• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Kitab Riyadush Sholihin ( )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kajian Kitab Riyadush Sholihin ( )"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Kajian Kitab Riyadush Sholihin (

)

(Taman Orang-Orang Yang Sholih) Pembahasan Bab Ke-3 Tentang Sabar : Hadits ke-28

Segala puji hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampunan kepada-Nya. Dan kita berlindung kepada Allah dari kejelekan jiwa-jiwa kita dan keburukan amalan-amalan kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidak ada yang bisa memberikan hidayah padanya. Dan aku bersaksi bahwasanya tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak diibadahi kecuali hanya Allah semata dan tiada sekutu apapun bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam adalah seorang hamba dan utusan-Nya.

Amma ba'd, kemudian setelah itu...

Melanjutkan pembahasan kitab Riyadush Sholihin Bab Tentang Kesabaran karya Al Imam An Nawawi rohimahulloh, maka pada kesempatan kali ini akan memasuki hadits ke-28.

-dalam kitab Syarh Riyadush Sholihin karya Asy Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rohimahulloh tertulis nomor haditsnya adalah nomor 27 karena hadits nomor 4 dan 5 dijadikan satu yakni hadits nomor 4-

-capture scan kitab dari Syarh Riyadush Sholihin karya Asy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin

rohimahullah-Hadits ke-28 :

Dan dari Abu Yahya, yakni Shuhaib bin Sinan rodhiAllahu ‘anhu berkata : Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Sungguh mengagumkan perkaranya seorang mu’min itu. Sesungguhnya seluruh perkaranya itu baik baginya. Dan tidaklah hal

tersebut terjadi kecuali hanya pada seorang mu’min. Jika ia mendapatkan kesenangan ia bersyukur, maka tersebut adalah baik

baginya. Dan jika ia tertimpa kesusahan ia bersabar, maka hal tersebut adalah baik baginya.”

[diriwayatkan oleh Al Imam Muslim rohimahumallah]

Catatan kaki nomor 1 :

Hadits ini dikeluarkan oleh Al Imam Muslim dalam Shohih nya pada Kitab Tentang Sikap Zuhud dan Etika-Etika, Bab

Seorang Mu’min itu Seluruh Perkaranya Adalah Baik, nomor 2999.

(2)

1. Terdapat faedah keutamaan sikap syukur terhadap nikmat atau sesuatu yang menyenangkan, dan juga sikap sabar terhadap musibah atau sesuatu yang tidak menyenangkan. Dan dari sini lah Al Imam An Nawawi rohimahullah memasukkan hadits ini dalam Kitab Riyadush Sholihin di Bab Tentang Kesabaran.

2. Setiap manusia itu pastilah tidak terlepas dari dua keadaan dari taqdir Allah, yakni bisa berupa kesenangan atau kesusahan. Dan manusia itu terbagi menjadi 2 di dalam menyikapi taqdir Allah tersebut yakni mu’min dan kafir. Adapun bagi seorang mu’min, dalam setiap kondisi tersebut (kesusahan atau kesenangan) maka hal tersebut akan menjadi kebaikan bagi dirinya jika ia bisa bersabar tatkala mendapatkan kesusahan dan bersyukur tatkala mendapatkan kesenangan. Dan kebaikan yang akan diperolehnya adalah berupa kebaikan tatkala di dunia dan juga di akhirat.

Adapun bagi seorang kafir, maka keadaanya sangat buruk dan merupakan kebalikan dari kondisi seorang mu’min di atas. Orang yang kafir, jika ia memperoleh kesenangan maka ia tidak bersyukur kepada Allah dan lalai bahkan menjadi sombong, berbangga diri, dan lupa terhadap Allah. Dan jika ia memperoleh kesusahan maka ia putus asa, tidak bisa bersabar dan mencaci maki masa, nasib, atau bahkan mencaci Allah Ta’ala. Na’udzu billahi min dzalik. Kita berlindung kepada Allah dari hal yang demikian.

