Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 1
PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS
KECAMATAN SLEMAN KABUPATEN SLEMAN
TAHUN 2016-2021
KECAMATAN SLEMAN
KABUPATEN SLEMAN
TAHUN 2017
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 3
DAFTAR ISI
Halaman Judul ... Kata Pengantar ... Daftar Isi ... BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang………....……… 1.2.Landasan Hukum………...……… 1.3 Maksud dan Tujuan…..………... 1.4.Sistematika Penulisan……….……….BAB II GAMBARAN UMUM PELAYANAN DI KECAMATAN SLEMAN 2.1 Tugas, Pokok , Fungsi dan Struktur Organisasi…………...
2.1.1. Tugas Pokok dan Fungsi ……...………... 2.1.2. Struktur Organisasi ….………...……...
2.1.3. Tata Laksana ………...…... 2.2. Sumber Daya ...………...…... 2.2.1. Sumber Daya Manusia....………... 2.2.2. Sarana dan Prasarana ………... 2.3. Kinerja Pelayanan ... 2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan
2.4.1. Tantangan Pengembangan Pelayanan 2.4.2. Peluang Pengembangan Pelayanan
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK
KECAMATAN SLEMAN
3.1. Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi… 3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program RPJMD ………...
3.3 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah …………
3.3.1. Kebijakan Umum Penataan Ruang……… 3.3.2. Rencana Struktur Ruang Wilayah………. 3.3.3. Rencana Pola Ruang Wilayah……… 3.3.4. Kawasan Strategis Wilayah ………. 3.3.5. Penetuan Isu-isu Strategis ...
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, STRATEGI DAN
i ii iii 1 2 3 4 6 6 7 8 12 12 14 15 17 17 18 19 20 24 24 25 25 26 28
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 4 KEBIJAKAN
4.1. Visi dan Misi ………...……….. 4.1.1. Visi ……….……….. 4.1.2. Misi ……….. 4.2. Tujuan dan Sasaran ..…... 4.3. Strategi dan Kebijakan………..
BAB V RENCANA PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATOR
BAB VI KEGIATAN INDIKATOR KECAMATAN SLEMAN YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN
BAB VII PENUTUP
LAMPIRAN MATRIK RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, DAN PENDANAAN INDIKATIF DI KECAMATAN SLEMAN KAB. SLEMAN 2016-2021 30 30 32 33 35 37 48 51
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 6
BAB I PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah , Perangkat Daerah diwajibkan membuat Rencana Strategis (Renstra Perangkat Daerah ) yang memuat tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah serta berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal tersebut dimaksudkan agar perencanaan pembangunan nasional dan kegiatan pembangunannya berjalan efektif, efisien dan bersasaran.
Sebagaimana ketentuan tersebut, Kecamatan Sleman telah menyusun Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program dan kegiatan, disusun sesuai dengan tugas dan fungsi serta berpedoman kepada Rencana Kerja Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sleman yaitu Visi, Misi Bupati Sleman terpilih Tahun 2016– 2021.
Sehubungan dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sleman maka Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD ) Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021 juga mengalami perubahan dan telah ditetapkan dengan Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021.
Menindaklanjuti Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2016 – 2021, Kecamatan Sleman sebagai salah satu Perangkat Daerah di Kabupaten Sleman mempunyai kewajiban untuk melakukan Perubahan Perencanaan Strategis Tahun 2016-2021.
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 7 Rencana Strategis Kecamatan disusun sebagai kerangka acuan dalam rangka melaksanakan kegiatan – kegiatan tahunan yang masuk dalam isu – isu strategis berdasarkan skala prioritas yang ada dilakukan secara bertahap selama 5 (lima) tahun.
1.2. LANDASAN HUKUM
Landasan penyusunan Perencanaan Strategis (Renstra) Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 adalah :
1. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1950 tentang Pembentukkan Daerah Kabupaten dalam lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta;
2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah; 4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang penetapan mulai
berlakunya UU 1950 Nomor 12,13,14 dan 15 dan hal pembentukkan Daerah-daerah Kabupaten di Jawa Timur/Tengah/Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta
5. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan di Daerah;
7. Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Sleman Tahun 2006 – 2025;
8. Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sleman tahun 2011 – 2031; 9. Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 11 Tahun 2016 Tentang
Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sleman; 10. Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 3 Tahun 2017 tentang
Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2016- 2021;
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 8 11. Peraturan Bupati Nomor 107 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan
Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata kerja Kecamatan;
1.3. MAKSUD DAN TUJUAN
Renstra Perangkat Daerah 2016-2021 merupakan dokumen teknis operasional yang merupakan acuan untuk menentukan arah kebijakan penyelenggaraan tugas-tugas Kecamatan Seman secara realistis di bidang umum pemerintahan setiap tahunnya selama periode perencanaan menjadi pedoman dalam penyiapan Rencana Kerja Perangkat Daerah yang dalam penyusunannya mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Maksud penyusunan Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Kecamatan Sleman Kabupaten Sleman Tahun 2016 - 2021 adalah :
1. Menyesuaikan dengan perubahan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah;
2. Memberikan arah dan pedoman bagi seluruh personil Kecamatan Sleman Kabupaten Sleman dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya terkait perumusan kebijakan perencanaan pembangunan daerah, monitoring, evaluasi, dan pengendalian pelaksanaan kegiatan di Kecamatan;
3. Memberikan informasi kepada para pemangku kepentingan tentang rencana program dan rencana kerja Kecamatan Sleman Kabupaten Sleman dalam mengkoordinasikan dan menterpadukan perencanaan pembangunan di Kecamatan;
4. Mempermudah pengendalian kegiatan serta pelaksanaan koordinasi dengan Seksi-seksi di lingkup Kecamatan Sleman terutama terkait monitoring, evaluasi, dan pelaporan hasil pelaksanaan kegiatan;
5. Menjadi kerangka dasar dalam rangka peningkatan kualitas perencanaan pembangunan daerah guna menunjang pencapaian target kinerja pembangunan Kecamatan Sleman terutama pada penyusunan Rencana Kerja (Renja) yang bersifat tahunan;
6. Menyediakan informasi bagi seluruh stake holder / pemangku kepentingan terkait.
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 9
Tujuan Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 adalah:
1. Menindaklanjuti Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021;
2. Merumuskan gambaran umum kondisi Kecamatan Sleman sebagai dasar perumusan permasalahan dan isu strategis daerah, sebagai dasar prioritas penanganan pembangunan daerah 5 ( Lima ) tahun ke depan dan sebagai pedoman Kecamatan Prambanan;
3. Merumuskan gambaran pengelolaan keuangan daerah serta kerangka pendanaan sebagai dasar penentuan kemampuan kapasitas pendanaan 5 ( lima ) tahun ke depan;
4. Menerjemahkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sleman ke dalam tujuan dan sasaran pembangunan daerah tahun 2016 – 2021
5. Menetapkan indikator kinerja Kecamatan Sleman sebagai dasar penilaian keberhasilan periode 2016-2021. 1.4. SISTEMATIKA PENULISAN HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan
BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah 2.2. Sumber Daya Perangkat Daerah
2.3. Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 10
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah
3.2. Telaah Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
3.3. Telaah Tata Ruang
3.4 Penentuan Isu-isu Strategis
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
4.1. Visi dan Misi Kabupaten
4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah 4.3. Strategi dan Kebijakan Perangkat Daerah
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF
(Matrik Tabel 5.1 terlampir) ( Matrik Tabel 5.2 terlampir )
BAB VI INDIKATOR KINERJA PERANGKAT DAERAH YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD
(Matrik Tabel 6.1 terlampir)
(Matrik Tabel 6.1 terlampir) BAB VII PENUTUP
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 11
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Kecamatan Prambanan
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 11 Tahun 2016 tentang Perubahan Organisasi Perangkat ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Sleman Nomor 107 Tahun 2016 tentang Kedudukan , Susunan Organisasi , Tugas dan Fungsi , serta Tata Kerja Kecamatan Sleman sebagai berikut :
2.1.1. Tugas Pokok dan Fungsi
1. Kecamatan Sleman merupakan wilayah kerja Camat sebagai perangkat daerah yang dipimpin oleh Camat yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. 2. Camat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi penyelenggaraan
pemerintahan umum, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat serta melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati.
