KONSEP DASAR
MANAJEMEN
PENDIDIKAN
Oleh:
Tujuan Pendidikan Nasional sesuai
dengan UU No. 20 Tahun 2003:
“Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendaian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa, dan negara.”
Pendidikan harus “diadministrasikan”
atau dikelola dengan baik.
PENGERTIAN MANAJEMEN
Secara Etimologi, Manajemen berasal dari Bahasa Latin,
- manus yang berarti tangan
- agere yang berarti melakukan
sehingga jika digabungkan keduanya berarti menangani.
Manajemen
Usaha Kerjasama
Oleh dua orang atau lebih
Which one is correct?
1
Administrasi
vs
Manajemen
2
Administrasi
=
Manajemen
ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN
Istilah “manajemen” digunakan pada literatur Inggris, sedangkan “administrasi” digunakan di Amerika.
Manajemen merupakan inti dari Administrasi
Manajemen merupakan alat pelaksana utama
administrasi.
HUBUNGAN MANAJEMEN
DENGAN ADMINISTRASI
Manajemen
PENGERTIAN
MANAJEMEN PENDIDIKAN
Manajemen
P
endidikan
suatu kegiatan/rangkaian kegiatan
berupa proses pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia
dalam organisasi pendidikan
melalui aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengarahan,
dan pengawasan
untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya
MAKNA MANAJEMEN PENDIDIKAN
(Suryosubroto, 2010)(1) Kerjasama untuk
mencapai tujuan
pendidikan.
(2) Proses untuk
mencapai tujuan
pendidikan
(3) Kerangka berpikir
sistem
(4) Efektivitas
pemanfaatan
sumber
(5) Kepemimpinan
Manajemen
(6) Proses
pengambilan
keputusan (decision
making)
(7) Komunikasi
(8) Kegiatan
ketatausahaan
(arti sempit)
FUNGSI MANAJEMEN
AHLI FUNGSI MANAJEMEN AKRONIM
Luther Gullick P l a n n i n g O r g a n i z i n g Staffing Directing
Coordinating Reporting Budgetting POSDCoRB Ernest Dale Innovating Representing C o n t r o l l i n g POSDIRC Koontz & Donnel POSDC William
Newman Assembling Resources Directing POARDC Henry Fayol
Commanding Coordinating POCCC
GR Terry
Actuating POAC
John F. Mae
Motivating POMC
Deming
… FUNGSI MANAJEMEN
Menurut George R. Terry:
Planning
Organizing
Actuating
Controlling
A goal without a plan is just a wish.
FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN
(1) Planning (Perencanaan)
Proses penentuan tujuan/sasaran yang hendak dicapai dan
menetapkan jalan & sumber yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu seefisien & seefektif mungkin (Rogers).
Proses merumuskan tujuan, sumber daya, dan teknik/metode yang dipilih (Engkoswara & Aan).
Jenis Perencanaan Pendidikan:
(a) Besarannya: Makro – Meso – Mikro
(b) Pelakunya: individual – kelompok – lembaga
• SMK Rujukan: SMK yang memiliki kinerja unggul, akses besar, dan efektif dalam
pengelolaan institusi, jumlah daya tampung diatas 1.000 siswa.
• Contoh: SMK N 1 Depok Sleman, SMK N 1 Pengasih, SMK N 2 Yogyakarta, dll.
• SMK Aliansi: SMK dengan kualitas baik, dengan daya tampung 200-600 siswa. • SMK Konsorsium: SMK dengan kualitas
baik, dengan daya tampung dibawah 200 • SMK Reguler/Mandiri: SMK dengan
kualitas baik, dengan daya tampung 600 – 1.000 siswa.
Rencana Strategis (Renstra) Kemendikbud
•
Permendikbud Nomor 12 Tahun 2018 berisi Renstra 2015-2019
•
Saat ini menunggu pengesahan Renstra 2020-2024, tapi berikut ARAH
Pemerataan Akses Pendidikan (PAUD dan Pra SD)
Peningkatan dan Pemerataan Kualitas Layanan Pendidikan (Kompetensi guru, sistem zonasi, TIK, penjamu, penguatan peran pengawas, literasi dan numerasi)
Penguatan Budaya, Bahasa, dan Pendidikan Karakter
ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN:
Penguatan Tata Kelola Pendidikan
Revitalisasi Pendidikan Vokasi (optimalisasi layanan
vokasi, peningkatan kesiapan memasuki dunia kerja)
ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI
… FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN
(2) Organizing (Pengorganisasian)
Proses membagi kerja ke dalam tugas-tugas yang lebih kecil, membebankan tugas-tugas itu kepada orang yang sesuai dengan kemampuannya, dan mengalokasikan sumber daya, serta
mengkoordinasikannya dalam rangka efektivitas pencapaian tujuan organisasi (Nanang Fattah, 2013).
