• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

3

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012

Dengan luas wilayah sekitar 5.782,50 km² sebagian besar wilayah Kabupaten Banyuwangi masih merupakan daerah kawasan hutan. Area kawasan hutan ini diperkirakan mencapai 183.396,3 ha atau sekitar 31,72 persen, daerah persawahan sekitar 66.152 ha atau 11,44 persen, perkebunan dengan luas sekitar 82.143,63 ha atau14,21 persen, dimanfaatkan sebagai daerah permukiman dengan luas sekitar 127.454,22ha atau 22,04 persen. Sedang sisanya telah dipergunakan oleh penduduk Kabupaten Banyuwangi dengan berbagai manfaat yang ada, seperti jalan, ladang dan lain-lainnya.

Selain itu, Kabupaten Banyuwangi memiliki panjang garis pan-tai sekitar 175,8 km, serta Pulau sejumlah 10 buah. Seluruh wilayah tersebut telah memberikan manfaat besar bagi kemajuan ekonomi penduduk Kabupaten Banyuwangi.

Secara geografis Kabupaten Banyuwangi terletak diujung timur Pulau Jawa. Daerahnya terbagi atas dataran tinggi yang berupa daerah pegunungan, merupakan daerah penghasil berbagai

produksi perkebunan. Daratan yang datar dengan berbagai potensi yang berupa produksi tanaman pertanian, serta daerah sekitar garis pantai yang membujur dari arah Utara ke Selatan merupakan daerah penghasil berbagai biota laut.

Berdasarkan garis batas koordinatnya, Kabupaten Banyuwangi terletak diantara 7 43’-8 46’ Lintang Selatan dan 113 53’ - 114 38’ Bujur Timur. Secara administratif sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Situbondo, sebelah timur adalah Selat Bali, sebelah selatan adalah Samudera Indonesia serta sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso dan Jember.

Umumnya daerah bagian Selatan, Barat dan Utara merupakan daerah pegunungan, sehingga mempunyai tingkat kemiringan tanah dengan rata-rata mencapai 40 serta dengan rata-rata curah hujan lebih tinggi bila dibanding dengan daerah yang lain. Daerah datar terbentang luas dari bagian Selatan hingga

(2)

4 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 Utara yang tidak berbukit. Daerah

ini banyak dialiri sungai-sungai yang bermanfaat mengairi hamparan sawah yang luas. Selain ketersediaan hamparan sawah yang cukup luas dan potensial itu, kontribusi Daerah Aliran Sungai (DAS) juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap tingkat kesuburan tanah. Berdasarkan banyaknya DAS di Kabupaten Banyuwangi terdapat 35 DAS yang sepanjang tahun cukup untuk mengairi hamparan sawah yang ada.

Daratan yang datar tersebut, sebagian besar mempunyai tingkat kemiringan kurang dari 15 diikuti rata-rata curah hujan yang cukup memadai, sehingga akan bisa menambah tingkat kesuburan tanah.

Dari gambaran kondisi alam yang demikian menjadikan Kabupaten Banyuwangi pernah mendapat peringkat sebagai salah satu kabupaten di Propinsi Jawa

Timur yang merupakan daerah lumbung padi. Selain itu menurut data statistik juga memberikan adanya indikasi kuat sebagai kabupaten potensi pertanian yang relatif besar setelah Kabupaten Malang dan Jember, bila dibandingkan dengan kabupaten lain di Propinsi Jawa Timur.

Dengan demikian berda-sarkan keadaan geografisnya, Kabupaten Banyuwangi merupa-kan daerah yang subur bagi tanaman bahan makanan, berpotensi besar bagi peningkatan produksi tanaman perkebunan dan kehutanan, serta mempunyai peluang besar bagi upaya-upaya positif yang mengarah pada peningkatan potensi kelautan. Hampir sepanjang garis pantai yang ada, merupakan daerah potensi perikanan laut dan biota lain yang masih belum dikelola secara optimal.

(3)

5

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012

GEOGRAPHICAL

Broadly about 5.782,50 km2 most region of Banyuwangi regency still represents forest area. Wide of forest area estimated about 31, 72% or reach 183.396,34 ha, rice field area about 66.152 ha or 11, 44%, plantation broadly about 82.143,63 ha or 14,21% and exploited for residential area about 127.454,22 ha or 22,04%. While the rest for the width of 119.103,81 ha or 20, 63% used to various public facilities and social facilities like road, green air-gap, farm, fishpond and others.