3. Dalam melaksanakan tugas camat mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Kecamatan;
b. Perumusan kebijakan teknis pelaksanaan urusan pemerintahan umum, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat serta melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati;
c. Pelaksanaan urusan pemerintahan umum;
d. Pembinaan dan pengawasan pelaksanaan kegiatan desa;
e. Pengoordinasian pelaksanaan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh perangkat daerah di tingkat kecamatan;
f. Pengoordinasian upaya penyelenggaraan Ketentraman dan ketertiban umum;
g. Pengoordinasian penerapan dan penegakan peraturan daerah dan peraturan bupati;
h. Pengoordinasian kegiatan Pemberdayaan Masyarakat lingkup Perekonomian dan Pembangunan;
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 12 i. Pengoordinasian pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan
umum;
j. Pelaksanaan dan pembinaan pelayanan umum;
k. Pelaksanaan sebagian urusan pemerintahn lingkup pelayanan umum yang dilimpahkan Bupati; dan
l. Pelaksanaan tugas lain yang diberkan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
2.1.2. Bagan Struktur Organisasi Kecamatan Sleman
Bagan Struktur Organisasi menurut Peraturan Bupati Sleman Nomor 107 Tahun 2016
: Garis Komando
: Garis Koordinasi
Gambar 1: Struktur Organisasi Kecamatan Sleman
2.1.3. Tata Laksana
Berikut ini disampaikan tata laksana / tata kerja Kecamatan Sleman menurut Peraturan Bupati Sleman Nomor 107 Tahun 2016 tentang Kedudukan , susunan organisasi , tugas dan fungsi , serta tata kerja Kecamatan Sleman sebagai berikut :
CAMAT
SEKRETARIAT
Subbag Umum &
Kepegawaian Perencanaan & Evaluasi Subbag Keuangan, Kelompok Jabatan Fungsional Seksi Perekonomian & Pembangunan Seksi Pelayanan Umum Seksi Kesejahteraan Masyarakat Seksi Ketentraman &
Ketertiban Seksi
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 13
Sekretariat :
Mempunyai tugas menyelenggarakan urusan umum, urusan kepegawaian, urusan keuangan, urusan perencanaan, evaluasi dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas satuan organisasi.
Sekretariat dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi :
a. penyusunan rencana kerja Sekretariat dan Kecamatan; b. Perumusan kebijakan teknis kesekretariatan;
c. Penyelenggaraan urusan umum;
d. Penyelenggaraan urusan kepegawaian; e. Penyelenggaraan urusan keuangan;
f. Penyelenggaraan urusan perencanaan dan evaluasi;
g. Pengkoordinasian penyelenggaraan tugas satuan organisasi;
h. Evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan rencana kerja Sekretariat dan Kecamatan.
Subbagian Umum dan Kepegawaian :
Mempunyai tugas menyiapkan bahan pelaksanaan urusan umum dan kepegawaian.
Subbagian umum dan kepegawaian dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi :
a. Penyusunan rencana kerja subbagian umum dan kepegawaian; b. Penyiapan kebijakan teknis urusan umum dan kepegawaian; c. Pengelolaan persuratan dan kearsipan;
d. Pengelolaan perlengkapan, keamanan, dan kebersihan; e. Pengelolaan dokumentasi dan informasi;
f. Penyusunan perencanaan kebutuhan, pengembangan dan pembinaan pegawai;
g. Pelayanan administrasi pegawai dan pengelolaan tata usaha kepegawaian;
h. Evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kerja Subbagian Umum dan Kepegawaian.
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 14
Subbagian Keuangan, Perencanaan dan Evaluasi:
Mempunyai tugas menyiapkan bahan pelaksanaan urusan keuangan, urusan perencanaan, dan evaluasi.
Subbagian Keuangan, Perencanaan dan Evaluasi dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi :
a. Penyusunan rencana kerja subbagian keuangan, perencanaan, dan evaluasi;
b. Perumusan kebijakan teknis pelaksanaan urusan keuangan, urusan perencanaan dan evaluasi;
c. Pengkoordinasian penyusunan rencana kerja Sekretariat dan rencana kerja Kecamatan;
d. Pelaksanaan perbendaharaan, pembukuan dan pelaporan keuangan;
e. Pengoordinasian evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kerja Sekretariat dan pelaksanaan kerja Kecamatan;
f. Evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kerja Subbagian Keuangan, Perencanaan dan Evaluasi.
Seksi Pemerintahan:
Mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan umum, membina dan mengawasi pelaksanaan kegiatan desa, mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan pemerintahan, serta melaksanakan sebagian urusan pemerintahan lingkup pemerintahan yang Bupati.
Seksi pemerintahan dalam melaskanakan tugas mempunyai fungsi : a. Penyusunan rencana kerja Seksi Pemerintahan;
b. Perumusan kebijakan teknis pelaksanaan urusan pemerintahan umum, dan pembinaan dan pengawasan kegiatan desa;
c. Pelaksanaan urusan pemerintahan umum;
d. Pembinaan dan pengawasan pelaksanaan kegiatan desa;
e. Pengoordinasian pelaksanaan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh perangkat daerah di tingkat kecamatan;
f. Pelaksanaan sebagian urusan pemerintahan lingkup pemerintahan yang dilimpahkan Bupati; dan
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 15 g. Evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan rencana kerja Seksi
Pemerintahan.
Seksi Ketentraman dan ketertiban:
Mempunyai tugas mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, mengoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan daerah dan peraturan bupati dan melaksanakan sebagian urusan pemerintahan lingkup ketentraman dn ketertiban yang dilimpahkan Bupati.
Seksi Ketentraman dan Ketertiban dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi :
a. penyusunan rencana kerja Seksi Ketentraman dan Ketertiban; b. perumusan kebijakan teknis pengoordinasian penerapan upaya
penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta pengoordinasian penerapan dan penegakan peraturan daerah dan peraturan bupati;
c. pengoordinasian upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;
d. pengoordinasian penerapan dan penegakan peraturan daerah dan peraturan bupati;
e. pelaksanaan sebagian urusan pemerintahan lingkup ketentraman dan ketertiban yang dilimpahkan Bupati;
f. evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kerja Seksi Ketentraman dan Ketertiban.
Seksi Perekonomian dan Pembangunan:
mempunyai tugas mengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat lingkup perekonomian dan pembangunan, mengoordinasikan pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum dan melaksanakan sebagian urusan pemerintahan perekonomian dan pembangunan yang dilimpahkan Bupati.