Proses pengorganisasian (Ernest Dale): a) pemerincian pekerjaan; b) pembagian kerja; c) penyatuan pekerjaan; d) koordinasi pekerjaan; e) monitoring dan reorganisasi
Contoh
Pengorganisasian
Sekolah:
… FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN
(3) Actuating (Pengarahan)
Suatu usaha yang dilakukan oleh pimpinan untuk
memberikan penjelasan, petunjuk, serta bimbingan
kepada orang-orang yang menjadi bawahannya sebelum
dan selama melaksanakan tugas (Suharsimi & Lia, 2012).
- Pengarahan sebelum: untuk pelaksanaan secara efektif
dan efisien.
- Pengarahan selama: untuk mengingatkan & meluruskan
adanya penyelewengan.
… FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN
(4) Controlling (Pengendalian)
Pengawasan diperlukan untuk memastikan pekerjaan telah berjalan sebagaimana mestinya, melihat sejauh mana hasil tercapai, serta mengetahui hambatan-hambatan yang menghalangi tercapainya tujuan.
Proses pengawasan (Murdick):
- Menetapkan standar pelaksanaan.
- Pengukuran pelaksanaan pekerjaan dibandingkan dengan standar.
- Menentukan kesenjangan antara pelaksanaan dengan standar dan rencana.
*Menurut Wilayah Kerja
(a) Negara
(b) Satu Provinsi
(c) Satu Kabupaten/Kota
(d) Satu Unit Kerja
(e) Kelas
RUANG LINGKUP
(a) Manajemen Pendidikan Seluruh Negara
yaitu manajemen pendidikan untuk
urusan nasional yang menangani bukan
hanya pelaksanaan pendidikan di
sekolah saja tetapi juga pendidikan di
luar sekolah, penyelenggaraan latihan,
penelitian, dan pengembangan
masalah-masalah pendidikan serta
(b) Manajemen Pendidikan Satu Provinsi
yaitu manajemen pendidikan yang
meliputi wilayah kerja satu
provinsi yang pelaksanaannya
dibantu lebih lanjut oleh petugas
manajemen pendidikan di
kabupaten dan kecamatan.
Ex: Dinas Pendidikan Provinsi
(c) Manajemen Pendidikan Satu Kabupaten/Kota
Meliputi wilayah kerja satu
kabupaten/kota meliputi
semua urusan pendidikan
berdasarkan jenis dan
(d) Manajemen Pendidikan Satu Unit Kerja
Satu unit kerja
ditekankan pada unit
kerja yang langsung
menangani
pendidikan (sekolah
dan kursus-kursus).
(e) Manajemen Kelas
Sebagai “dapur inti” dari
seluruh jenis manajemen
pendidikan yakni kelas. Dalam
manajemen kelas inilah ada
pengelolaan kelas baik
bersifat instruksional maupun
manajerial.
*Ruang Lingkup MP
Menurut Objek Garapan dan Urgensinya
K egiatan b elaj ar -meng aj ar di K elas
Manajemen Kesiswaan/Peserta Didik
Manajemen Tenaga Pendidik dan Kependidikan Manajemen Kurikulum
Manajemen Sarana dan Prasarana/Material
Manajemen Tatalaksana Pendidikan / Ketatausahaan Sekolah Manajemen Pembiayaan (Anggaran)
Manajemen Ketatalaksanaan Lembaga Pendidikan
1. Manajemen Kesiswaan/Peserta didik
Penerimaan peserta didik
Pembinaan bakat dan minat Layanan khusus
Mutasi peserta didik
Pencatatan data peserta didik
Manajemen siswa menunjuk pada kegiatan pencatatan siswa dari
penerimaan sampai saat siswa meninggalkan sekolah disebabkan
tamat atau sebab lain.
Urgensi/Isu:
• Penerimaan siswa (daya tampung)
• Pembinaan siswa (pengelompokan, kenaikan kelas, penentuan program, ekstrakurikuler)
2. Manajemen Tenaga Pendidik dan Kependidikan
(Personel)
Jenisnya
• Kepala sekolah • Guru • Tenaga administrasi/TU • Penjaga sekolah/kebersihan• Tenaga fungsional lain (guru BK, laboran, pustakawan, dan
St
atusnya
• PNS
• Guru honorer
• Guru bantu
• Tenaga sukarela
Segenap proses penataan yang bersangkut paut dengan masalah memeroleh dan menggunakan tenaga kerja (edukatif dan administratif) untuk dan di
sekolah dengan efisien demi tercapainya tujuan sekolah.