Besides wide of it usage area, Banyuwangi Regency have coastline length about 175,8 km, and also isles counted 10. The entire region has given big benefit to economic growth resident of Banyuwangi Regency.

Geographically Banyuwangi Regency located at tip of east Java. Its Area divided of plateau which in the form of mountain area, representing producer area various plantation production. Continent which level off with various potency which in the form of agriculture crop production, and

also area of around lengthwise coastline of North air direction to South representing producer area various sea biota.

Pursuant to its coordinate border line, the position of Banyuwangi Regency lies between 7o 43'- 8o 46' south latitude and 113o 53 '- 114o 38' east longitude. administratively north side abut on Situbondo Regency, eastside Bali strait, south side Indonesian Ocean and also west side abut on Bondowoso and Jember Regency.

Generally the area to the South, West and North is mountainous area, so has the level of soil slope with an average reach 40o and the average rainfall is higher when compared to other areas.

Flat area extending from the area of the South to the North which not hilly. This area is irrigated a lot useful rivers irrigate the paddy area.

In addition to the availability of paddy which is quite broad and it's potential, contributing Watersheds (DAS) also had a significant

(4)

6 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 influence on the level of soil

fertility.

Based on the number of DAS in Banyuwangi there are 35 DAS who all year long enough to irrigate rice field.

From the description of natural conditions make such a Banyuwangi ever ranked as one of the Regency in East Java Province which as the areas a granary paddy.

Besides according to statistical data also giving indications strong as district agricultural potentials a relatively large after malang and

jember regency, when compared with other districts of the province of east java.

Accordingly on the basis of its geographical situation, Banyuwangi is a fertile area for plant food materials, potentially huge for improving crop production and forestry plantations, as well as have great opportunities for positive efforts that lead to increased potential for marine. Ham-pears along the coastline, there is a potential area of fisheries and other marine biota which have still not been managed optimally.

(5)

7

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 Gambar/Figure 1.1

Luas Kabupaten Banyuwangi Dibedakan Menurut Penggunaannya Tahun 2011

(6)

8 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 GEOGRAFIS

(7)

9

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 Tabel/Table 1.1

Jarak (Km) Terdekat Antar Kecamatan Tahun 2011 / Inter-District Distances, 2011

No. Kecamatan/ Districts Pesa ng ga ra n Si lir ag un g B ang o re jo Pur w o ha rj o Te ga ldl im o M un ca r C lur ing Ga mb ir an Te ga lsa ri Gl e n mo re K al iba ru Gen te ng Sr o no R o go ja mp i K aba t Si ng o jur u h Se m pu So ng go n Gl ag ah Li ci n B any uw ang i Gi ri K al ipu ro W o ng so re jo 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 1. Pesanggaran 7 18 24 44 58 32 31 37 40 50 37 39 44 49 60 47 61 65 73 60 65 68 94 2 Siliragung 7 11 17 37 51 25 24 30 33 43 30 32 37 42 53 40 54 58 66 53 58 61 87 3. Bangorejo 18 11 6 26 40 14 13 19 22 32 19 21 26 31 42 29 43 47 55 42 47 50 76 4. Purwoharjo 24 17 6 20 35 9 16 22 33 59 21 12 21 31 42 29 42 43 51 41 43 47 53 5. Tegaldlimo 44 37 26 20 15 31 41 47 63 78 48 35 47 52 61 53 65 67 75 61 64 69 91 6. Muncar 58 51 40 34 15 15 25 31 45 50 30 7 17 22 27 42 36 32 45 32 35 39 69 7. Cluring 32 25 14 85 31 15 5 11 32 37 17 7 18 23 33 27 36 37 45 32 35 39 69 8. Gambiran 31 24 13 16 41 25 5 6 25 30 10 11 21 25 25 20 41 40 48 40 43 42 77 9. Tegalsari 37 30 19 22 47 31 11 6 31 36 16 17 27 31 31 26 47 46 54 46 49 53 83 10. Glenmore 40 33 22 33 63 45 32 25 31 5 15 38 48 53 35 25 72 70 78 65 68 72 102 11. Kalibaru 50 43 32 59 78 20 37 30 36 5 20 44 54 59 40 30 73 75 83 70 73 77 107 12. Genteng 37 30 19 21 48 30 17 10 16 15 20 24 34 39 15 10 53 54 62 50 53 57 87 13. Srono 39 32 21 12 35 7 7 11 17 36 41 22 10 15 25 32 29 29 37 24 27 41 71 14. Rogojampi 44 37 26 21 47 17 18 21 27 39 44 24 10 5 15 25 19 20 28 15 18 22 52 15. Kabat 49 42 31 31 52 22 23 25 31 53 59 39 15 5 20 30 24 19 27 10 13 17 40 16. Singojuruh 60 53 42 42 61 27 33 25 31 35 30 25 25 15 20 10 10 35 43 30 33 37 60 17. Sempu 47 40 29 29 53 42 27 20 26 15 30 10 32 25 30 10 20 45 53 40 43 47 70 18. Songgon 61 54 43 42 55 36 36 41 47 72 73 53 29 19 24 10 20 39 47 34 37 41 69 19. Glagah 65 58 47 43 67 37 37 40 46 70 75 54 29 20 19 35 45 39 8 5 4 8 35 20. Licin 73 66 55 51 75 45 45 48 54 78 83 62 37 28 27 43 53 47 8 13 12 16 43 21. Banyuwangi 60 53 42 41 61 32 32 40 46 65 70 50 24 15 10 30 40 34 5 13 3 7 30 22. Giri 65 58 47 43 64 35 35 43 49 68 73 53 27 18 13 33 43 37 5 12 3 4 33 23. Kalipuro 68 61 50 47 69 39 39 47 53 72 77 57 41 22 17 37 47 41 4 16 7 4 35 24. Wongsorejo 94 87 76 53 91 69 69 77 83 102 107 87 71 52 47 60 70 69 64 43 30 33 35