Seksi Perekonomian dan Pembangunan dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi :
a. penyusunan rencana kerja Seksi Perekonomian dan Pembangunan;
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 16 b. perumusan kebijakan teknis pengoordinasian pemebrdayaan
masyarakat lingkup perekonomian dan pembangunan serta pengoordinasian pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum;
c. pengoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat lingkup perekonomian dan pembangunan;
d. pengoordinasian pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum;
e. pelaksanaan sebagian urusan pemerintahan lingkup perekonomian dan pembangunan yang dilimpahkan Bupati;
f. evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kerja Seksi Perekonomian dan Pembangunan
Seksi Kesejahteraan Masyarakat:
mempunyai tugas melaksanakan pengoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat lingkup kesejahteraan masyarakat masyarakat dan melaksanakan sebagian urusan pemerintahan lingkup kesejahteraan masyarakat yang dilimpahkan Bupati.
Seksi kesejahteraan masyarakat dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi :
a. penyusunan rencana kerja Seksi Kesejahteraan Masyarakat;
b. perumusan kebijakan teknis pemberdayaan masyarakat lingkup kesejahteraan masyarakat;
c. pengoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat lingkup kesejahteraan masyarakat;
d. pelaksanaan sebagian urusan pemerintahan lingkup kesejahteraan masyarakat yang dilimpahkan Bupati;
e. evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kerja Seksi Kesejahteraan Masyarakat.
Seksi Pelayanan Umum:
Mempunyai tugas melaksanakan pelayanan umum dan melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang dilimpahkan Bupati.
Seksi Pelayanan Umum dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi: a. penyusunan rencana kerja Seksi Pelayanan Umum;
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 17 b. perumusan kebijakan teknis pelaksanaan dan pembinaan
pelayanan umum;
c. pelaksanaan dan pembinaan pelayanan umum;
d. pelaksanaan sebagian urusan pemerintahan lingkup pelayanan umum yang dilimpahkan Bupati;
e. evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kerja Seksi Pelayanan Umum.
2.2. Sumber Daya Kecamatan Sleman 2.2.1. Sumber Daya Manusia
Susunan Pejabat struktural Kecamatan Sleman
a. Camat : Drs. Iriansya
b. Sekretaris Kecamatan : Sumariyah, S.Sos, M.Si c. Kasi Pemerintahan : Sigit Herutomo, SH
d. Kasi Ekobang : Noor Brahmantyo, SE, MM e. Kasi Tramtib : Suwandi, SH
f. Kasi Kesmas : Sartini, SIP
g. Kasi Pelayanan Umum : Drs. Agus Prabowo h. Kasubag KPE : -
i. Kasubag Umum & Kepegawaian : Harsiyati, S.Pd j. Susunan staf Kecamatan Sleman
a. Staf Sekretariat : 4 orang
b. Staf Pemerintahan : 2 orang c. Staf Ekobang : 2 orang d. Staf Pelayanan Umum : 5 orang e. Staf Kesmas : 2 orang
f. Staf Trantib : 4 orang
g. Petugas Fungsional : - orang h. Petugas Instansi Vertikal : - orang i. Pegawai Tidak tetap : - orang Diklat Struktural
a. Diklat Pimpinan Tingkat III : 1 orang b. Diklat Pimpinan Tingkat IV : 6 orang Diklat Teknis Fungsional
a. TOT : - orang
b. KMP : - orang
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 18
d. SIAK Online : - orang
e. Teknis Komputer : - orang
f. Diklat Transsus Pol PP : - orang g. English For Goverment : - orang h. Manajenem Perkantoran : - orang i. Manajemen Pemerintahan : - orang
j. Manajemen Konflik : - orang
k. Manajemen Informasi Sistem : - orang
l. Tata Guna Air : -orang
m. Intelijen Dasar dan Lanjutan : -orang
n. Bendahara Daerah : - orang
o. Pemandu Lapangan : - orang
p. Manajemen Kependudukan dan Capil : - orang
Data Kepegawaian
Data pegawai Kecamatan Sleman
Tabel 1 : Pegawai Kecamatan Sleman menurut Tingkat Pendidikan
No Pendidikan Jumlah Prosentase
1 SD 0 0 % 2 SLTP 0 0 % 3 SLTA 14 5 % 4 D-2 0 0 5 Sarjana Muda/D3 2 5,4% 6 Sarjana / S1 9 33,2% 7 Pasca Sarjana / S2 2 5,4% Jumlah 27 100 %
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 19 Data Pegawai Kecamatan Sleman Menurut Jenis Kelamin
Tabel 2 : Pegawai Kecamatan Sleman Menurut Jenis Kelamin
No Pegawai pada Sekretariat/Seksi
Jenis
Kelamin Jumlah Pria Wanita
1. Camat 1 - 1
2. Sekretariat - 6 6
3. Seksi Ketentraman dan Ketertiban 5 5
4. Seksi Pelayanan Umum 3 3 6
5. Seksi Kesejahteraan Masyarakat 2 1 3
6. Seksi Perekonomian dan Pembangunan 3 3
7. Seksi Pemerintahan 3 1 4
Jumlah 18 10 27
Sumber : Data Kepegawaian Bulan Mei Tahun 2017
Data pegawai Kecamatan Sleman menurut Golongan Ruang
Tabel 3: Pegawai Kecamatan Sleman Menurut Golongan
No Pegawai pada Sekretariat/Seksi GOLONGAN JML I II III IV a b c d a b c d a b c d a b c d 1 Camat - - - - 1 - - 1 2 Sekretariat - - - 2 2 1 1 1 - - - 6 3 Seksi Ketentraman dan
Ketertiban - - - 4 - 1 - - - - 5 4 Seksi Pelayanan Umum - - - 1 - - 4 - 1 - - - - 6 5 Seksi Kesejahteraan Masyarakat - - - 1 - - 1 - 1 - - - - 3 6 Seksi Perekonomian dan Pembangunan - - - 1 - - - 1 - - 1 - - - 3 7 Seksi Pemerintahan - - - 1 1 1 - - - - 3 Jumlah - - - 1 4 1 3 6 2 8 2 - - - 27
Sumber : Data Kepegawaian Kecamatan Sleman Bulan Mei Tahun 2017
2.2.2. Sarana dan Prasrana
Untuk mendukung pekerjaan dilengkapi dengan prasarana berupa gedung perkantoran sebanyak 16 ruang, pendopo 1 buah, ruang rapat 1 buah dan mushola 1 buah, serta rumah dinas Camat 1 buah.
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 20 Sedangkan sarana kerja sebagai berikut:
Tabel 4: Daftar Inventaris Kantor Kecamatan Sleman
No Jenis Barang Jumlah barang Kondisi
1 Kendaraan dinas roda 4 2 buah Baik
2 Kendaraan dinas roda 2 5 buah Baik
3 Laptop 4 buah Baik
4 Komputer 13 unit Baik
5 LCD 1 unit Baik
6 Warreless/sound system 3 unit Baik
7 Kamera digital 3 unit Baik
8 Mesin ketik manual 4 buah Baik
9 Meja kerja 31 buah Baik
10 Kursi kerja 173 buah Baik
11 Meja dan kursi tamu 2 set Baik
12 Almari 7 buah Baik
14 Filing cabinet 12 buah Baik
15 Gamelan 1 set slendro Baik
Sumber : Inventaris Kantor tahun 2017
2.3. Kinerja Pelayanan Kecamatan Sleman
Pengukuran indikator kinerja Kecamatan Sleman berdasarkan pada pedoman pengukuran indikator kinerja utama sesuai Kepmenpan Nomor 009 tahun 2007, pada unit kerja setingkat eselon III/SKPD/unit kerja mandiri sekurang-kurangnya menggunakan indikator keluaran. Sehubungan dengan hal tersebut, indikator makro diukur dengan indikator keluaran, dengan melihat sejauh mana pencapaian kinerja kegiatan secara kuantitatif. Dengan demikian pengukuran indikator makro untuk berbagai urusan/program tahun 2016-2021 yang dilaksanakan oleh Kecamatan Sleman, menggunakan analisis dari output yang berhasil dicapai dalam setiap tahunnya.
