• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sekilas Tentang Nusantara Sehat: Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sekilas Tentang Nusantara Sehat: Latar Belakang"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

SEKILAS

SEKILAS

TENTA

TENTA

NG

NG

NUSANTARA SEHA

NUSANTARA SEHA

T

T

LA

LATTAR AR BELAKANGBELAKANG

Fokus kebijakan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) untuk periode Fokus kebijakan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) untuk periode 2015 – 2019 adalah penguatan ela!anan Kesehatan ("ankes) rimer# 2015 – 2019 adalah penguatan ela!anan Kesehatan ("ankes) rimer# rioritas ini didasari oleh

rioritas ini didasari oleh permasalahpermasalahan kesehatan !ang mendesak an kesehatan !ang mendesak sepertiseperti angka kem

angka kematian ibu dan ba!i !ang atian ibu dan ba!i !ang masih tinggi$ angka gi%i buruk$ sertamasih tinggi$ angka gi%i buruk$ serta angka harapan hidup !ang sangat ditentukan oleh

angka harapan hidup !ang sangat ditentukan oleh kualitas pela!anankualitas pela!anan primer# enguatan !ankes primer men&akup tiga hal' Fisik (pembenahan primer# enguatan !ankes primer men&akup tiga hal' Fisik (pembenahan inrastruktur)

inrastruktur)$ arana (pembenahan asilitas)$ dan $ arana (pembenahan asilitas)$ dan umber *a!a +anusiaumber *a!a +anusia (penguatan tenaga

(penguatan tenaga kesehatankesehatan)#)# rogr

rogram ,usantara ehat am ,usantara ehat merupakan salah satu bentuk merupakan salah satu bentuk kegiatan !angkegiatan !ang di&anangkan oleh Kemenkes dalam upa!a me-ujudkan okus kebijakan di&anangkan oleh Kemenkes dalam upa!a me-ujudkan okus kebijakan tersebut# rogram ini diran&ang untuk

tersebut# rogram ini diran&ang untuk mendukung pelaksanaan progrmendukung pelaksanaan programam  .aminan K

 .aminan Kesehatan ,asional (.esehatan ,asional (.K,) dan Kartu K,) dan Kartu Indonesia ehat (KIIndonesia ehat (KI) !ang) !ang diutamakan oleh emerintah guna men&iptakan mas!arakat sehat !ang diutamakan oleh emerintah guna men&iptakan mas!arakat sehat !ang mandiri dan berkeadilan#

mandiri dan berkeadilan#

enguatan ela!anan Kesehatan rimer adalah garda terdepan dalam enguatan ela!anan Kesehatan rimer adalah garda terdepan dalam pela!anan kesehatan mas!arak

pela!anan kesehatan mas!arakat !ang at !ang berungsi memberikan pela!ananberungsi memberikan pela!anan kesehatan dan melakukan upa!a pre/enti melalui

kesehatan dan melakukan upa!a pre/enti melalui pendidikan kesehatan$pendidikan kesehatan$ konseling serta skrining (penapisan)#

konseling serta skrining (penapisan)#

TUJUAN TUJUAN rogr

rogram ,usantara ehat am ,usantara ehat bertujuan untuk menguatkan la!ananbertujuan untuk menguatkan la!anan kesehatan

kesehatan primer melalui peningprimer melalui peningkatan katan akses dan kakses dan kualitas pela!ananualitas pela!anan kesehatan

kesehatan dasar di *dasar di *K dan *K jugK dan *K juga mempun!ai a mempun!ai tujuan menjagatujuan menjaga keberlang

keberlangsungan pela!anan sungan pela!anan kesehatkesehatan$ an$ menggerakan pemberda!aanmenggerakan pemberda!aan mas!arakat dan dapat memberikan pela!anan kesehatan !ang

mas!arakat dan dapat memberikan pela!anan kesehatan !ang

terintegrasi serta meningkatkan retensi tenaga kesehatan !ang bertugas terintegrasi serta meningkatkan retensi tenaga kesehatan !ang bertugas di *K# rogram ini merupakan program lintas unit utama di Kemenkes di *K# rogram ini merupakan program lintas unit utama di Kemenkes !ang okus tidak han!a pada kegiatan kurati tetapi juga

(2)

pre/enti untuk mengamankan kesehatan mas!arak

pre/enti untuk mengamankan kesehatan mas!arakat (publi& at (publi& health) darihealth) dari daerah !ang paling membutuhkan sesuai dengan ,a-a

daerah !ang paling membutuhkan sesuai dengan ,a-a ita#ita#

SEKILAS PROGRAM SEKILAS PROGRAM rogr

rogram ,usantara ehat am ,usantara ehat melalui penempatan tenaga melalui penempatan tenaga kesehatan berbasiskesehatan berbasis tim$

tim$ dilakukdilakukan berdasaran berdasarkan hasil kkan hasil kajian terhadap distajian terhadap distribusi tenagaribusi tenaga kesehatan

kesehatan !ang dilaksanakan !ang dilaksanakan oleh Koleh Kementeriementerian an Kesehatan Kesehatan pada tahunpada tahun 2012#

2012# alah satu ralah satu rekomendasi kekomendasi kajian menunjukkan bahajian menunjukkan bah-a penempatan-a penempatan tenaga

tenaga kesehatan kesehatan untuk daerah tertenuntuk daerah tertentu lebih baik jika dilaktu lebih baik jika dilakukanukan berbasis tim# Kajian tersebut ditindaklanjuti dengan uji

berbasis tim# Kajian tersebut ditindaklanjuti dengan uji &oba penempatan&oba penempatan tenaga kesehatan berbasis tim pada tahun 2013 di

tenaga kesehatan berbasis tim pada tahun 2013 di 3 uskesm3 uskesmas pada 3as pada 3 kabupaten di 3 ropinsi (rop# umatra 4tara$ Kalimantan arat$ +aluku kabupaten di 3 ropinsi (rop# umatra 4tara$ Kalimantan arat$ +aluku dan 

dan apua) dan apua) dan berhasil meningkatkan berhasil meningkatkan kunjungan uskkunjungan uskesmas sertaesmas serta