(8)

10 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 GEOGRAFIS

Sumber/Source : Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyuwangi / Public Work Service of Banyuwangi Regency

Tabel/Table : 1.2

Luas Wilayah Kecamatan Menurut Kemiringan (Km2) Tahun 2011 Total area District by Slope, 2011

No Kecamatan/ Districts Kelerengan/Slope Jumlah/ Total 0-2% 2-8% 8-15% 15-25% 25-40% >40% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 Pesanggaran 15.857,53 2.524,44 8.216,29 17.163,09 7.966,70 126,19 51.854,24 2 Siliragung 22,74 4.373,63 2.554,93 508,96 1.174,09 374,47 9.008,82 3 Bangorejo 9.021,07 1.820,60 1.097,37 372,80 569,84 54,90 12.936,58 4 Purwoharjo 10.156,90 1.231,68 418,65 157,11 - - 11.964,34 5 Tegaldlimo 21.693,84 6.225,78 24.656,44 1.562,21 1.725,83 295,45 56.159,55 6 Muncar 8.095,10 - - - 8.095,10 7 Cluring 6.523,70 - - - 6.523,70 8 Gambiran 3.400,34 11,52 - - - - 3.411,86 9 Tegalsari 6.155,14 20,85 - - - - 6.175,99 10 Glenmore 6.733,84 12.115,55 4.842,35 1.958,36 5.987,51 293,75 31.931,36 11 Kalibaru 2.370,26 5.695,99 4.866,54 526,14 5.157,37 12,34 18.628,64 12 Genteng 3.883,51 1.264,28 - - - - 5.147,79 13 Srono 6.803,23 180,56 - - - - 6.983,79 14 Rogojampi 7.023,85 313,36 - - - - 7.337,21 15 Kabat 3.629,41 3.585,86 706,04 - 1,45 - 7.922,76 16 Singojuruh 3.131,87 1.013,07 - - - - 4.144,94 17 Sempu 2.533,81 6.549,96 - - 322,57 - 9.406,34 18 Songgon 1.199,10 6.991,59 4.499,88 615,93 5.541,60 778,90 19.627,00 19 Glagah 18,34 3.527,87 2.060,86 410,54 947,04 302,05 7.266,70 20 Licin 4.900,49 780,13 2.539,10 5.303,95 2.461,97 39,00 16.024,64 21 Banyuwangi 2.051,65 482,09 - - - - 2.533,74 22 Giri 1,97 1.612,21 - - - - 1.614,18 23 Kalipuro 1.135,23 7.955,44 7.240,11 1.920,40 1.025,46 511,36 19.788,00 24 Wongsorejo 5.538,85 14.176,48 3.441,68 3.057,39 7.145,88 704,67 34.064,95 Jumlah/Total 2011 131.881,77 82.452,94 67.140,24 33.556,88 40.027,31 3.493,08 358.552,22