Untuk melihat kinerja pelayanan yang telah dilaksanakan oleh Kecamatan Sleman bisa dilihat dari indikator dibawah ini :
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 21 Tabel 5 : Data Pencapaian Kinerja Kecamatan Sleman Tahun 2016-2017
TUJUAN INDIKATOR TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN SATUAN TARGET KINERJA SASASARAN CAPAIAN KINERJA SASASARAN TAHUN TAHUN 2016 2017 2016 2017 Menguatkan tata kelola pemerintah di Kecamatan Sleman Predikat LAKIP Kecamatan Sleman Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja dan Keuangan Presentase temuan hasil Pemeriksaan yang ditindaklajuti % 100 100% 100 -
Predikat LAKIP Nilai A/4 A/4 B/3 - Siklus Tahunan
Desa Tepat Waktu
% 80 100% 80 - Meningkatkya Kualitas Pelayanan Publik Indeks Kepuasan Masyarakat % 76 78 76 - Prosentase keluhan/pengaduan keamanan dan ketertiban yagn ditindaklanjuti % 60 100 60 - Meningkatkan pemerataan ekonomi masyarakat PDRB Kecamatan Meningkatnya keberdayaan masyarakat Prosentase kegiatan masyarakat yang difasilitasi % 60 100 60 - Meningkatnya kepasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana Jumlah masyarakat yang terlatih kebencanaan Meningkatnya kapasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana Jumlah masyarakat yang terlatih kebencanaan Orang 0 50 0 - Mewujudkan pelestarian budaya dan kerukungan masyarakat Jumlah Konflik SARA Meningkatnya pengelolan budaya dan kerukunan masyarakat
Konflik SARA Jumlah 0 0 0 0
Persentase nilai tradisi yang difasilitasi Persentase nilai tradisi yang difasilitasi % 0 0 0 0
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 22 Tabel 6 : Data Anggaran dan Realisasi Anggaran Kecamatan Sleman Tahun 2016-2017
No
Uraian
Anggaran pada Tahun
Realisasi Anggaran pada tahun Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun Rata-rata pertumbuhan Anggaran Ket. 2016 2017 2016 2016 1. Pendapatan 6.000.000 10.000.000 10.683.995 178,06% - 2. Belanja : Belanja Tidak Langsung Belanja Langsung 1.999.083.439 1.592.382.715 2.014.969.100 1.563.863.560 1.957.661.782 1.505.792.864 97,93% 94,56% 0,79% -1,79%
Tabel 7 : Data Kependudukan Kecamatan Sleman
NO
DESA JUMLAH KK JUMLAH PENDUDUK
L P JUMLAH L P JUMLAH 1. CATURHARJO 3.924 799 4.723 7.300 7.496 14.796 2. TRIHARJO 4.798 701 5.499 7.924 8.214 16.138 3. TRIDADI 3.538 637 4.175 7.264 7.520 14.784 4. PANDOWOHARJO 3.622 1.110 4.732 6.339 6.359 12.698 5. TRIMULYO 2.475 535 3.010 4.602 4.868 9.470 18.357 3.782 22.139 33.429 34.457 67.886
Sumber : Data Kependudukan Kecamatan Tahun 2016
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Kecamatan Sleman
Dengan memperhatikan pengukuran trend indikator makro Kecamatan Sleman dapat dikemukakan beberapa tantangan dan peluang pengembangan pelayanan Kecamatan Sleman.
2.4.1 Tantangan Pengembangan Pelayanan Kecamatan Sleman sebagai berikut:
a. Tuntutan dan aspirasi semakin beragam dengan berbagai kepentingan yang seringkali bertentangan;
b. Masih adanya aparat pemerintahan dan juga kelompok masyarakat yang belum memahami arti penting dari proses perencanaan pembangunan partisipatif;
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 23 c. Warga masyarakat Kecamatan Sleman yang cenderung semakin
kritis kurang diimbangi dengan perubahan perilaku aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga menimbulkan ketidakpuasaan masyarakat dalam hal pelayanan publik;
d. Personil/pegawai yang ada belum sepenuhnya memahami dan mengikuti perkembangan teknologi informasi yang berkembang dengan sangat cepat.
2.4.2 Peluang Pengembangan Pelayanan Kecamatan Sleman sebagai berikut:
a. Pelimpahan sebagian kewenagan dari pemerintah Kabupaten kepada pemerintah Kecamatan;
b. Pemerintah Kecamatan memiliki keleluasaan untuk merencanakan program dan kegiatan sesuai dengan kebutuhan;
c. Berbagai prestasi yang telah diraih oleh Kecamatan Sleman menjadikan Kecamatan Sleman memperoleh berbagai dana pembangunan baik dari APBD maupun APBN dan menjadi berbagi pilot projek dari pusat;
d. Hubungan yang harmonis dan koordinasi yang baik dengan instansi lain dan juga dengan pemangku kepentingan (stakeholders);
e. Adanya potensi wisata berupa desa wisata di Kecamatan Sleman yang cukup banyak;
f. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di Kecamatan Sleman dan adanya tokoh-tokoh masyarakat yang mampu memberikan motivasi dan memberikan semangat gotong-royong;
g. Banyaknya pelaku-pelaku UMKM di Kecamatan Sleman yang kreatif dan selalu berinovasi.
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 24
BAB III
ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI KECAMATAN SLEMAN
3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Kecamatan Sleman
Sesuai dengan aturan perundang-undangan, Kecamatan adalah sebuah Perangkat Daerah ( PD), tetapi tugas dan fungsinya berbeda dengan Perangkat Daerah lainnya ( Badan, Dinas, Kantor ) perbedaan tersebut yaitu bahwa Perangkat Daerah lainnya melaksanakan tugas yang bersifat sektoral, sedangkan kecamatan melaksanakan tugas bersifar teritorial (kewilayahan).
Keterpaduan proses perencanaan ini diharapkan akan lebih banyak dapat menampung aspirasi masyarakat yang selama ini seolah-olah hanya sebagai pelengkap dalam proses perencanaan. Diharapkan perencanaan benar – benar menjadi pedoman untuk melaksanakan kegiatan untuk mendukung pelayanan masyarakat . Dengan demikian perencanaan bisa dijadikan salah satu tolok ukur keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan sampai dengan evaluasinya.
Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggarakan tugas dan fungsi Kecamatan, sebagai berikut :
1. Perubahan aturan dan kebijakan dari pemerintah yang lebih atas secara cepat tanpa melihat kondisi riil yang ada di lapangan;
2. Kurangnya SDM Kecamatan untuk mengampu dan mendampingi desa dalam melaksanakan pengelolaan keuangan desa dengan alokasi dana desa yang cukup besar;
3. Kewenangan kecamatan kepada desa terbatas pada pendampingan ( tidak bisa memberikan reward dan punishment );
4. Pola pikir, etos kerja dan mindset perangkat desa yang sulit merubah kebiasaan dan mengikuti paradigma pemerintahan saat ini;
5. Banyaknya lomba yang menguras energi, pikiran, waktu dan biaya sehingga pekerjaan tidak dapat diselesaikan tepat waktu;
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 25 6. SDM yang kurang memenuhi persyaratan penggunaan sistem dalam rangka
meningkatkan pengelolaan keuangan desa yang lebih baik;
7. Sulitnya koordinasi pengurus Tim Penanggulangan Kemiskinan dan belum maksmimalnya kitra kerja/perusahaan dalam memberikan CSR nya dalam penanggulanngan kemiskinan;
8. Ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah desa yang akhirnya menimbulkan konflik di masyarakat;
9. Masyarakat belum tanggap bencana;
10. Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sungai masih kurang; 11. Kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman e-KTP masih kurang.