Allah berfirman dalam surat ke-14 Ibrohim ayat 7 :

ۡمُكَّنَدي ِزَ َلَ ۡمُت ۡرَڪَش نِ ٮَل ۡمُكُّبَر َنَّذَأَت ۡذِإ َو

ۖ

ديِدَشَل ِببَذََ َّنِإ ۡمُت ۡرََََ نِ ٮَل َو

Dan [ingatlah juga], tatkala Robb kalian memaklumkan : "Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Aku akan menambah [ni’mat] kepadamu, dan jika kalian mengingkari [ni’mat-Ku], maka sesungguhnya ‘adzab-Ku sangatlah pedih".

Surat ke-21 Al Anbiya’ ayat 35 :

ِت ۡوَم ۡلٱ ُةَقِ ٮٓبَذ س ََۡن ُّلُك

ۗ

رَّشللِب مُكوُُ ۡبَن َو

ةَن ۡتِف ِر ۡيَخۡلٱ َو

ۖ

َنوُُ ََ ۡرُت َن ۡيَلِإ َو

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan [yang sebenar-benarnya]. Dan hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan.

Surat ke-28 Al Qoshosh ayat 78 :

َل َق

ٓ َمَّنِإ

ُهُتيِتوُأ

ۥ

َََُ

مَُِۡ

ٓىِدنَِ

ۚ

ۡمَل َوَأ

ۡمَُ َُۡي

َّنَأ

ََّللّٱ

ۡدَق

َكَُ ۡهَأ

نِم

ۦِهُِ ۡبَق

َنِم

ِنوُرُقۡلٱ

ۡنَم

َوُه

ُّدَشَأ

ُه ۡنِم

ة َّوُق

ُرَث ََۡأ َو

ُ ۡم ََ

ۚ

َل َو

ُلَ ـ ۡسُي

نََ

ُمِهِبوُنُذ

َنوُم ِر َُۡمۡلٱ

Qorun berkata: "Sesungguhnya aku hanyalah diberi harta itu, karena ilmu yang ada pada diriku". Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.

Surat ke-11 Hud ayat 9-10 :

ۡنِ ٮَل َو

َن ۡقَذَأ

َن ـَسنِ ۡلۡٱ

َّنِم

ةَم ۡح َر

َّمُث

َه ـَن ََۡزَن

ُه ۡنِم

ُهَّنِإ

ۥ

سوُ ـَيَل

روَََُ

ۡنِ ٮَل َو

ُه ـَن ۡقَذَأ

َءٓ َم َُۡن

َد َُۡب

َءٓبَّرَض

ُه ۡتَّسَم

َّنَلوُقَيَل

َبَهَذ

ُت َ ـ يَّسلٱ

ٓ نََ

ۚ

ُهَّنِإ

ۥ

ح ِرَََل

روُخَف

يِذَّلٱ َّلِإ

ريِبََ ر ََۡأ َو ةَرَِ ۡغَّم مُهَل َكِ ٮٓ ـَل ْوُأ ِت ـَحُِ ـَّصلٱ ْبوُُِمََ َو ْبوُرَبَص َن

(3)

Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat [ni’mat] dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi kufur. (9) Dan jika Kami rasakan kepadanya kebahagiaan sesudah bencana yang menimpanya, niscaya dia akan berkata: "Telah hilang bencana-bencana itu daripadaku"; sesungguhnya dia sangat gembira lagi bangga, (10) kecuali orang-orang yang sabar [terhadap bencana], dan mengerjakan amal-amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar. (11)

Surat ke-27 An Naml ayat 47 :

َكََُّم نَمِب َو َكِب َن ۡرَّيَّطٱ ْبوُل َق

َِّللّٱ َدنَِ ۡمُكُرِ ٮٓ ـَط َل َق

ۖ

َنوُنَت َُۡت م ۡوَق ۡمُتنَأ ۡلَب

Mereka (orang kafir kaum Nabi Sholih) menjawab : "Kami mendapat nasib yang malang, disebabkan kamu dan orang-orang yang besertamu". Shaleh berkata: "Nasibmu ada pada sisi Allah, [bukan kami yang menjadi sebab], tetapi kamu kaum yang diuji".

3. Terjadi perbedaan pendapat, mana kah yang lebih utama ? Seorang yang miskin yang bersabar ataukah seorang kaya yang bersyukur ?