(9)

11

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 Tabel/Table : 1.3

Panjang Sungai Tahun 2011 / Length of the Rivers, 2011

No Nama Sungai/River Name Panjang/Length

(m) 1 2 3 I. D.A.S Bajulmati 1. K. Maelang 7.777 2. K. Tangkup 14.173 3. Cr. Sono 3.652 4. Cr. Badulan 3.304 5. K. Bajulmati Kanan 20.000

II. D.A.S Sodong

1. Sodong 2.850

III. D.A.S Widoro Porong

1. Widoro Porong 3.478

2. Patemon 3.391

IV. D.A.S Curah Alas Buluh

1. Cr. Alas Buluh 2.222

V. D.A.S Selogiri

1. Selogiri 6.173

VI. D.A.S Sebani

1. Sebani 2.782

VII. D.A.S Paleran

1. Paleran 6.086

VIII. D.A.S Dani

1. Paleran 5.391

IX. D.A.S Ketapang

1. Ketapang 7.826

2. Secang 6.666

(10)

12 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 GEOGRAFIS

Lanjutan Tabel/Continuation Table : 1.3

1 2 3

X. D.A.S Kali Klatak

1. Kali Klatak 15.656

2. Trongsing 10.176

XI. D.A.S Sukowidi

1. Kelir 14.444

2. Sukowidi 10.868

3. Buluh 5.940

XII. D.A.S K. Banyuwangi

1. K.Wilayu

2. K. Laos Ancar Kiri 10.260

3. K. Banyuwangi 8.695

4. K.Lele 8.434

5. K.Loo 9.652

XIII. D.A.S BENDO

1. Bendo 15.826

2. Jong Mergi 13.888

3. Sobo 6.543

XIV. D.A.S Pakis

1. Pakis 7.043 XV. D.A.S Tambong 1. Panggang 3.542 2. Jambu 6.111 3. Secawan 20.689 4. Bungu 10.347 5. Cinde 4.483 6. Kedawung 10.000 7. Pakuda 8.333 8. Tambong 24.347

(11)

13

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012

Lanjutan Tabel/Continuation Table : 1.3

1 2 3

9. Danti 3.913

10. Temboyo 3.888

11. Petung 4.750

XVI. D.A.S Donosuka

1. Donosuka 8.333

2. Cekaitan 5.440

XVII. D.A.S Lungun 16.666

XVIII. D.A.S Binau

1. Binau 21.379

2. Lateng 9.565

3. Rawan 13.043

4. Tuban 8.974

5. Bate 15.283

XIX. D.A.S Bomo

1. Kumbo 12.173 2. Kemapak 6.111 3. Mengarang 23.226 4. Bomo 7.497 XX. D.A.S Blambangan 1. Blambangan 22.000 2. Sempu 10.010 3. Pandan 20.000 4. Curah Wuluh 5.674 5. Genting 10.450 6. Suko 16.500 7. Sumbermangku 7.000 8. Tapan 4.000 9. K.Kepisah 15.000 10. Bekulo 18.000

(12)

14 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 GEOGRAFIS

Lanjutan Tabel/Continuation Table: 1.3

1 2 3

XXI. D.A.S Komis

1. Komis 5.000

2. Lateng 5.250

XXII. D.A.S Setail

1. Setail 40.100 2. Jalen 19.080 3. Tugung 18.000 4. Jambewangi 13.500 5. Curah Gulung 2.500 6. Kedawung 8.000 7. Jaran 3.000 8. Pandan 20.000 9. Mangli 10.800 10. Bekulo 18.000 11. Suko 16.560 12. Swaloh 20.000

XXIII. D.A.S Blambangan

1. Barumanis 20.008 2. Sumberbaru 8.250 3. Telpon 18.250 4. Cerung 3.250 5. Takir 11.700 6. Mangis 18.000 7. sepanjang 14.200 8. Kempit 17.000 9. Porolinggo 30.000 10. Salam 6.000 11. Wadung 13.000 12. Kajar 12.580 13. Pakem 4.025 14. Sarbiniti 3.015 15. Petung 3.100