3.2. Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
Telaahan terhadap visi, misi dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih di kabupaten Sleman dalam hubungannya dengan tugas pokok dan fungsi Kecamatan Sleman dapat dilihat pada Tabel 3.1 :
Tabel 3.1 : Faktor penghambat dan pendorong Pelayanan Perangkat Daerah
Terhadap pencapaian visi ,misi, dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
Visi : Terwujudnya Masyarakat Sleman yang lebih sejahtera , mandiri, Berbudaya dan Terintegrasikannya sistem e-goverment menuju smart regency pada tahun 2021
No. Misi dan program KDH dan Wakil KDH Terpilih
Permasalahan pelayanan Perangkat Daerah Faktor Pendorong Penghambat 1 1) Misi 1 : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui penignkatan kualitas birokrasi yang responsif dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat . Program : Program peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan dan Kurangnya tingkat pemahaman petugas dalam melaksanakan tugas pelayanan Kurangnya kesadaran masyarakat dalam melakukan perekaman e-KTP
Perubahan aturan dan kebijakan yang berubah secara cepat tanpa melihat kondisi riil di lapangan Kurangnya SDM Terbukanya sistem pelayanan melalui IT Tuntutan masyarakat yang ingin dilayani secara cepat
Dana Desa yang besar Kewenagan desa yang semakin besar Banyak lomba memacu untuk Komitmen diri terhadap pelaksanan tugas pelayanan masih kurang
Faktor usia dan kepribadian sangat berpengaruh terhadap pelayanan kepada masyarakat
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 26 kekayaan daerah Program pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa Program perencanaan Pembangunan daerah Program peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Program peningkatan administrasi pemerintahan Program peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa Program penataan administrasi kependudukan Program pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan Program Pelayanan administrasi perkantoran Program peningkatan sarana dan prasaran aparatur Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Program penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah Program Peningkatan Kualitas Publik Kecamatan untuk mengampu dan mendampingi desa Kewenangan Kecamatan kepada Desa Terbatas pada pendampingan
bekerja mencapai target
Pola pikir, etos kerja dan mindset perngakat desa yang sulit merubah kebiasaan dan mengikuti paradigma permerintahan saat ini
Usia yang tidak lagi muda , sehingga kurang cepat dalam mengikuti sistem keuangan desa yang sesuai juklak / juknis
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 27 Program Penataan Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah Program Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal Program Penataan Peraturan Perundang-undangan Program Penegakan Hukum 1) Misi 3 : Meningkatkan penguatan sistem ekonomi kerakyatan , aksesibilitas dan kemampuan ekonomi rakyat , dan penanggulangan kemiskinan. Program : Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa Sulitnya koordinasi antar pengurus TPK Mitra kerja/perusahaan belum maksimal dalam memberikan CSR nya untuk penanggulangan kemiskinan SDM yang sangat bagus dari instansi, tokoh masyarakat maupun swasta Dukungan dari masyarakat dan pelaku usaha Kebijakan peningkatan kapsitas kelembagaan desa semakin banyak Rendahnya pendidikan dan ketrampilan warga miskin Kurangnya kesadaran warga miskin untuk merubah diri dan keluar dari kemiskinan Bantuan dari pemerintah kurangtepat sasaran dan belum tepat guna Berbagai program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan membuat warga miskin nyaman karena berbagai fasilitas yang diberikan oleh pemerintah 1) Misi 4 : Memantapkan dan meningkatkan kualitas pengelolaan Kurangnya kesadaran masyarakat
Pola pikir dan pola hidup individualis
Adanya sifat gotong royong yang masih
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 28 prasarana dan
sarana, sumber daya alam, penataan ruang dan lingkungan hidup. Program : Program Pencegahan dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam terhadap kebersihan lingkungan Masyarakat belum tanggap bencana Ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pengetahuan mengenai kebencanaan Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat cukup tinggi di masyarakat Telah terbentuk Unit Pelaksana Bencana di Tingkat Desa dan unit Operasional Bencana Tingkat Kecamatan serta telah terbentuknya DESTANA (Desa Tanggap Bencana) Koordinasi yang baik antara pemerintah desa, Kecamatan dan warga masyarakat 1) Misi 5 : Meningkatkan kualitas budaya masyarakat dan kesetaraan gender yang proposional Program : Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan Program Kemitraan Pengembangan Wawasan kebangsaan Program Pendidikan Politik Masyarakat Program Pengembangan Nilai Budaya Kurangnya sosialisasi budaya kepada masyarakat melalui pendidikan formal maupun non formal
Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang deteksi dini konflik-konflik sosial/SARA Banyaknya kelompok-kelompok kesenian yang masih menjaga nilai-nilai budaya tradisonal Adanya FKDM Desa dan Kecamatan Kurangnya kesadaran anak muda untuk ikut melestarian kesenian dan budaya tradisional Mulai lunturnya jiwa nasionalisme masyarakat
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 29 RTRW Kabupaten Sleman memuat Rencana Struktur dan Pola Ruang serta Indikasi Program Pembangunan Jangka Panjang berkaitan dengan pemanfaatan ruang. Dalam penyusunan Renstra, RTRW dijadikan dasar pertimbangan penetapan arah kebijakan rencana jenis dan lokus program perioritas dalam pembangunan di Kecamatan Sleman.
3.3.1. Kebijakan Umum Penataan Ruang
Berdasarkan Perda Nomor 12 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Sleman 2011-2031, penataan ruang wilayah Kabupaten bertujuan mewujudkan ruang Kabupaten yang tanggap terhadap bencana dan berwawasan lingkungan dalam rangka menciptakan masyarakat yang sejahtera, demokratis, dan berdaya saing.
Tujuan tersebut di atas dijabarkan dalam Kebijakan Penataan Ruang meliputi 10 butir Kebijakan Penataan Ruang sebagai berikut:
1. Kebijakan pengintegrasian dan pengembangan pusat kegiatan di luar kawasan bencana,
2. Kebijakan pengelolaan kawasan rawan bencana alam dan kawasan lindung geologi,
3. Kebijakan pemeliharaan kelestarian fungsi lingkungan hidup,
4. Kebijakan pengembangan kawasan pertanian dalam rangka keamanan dan ketahanan pangan,
5. Kebijakan pengembangan kawasan pariwisata terintegrasi, 6. Kebijakan pengembangan kawasan pendidikan,
7. Kebijakan pengembangan industri menengah, kecil dan mikro yang ramah lingkungan,
8. Kebijakan pengembangan kawasan permukiman yang aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan,
9. Kebijakan pemantapan prasarana wilayah,
10. Kebijakan peningkatan fungsi kawasan untuk pertahanan dan keamanan negara.
3.3.2. Rencana Struktur Ruang Wilayah
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 30 Di dalam Arah Pengembangan Sistem Perkotaan Kabupaten, Kawasan Perkotaan Kecamatan Sleman, ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah Ibukota Kabupaten Sleman.
b. Pengembangan Sistem Jaringan Prasarana Utama. (1) Sistem Jaringan Transportasi Darat
Kecamatan Sleman dilewati jalan arteri primer: jalan Yogyakarta – Semarang dan jalan lokal.
(2) Sistem Jaringan Perkeretaapian
Kecamatan Sleman dilewati jalur perkeretaapian: jalur kereta api Parangtritis - Yogyakarta – Borobudur.
c. Pengembangan Sistem Prasarana Lainnya.