Urgensi/Isu:
• Pelatihan (training), coaching • MGMP, KKKS
• Kelanjutan pendidikan (insertive education)
3. Manajemen Kurikulum
Kurikulum
Terpisah-pisah
(separated subject
curriculum)
Kurikulum
Berhubungan
(correlated
curriculum)
Kurikulum Terpadu
(integrated
curriculum)
Segenap proses usaha bersama untuk memperlancar
pencapaian tujuan pengajaran dengan titik berat pada usaha meningkatkan kualitas interaksi
belajar-mengajar.
Urgensi/Isu:
Mengupayakan efektivitas
perencanaan, pengorganisasian dan koordinasi, pelaksanaan, dan
4. Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan (Material)
Segenap proses penataan yang berkaitan
dengan pengadaan, pendayagunaan, dan
pengelolaan sarana pendidikan agar tercapai
tujuan yang ditetapkan secara efektif dan
efisien.
Sarana pendidikan ialah semua fasilitas yang diperlukan dalam proses belajar mengajar
yang bergerak maupun tidak. Sarana pendidikan: alat pelajaran, alat peraga, dan media pengajaran (Suharsimi).
Urgensi/Isu:
• Ruang lingkup, fungsi manajemen sarana dan prasarana
• Perencanaan dan peningkatan sarana dan prasarana
5. Manajemen Ketatalaksanaan Pendidikan (Ketatausahaan)
disebut sebagai administrasi tata usaha, yakni
segenap proses kegiatan pengelolaan
surat-menyurat yang dimulai dari menghimpun,
mencatat, mengelola, menggandakan,
mengirim, dan menyimpan semua bahan
6. Manajemen Pembiayaan/Keuangan (Anggaran)
Merupakan kegiatan
pengelolaan yang meliputi
penataan sumber, penggunaan, dan pertanggungjawaban dana pendidikan di sekolah atau
lembaga pendidikan.
Urgensi/Isu:
• Penyusunan dan pengembangan RKAS
• Evaluasi dan pertanggungjawaban keuangan sekolah
7. Manajemen Ketatalaksanaan Lembaga Pendidikan
Sekolah sebagai lembaga pendidikan sudah semestinya mempunyai organisasi yang baik agar tujuan pendidikan tercapai sepenuhnya.
Tugasnya adalah mengorganisasikan segenap kegiatan lembaga
pendidikan yang termasuk diantaranya adalah pengolahan
8. Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
Merupakan kegiatan penataan yang berkaitan dengan kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat yang
dimaksudkan untuk menunjang proses belajar-mengajar di sekolah.
Masyarakat: orang tua murid,
badan/lembaga pemerintah/swasta, masyarakat pada umumnya yang berada di sekitar sekolah dan/atau terkait dengan sekolah.
Urgensi/Isu:
Merangkul seluruh pihak terkait/ stakeholders yang akan berpengaruh
pada segala kebijakan dan keberlangsungan pendidikan.
9. Supervisi Pendidikan
• Pengawasan/supervisi
diperlukan untuk
mengelola bekerjanya
setiap komponen
pendidikan ke arah
pencapaian tujuan.
• Diharapkan membantu
tercapainya tujuan
pendidikan secara
efisien khususnya
melalui pembinaan
profesionalitas guru.
* Ruang Lingkup MP
Menurut Fungsi/Urutan Kegiatan
Mengawasi/Mengevaluasi
Mengkomunikasikan
Mengkoordinasikan
Mengarahkan
Mengorganisasikan
Merencanakan
*Ruang Lingkup MP
Menurut Pelaksana
Di Kelas
• Guru
Di Sekolah
• Kepala Sekolah
Di Kantor-Kantor Pendidikan dan PusatPelatihan/Kursus
• Orang-Orang
yang bekerja di
kantor tsb.
Bentuk penyelenggaraan
kegiatan pendidikan
Pendidikan Formal Pendidikan Informal Pendidikan NonformalInformal Formal Nonformal
Tak
berbentuk Berbentuk Setengah Tak
terorganisasikan Terorganisasikan Setengah
TUJUAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
Dilakukan manajemen agar pelaksanaan suatu usaha terencana secara
sistematis dan dapat dievaluasi secara benar, akurat, dan lengkap sehingga
mencapai tujuan secara produktif, berkualitas, efektif, dan efisien
(Engkoswara & Komariah, 2010).
Produktif:
output > input
Kualitas:
output ≥
kebutuhan/
harapan
Efektif:
Doing the right
things
Efisien:
KESIMPULAN
•
Manajemen pendidikan merupakan bentuk kerjasama personel pendidikan
untuk mencapai tujuan pendidikan.
•
Manajemen pendidikan merupakan suatu proses/siklus penyelenggaraan
pendidikan.
•
Manajemen pendidikan merupakan usaha untuk melakukan pengelolaan
sistem pendidikan.
•