4pa!a Kesehatan +as!arakat# *ari segi tenaga kesehatan mereka merasa 4pa!a Kesehatan +as!arakat# *ari segi tenaga kesehatan mereka merasa lebih n!aman karena ditempatkan dan bekerja dalam satu tim# ada tahun lebih n!aman karena ditempatkan dan bekerja dalam satu tim# ada tahun 2015 telah ditempatkan im ,usantara ehat eriode I seban!ak 132

2015 telah ditempatkan im ,usantara ehat eriode I seban!ak 132 orang di 20

orang di 20 puskesmpuskesmas pada bulan as pada bulan +ei 2015 dan +ei 2015 dan im ,usantara ehatim ,usantara ehat eriode II s

eriode II seban!ak 552 orang eban!ak 552 orang di 100 puskdi 100 puskesmas pada bulan *esembesmas pada bulan *esemberer 2015#

2015#

PENDEKATAN PENDEKATAN

endekatan !ang dilakukan program ,usantara ehat bersiat endekatan !ang dilakukan program ,usantara ehat bersiat kompr

komprehensi dengan ehensi dengan melibatkan anggota tim dengan melibatkan anggota tim dengan berbagai jenisberbagai jenis tenaga kesehatan !ang terdiri dari dokter$ dokter gigi$

tenaga kesehatan !ang terdiri dari dokter$ dokter gigi$ pera-at$ bidan$pera-at$ bidan$ tenaga kesehatan mas!arakat$ tenaga kesehatan lingkungan$ tenaga tenaga kesehatan mas!arakat$ tenaga kesehatan lingkungan$ tenaga ahliahli teknologi laboratorium medik$ tenaga gi%i$

teknologi laboratorium medik$ tenaga gi%i$ dan tenaga kearmasiandan tenaga kearmasian##

TARGET PROGRAM TAHUN 2016 TARGET PROGRAM TAHUN 2016 Periode I tah! 2016"

Periode I tah! 2016" 4nit

4nit &apaian &apaian ' ' usat usat Kesehatan Kesehatan +as!arakat +as!arakat (uskesmas)(uskesmas)  .umlah &apaian

 .umlah &apaian ' 0 usk' 0 uskesmasesmas  .umlah tenaga k

 .umlah tenaga kesehatan esehatan ' 670 orang' 670 orang Ren&ana

(3)

Periode II tah! 2016"

4nit &apaian ' usat Kesehatan +as!arakat (uskesmas)  .umlah &apaian ' 60 uskesmas

 .umlah tenaga kesehatan ' 530 orang

Ren&ana penempatan ' ulan 8ktober 2016

PESERTA

eserta program adalah para tenaga proesional kesehatan !ang terdiri dari dokter$ dokter gigi$ pera-at$ bidan$ tenaga kesehatan mas!arakat$ tenaga kesehatan lingkungan$ tenaga ahli teknologi laboratorium medik$ tenaga gi%i$ dan tenaga kearmasian$ dengan pers!aratan usia maksimal 75 tahun untuk dokter dan dokter gigi dan 70 tahun untuk tenaga

kesehatan lainn!a serta bersedia mengabdikan dirin!a untuk memberikan pela!anan kesehatan kepada mas!arakat sesuai kebutuhan Kementerian Kesehatan#

eserta im ,usantara ehat melalui proses seleksi administrasi dan

seleksi psikologi (test psikologi$ F*$ dan -a-an&ara)# eserta !ang lolos seleksi adalah peserta !ang memperlihatkan kemampuan sosialisasi dan berkomunikasi !ang baik$ memperlihatkan inisiati dan pengambilan

keputusan !ang baik$ serta berkomitmen terhadap tanggung ja-ab dalam melaksanakan tugas#

Kemenkes senantiasa mendorong seluruh tenaga kesehatan proesional untuk ikut serta dalam program ,usantara ehat dengan mendatarkan diri baik se&ara online melalui situs resmi ,usantara

ehat ' ---#nusantarasehat#kemkes#go#id PROSES IMPLEMENTASI

(4)

enempatan 110 orang tenaga kesehatan akan dilakukan se&ara berkesinambungan ke 170 uskesmas dan mereka akan bertugas di masing:masing uskesmas selama 2 (dua) tahun# eluruh peserta

diberikan pembekalan materi bela negara$ keahlian medis dan non:medis serta pengetahuan tentang program – program kesehatan !ang

dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan # +ereka juga diberikan

pemahaman terhadap buda!a:buda!a lokal sehingga diharapkan mereka dapat berinteraksi dengan petugas kesehatan setempat dan mas!arakat sekitar di daerah penempatan#

Inormasi lebih lanjut tentang ,usantara ehat dapat diakses melalui ' ---#nusantarasehat#kemkes#go#id

 -itter ;,usantara<ehat Fa&ebook ,usantara ehat#

PENUGASAN KHUSUS TENAGA KESEHATAN BERBASIS TIM

(TEAM BASED)

(5)

Latar #e$a%a!&

+as!arakat !ang sehat jasmani$ rohani dan sosial$ akan menjadi indi/idu !ang produkti sehingga akan berkontribusi positi terhadap

pembangunan bangsa# Kesehatan memiliki da!a ungkit !ang dapat mendukung aspek:aspek pembangunan lainn!a$ sehingga indikator: indikator kesehatan seringkali digunakan sebagai ukuran kemajuan pembangunan# 4pa!a penurunan kemiskinan pun dipengaruhi oleh

kebijakan kesehatan !ang diberlakukan$ seperti universal health coverage$ atau perlindungan kesehatan men!eluruh# =gar dapat men&apai

perlindungan kesehatan !ang ideal tersebut$ diperlukan sebuah sistem pela!anan kesehatan !ang e>sien dan eekti# istem ini men&akup akses terhadap pusat la!anan kesehatan$ obat:obatan$ tenaga kesehatan !ang kompeten$ serta tata kelola !ang baik#