(1) Jaringan transmisi tenaga listrik saluran udara tekanan tinggi (2) Jaringan tenaga listrik berupa gardu induk
(3) Pengembangan bio-energi
(4) Pengembangan sistem jaringan telekomunikasi (5) Pengembangan sistem jaringan sumber daya air (6) Pengembangan sistem jaringan irigasi
(7) Pengembangan prasarana pengelolaan lingkungan (8) Tempat evakuasi
3.3.3. Rencana Pola Ruang Wilayah
Berdasarkan Rencana Pola Ruang Wilayah Kabupaten, Kecamatan Sleman ditetapkan dalam kawasan :
a. Kawasan Lindung
Berdasarkan Rencana Pola Ruang Wilayah Kabupaten, Kecamatan Sleman ditetapkan dalam Kawasan Lindung berupa: (1) Kawasan resapan air yang berada di Desa Trimulyo
(2) Kawasan penyangga pangan di Kecamatan Sleman yang berada di Desa Caturharjo dan Desa Trimulyo
(3) Kawasan Perlindungan Setempat Sempadan sungai
(4) Kawasan Perlindungan Setempat Kawasan sekitar mata air (5) Kawasan Perlindungan Setempat Kawasan sekitar embung (6) Kawasan Perlindungan Setempat Ruang terbuka hijau
perkotaan
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 31 b. Kawasan Budidaya
Berdasarkan Rencana Pola Ruang Wilayah Kabupaten, Kecamatan Sleman ditetapkan mengemban Kawasan Budidaya sebagai:
(1) Kawasan peruntukan pertanian tanaman pangan berupa padi, jagung, kedelai, kacang tanah, umbi-umbian
(2) Kawasan peruntukan hortikultura berupa jambu air, rambutan, sayur-sayuran, bio farmako
(3) Kawasan peruntukan perkebunan berupa tembakau, kelapa, (4) Kawasan peruntukan peternakan
(5) Kawasan peruntukan budidaya perikanan darat
(6) Kawasan peruntukan pertambangan berupa pertambangan mineral bukan logam dan pertambangan batuan: tanah liat, pasir, kerikil, dan batu kali
(7) Kawasan peruntukan pariwisata, wisata perdesaan berupa wisata pertanian dan kehidupan perdesaan
(8) Kawasan peruntukan permukiman
(9) Kawasan peruntukan lainnya berupa Komando Distrik Militer 0732, Kepolisian Resort Sleman, Kompleks Perkatoran Pemerintah Kabupaten Sleman, Rayon Militer, Kepolisian Sektor
3.3.4. Kawasan Strategis Wilayah
Berdasarkan Rencana Kawasan Strategis Wilayah Kabupaten, Kecamatan Sleman tetapkan mengemban Kawasan Strategis sebagai:
b. Kawasan strategis nasional berupa kawasan koridor Yogyakarta - Semarang
c. Kawasan strategis propinsi berupa kawasan koridor Tempel - Parangtritis
d. Kawasan strategis kabupaten berupa kawasan fungsi dan daya dukung lingkungan hidup kawasan resapan air
Tabel 3.2. Permasalahan pelayanan Perangkat Daerah berdasarkan telaahan rencana tata ruang wilayah beserta faktor penghambat dan pendorong keberhasilan penanganannya.
No. Rencana Tata Ruang Wilayah terkait tugas
Permasalahan Pelayanan Perangkat
Faktor
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 32
dan fungsi Perangkat Daerah Daeran a. Pengembangan Sistem Pusat Kegiatan Masih sedikitnya sarana pameran baik untuk kegiatan budaya maupun perekonomian
Sarana Prasarana sebagai kegiatan belum memadai
Saluran air belum tertata dengan baik
Penataan PKL belum bisa tertata dengan baik Penetapan kawasan tidak sesuai kebutuhan dan potensi wilayah Masyarakat belum paham bahwa Kecamatan Slemansebagai Pusat Kegiatan budaya dan perekonomian Tingkat kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan perkotaan masih rendah Belum tersedianya lapak Pedagang Kaki Lima yang memadai Aparat kecamatan masih kurang personil dalam pemahaman tentang Pusat Kegiatan budaya dan perekonomian Sudah lama terbentuk kawasan sistem kegiatan budaya dan perekonomian Budaya Gotong royong masyarakat yang masih tinggi b. Pengembangan Sistem Jaringan Prasarana Utama Adanya jaringan prasarana utama yang belum representatif.Sering terjadi perbaikan di jalur kereta api sehingga mengganggu aktivitas kegiatan masyarakat Keterbatasan lahan Kebijakan pengintegrasian dan pengembangan jaringan prasarana utama
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 33
Penataan kawasan terminal yang belum rapi ( masih semrawut ) c. Pengembangan Sistem Prasarana Lainnya Maraknya toko modern
Saluran air yang belum tertata
Pembangunan rumah/toko kios di atas jaringan irigasi
Penerapan aturan yang kurang ketat Kesadaran masyarakat yang kurang terhadap kebersihan saluran irigasi dengan membuang sampah pada saluran irigasi Pembinaan dan sosialisasi peraturan perundang-undangan Banyaknya kelompok-kelompok tani dan kelompok P3A
3.3.5 Penentuan Isu-isu Strategis
Potensi permasalahan pembangunan daerah pada umumnya timbul dari kekuatan yang belum didayagunakan secara optimal, kelemahan yang tidak diatasi peluang yang tidak dimanfaatkan, dan ancaman yang tidak diantisipasi.
Berbagai permasalahan yang ada di lingkungan Perangkat Daerah , jika tidak diperhatikan dan dicari solusinya , akan berkembang menjadi isu strategis , berikut disampaikan isu strategis yang relevan dengan Kecamatan Sleman, yaitu :
1. Kecamatan Sleman dengan potensi penduduk yang besar, potensi wialayh, akses jalan perlu dipikirkan dari kawasan pertanian menjadi kawasan industri, jasa dan perdagangan.
2. Adanya warga masyarakat yang minta Surat Keterangan Tidak Mampu (KTM) padahal mereka tidak masuk dalam data base Keluarga Miskin.
3. Warga masyarakat Kecamatan Sleman yang cenderung semakin kritis kurang diimbangi dengan perubahan perilaku aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga menimbulkan ketidakpuasaan masyarakat dalam hal pelayanan publik;
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 34 perkembangan teknologi informasi yang berkembang dengan sangat cepat. 5. Pola pikir, etos kerja dan mindset perangkat desa yang sulit merubah
kebiasaan dan mengikuti paradigma pemerintahan saat ini.
BAB IV
VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
4.1 Visi dan Misi
Visi merupakan arah pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin dicapai dalam waktu 5 (lima) tahun yang akan datang. Visi juga harus menjawab permasalahan pembangunan daerah dan/atau isu strategis yang harus diselesaikan dalam jangka menengah serta sejalan dengan visi dan arah pembangunan jangka panjang daerah.
4.1.1 Visi
Dengan mempertimbangkan kondisi daerah, permasalahan pembangunan, tantangan yang dihadapi serta isu-isu strategis, dirumuskan visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan jangka menengah daerah. Visi Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021 adalah :
“TERWUJUDNYA MASYARAKAT SLEMAN YANG LEBIH SEJAHTERA, MANDIRI, BERBUDAYA DAN TERINTEGRASIKANNYA SISTEM E-GOVERNMENT MENUJU SMART REGENCY PADA TAHUN 2021”.
