Adapun metode penilaian TKS – BPRS sebelumnya menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana nilai rasio atas masing – masing komponen dikonversi dalam suatu nilai kredit (NK). NK yang diperoleh akan menentukan peringkat kesehatan BPRS.

2. Apakah faktor penilaian TKS – BPRS masih menggunakan faktor Capital, Asset Quality, Management, Earnings dan Liquidity (CAMEL) ?

Faktor yang dinilai tetap sama, yaitu CAMEL namun untuk penilaiannya dibagi atas 2 (dua) kelompok yaitu kelompok faktor keuangan yang terdiri dari Capital, Asset Quality, Earnings dan Liquidity (CAEL) dan kelompok Faktor Management.

3. Mengapa dilakukan pemisahan antara faktor keuangan dengan faktor manajemen ? Dalam metode sebelumnya faktor manajemen tidak dipisahkan dengan faktor lainnya.

Pemisahan faktor keuangan dengan faktor manajemen dikarenakan faktor manajemen merupakan leading indicator bagi keberhasilan pengelolaan BPRS dan merupakan faktor independen yang mempengaruhi faktor-faktor keuangan (CAEL). Faktor – faktor keuangan dalam penilaian TKS digunakan untuk menggambarkan kondisi dan kemampuan keuangan BPRS.

4. Pada metode penilaian TKS sebelumnya, digunakan pendekatan nilai kredit (NK) dalam menilai TKS - BPRS. Bagaimana metode penilaian TKS yang akan berlaku ?

Metode penilaian TKS baru tidak lagi menggunakan pendekatan nilai kredit (NK), namun menggunakan nilai peringkat dengan tahapan sebagai berikut:

1. Hasil perhitungan rasio komponen pada masing – masing faktor keuangan digunakan untuk menentukan nilai peringkat faktor yang dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Untuk faktor manajemen dilakukan penilaian secara kualitatif.

(2)

Pertanyaan

Jawaban

keuangan.

3. Nilai peringkat keuangan dan nilai peringkat manajemen digabungkan untuk memperoleh nilai komposit TKS – BPRS dengan menggunakan tabel konversi dengan mempertimbangkan unsur

judgement.

5. Apakah penilaian BMPK masih menjadi faktor pengurang dalam penilaian TKS – BPRS ?

BMPK masih menjadi faktor yang diperhitungkan dalam penilaian TKS namun bukan menjadi faktor pengurang secara langsung melainkan menjadi bagian dalam penilaian faktor manajemen umum.

6. Bagaimana penilaian faktor manajemen untuk TKS - BPRS?

Penilaian faktor manajemen dilakukan secara kualitatif atas aspek yang dinilai, yaitu :

1. Faktor manajemen umum, yang terdiri dari 16 aspek pertanyaan.

2. Faktor manajemen risiko, yang terdiri dari 6 jenis risiko (risiko kredit, likuiditas, operasional, hukum, reputasi dan kepatuhan.

3. Faktor kepatuhan terhadap penerapan prinsip – prinsip Syariah.

7. Apakah BPRS diwajibkan untuk melakukan penilaian TKS?

BPRS tidak diminta untuk melakukan penilaian TKS namun BPRS diwajibkan untuk melakukan perhitungan rasio keuangan.

8. Apakah rasio – rasio yang digunakan dalam penilaian TKS saat ini sama dengan TKS sebelumnya?

Rasio yang digunakan dalam penilaiaan TKS mengalami perubahan dan penambahan jumlah rasio dibandingkan rasio TKS sebelumnya. Dalam penilaian TKS yang baru dikenalkan adanya rasio utama, rasio penunjang dan rasio pengamatan (observed).

Rasio utama adalah rasio sebagai pembentuk nilai peringkat faktor.

Rasio penunjang adalah rasio sebagai penambah atau pengurang nilai peringkat faktor.

Gambar

tabel konversi

Referensi

Dokumen terkait

Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dimana penelitian ini ditujukan untuk menggambarkan fenomena yang terjadi pada perikanan pancing ulur dan

Hasil kajian menunjukkan bahawa pembolehubah makroekonomi turut memainkan peranan yang penting dalam mempengaruhi pengurusan risiko kecairan dimana perbankan islam

Prediksi model optimis, middle dan pesimis didapatkan dari model terbaik yang memiliki GCV yang terkecil yang selanjutnya akan digunakan untuk memprediksi PDRB

Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik .“ bacakan

Hal ini berbeda dengan Australia yang sudah mempunyai kerangka hukum/ aturan hukum nasional yang secara spesifik mengatur penegakan hukum terhadap ancaman maritim yang menyeluruh,

Responden dalam penelitian ini adalah istri nelayan yang memiliki pekerjaan selain sebagai ibu rumah tangga di Kelurahan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten

Setelah mendapatkan jurnal yang sesuai dengan objek penelitian, akan dilanjut dengan mencari model penelitian di dalam jurnal untuk mencari variabel beserta

(2) Perangkat Desa yang meninggalkan tugas selama 60 (enam puluh) hari kerja berturut-turut tanpa alasan yang jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan sebagaimana