*engan diterapkann!a sistem .aminan Kesehatan ,asional (.K,) dan

pelun&uran Kartu Indonesia ehat (KI) pada tahun 2013$ Indonesia telah menunjukkan komitmenn!a terhadap perbaikan kualitas kesehatan

rak!atn!a# ?al ini perlu diikuti dengan penguatan sistem la!anan

kesehatan primer$ dimana penguatan la!anan primer menjadi /ital dalam perann!a sebagai garda terdepan menjaga kesehatan mas!arakat dalam melakukan upa!a pre/enti melalui pendidikan kesehatan$ konseling serta skrining@penapisan# Kuatn!a sistem pela!anan kesehatan primer akan

memperluas jangkauan la!anan kesehatan kepada mas!arakat#

Kondisi geogra>s Indonesia !ang berupa daratan$ lautan$ pegunungan$ dan ban!akn!a pulau:pulau ke&il !ang tersebar dari abang sampai +erauke$ men!ebabkan akses pela!anan kesehatan untuk daerah

tertentu sangat sulit dijangkau# ituasi di daerah tertinggal$ perbatasan dan kepulauan (*K) dan *aerah ermasalah Kesehatan (*K) sangat berbeda dengan daerah lainn!a# Ketersediaan tenaga kesehatan dan sarana:prasarana merupakan masalah utama !ang terjadi di lapangan# ,amun demikian$ pela!anan kesehatan kepada mas!arakat -ajib

dilaksanakan dan tidak dapat ditunda# 8leh sebab itu diperlukan kebijakan khusus penempatan tenaga kesehatan di asilitas pela!anan kesehatan !ang disesuaikan dengan karakteristik daerah dan tidak men!amaratakan kebijakan tersebut untuk seluruh -ila!ah Indonesia#

(6)

Pro&ra' N(a!tara Sehat

erbagai permasalahan kesehatan di Indonesia bukanlah merupakan hal !ang baru atau !ang tidak pernah diusahakan peme&ahann!a baik oleh pemerintah maupun sektor s-asta atau organisasi mas!arakat madani sebelumn!a# aat ini Kementerian Kesehatan melakukan pendekatan se&ara komprehensi dengan mempertimbangkan setiap aspek isu

kesehatan !ang membutuhkan sinergi$ komitmen dari berbagai pihak agar dapat men&apai target pembangunan kesehatan#

emerintah pusat telah melakukan berbagai program dalam rangka peningkatan akses dan mutu pela!anan kesehatan kepada mas!arakat terutama untuk *K dan atau *K melalui penempatan tenaga

kesehatan# ,amun demikian masih diperlukan suatu model penempatan tenaga kesehatan !ang komprehensi melalui pendekatan promoti$

pre/enti dan kurati#

*alam upa!a meningkatkan pela!anan kesehatan kepada mas!arakat$ Kementerian Kesehatan melakukan penempatan tenaga kesehatan berbasis tim (im ,usantara ehat) melalui penugasan khusus$ !ang diharapkan mampu melaksanakan program se&ara terintegrasi dan memberikan pela!anan kesehatan se&ara optimal di tingkat pela!anan dasar terutama di puskesmas sangat terpen&il di *K dan *K$ dengan masa tugas selama 2 (dua) tahun# enugasan khusus tenaga kesehatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan amanat 4ndang – 4ndang ,o# 76 tahun 2013 pasal 27 a!at (2)# A,usantara

ehatB #ert)a! meningkatkan akses dan kualitas pela!anan kesehatan dasar di *K dan *K disamping menjaga keberlangsungan pela!anan kesehatan$ menggerakan pemberda!aan mas!arakat serta dapat

memberikan pela!anan kesehatan !ang terintegrasi serta meningkatkan retensi tenaga kesehatan !ang bertugas di *K#

Pro(e( i'*$e'e!ta(i

*alam proses pelaksanaan rogram ,usantara ehat dilakukan se&ara lintas program Kementerian Kesehatan$ meliputi'

(7)

4ntuk eriode I tahun 2016 akan direkrut seban!ak 0 tim dan pada periode II tahun 2016 akan direkrut seban!ak 60 tim# erekrutan

dilakukan se&ara online melalui (---#nusantarasehat#kemkes#go#id) dan seleksi dilakukan se&ara bertahap meliputi seleksi administrasi dan seleksi psikologi (es sikologi$ F*$ dan Ca-an&ara)# elaksanaan seleksi

dilakukan se&ara regional di beberapa kota !ang didukung oleh lembaga asesmen !ang terper&a!a#

Pe'#e%a$a!"

4ntuk meningkatkan kompetensi enaga Kesehatan !ang akan bertugas sebagai im ,usantara ehat dilakukan pembekalan sebelum

penempatan$ !ang meliputi ' ela ,egara$ eknis +edis dan ,onmedis$ serta pengetahuan tentang program –program kesehatan !ang

dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan#

Pe!e'*ata!"

 im ,usantara ehat akan ditempatkan untuk mendukung pelaksanaan program kesehatan di uskesmas terutama sangat terpen&il di Kabupaten *K dan *K#

Pe'a!taa! + E,a$a(i"

4ntuk memantau dan menge/aluasi kinerja tim di lapangan$ dikembangkan suatu sistem monitoring internal dan eksternal# emantauan dan e/aluasi dilakukan untuk memantau dampak dari

penempatan tim terhadap manajemen uskesmas$ perluasan jangkauan pela!anan kesehatan$ dan peningkatan &akupan program puskesmas serta manaat !ang dirasakan oleh mas!arakat terhadap keberadaan im ,usantara ehat di uskesmas#

APA ITU PENUGASAN KHUSUS TENAGA KESEHATAN MELALUI

TEAM BASED (TIM NUSANTARA SEHAT) ... ?

(8)

rogram ini merupakan enda!agunaan se&ara khusus enaga Kesehatan berbasis tim dalam kurun -aktu tertentu dengan jumlah dan jenis

tertentu guna meningkatkan akses dan mutu pela!anan kesehatan pada Fasilitas ela!anan Kesehatan di *aerah ertinggal$ erbatasan$ dan

Kepulauan$ *aerah ermasalah Kesehatan

APA TUJUAN PENUGASAN KHUSUS TENAGA KESEHATAN

MELALUI TEAM BASED (TIM NUSANTARA SEHAT) ... ?

Tujuan Umum

Meningkatnya penyelenggaraan tugas dan fungsi Puskesmas dalam rangka upaya kesehatan perseorangan dan upaya kesehatan masyarakat di Daerah tertinggal, Perbatasan, Kepulauan dan Daerah Bermasalah Kesehatan.