Dari pertanyaan tersebut maka muncul 3 pendapat yaitu :

a. Seorang miskin yang bersabar lebih utama daripada seorang kaya yang bersyukur. Hal ini dikarenakan cobaan yang dirasakan oleh orang miskin itu tentunya lebih berat daripada cobaan yang dirasakan oleh orang kaya. Alasan lainnya adalah dikarenakan banyaknya ayat dan hadits tentang anjuran bagi orang-orang kaya untuk membantu orang-orang miskin.

Juga disebutkan dalam hadits hasan shohih bahwasanya orang-orang miskin itu lebih dulu masuk ke dalam al jannah (surga) daripada orang-orang kaya. Hal ini diriwayatkan dari Abu Huroiroh rodhiAllahu ‘anhu bahwasanya Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

م ََ ِةَئ ِم ُسْمَخ َوُه َو م ْوَي ِفْصِنِب ْمِهِئ َيِنْغَأ َلْبَق َةَّنََْلب َنيِمُِْسُمْلب ُءبَرَقُف ُلُخْدَي

“Orang-orang miskin dari kalangan Muslimin itu akan masuk ke dalam al jannah sebelum orang-orang kayanya dengan jarak waktu setengah hari yang mana kadarnya adalah 500 tahun (hitungan dunia)”

-hadits riwayat At Tirmidzi no.2289-

http://library.islamweb.net/hadith/display_hbook.php?bk_no=195&hid=2289&pid=123521

b. Seorang kaya yang bersyukur lebih utama daripada seorang miskin yang bersabar. Hal ini dikarenakan sifat kaya merupakan salah satu dari sifat Allah Ta’ala yaitu Al Ghoni (

ُّيِنَغْلَب

), sedangkan sifat faqir merupakan sifat dari hamba sehingga tentunya sifat kaya lebih utama daripada sifat faqir.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam surat ke-35 Al Fathir ayat 15 :

َہُّيَأٓ ـَي

ُس َّنلٱ

ُمُتنَأ

ُءٓب َرَقَُ ۡلٱ

َلِإ

َِّۖللّٱ

َُّللّٱ َو

َوُه

ُّ ِنَغ ۡلٱ

ُديِم َح ۡلٱ

Wahai sekalian manusia, kalian adalah orang-orang yang faqir (butuh kepada Allah) di hadapan Allah. Dan Allah, Dia lah Dzat Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Selain itu pula, orang kaya yang bersyukur itu tentunya kemanfaatannya bisa dirasakan oleh orang lain (yakni dengan hartanya ia bisa bersedekah membantu banyak pihak), sedangkan orang miskin yang bersabar itu kemanfaatannya hanya dirasakan oleh dirinya sendiri.

(4)

Bahwasanya beberapa orang dari kalangan shohabat Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya lebih banyak mendapat pahala, mereka mengerjakan shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan mereka bershodaqoh dengan kelebihan harta mereka”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kamu sesuatu untuk bershodaqaoh? Sesungguhnya tiap-tiap tasbih adalah shodaqoh, tiap-tiap tahmid adalah shodaqoh, tiap-tiap tahlil adalah shodaqoh, menyuruh kepada kebaikan adalah shodaqoh, mencegah kemungkaran adalah shodaqoh dan persetubuhan salah seorang di antara kamu (dengan istrinya) adalah shodaqoh“. Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah (jika) salah seorang di antara kami memenuhi syahwatnya, ia mendapat pahala?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tahukah engkau jika seseorang memenuhi syahwatnya pada yang haram, dia berdosa. Demikian pula jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala”.

c. Bahwasanya yang paling mulia di antara keduanya adalah yang paling bertaqwa kepada Allah Ta’ala. Dan inilah pendapat yang lebih kuat. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat ke-49 Al Hujurot ayat 13 :

ۡمُك ٮَق ۡتَأ ِ َّللّٱ َدنَِ ۡمُكَم َر ََۡأ َّنِإ

ريِبَخ ميََُِ َ َّللّٱ َّنِإ

Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kalian. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Adapun hadits tentang orang-orang miskin lebih dulu masuk ke dalam al jannah dibandingkan orang-orang kaya, maka yang perlu diketahui adalah bahwasanya tidaklah hal tersebut lantas melazimkan bahwasanya orang yang masuk lebih dulu ke dalam al jannah berarti kedudukannya lebih utama di sisi Allah Ta’ala. Terkadang, bisa saja terjadi orang yang masuk belakangan justru lebih utama kedudukannya. Hal ini sebagaimana hadits tentang 70 ribu umat Islam yang akan masuk al jannah tanpa hisab dan tanpa ‘adzab.