Penjabaran dari visi tersebut adalah :
a. Sejahtera : Suatu keadaan dimana masyarakat terpenuhinya kebutuhan dasarnya, baik kebutuhan lahir maupun batin, secara merata. Beberapa indikator untuk mengukur pencapaian sejahtera adalah Indeks Pembangunan Manusia, menurunnya ketimpangan ekonomi, menurunnya angka kemiskinan, meningkatnya kualitas lingkungan hidup dan pertumbuhan ekonomi.
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 35 memiliki kemampuan mendayagunakan potensi lokal dan sumber daya yang ada serta memiliki ketahanan terhadap dinamika yang berlangsung serta kemampuan untuk mengindentifikasi kebutuhan dan masalah yang ada di sekitarnya sehingga mampu mencari solusi dan mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang dimilikinya. Beberapa indikator untuk mengukur pencapaian kemandirian adalah meningkatnya prasarana dan sarana perekonomian dan meningkatnya daya saing daerah. Meningkatnya prasarana dan sarana perekonomian dapat dilihat dari kondisi infrastruktur dan peluang investasi. Daya saing daerah dicapai dengan meningkatkan jumlah desa wisata mandiri, nilai tukar petani, persentase peningkatan produksi pertanian dan perikanan, peningkatan nilai produksi idustri, nilai eksport, dan kontribusi pendapatan asli daerah terhadap pendapatan.daya saing daerah, meningkatnya kontribusi sektor lokal ekonomi daerah.
c. Berbudaya : Suatu keadaan dimana didalam masyarakat tertanam dan terbina nilai nilai tatanan dan norma yang luhur tanpa meninggalkan warisan budaya dan seni. Beberapa indikator yang dapat mencerminkan sikap berbudaya masyarakat adalah meningkatnya kenyamanan dan ketertiban, kemampuan mitigasi masyarakat terhadap bencana, penanaman nilai-nilai karakter, meningkatnya kerukunan masyarakat, meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap budaya, serta perempuan dan anak yang semakin terlindungi.
d. Terintegrasikannya Sistem E-Goverment :
Terintegrasinya sistem e-Govt, bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat diperlukan sistem pelayanan yang lebih baik yang merupakan paduan sistem regulasi, kebijakan, sikap dan perilaku, yang didukung dengan teknologi informasi yang modern yang mampu memberikan respon dan efektivitas yang tinggi
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 36 dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik dalam rangka menuju
Smart Regency, yaitu suatu kabupaten yang dapat
memeberikan layanan publik secara tepat, cepat, mudah, murah dan terintegrasi antar unit pemerintah dengan dukungan penggunaan teknologi informasi, untuk meningkatkan partisipasi publik dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan.
4.1.2. Misi
Misi merupakan penjabaran dari visi dan disusun dalam rangka mengimplementasikan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam mewujudkan visi tersebut. Rumusan misi merupakan penggambaran visi yang ingindan menguarikan upaya-upaya apa yang harus dilakukan. Rumusan misi disusun untuk memberikan kerangka bagi tujuan dan sasaran serta arah kebijakan yang ingin dicapai dan menentukan jalan yang akan ditempuh untuk mencapai visi.
Misi yang digariskan untuk pengembangan Kabupaten Sleman selama 5 tahun ke depan dan dilaksanakan oleh Kecamatan Sleman adalah:
Misi 1:Meningkatnya tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan kualitas birokrasi yang responsif dan penerapan e-govt yang terintegrasi dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat
Misi ini dimaksudkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, dengan cara peningkatan kualitas birokrasi menjadi birokrasi yang profesional sehingga bisa menjadi pelayan masyarakat. Disamping kemampuan aparat, pelayanan masyarakat juga didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjuta. Peningkatan dengan keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi dan kepuasan terhadap layanan aparat birokrasi dalam rangka menuju good governance.
Misi 3:Meningkatkan penguatan sistem ekonomi kerakyatan, aksesibilitas dan kemampuan ekonomi rakyat, serta penanggulangan kemiskinan
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 37 Misi ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan dan pendampingan yang terus menerus kepada masyarakat dalam penguatan sistem ekonomi kerakyatan yang berbasis kekuatan lokal, peningkatan infrastruktur dan prasarana perekonomian serta peningkatan akses bagi masyarakat agar lebih mudah berusaha, sehingga kemampuan ekonomi rakyat lebih berkembang dan semakin kuat. Disisi lainnya penanggulangan kemiskinan dilanjutkan secara konsisten dengan berbagai program yang bersinergi.
Misi 4:Memantapkan dan meningkatkan kualitas pengelolaan sumberdaya alam, penataan ruang, lingkungan hidup dan kenyamanan
Misi ini dimaksudkan untuk mewujudkan kenyamanan masyarakat dengan meningkatkan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup, formulasi penataan ruang yang baik dan penguatan mitigasi bencana agar sinergi antara berbagai aspek dengan daya dukung sumberdaya alam dan lingkungan yang terbatas, sehingga memungkinkan masyarakat untuk hidup lebih sehat, produktif, dan nyaman.
Misi 5: Meningkatkan kualitas budaya masyarakat dan kesetaraan gender yang proporsional
Misi ini dimaksudkan bahwa walaupun masyarakat Sleman berkembang dinamis, tetapi tidak meninggalkan dan kehilangan budaya lokal yang luhur dan baik . Disamping itu terhadap pemberdayaan perempuan tidak terbatas pada peningkatan jumlah perempuan dalam berbagai peran, tetapi juga memperhatikan kesetaraan dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap perempuan dan anak.
4.2. Tujuan dan Sasaran
Tujuan dan sasaran adalah tahap perumusan sasaran strategis yang menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam RPJMD Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021 yang selanjutnyaakan menjadi dasar penyusunan arsitektur kinerja pembangunan daerah secara keseluruhan.
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 38 Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai lima tahun. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu analisis strategis. Sasaran menggambarkan hal yang akan dicapai melalui tindakan tindakan yang akan dilakukan. Berdasarkan visi, misi dan isu-isu strategis yang ada, maka ditetapkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dalam kurun waktu 5 tahun.
Tabel 4.1 : Tujuan dan sasaran Jangka Menengah Kecamatan Sleman
Tujuan Indikator Tujuan
Target Sasaran Indikator Sasaran Target
2016 2021 2016 2017 2018 2019 2020 2021 Menguatkan tata kelola pemerintah di Kecamatan Sleman Predikat LAKIP Kecamatan Sleman A A Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja dan Keuangan Presentase temuan hasil Pemeriksaan yang ditindaklajuti 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Predikat LAKIP A/4 A/4 A/4 A/4 A/4 A/4 Siklus Tahunan
Desa Tepat Waktu
80% 100% 100% 100% 100% 100% Meningkatkya Kualitas Pelayanan Publik Indeks Kepuasan Masyarakat 75% 78% 78% 80% 80% 82% Prosentase keluhan/pengaduan keamanan dan ketertiban yagn ditindaklanjuti 60% 100% 100% 100% 100% 100% Meningkatkan pemerataan ekonomi masyarakat PDRB Kecamatan 3.737. 531 4.985. 500 Meningkatnya keberdayaan masyarakat Prosentase kegiatan masyarakat yang difasilitasi 60% 100% 100% 100% 100% 100% Meningkatnya kepasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana Jumlah masyarakat yang terlatih kebencanaan 20 50 Meningkatnya kapasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana Jumlah masyarakat yang terlatih kebencanaan 20 50 200 250 300 350 Mewujudkan pelestarian budaya dan kerukungan masyarakat Jumlah Konflik SARA 0 0 Meningkatnya pengelolan budaya dan kerukunan masyarakat Konflik SARA 0 0 0 0 0 0 Persentase nilai tradisi yang difasilitasi 0 85% Persentase nilai tradisi yang difasilitasi - - 100% 100% 100% 100%
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 39 Setelah dirumuskan tujuan dan sasaran untuk mendukung visi “ Terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahatera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-goverment menuju smart regency pada tahun 2021” maka perlu dirumuskan strategi dan arah kebijakan pengembangan Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021.