(13)

15

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012

Lanjutan Tabel/Continuation Table 1.3

1 2 3 16. Kupuk 3.500 17. Pinang 4.000 18. Ontobugo 5.500 19. Stopel 5.000 20. Curah Lele 4.250 21. Curah Sanepo 4.000 22. Bogem 6.000 23. Curah Pait 5.000 24. Bero 2.500

XXIV. D.A.S Kaligung -

XXV. D.A.S Sarongan -

XXVI. D.A.S Kandangan -

XXVII. D.A.S Lembu 1.250.000

XXVIII. D.A.S Trembelang 6.000

XXIX. D.A.S Bangorejo -

XXX. D.A.S Besaran -

XXXI. D.A.S Kedungrejo 8.000

XXXII. D.A.S Karang bendo -

XXXIII. D.A.S Kemut -

XXXIV. D.A.S Gambiran 65.000

XXXV. D.A.S Bulu agung 550.000

Sumber : Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi

Source : The Infrastructure Service of Banyuwangi Regency

(14)

16 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 GEOGRAFIS

Tabel/Table : 1.4

Jaringan Irigasi Menurut Jenis Bangunan dan Volume Tahun 2011 Irrigation by Type of Building and Volume, 2011

No Jenis Bangunan/Building Type Satuan/Unit Volume

1 2 3 4

I. BENDUNG/DAM

1.Bendungan Gerak Buah -

2.Bendungan Tetap Buah 164

3.Pengambilan Bebas Buah 121

II. SALURAN/CANAL

1.Saluran Primer Meter

2.Saluran Sekunder Meter 69.380

3.Saluran Tersier (50 M dari Bang) Meter 375.973

4.Saluran Suplessi Meter 289.996

5.Saluran Gendong Meter 908

6.Saluran Pembuang Meter 150

III. BANGUNAN/BUILDING 3.746

1.Bangunan Bagi Buah

2.Bangunan Bagi Sadap Buah 70

3.Bangunan Sadap Buah 86

IV. BANGUNAN PELENGKAP/COMPLEMENT BUILDING 778

1.Bangunan Gorong-gorong Buah

2.Bangunan Talang Buah 529

3.Bangunan Terjun Buah 91

4.Bangunan Pelimpah Samping Buah 68

5.Bangunan Lain-lain Buah 70

V. LAIN – LAIN/OTHER 645

1.Jembatan Buah

2.Syphon Buah 473

3.Kantong Lumpur Buah 15

4.Pintu Penguras/ Pembilas Buah 23

5.Pelimpah Samping Buah 22

6.Bangunan Terjunan Buah 1

7.Fre Intik/ Lain-lain Buah 23

Sumber : Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi Source : The Infrastructure Irrigation Service of Banyuwangi Regency

(15)

17

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 Tabel/Table : 1.5

Pemantauan Kualitas Air Badan Air Tahun 2011

Sungai Baru Desa Jolondoro Kec. Glenmore Bujur Timur 114° 00’29”, Lintang Selatan 08° 01’ 34” Monitoring water quality of Water Bodies, 2010

Baru River Jolondoro Village Glenmore 1140 00’29” Longitude 080 01’ 34” Latitude No Bulan/ Month Suhu (0C) Ph DO (mg/L) BOD (mg/L) COD (mg/L) NITRAT (mg/L NO3-N) NITRIT (mg/L NO2-N) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 Januari 26,00 7,66 7,00 2,50 5,80 0,80 0,005 2 Februari 26,00 7,30 7,10 3,30 8,00 0,90 0,003 3 Maret 27,00 7,80 7,10 2,80 6,40 0,80 0,005 4 April 25,00 7,80 7,40 4,40 6,70 0,80 0,004 5 Mei 26,00 7,30 6,80 3,50 9,00 0,94 0,005 6 Juni 26,00 7,60 6,80 3,80 9,00 0,97 0,005 7 Juli 30,00 7,60 7,20 5,30 9,90 1,75 0,009 8 Agustus 30,00 7,80 6,40 5,30 11,80 0,92 0,005 9 September 27,00 7,50 6,80 4,60 11,70 0,88 <0,0025 10 Oktober 27,00 8,42 6,80 7,80 22,40 1,29 0,008 11 Nopember 28,00 7,84 7,10 12,50 30,72 1,16 0,006 12 Desember 25,00 7,30 6,90 13,60 60,00 1,32 0,011 Rata – Rata Ambang Batas/Threshold Limit Average 26,917 7,66 0 6,950 5,783 15,952 1,044 0,006 Baku Mutu/Standard Quality 0 6-9 >3 6 50 20 0,060