Sehingga, keutamaan seseorang tidaklah dilihat dari sisi banyak atau sedikitnya harta yang ada pada mereka. Akan tetapi dilihat dari ketaqwaan dari masing-masing orang kepada Allah Ta’ala. Dan tentunya masing-masing orang memiliki tingkat ketaqwaan yang berbeda-beda antara satu sama lainnya. Allahu A’lam.

4. Terdapat faedah bahwasanya seorang Muslim itu keadaannya senantiasa baik dan masih memiliki kebaikan, dan hal ini berkebalikan dengan keadaan orang kafir. Orang yang kafir meskipun di mata manusia memiliki kebaikan yang banyak, akan tetapi kelak akhirat kebaikan-kebaikan tersebut akan musnah bagaikan debu yang beterbangan dan mereka di sisi Allah adalah sebagai sejelek-jelek makhluq. Dari sini hendaknya seorang Muslim itu tidak merasa minder/tidak pede di hadapan orang-orang kafir.

(5)

Allah Ta’ala berfirman dalam surat ke-14 Ibrohim ayat 18 :

ُلَثَّم

َنيِذَّلٱ

ْبوُرَََك

ۡمِه بَرِب

ۖۚ

ۡمُهُُ ـَم ََۡأ

د َم َرَك

ۡتَّدَت ۡشٱ

ِهِب

ُحي رلٱ

ِف

م ۡوَي

ف ِص ََ

ۖۚ

َّل

َنوُرِد ۡقَي

َّمِم

ْبوُبَسََ

َََُ

ء ۡ َش

ۚ

َكِلٲَذ

َوُه

ُل ـََُّضلٱ

ُديَُِب ۡلٱ

Permisalan orang-orang yang kafir kepada Robb nya (maka) amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfa’at sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan [di dunia]. Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.

Surat ke-39 Az Zumar ayat 65 :

ۡدَقَل َو

َ ِحوُأ

َك ۡيَلِإ

َلِإ َو

َنيِذَّلٱ

نِم

َكُِ ۡبَق

ۡنِ ٮَل

َت ۡك َر ۡشَأ

َّنَطَب ۡحَيَل

َكَُُمََ

َّنَنوُكَتَل َو

َنِم

َني ِرِس ـَخۡلٱ

Dan sungguh-sungguh telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan kepada orang-orang sebelummu bahwasanya jika kamu berbuat syirik (memberikan peribadatan kepada selain Allah) maka niscaya sungguh akan terhapuslah amalanmu, dan sungguh-sungguh kamu termasuk orang-orang yang sangat merugi.

Surat ke-98 ayat 6 :

َّنِإ

َنيِذَّلٱ

ْبوُرَََك

ۡنِم

ِل ۡهَأ

ِب ـَتِك ۡلٱ

َنيِك ِر ۡشُمۡلٱ َو

ِف

َن

ِر

َمَّنَهََ

َنيِدُِ ـ َخ

ٓ َہيِف

ۚ

َكِ ٮٓ ـَل ْوُأ

ۡمُه

ُّرَش

ِةَّي ِرَبۡلٱ

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dari kalangan ahli Kitab dan orang-orang musyrik [akan masuk] ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluq.

5. Terdapat anjuran agar seorang Muslim itu tidak berputus asa terhadap musibah yang menimpa, dan juga tidak lupa diri atas kebaikan yang ia peroleh. Jika ia mendapatkan kebaikan atau kenikmatan, maka hendaknya ia memuji Allah dan meyakini bahwasanya itu semua adalah berkat rohmat Allah, kemudia ia bersyukur kepada Allah. Jangan sampai ia menjadi sosok seperti Qorun yang meyakini bahwasanya segala kebaikan yang ia peroleh hanyalah berkat kepintaran/ilmu yang dimilikinya semata.