Tujuan Khusus

1. meningkatnya capaian target program puskesmas 2. meningkatnya akses pelayanan kesehatan puskesmas

3. meningkatnya penanganan permasalahan kesehatan lokal daerah . tercapainya pemenuhan tenaga kesehatan sesuai dengan standar  !. meningkatnya retensi tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas ". terselenggaranya pelayanan kesehatan yang terintegrasi

APA SASARAN PENUGASAN KHUSUS TENAGA KESEHATAN

MELALUI TEAM BASED (TIM NUSANTARA SEHAT) ... ?

asaran akhir program penugasan khusus tenaga kesehatan berbasis tim (team based) dalam mendukung rogram ,usantara ehat !aitu '

1.  erpenuhin!a jumlah dan jenis tenaga kesehatan sesuai dengan standar di puskesmas *K dan *K 

2.  er-ujudn!a la!anan kesehatan primer !ang dapat dijangkau oleh setiap anggota mas!arakat$ terutama oleh mereka !ang barada di -ila!ah : -ila!ah terpen&il di berbagai pelosok ,usantara

(9)

BAGAIMANA POLA PENEMPATAN PENUGASAN KHUSUS TENAGA

KESEHATAN MELALUI TEAM BASED (TIM NUSANTARA

SEHAT) ... ?

P#$% P&'&MP%(%'

1. Penempatan tenaga kesehatan di puskesmas harus merupakan satu tim minimal ! )lima* sampai + )sembilan* enis tenaga kesehatan )dokter, dokter gigi,

pera-at, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli teknologi laboratorium medik, tenaga gii, dan tenaga kefarmasian* yang disesuaikan dengan pemetaan )mapping * ketenagaan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dalam formasi Penugasan Khusus (enaga Kesehatan Berbasis (im (Team Based) Dalam Mendukung Program 'usantara /ehat. 2. Masa penempatan tenaga kesehatan penugasan khusus berbasis tim(team

based) Dalam Mendukung Program 'usantara /ehat adalah 2)dua* tahun.

3. Pemerintah daerah dapat memberdayakan tenaga kesehatan pasca penugasan khusus berbasis tim (team based) Dalam Mendukung Program 'usantara /ehat berdasarkan kompetensi, standar ketenagaan, dan kebutuhan daerah sehingga tercapai kemandirian pemenuhan tenaga kesehatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang0undangan.

TENAGA KESEHATAN APA SAJA YANG DAPAT MENGIKUTI

PENUGASAN KHUSUS TENAGA KESEHATAN MELALUI TEAM

BASED (TIM NUSANTARA SEHAT) ... ?

(enaga Kesehatan yang dapat mengikuti Penugasan Khusus ini diantaranya 

1. Dokter   2. Dokter igi 3. Pera-at . Bidan

!. (enaga Kesehatan Masyarakat ". (enaga Kesehatan $ingkungan

(10)

. %hli (eknologi $aboratorium Medik )%nalis Kesehatan* 4. (enaga ii

+. (enaga Kefarmasian

APA PERSYARATAN UNTUK MENJADI PENUGASAN KHUSUS

TENAGA KESEHATAN MELALUI TEAM BASED (TIM NUSANTARA

SEHAT) ... ?

ers!aratan &alon peserta ' 1) Carga ,egara Indonesia

2) 4sia maksimal 75 (tiga puluh lima) tahun untuk dokter umum dan dokter gigi dan untuk tenaga kesehatan lainn!a usia maksimal 70 ( tiga puluh) tahun

7) idak sedang terikat perjanjian@kontrak kerja dengan instansi lain pemerintah@s-asta dan tidak berkedudukan sebagai ,@,@alon =nggota ,I@olri serta =nggota ,I@olri

3) tatus belum menikah bersedia untuk tidak menikah selama 6 bulan dalam masa penugasan

5) ehat jasmani dan rohani 6) ebas narkoba

) erkelakuan aik

D) Cajib +emiliki R !ang masih berlaku (Srat Ketera!&a! STR -a!& (eda!& di*ro(e( tida% #er$a%.tida% diteri'a)

9) ersedia ditempatkan dimana saja sesuai kebutuhan Kementerian Kesehatan

(11)

5%K%6(% )3727281* 9 Kesehatan merupakan in:estasi yang mendukung pembangunan nasional. ;ntuk itu pemerataan akses kesehatan melalui ketersediaan fasilitas pelayanan dan tenaga kesehatan yang memadai harus terus diupayakan. una mena-ab tantangan tersebut maka Kementerian Kesehatan menyelenggarakan program <'usantara /ehat=. Bertempat di 6uang 6apat 5. $eimena edung %dyatma Kemenkes, Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. 'ila Du-ita >. Moeloek, /pM )K* meresmikan program baru ini saat acara 5umpa Pers %-al (ahun untuk sosialisasi program kera Kemenkes.

Menteri Kesehatan menyampaikan bah-a program <'usantara /ehat= bertuuan

memperkuat pelayanan kesehatan primer untuk me-uudkan ?ndonesia /ehat melalui peningkatan umlah, sebaran, komposisi, dan mutu tenaga kesehatan. Program 'usantara /ehat melibatkan seumlah tenaga kesehatan seperti dokter, bidan, pera-at, tenaga

kefarmasian, tenaga kesehatan lingkungan, analis kesehatan, dan tenaga kesehatan masyarakat di dalam satu tim kera.

Dengan mengirim tenaga kesehatan secara tim maka pelayanan kesehatan bisa lebih optimal karena menggunakan pendekatan yang terintegrasi bukan sekedar kuratif seperti yang selama ini telah dilakukan selama ini namun uga mengedepankan aspek pre:entif dan promotif. @al ini diperlukan untuk mengamankan kesehatan masyarakat dan daerah yang paling membutuhkan sesuai dengan :isi dan misi Presiden 5oko Aidodo yang tertuang dalam 'a-a ita poin ketiga yaitu <Membangun ?ndonesia dari pinggiran=.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan /umber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan, drg. ;sman /umantri, M/c yang turut mendampingi Menteri Kesehatan dalam acara umpa pers tesrebut menyampaikan target program C'usantara /ehatC adalah Puskesmas yang berlokasi di Daerah (ertinggal, Perbatasan dan Kepulauan )D(PK* di 4 Kabupaten7Kota di ?ndonesia. /esuai rencana untuk tahun ini Kementerian

(12)

Kesehatan akan mengirimkan sebanyak +"8 orang tenaga kesehatan yang dibagi dalam dua tahap. Mereka akan menempati 128 Puskesmas yang berada di.-ilayah D(PK dan Daerah Bermasalah Kesehatan )DBK*.