Sumber : Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Sampean Baru di Bondowoso Source : Central Region Water Resources Management Sampean Baru River in Bondowoso

(16)

18 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 GEOGRAFIS

Tabel/Table : 1.6

Pemantauan Kualitas Air Badan Air Tahun 2011

Sungai Baru Desa Karangdoro Kec. Gambiran Bujur Timur 114° 00’33”, Lintang Selatan 08° 02’ 36” Monitoring water quality of Water Bodies, 2011

Baru River Karangdoro Village Gambiran 1140 00’33” Longitude 080 02’ 36” Latitude No Bulan/

Month Suhu (0C)

Ph DO

(mg/L) (mg/L) BOD (mg/L) COD NITRAT (mg/L NO3-N) NITRIT (mg/L NO2-N) 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Januari 26,00 7,54 7,40 3,20 8,20 0,80 0,004 2 Februari 27,00 6,80 6,20 2,60 5,80 1,00 0,003 3 Maret 27,00 7,90 7,50 2,70 5,80 0,80 0,003 4 April 25,00 7,60 7,50 2,50 5,60 0,90 0,005 5 Mei 28,00 7,80 7,10 2,80 6,40 0,94 0,004 6 Juni 26,00 7,80 7,10 2,60 6,60 1,34 0,010 7 Juli 29,00 7,80 7,10 4,00 7,80 1,26 0,004 8 Agustus 29,00 7,70 7,20 4,00 8,50 0,94 0,005 9 September 27,00 7,90 7,40 3,70 8,60 0,85 0,005 10 Oktober 28,00 7,97 6,90 3,50 9,28 0,95 0,006 11 Nopember 29,00 7,65 7,50 4,60 11,00 0,72 0,008 12 Desember 26,00 6,80 6,20 9,00 21,30 0,82 0,005 Rata – Rata Ambang Batas 27,250 7,605 7,092 3,767 8,740 0,943 0,005 Baku-Mutu 0 6-9 >3 6 50 20 0,060

Sumber : Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Sampean Baru di Bondowoso Source : Central Region Water Resources Management Sampean Baru River in Bondowoso

(17)

19

Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012

(18)

20 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka Tahun 2012 GEOGRAFIS

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan : 1) Kelompok nelayan Malos 3 merupakan kelompok nelayan yang memiliki aktivitas menangkap ikan dengan bebagai jenis alat tangkap,

kan rucah yang berbeda memperlihatkan perbe- daan yang nyata terhadap pertumbuhan ikan ba- ung, namun tidak berbeda nyata terhadap kelang- sungan hidup maupun produksi; (2) Konversi

Pernyataan Mampu memenuhi standar secara konsisten Mendekati mampu memenuhi standar secara konsisten Mendekati tidak mampu memenuhi standar secara konsisten Tidak mampu

Selain penugasan yang bersifat lintas sektoral dan kebendaharaan umum negara dan pengelolaan aset, pada tahun 2012 juga telah dilaksanakan penugasan dari Presiden (Pemerintah)

Pemasaran beragam produkadalah keputusan untuk memproduksi dua atau lebih penawaran pasar (produk) yang berbeda dalam model &#34;feature&#34;, mutu, ukuran dan sebagainya

Dari penelitian yang telah dilakukan maka bisa ditarik kesimpulan bahwa kondisi yang paling baik dari variasi olah tanah dan jarak tanam yang dilakukan adalah pada kondisi

Perataan laba merupakan salah satu tindakan yang dilakukan dalam memanipulasi laba yang diperoleh oleh perusahaan sebagai usaha manajemen untuk mengurangi

Hubungan fekunditas dengan panjang total berkorelasi lebih kuat dibanding dengan hubung- an korelasi fekunditas dengan bobot tubuh pada ikan beseng-beseng di Sungai