Hal ini perlu ditekankan kepada kaum Muslimin dikarenakan ada sebagian orang yang tatkala memperoleh harta atau jabatan atau kenikmatan lainnya, ia berbangga diri dan merasa bahwasanya hal itu adalah berkat kepintarannya atau kerja kerasnya atau semisalnya. Ia lantas lupa bahwasanya kepintaran dan kerja keras yang dimiliknya adalah juga berasal dari Allah Ta’ala.

Salah satu contoh nyata bukti bahwasanya kenikmatan itu murni datangnya dari Allah adalah kondisi seorang bayi yang baru lahir yang tidak bisa apa-apa, yang ternyata ia mendapatkan harta warisan yang sangat banyak disebabkan ayah sang bayi tersebut yang kaya raya meninggal. Sehingga, sang bayi yang merupakan salah satu ahli waris dari ayahnya tersebutpun mendapatkan harta waris yang sangat banyak dalam kondisi ia belum bisa apa-apa.

Maka dari sini, hendaknya kita semua senantiasa tawadhu’ (rendah hati) dan mengembalikan segala kenikmatan yang kita miliki hanya kepada Allah semata.

Demikianlah apa yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat bagi kita bersama. Allahu A’lam. Wallahul Muwaffiq.

ََكَراَب

َهالل

َْمهكْيِف

Referensi

Dokumen terkait

Menurut al-Zamakhsyari, bahwa orang mukmin yang bermaksiat tidak termasuk orang yang diridhai Allah jadi mereka tidak berhak mendapatkan syafa at.. Menurutnya, orang mukmin

Dari bait di atas, Asnawi mencari takun tentang seorang anak yang sedang melaksanakan riyadhah demi mendapatkan kemuliaan disisi Allah, tetapi bakanya adalah yang berperilaku

(3) Apabila ibu, bayi baru lahir, bayi dan anak balita ternyata dari kelompok keluarga miskin yang dibuktikan dengan bukti kepesertaan jaminan pelayanan kesehatan

(3) Apabila ibu, bayi baru lahir, bayi dan anak balita ternyata dari kelompok keluarga miskin yang dibuktikan dengan bukti kepesertaan jaminan pelayanan kesehatan masyarakat

