• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh konseling gizi dan penambahan makanan terhadap asupan zat gizi dan status gizi pasien HIV/AIDS | Yuniarti | Jurnal Gizi Klinik Indonesia 15446 29412 1 SM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh konseling gizi dan penambahan makanan terhadap asupan zat gizi dan status gizi pasien HIV/AIDS | Yuniarti | Jurnal Gizi Klinik Indonesia 15446 29412 1 SM"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Karakteristik subjek penelitian
Tabel 2. Perbedaan asupan zat gizi pada awal dan akhir penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi (energi, protein, besi, vitamin C) dan aktivitas fisik dengan status gizi dan kadar hemoglobin pada

Variabel bebas dalam penelitian ini adalah jenis vegetarian sedangkan variabel terikat adalah asupan zat gizi (energi, karbohidrat, lemak, protein, zat besi, seng, asam

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa anak dengan status gizi kurus sebagian besar mendapatkan asupan karbohidrat kurang yaitu 15 orang anak (21,42%), anak dengan status gizi

Aktivitas Fisik, Asupan Energi, dan Asupan Lemak Hubungannya dengan Gizi Lebih pada Siswa SD Negeri Pondok Cina 1 Depok Tahun 2012.. Depok:

Sehubungan dengan hasil penelitian ini perlu dilakukan konseling atau penyuluhan kepada pasien kanker paru tentang pentingnya kecukupan asupan zat gizi makro

Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan zat gizi (Energi, Protein, Lemak dan Karbohidrat) balita responden yang telah mendapatkan PMT-P rata-rata termasuk kategori kurang dari

Rusyantia 2016 ˅ Asupan energi yang dimiliki rendah namun, status gizi tetap normal karena balita di masa lalunya memiliki status gizi lebih sehingga kebutuhan energi diperoleh melalui

Apabila asupan karbohidrat kurang akan menyebabkan berkurangnya asupan energi sehingga akan mengakibatkan gngguan pada status gizi anak, menyebabkan tubuh lesu, lemah, tidak bertenaga