(idak semua tenaga kesehatan yang mendaftar bisa langsung dikirim karena ada proses seleksi terlebih dahulu untuk melihat kesiapan baik secara fisik maupun mental mengingat masa tugas yang akan mereka alani selama dua t ahun. Bagi tenaga kesehatan yang lolos seleksi akan mendapatkan pembekalan berupa keahlian medis dan non0medis yang

mencakup pelatihan kepemimpinan, manaerial, dan komunikasi, serta pemahaman terhadap budaya0budaya lokal.

R8R=+ ,4=,=R= E?= 4,4K ERK4= E="=,=, KEE?==, *I4IK=IK=, =*= ' R=4$ 25 +=RE 2015 00'00'00$ *I== ' 61#557 K=I ada tanggl 7 Februari 2015$ Kemenkes melun&urkan rogram

,usantara ehat (,)# rogram ini dilun&urkan sebagai salah satu prioritas kun&i Kemenkes selama 5 tahun kedepan# rogram , adalah program penguatan pela!anan kesehatan primer !ang okus pada upa!a promoti$ pre/enti$ dengan berbasis pada tim# Inter/ensi berbasis tim pada asilitas la!anan kesehatan ini merupakan suatu terobosan$ karena tim:tim

ditempatkan langsung di-ila!ah:-ila!ah terpen&il dimana suatu sistem kegiatan bisnis akan dikembangkan di uskesmas terpen&il tersebut$ jelas +enkes ,ila F# +oeloek pada a&ara Rapat Koordinasi eknis (Rakontek) ina 4pa!a Kesehatan *asar (4K*)$ di .akarta (25@7)# ujuan utama program , adalah me-ujudkan la!anan kesehatan primer !ang dapat dijangkau oleh setiap anggota mas!arakat$ terutama oleh mereka !ang berada di -ila!ah:-ila!ah terpen&il di berbagai pelosok ,usantara# im , adalah para tenaga proesional kesehatan dengan latar belakang medis seperti dokter$ pera-at$ bidan$ tenaga kesehatan mas!arakat$ tenaga kesehatan lingkungan$ ahli teknologi laboratorium medik$ tenaga gi%i$ dan tenaga kearmasian !ang berusia di ba-ah 70 tahun# esaran gaji@insenti bagi tenaga kesehatan penugasan khusus berbasis tim (team based)

adalah sebesar Rp##D50#000$: ( ujuh .uta delapan ratus lima puluh ribu rupiah) untuk dokter umum dan dokter gigi$ sedangkan untuk

idan@pera-at@enaga kesehatan ingkungan@enaga i%i@ =hli eknologi aboratorium +edik@ enaga kearmasian @ enaga Kesehatan +as!arakat sebesar Rp# 3#300#000$: (Empat .uta Empat Ratus Ribu Rupiah)# esaran

(13)

gaji@insenti tenaga kesehatan penugasan khusus berbasis tim (eam based) dalam mendukung program ,usantara ehat ditetapkan oleh +enteri Kesehatan atas persetujuan +enteri Keuangan# im pertama , akan mulai bertugas pada tanggal 29 =pril 2015 hingga 2 tahun ke depan# roses perekrutan telah dilakuan se&ara online dan dire&t assessment# roses seleksi &alon berdasarkan resume$ tes tertulis$ -a-an&ara tatap muka$ tes psikologi serta Fo&us roup *is&ussion (F*) untuk menilai indi/idu dalam dinamika kelompok# agi peserta !ang telah lulus seleksi akan diberi pelatihan dan pembekalan oleh usdiklat =paratur Kemenkes bekerja sama dengan =rmabar$ Fakultas Kedokteran 4I dan R+ serta uskesmas# ada tahun 2015$ lokus program , diren&anakan di

uskesmas ke&amatan !ang berbatasan langsung dengan negara

tetangga baik darat dan laut di 3D kab@Kota pada 15 ro/insi !aitu =&eh$ umut$ Riau$ Kepri$ engkulu$ ,$ Kalbar$ Kaltim$ Kaltara$ ulut$ ulteng$ +aluku 4tara$ +aluku$ apua dan apua arat# *alam kegiatan Rakontek 4K* ini dilakukan penandatanganan komitmen mendukung rogram , oleh 3D upati@Calikota dari 15 pro/insi lokus$ disaksikan +enkes#

*ukungan !ang diharapkan dari upati@Calikota untuk keberhasilan

program , diantaran!a adalah 1) +enjamin keselamatan dan keamanan tenaga 1 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2@2 23:02:2016

kesehatan penugasan khusus berbasis tim (team based)G 2) +en!ediakan sarana$ prasarana$ dan asilitas tempat tinggal !ang la!ak untuk

menunjang pelaksanaan tugasG 7) +enerbitkan urat I%in raktik (I) untuk tenaga kesehatan penugasan khusus berbasis tim (team based) dalam mendukung program , sesuai ketentuan peraturan perundang: undangan# erita ini disiarkan oleh usat Komunikasi ublik ekretariat  .enderal Kementerian Kesehatan RI# 4ntuk inormasi lebih lanjut dapat

menghubungi ?alo Kemkes melalui nomor hotline 500:56G +

0D12D1562620$ aksimili' (021) 52921669$ -ebsite ---#depkes#go#id dan email kontakHatdepkesHdotgoHdotid#

Kesehatan adalah in:estasi terbaik untuk masa depan bangsa yang lebih cerah. ;ntuk me-uudkannya maka diperlukan penguatan akses pelayanan kesehatan di daerah. Kementerian Kesehatan mengaak para generasi muda untuk berperan serta

(14)

memperkuat kesehatan terutama di daerah terpencil melalui program penempatan tenaga kesehatan yang berbasis tim )team based*.