WA +62 819 3171 8989 Tasbih Ampel Karomah Melalui penyaluran energi asmak karomah tinggi Lelaku prihatin, olah spiritual khusus tingkat tinggi, Do'a-do'a keramat Kami khususkan untuk Anda Dalam jumlah terbatas TASBIH AMPEL KAROMAH dipakai untuk berbagai keperluan hidup sebagai sarana meraih kesejahteraan hidup, sarana mendapatkan kekayaan, memudahkan aliran rejeki secara deras, sarana meraih jabatan, melejitkan karir secara mudah, melindungi diri dari serangan fisik maupun gaib yang disadari ataupun tidak disadari mengintai, berusaha menyerang disaat diri lengah. TASBIH AMPEL KAROMAH sangat aman digunakan, tanpa pantangan, tanpa efek samping, berpengaruh positif terhadap kehidupan, menghalau pengaruh negatif yang mendekat. TASBIH AMPEL KAROMAH manfaatnya begitu terasa oleh pemakainya ( pengakuan yang berhasil didapat dari pemakai yang sudah merasakan manfaat TASBIH AMPEL KAROMAH ) INSYA ALLAH SANGAT BERMANFAAT UNTUK: 01. MELIPATGANDAKAN KEKUATAN DZIKIR Dipakai berdzikir atau mendalami ilmu ghoib Boleh dipakai dengan amalan bacaan ASMAUL HUSNA atau yang lainnya 02. MEMBANTU MEMPERCEPAT KONSENTRASI PIKIRAN DAN QOLBU KE KEDALAMAN RASA Mudah dapat ilham dari alam ghoib Dapat melihat alam ghoib, Alam jin, Alam makhluk halus Dapat melihat “PENGHUNI” gaman dan pekarangan 03. MEDIA PENGUAT PENGIRIMAN KEKUATAN RAGA DAN BATIN MEMBANTU ORANG DARI JARAK JAUH 04. BANGKITKAN KECERDASAN RUHANI ”Puncak Daya Rohani” 05. PENGUAT RASA Untuk menangkap pertanda alam Dari alam nyata maupun ghoib 06. KETENTRAMAN HATI DAN KETENANGAN PIKIRAN 07. MENDATANGKAN KEKUATAN GHOIB Untuk kepentingan apa saja 08. MEDIA PENGIRIMAN PIKIRAN Mempengaruhi pikiran orang dari jarak jauh 09. MENGHALAU MENDUNG Memindahkan hujan 10. PENARIKAN BENDA GHOIB Seperti gaman,dll 11. MENGHANTAM ORANG DARI JARAK JAUH 12. PUKULAN BERBAHAYA Membuat lawan tak sadar 13. PAGAR DIRI Dari segala bentuk kejahatan 14. SEMBUHKAN DAN TANGKIS SIHIR, SANTET KEMBALI PADA PENGIRIM 15. KESELAMATAN DARI SERANGAN SENJATA TAJAM Selamat dari serangan senjata tajam bila diserang musuh 16. PENYEMBUHAN Orang kesurupan, kena sihir, dll 17. HUTANG CEPAT MEMBAYAR 18. PENGLARISAN Dagangan apa saja cepat laku 19. PEMANGGILAN UANG SECARA ALAMI Mempercepat datangnya uang Hidup berkecukupan 20. KEWIBAWAAN TERPANCAR Dapat mempangaruhi orang 21. PENGASIHAN UMUM Dimulyakan masyarakat 22. PENGASIHAN KHUSUS Penakluk hati Pemikat hati Pemikat rasa qolbu secara cepat & langgeng 23. PEMANGGILAN JODOH 24. SUAMI / ISTRI TIDAK AKAN BISA BERSELINGKUH Terikat hatinya 25. Dan masih banyak kekuatan karomah dan hikmah lain yang dapat anda rasakan sendiri Setelah dipakai. Semuanya itu hanya atas idzin dan ridho Allah yang menguasai langit & bumi serta segalanya Hubungi Ust. Habib ALAMAT: Yogyakarta, 55000 Indonesia Hp. +62 819.3171.8989

TASBIH MAGHROBI ASLI Jogja Kontak Resmi WA +62 819 3171 8989 Tasbih maghrobi asli Jogja dibuat secara terbatas untuk membantu semua hajad istimewa Anda melalui tasbih maghrobi asli Jogja. Tasbih maghrobi asli Jogja mempunyai daya gaib yang sangat ampuh, dengan power gaib sangat hebat, berisi kekuatan daya semesta mikro kosmos dan makro kosmos diselaraskan dengan asma - asma , hizib - hizib pilihan khusus disatukan dengan booster dzikir dan wirid sesuai ilmu hikmah tingkat tinggi. Tasbih maghrobi asli Jogja dibuat khusus untuk semua kalangan dan semua agama dengan tujuan kebajikan memmbantu mewujudkan langkah sukses Anda. Tasbih Mghrobi Asli Jogja Insya Allah sangat manfaat untuk keperluan berikut ini : 1. Sarana pemanggil uang secara alami, seperti biasa. mempercepat datangnya uang agar mampu hidup berkecukupan. 2. Pelarisan dagangan. Jualan apa saja mudah dan cepat laku. 3. Hutang Cepat Lunas terbayar. 4. PENGASIHAN UMUM Disayangi, dimulyakan, dielu-elukan oleh kalangan masyarakat luas. 5. PENGASIHAN KHUSUS Menaklukkan serta memikat hati, rasa , qolbu secara cepat dan langgeng. 6. Memanggil jodoh , menemukan jodoh, Mendapat jodoh, dan mendekatkan jodoh, PEMANGGILAN JODOH. 7. Mengikat hati suami isti agar selalu setia. Anti selingkuh. 8. Terpancar kewibawaan sehingga dengan mudah untuk mempengaruhi orang lain. 9. mudah naik pangkat,naik jabatan, naik derajat. 10. Hati tentram, pikiran tenang, ayom, ayem tentrem, jauh dari rasa khawatir, was-was, panik. 11. Selamat dalam perjalanan baik melalui darat, udara maupun laut. 12. Kebal Senjata. 13. Membangkitkan kecerdasan ruhani ( PUNCAK DAYA RUHANI ) 14. Peka dalam menangkap pertanda alam baik alam nyata maupun alam gaib. kepekaan rasa. 15. Pikiran dan qolbu mudah menyatu dan berkonsentrasi menuju kedalaman rasa. sehingga dengan mudah mendapatkan ilham dari alam gaib. 16. mampu untuk melihat alam gaib, jin, makhluk halus, melihat "PENGHUNI" gaman, senjata keramat, pekarangan. 17. Menghadirkan kemampuan dan kekuatan gaib, kekuatan supranatural untuk keperluan apa saja sesuai kehendak hati. 18. Terbukanya mata ketiga / mata batin, melihat diluar pandangan mata pada umumnya / mata biasa, makhluk gaib. 19. Media PSIKOTRANSMITER (HIPNOSIS JARAK JAUH) mempengaruhi pikiran orang lain dari jarak jauh, telepati. 20. Melipatgandakan kekuatan dalam mendalami ilmu gaib dan berdzikir. Tasbih Maghrobi asli Jogja bagus juga untuk amalan asmaul husna dan lainnya. 21. Media psikokinesis, penyembuhan jarak jauh, membantu orang lain dari jarak jauh. 22. menguatkan kekuatan raga dan batin seseorang. 23. Menghantam orang dari jarak jauh. 24. Pukulan berbahaya membuat lawan pingsan dan tak sadar. 25. Pagar diri dari segala macam bentuk kejahatan, tameng gaib. 26. Sembuhkan sihir dan tangkis sihir, mengembalikan santet pada pengirimnya. 27. Penarik benda gaib bertuah keramat. 28. Penyembuhan orang kesurupan, kena sihir dll. 29. Menghalau mendung untuk memindahkan hujan. 30. Dan Kekuatan karomah & hikmah lain yang akan anda rasakan sendiri setelah memakai dan memiliki Tasbih Maghrobi asli Jogja ini atas izin Allah SWT. Mahar sangat terjangkau. Dapatkan Segera Hubungi : Ustadz Habib Alamat: Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, 55000, Indonesia. Kontak Resmi WA: +62 819 3171 8989 Merasa jauh bisa jarak jauh. (TIDAK BUKA CABANG) Bisa dalam negeri dan luar negeri. Kami memberikan : bimbingan, pembinaan, memberi pengarahan, pendampingan, petunjuk dan memberikan solusi terbaik secepat mungkin, juga konsultasi. PERHATIAN : Hati - hati !!! terhadap oknum yang mengatasnanamakan perguruan kami. Kontak Resmi hanya yang tertera di laman ini. Hati - hati !!! mempelajari keilmuan tanpa adanya pengijazahan dari guru atau praktisi yang tepat karena akan berakibat buruk terhadap kejiwaan Anda. Terima kasih kami ucapkan atas kepercayaan Anda selama ini yang sudah menggunakan dari dalam dan luar negeri. DAPATKAN KEILMUAN LAINNYA : Ilmu Gendam Putih Ilmu Hikmah Ilmu Program Pamungkas Jagad 1 Ilmu Program Pamungkas Jagad 2 Ilmu Program Pamungkas Jagad 3 Ilmu Program Pamungkas Jagad 4 Ilmu Program Pamungkas Jagad 5 Ilmu Program Pamungkas Jagad 6 Ilmu Program Pamungkas Jagad 7 Ilmu Roja Karomah Ilmu Batin Penghusada Ilmu Kejadugan Hikmah Ilmu Mahkota Raja Asmak Sunge Rajeh Asmak Suryani Asmak Kajuh Rajeh Asmak Syahadat Rajeh Asmak Rajeh Kubro Asmak Raja Dirajeh Asmak Rajeh Pamungkas Asma Singa Rajeh Dll. Juga Membuka program Guru dan Maha Guru Mustika Karomah Haikal Sabuk Karomah Tasbih Karomah Samber Lilin Dompet Karomah Kantong Macan Kristal Mani Gajah Cemeti Karomah Haekal Kidang Kulit Macan Minyak Ghoib Minyak Mahabbah Minyak Lanang Bedak Magis Ken Dedes Susuk Karomah