Program ini merupakan sebuah upaya peningkatan pelayanan kesehatan mencakup pre:entif, promotif, dan kuratif dengan melibatkan ! )lima* sampai + )sembilan* tenaga kesehatan )dokter, dokter gigi, pera-at, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, %hli laboratorium medik, tenaga gii, dan tenaga kefarmasian* yang akan ditempatkan di pelosok nusantara

Kami membuka kesempatan bagi tenaga kesehatan di seluruh ?ndonesia untuk turut ambil bagian dalam program ini. Mari bergabung bersama kami me-uudkan cita0cita bersama untuk ?ndonesia yang lebih sehat.

“CriticalReview Program NusantaraSehat2015”Oleh:A.Saputri Mulyana* *Mahasiswa Program Magister Fakultas Ilmu Keperawatan, Kekhususan Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, Universitas Indonesia. 2015 Lahirnya program Nusantara Sehat 2015 dilatarbelakangiolehpelayanankesehatandiIndonesiayangtidak

merata, sehingga dianggap perlu upaya untuk mencapai pembangunan kesehatan secara nasional (Permenkes RI N0. 23 tahun 2015 tentang Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Berbasis Tim dalam Mendukung Program NusantaraSehat).Realitamenunjukkan,terjadi

ketidakmerataandistribusitenagakesehatan,baikdarisegikualitas,  jumlah, maupun jenis tenaga kesehatan. Kondisi ini semakin

memprihatinkanpadadaerah-daerahtertinggal,perbatasan,dan

kepulauan (DTPK) dan daerah bermasalah kesehatan (DBK). Padahal, kesehatanadalahhakseluruhmasyarakatIndonesia.Sehingga,

(15)

masyarakat Indonesia tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas. Sebagaimana yang telah tertuang pada UUD 1945 pasal 28H, bahwa setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan yang berkualitas sebagaimanamestinya,program NusantaraSehat2015perluditinjau kembali.Jikamerujukpadatujuandibentuknyaprogram ini,yaitu

menguatkanlayanankesehatanprimermelaluipeningkatanjumlah, sebaran,komposisi,danmututenagakesehatanlintasprofesi(dengan melibatkandokter,perawat,dantenagakesehatanlainnya)ke

puskesmas-puskesmas pada daerah DTPK dan DBK, maka dapat

ditarikbenangmerahnya,bahwadalam implementasiprogram tersebut, pemerintahmenitikberatkanpada2(dua)hal,yaituketersediaantenaga kesehatan dan upaya untuk menjaga kualitas tenaga sebelum bertugas padadaerahkhusustersebut(http://nusantarasehat.kemkes.go.id).UU No. 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan pada pasal 15

menyatakan bahwa dalam menyusun perencanaan tenaga kesehatan, salahsatufaktoryangperludiperhatikanselainjenis,kualifikasi,jumlah, pengadaan,dandistribusitenagakesehatanadalahketersediaan

fasilitaspelayanankesehatan.Kebijakanpemerintahterkaitprogram NusantaraSehatseolahluputdenganpasal15tersebut.Padahal, ketersediaanfasilitasjugamenjadisalahsatupoinpentingdalam

peningkatankualitassistem pelayanan.Hasilstudiyangdilakukanoleh Bata,dkk.(2013)menyatakanbahwaterdapathubunganantarakualitas pelayanandengankepuasanpasien.Dimanasalahsatuindikatordari kualitaspelayananyangdimaksudadalahketersediaansaranadan

(16)

prasarana kesehatan. UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, mempertegas bahwa fasilitas pelayanan kesehatan merupakan suatu alat dan/atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanankesehatan,baikpromotif,preventif,kuratif,maupun

rehabilitatifyangdilakukanolehPemerintah,pemerintahdaerah, dan/ataumasyarakat.AlasaninisemakindiperkuatolehPermenkes No.75tahun2014tentangpuskesmas.Padapasal7(tujuh)dinyatakan bahwa dalam melakukan upaya pembangunan kesehatan, puskesmas harus menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar secara

komprehensif, berkesinambungan, dan bermutu. Untuk mewujudkan hal itu, maka dalam pendirian Puskesmas harus memenuhi persyaratan lokasi,bangunan,prasarana,peralatan kesehatan,ketenagaan, kefarmasian dan laboratorium. Sehingga, dalam memaksimalkan upaya pemerintah untuk menciptakan sistem pelayanan kesehatan secaranasionalmelaluiprogram NusantaraSehat,dimanatarget wilayahkerjanyaadalahpuskesmas-puskesmasdidaerahterpencil, ketersediaanfasilitaskesehatansangatperludipertimbangkan,selain ketersediaandankualitastenagakesehatan.Usman(2009)dalam hasil studinya mendapatkan sebuah realita bahwa dalam kurun tahun 2000-2005,lokasipembangunanfasilitaskesehatanbaru,kebanyakan

ditempatkandidesa-desayangtergolongsejahtera,yangpada umumnyamenjadiibukotakecamatan.Adapunbentukfasilitas kesehatanyangdikembangkanadalahdalam kategorifixfacility

(fasilitastetap,tidakbergerak).Karakteristikpelayanankesehatanpada kategoriinicenderungbersifatpasif,yangmemicutenagakesehatan

(17)

setempat menjadi kurang proaktif. Lebih banyak menunggu kebutuhan masyarakat.Merekabaruterlihataktifketikaterjadiepidemiatau

kejadianyangmengancam masyarakat.Pendayagunaanfasilitastidak menuntut pelayanan kesehatan yang mendekatkan kepada masyarakat sebagaipasien.Kondisiinimengindikasikanbahwaupayauntuk

menciptakanpemerataanpelayanankesehatanmenjadisulituntuk direalisasikan.Selainitu,UU No.36tahun2014tentangTenaga Kesehatanpadapasal27jugamemberikanpertimbangantersendiri untuk meninjau kembali program Nusantara Sehat 2015. Pasal 27 tersebut menguraikan bahwa tenaga kesehatan yang bertugas di daerahtertinggalperbatasan dan kepulauan,sertadaerah

bermasalah kesehatan, selain memperoleh perlindungan dalam

pelaksanaan tugas, mereka juga berhak memperoleh hak kenaikan pangkat istimewa. Namun, jika merujuk pada Permenkes Republik Indonesia No. 23 tahun 2015 tentang Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Berbasis Tim (Team Based) dalam Mendukung Program NusantaraSehat,tenagakesehatanyangtelahberkontribusi,tidak memperoleh hak kenaikan pangkat istimewa sebagaimana yang tertuangpadaUUNo.36pasal27tersebut.Setelahmenyelesaikan masapenugasan,merekahanyadiberikansuratketeranganselesai masa penugasan oleh Kementerian Kesehatan. Padahal, para tenaga kesehatanyangakanmelibatkandiripadaprogram tersebutharus mengiyakan beberapa persyaratan yang seolah ikut bersaing dengan medankerjayangtentucukupmenantang.Diantaranyaadalahtidak terikatkontrakkerjadenganinstansipemerintahmaupunswastadan

(18)

pernyataanbersediameninggalkanpekerjaantersebutapabilamasih terikatkontrakdenganpemerintahmaupunswasta.Artinya,mereka harus melepas segala bentuk pekerjaannya sebelum memutuskan untukmelibatkandirisebagaitenagakesehatanuntukmensukseskan program tersebut.Lantas,dimanabentukapresiasipemerintah

terhadap masa depan kepada mereka yang akan terjun langsung dalam membangun kesehatan nasional dari daerah pinggiran? Ayuningtyas (2014) mengemukakan bahwa dalam melakukan analisis kebijakan, salahsatutahapyangperludilakukansetelahmerumuskanmasalah adalahmelakukanperamalan(forecasting).Terkaitkebijakanprogram NusantaraSehat,makapenulismerumuskan2(dua)poinberikut,

sebagai bahan analisis sejauh mana program tersebut dapat menjawab kesenjanganyangtelahdiuraikansebelumnya.Pertama,pemerintah tidakmenjaminketersediaanfasilitaspelayanankesehatandalam

penerapanprogram NusantaraSehat.Jikahalinidibiarkantanpaada upayaseriusdaripemerintah,makatujuan/harapanpemerintahuntuk meningkatkansistem kesehatandiseluruhpenjuruIndonesiaakansulit diwujudkan.Lahirnyaprogram PegawaiTidakTetap(PTT)yangtelah lebihduludikeluarkanolehpemerintah,dapatmenjadibahan

pembanding untuk menganalisis program Nusantara Sehat ini. Kedua program tersebutsetidaknyahampirmemilikikesamaanmisi,yaitu mendistribusikantenagakesehatanmedisdanbidandidaerah-daerah tertinggal,sebagaimanayangtertuangpadaPermenkesNo.7tahun 2013 tentang Pedoman Pengangkatan dan Penempatan Dokter dan BidansebagaiPegawaiTidakTetap.Kondisiyangterjadidilapangan

(19)

memperlihatkan bahwa sebagian tenaga kesehatan yang bertugas tidak dapat memaksimalkan kewajibannya dalam memberikan pelayanan

kesehatandipuskesmaskarenaketerbatasanfasilitas.Sehingga, pengaruh hadirnya program PTT terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di daerah terpencil tidak memberikan dampak yang cukup signifikan.Poinyangkedua,jikatenagakesehatantidakmemperoleh hakkenaikan pangkatistimewayangbertugaspadadaerahTertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) serta pada Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK), maka kemungkinan yang dapat terjadi adalah kurang maksimalnyapendistribusianparaklinisiuntukmelibatkandirisebagai tenaga kesehatan pada program tersebut. Mengingat bahwa

persyaratanyangditawarkancukupsulit,sementaramerekaakan

ditempatkan bukan pada daerah yang aman, apalagi nyaman. Larangan menikah,keharusanuntukmenghentikankontrakkerja(bagiyang

sebelumnyapernahbekerja),tentumenjadipertimbangantersendiri bagi seorang calon tenaga kesehatan sebelum memutuskan bertugas padadaerahtersebut.Dansetelahmasakerjahabis,merekatidak

memperolehjaminan/hakistimewaselainsuratketeranganbuktitugas. Sejumlahpenelitianmenunjukkantentangpentingnyapemberian

rewardkepadatenagakesehatan,terutamayangbertugaskhususdi daerahterpencil/tertinggal.HasilpenelitianyangdilakukanolehRiyadi, dkk.(2005),ada3(tiga)jenisinsentifyangpalingdiharapkanoleh

tenagakesehatan.Baikyangbekerjadidaerahkecamatanterpencil maupuntidakterpencil.92,3% mengharapkangaji/tunjangan,69,2% mengharapkan ketersediaan fasilitas, dan 59% mengharapkan

(20)

peningkatankarir.Persentaseinidiperolehdaritenagakesehatanyang bekerjadidaerahterpencil.Lebihrincilagi,Riyadi,dkk.(2005)

melaporkan bahwa terkhusus tenaga kesehatan yang ditempatkan di daerahterpencil,peningkatankariryangdimaksudadalahmisalnya kenaikan pangkat, pengangkatan sebagai PNS, atau adanya

percepatanmasabakti.Berdasarkandatatersebut,dapatdisimpulkan bahwaketigaharapanitumenjadihalyangperludipertimbangkanoleh pemerintah dalam melakukan perencanaan tenaga kesehatan, terutama yangakanditugaskandidaerahtertinggal.Rumusantersebuttentu

menjadiacuandalam merumuskanalternatifsolusiterkaitlahirnya

program NusantaraSehat2015yangbarusajadilahirkan.Olehkarena itu,penulismerekomendasikan2(dua)halagardalam penerapan

kebijakan Nusantara Sehat 2015 dapat memberikan manfaat yang lebih maksimal.Pertama,niatbaikpemerintahuntukmeningkatkan

pelayanankesehatansecarameratadiseluruhlapisanIndonesia

melaluiprogram NusantaraSehat,perludilakukanupayaseriusuntuk mewujudkannya.Secarakonkrit,perlualokasidanakhususuntuk memaksimalkanprogram tersebut.Baikuntukpendistribusiantenaga kesehatanyangberkualitasmaupununtukketersediaansaranadan fasilitaspelayanankesehatanyangakanmenunjangpemberian pelayanankesehatan.Lebelisasi‘daerahtertinggal’,jangansampai menjadikambinghitam sebagaialasantidakperlunyaketersediaan saranadanfasilitaskesehatanyangmemadai.Jikamerujukpada

APBN Konstitusibidangkesehatantahun2014,diketahuibahwaalokasi anggaran kesehatan pada tahun 2014 mencapai 2,4% dari APBN atau

(21)

senilai Rp. 44.859 M. Salah satu sasaran kebijakan dalam APBN

KonstitusiBidangKesehatandanJaminanSosialadalahpeningkatan distribusianggaranuntukprogram yangbersifatbelanjamodaldan belanja pembangunan sebesar 60% dengan distribusi belanja modal dan pembangunan sebesar 50% untuk program yang berkaitan

langsung dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, 30% untuk peningkatan sarana dan prasarana penunjang kesehatan, dan 20% untuk peningkatan kualitas SDM tenaga kesehatan. Besar harapan agarpengalokasiandanatersebutbenar-benardisalurkansesuai

peruntukannya.Danmenjadicatatankhususbagipemerintahterutama dalam memaksimalkan pencapaian tujuan dari perumusan Program Nusantara Sehat 2015. Sebagai rekomendasi kedua, pemerintah perlu memberikan hak istimewa kepada para tenaga kesehatan yang telah bersediamengabdikandiriuntukbertugaspadadaerahTertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) serta pada Daerah Bermasalah Kesehatan(DBK).Setelahmasakerjamerekatelahhabis(2tahun), paratenagakesehatanitudiangkatmenjadiPNS(PegawaiNegeriSipil) dalam lingkup Kementerian Kesehatan. Adapun penempatan kerja

selanjutnyadiserahkankepadapihakyangbersangkutan.Sehingga, dalam menjalankantugasselamadidaerahtertinggaltersebut,mereka dapat memaksimalkan diri. Program Nusantara Sehat 2015 perlu

ditinjau kembali untuk dapat memperhatikan semua aspek demi tercapainyatujuanyangdiinginkan.Tidakhanyafokuspada

pendistribusiantenagakesehatankedaerahterpencil,tapijugafokus pada ketersediaan fasilitas yang akan menunjang dan memaksimalkan

(22)

pelayanankesehatandidaerahtersebut,sebagaimanayangtermaktub pada UUD 1945 dan UU No. 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Selainitu,pemerintahjugaharusmemberikanpangkatistimewakepada para tenaga kesehatan yang telah menjalankan tugas khusus pada

daerahtertinggal,perbatasan,dankepulauan(DTPK)dandaerah bermasalah kesehatan (DBK). Dengan demikian, pada akhirnya akan memberikan kesimpulan sederhana bahwa tidak akan ada lagi alasan tentangketidakmerataankesehatandiIndonesia.RakyatIndonesia harussehat,dimanapun. Referensi Ayuningtyas,

Dumilah.(2014).KebijakanKesehatan(PrinsipdanPraktik).Jakarta: PTRajaGrafindoPersada. Bata,dkk.(2013).HubunganKualitas Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Pengguna ASKES Sosial pada Pelayanan Rawat Inap di RSUD Lakipadada Kabupaten TanaToraja.Makassar:UniversitasHasanuddin. UU No.36tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan UU No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Usman, dkk. Strategi Penciptaan Pelayanan Kesehatan Dasar untuk Kemudahan Akses Penduduk Desa Miskin. Jogjakarta: UGM. Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Republik Indonesia No. 7 tahun 2013 tentang Pedoman Pengangkatan dan Penempatan Dokter danBidansebagaiPegawaiTidakTetap. PeraturanMenteriKesehatan (PMK) Republik Indonesia No.75 tahun 2014 tentang Puskesmas.

Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2015 tentang Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Berbasis Tim (Team Based) dalam Mendukung Program Nusantara Sehat. Saputra, Wiko. 2014. APBN Bidang Kesehatan dan Jaminan Sosial

(23)

Kesehatan.Jakarta:Prakarsa Riyadi,dkk.(2005).LaporanKajian KebijakanPerencanaanTenagaKesehatan.Jakarta:Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Kementerian Perencanaan

Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. http://nusantarasehat.kemkes.go.id/index.php/tentang-kami/sekilas -nusantara-sehat,diaksespadatanggal31Mei2015.

Selengkapnya :http://www.kompasiana.com/saputri/critical-revi ew-program-nusantara-sehat-2015_55785bbd2f97731d599dc7e7

Jakarta 0 Dalam upaya penguatan Pelayanan Kesehatan )ankes* Primer melalui peningkatan umlah, sebaran, komposisi dan mutu tenaga kesehatan, Kementerian Kesehatan )Kemkes* baru saa menggulirkan program C'usantara /ehatC.

Berbeda dengan program Pencerah 'usantara )P'* yang diprakarsai Kantor ;rusan Khusus Presiden 6? untuk MDs, pendekatan yang dilakukan program 'usantara /ehat bersifat lebih menyeluruh dan

melibatkan anggota tim yang berbeda latar belakang, mulai dari dokter, pera-at, serta tenaga kesehatan lainnya.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan /umber Daya Manusia Kesehatan )BPP0/DMK* Kementerian Kesehatan, ;sman /umantri menelaskan, target program C'usantara /ehatC adalah Puskesmas yang berlokasi di Daerah (ertinggal, Perbatasan dan Kepulauan )D(PK* di 4 Kabupaten7Kota di ?ndonesia.

CKurangnya tenaga kesehatan di Puskesmas yang berada di DP(K

membuatnya kurang mampu menalankan fungsi promotif dan pre:entif. Dengan program ini, Kemkes berupaya memperkuat Puskesmas

(24)

tersebut dengan mengirimkan +"8 tenaga kesehatan tambahan,C elas ;sman /umantri di gedung Kemkes di 5akarta, /elasa )372*.

Pengiriman tenaga kesehatan ini akan dibagi menadi dua tahap ke 128 Puskesmas yang berada di DP(K. C(ahap pertama akan dikirim 48 orang, tahap kedua uga 48 orang. Mereka nantinya akan berada di masing0masing Puskesmas selama dua tahun,C terangnya.

(enaga kesehatan yang lolos seleksi tersebut nantinya uga akan dibekali keahlian medis dan non0medis yang mencakup pelatihan kepemimpinan, manaerial, dan komunikasi, serta pemahaman terhadap budaya0budaya lokal.

Referensi

Dokumen terkait