Strategi merupakan rencana yang menyeluruh dan terpadu mengenai upaya-upaya organisasi yang meliputipenetapan kebijakan, program dan kegiatan dengan memperhatikan sumber daya organisasi serta keadaan lingkungan yang dihadapi. Kebijakan adalah pedoman pelaksanaan tertentu untuk mempertajam makna dari strategi dan menjadi pedoman bagi keputusan-kepurusan yang mendukung strategi.
Adapun strategi dan kebijakan yang akan dilaksanakan oleh Kecamatan
Sleman dalam periode 5 (lima) tahun ke depan adalah :
Tabel 4.2
Tujuan, Sasaran Strategi dan Kebijakan Kecamatan Sleman Kabupaten Sleman
Visi : Terwujudnya masyarakat sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-government menuju smart regency pada tahun 2021
1) Misi 1 : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui penignkatan kualitas birokrasi yang responsif dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat .
Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan Menguatkan tata kelola
pemerintahan daerah di Kecamatan Sleman
Meningkatnya
akuntabilitas kinerja dan keuangan di Kecamatan Sleman
Melakukan pembinaan dan pengembangan kapasitas sumber daya aparatur Kecamatan Sleman
Tertib administrasi keuangan, asset, dan kepegawaian serta administrasi umum berbasis elektronik dan pengembangan aplikasi Melakukan evaluasi dan pengendalian terhadap perencanaan dan pelaksanaan secara rutin. Penguatan kelembagaan
pemerintahan desa
Melakukan pembinaan dan pendampingan pengelolaan keuangan desa secara rutin Meningkatnya kualitas pelayanan publik di Kecamatan Sleman Peningkatan pelayanan publik Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan sistem Pelayanan Terpadu Kecamatan ( PATEN )
2) Misi 3 : Meningkatkan penguatan sistem ekonomi kerakyatan , aksesibilitas dan kemampuan ekonomi rakyat , dan penanggulangan kemiskinan.
Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan Meningkatkan Meningkatnya kegiatan Peningkatan Meningkatkan
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 40
pemerataan ekonomi masyarakat
keberdayaan masyarakat pemberdayaan masyarakat
pemberdayaan
masyarakat bidang fisik, ekonomi, sosial dan budaya
3) Misi 4 : Memantapkan dan meningkatkan kualitas pengelolaan prasarana dan sarana, sumber daya alam, penataan ruang dan lingkungan hidup.
Meningkatnya kualitas lingkungan hidup dan kenyamanan masyarakat Meningkatnya kapasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana di Kecamatan Sleman Meningkatkan penanganan bencana melalui pemberdayaan masyarakat Pelatihan serta sosialisasi kepada masyarakat dalam hal kebencanaan
2) Misi 5 : Meningkatkan kualitas budaya masyarakat dan kesetaraan gender yang proposional. Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan Mewujudkan pelestarian
budaya yang ada di masyarakat dan kerukunan masyarakat
Meningkatnya pengelolan budaya dan kerukunan masyarakat Peningkatan kerukunan dan ketertiban masyarakat Meningkatkan ketertiban masyarakat, pemeliharaan keamanan , peningkatan kerja sama dengan aparat keamanan Meminimalkan konflik
SARA
Memberdayakan FKDM dan FPK Desa dan Kecamatan Meningkatkan pemahaman masyarakat dalam wawasan kebangsaan Meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan kepada masyarakat dan generasi muda melalui upacara bendera
Meningkatkan
pelestarian budaya dan nilai tradisi
Memfasilitasi pelestarian seni dan budaya
tradisional yang ada di masyarakat
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 41
BAB V
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA , KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF
Untuk mewujudkan tujuan dan sasaran setiap misi disusun program-program pembangunan. Program yang ada di Rencana Strategis ini merupakan program pendukung dalam pencapaian kinerja Kecamatan Sleman. Rencana Program merupakan suatu proses bagi penentuan jenis dan jumlah sumber daya yang diperlukan suatu perencanaan rencana strategis.
Dalam rangka mengimplementasikan program Kecamatan Sleman yang telah ditetapkan, maka untuk dapat merealisasikannya perlu dilaksanakan kegiatan untuk periode tahun 2016 - 2021 yang mewadahinya. Selanjutnya, untuk mencerminkan visi menjadi suatu yang konkrit dan dapat diukur perlu adanya indikator kinerja. Adapun rincian program dan kegiatan 2016 – 2021 serta indikator kinerja adalah sebagai berikut :
Tabel 5.1
No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja
A Program pelayanan Administrasi
Perkantoran
Persentase pemenuhan layanan administrasi perkantoran
Kegiatan :
1 Penyediaan jasa administrasi keuangan Pembayaran tunjangan pengelola anggaran/bendahara, pembayaran tunjangan PPK, tunjangan verifikator dan tunjangan pejabat penatausahaan barang 2 Penyediaan makanan dan minuman rapat Makanan dan minuman rapat tamu 3 Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi Perjalanan dinas dalam daerah 4 Penyediaan bahan dan jasa administrasi
perkantoran
Penyediaan ATK Cetak dan jilid Penggandaan
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 42
Layanan surat menyurat Pengadaan gordyen 5 Penunjang pelayanan administrasi
perkantoran
Makanan dan minuman rapat dan tamu Rapat koordinasi dan konsultasi Penyediaan ATK
Cetak
Pengganadaan
Surat masuk, surat keluar ATK
Pembayaran langganan telepon Pembayaran langganan listrik Pembayaran langganan surat kabar Pembayaran langganan sampah Layanan surat menyurat
Pelayanan ATK untuk pelayanan terpadu kecamatan
6 Penyediaan jasa langganan Pembayaran langganan telepon Pembayaran langganan listrik Pembayaraan langganan surat kabar Pembayaran langganan sampah 7 Penyediaan jasa keamanan dan kebersihan
kantor
Pembayaran jasa keamanan Pembayaran jasa kebersihan Pembelian peralatan keamanan dan kebersihan
B Program peningkatan sarana dan
prasarana aparatur
Presentase sarana dan prasarana aparatur dalam kondisi baik
Kegiatan :
8 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor dan rumah dinas
Pemeliharaan gedung kantor Pemeliharaan rumah dina 9 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan
dinas/operasional
Pemeliharaan kendaraan roda 2 Pemeliharaan kendaraan roda 4 10 Pemeliharaan rutin /berkala perlengkapan
dan peralatan gedung kantor dan rumah dinas
Pemeliharaan mebelair
Pemeliharaan peralatan kantor Komponen instalasi listrik Komponen komputer Komponen AC
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 43
11 Pemeliharaan rutin/berkala gedung, kendaraan, peralatan , mesin dan mebelair
Pemeliharaan gedung kantor Pemeliharaan rumah dinas
Pemeliharan kendaraan dinas roda 2 Pemeliharaan kendaraan dinas roda 4 Pemeliharaan peralatan kantor Komponen AC
Pemeliharaan mebelair Pembelian BBM Komponen komputer Komponen AC
C Program peningkatan kapasitas sumber
daya aparatur
Presentase pengelolaan kepegawaian yang dilaksanakan tepat waktu
Kegiatan :
12 Pengelolaan kepegawaian Dokumen kepegawaian Pembinaan rokhani pegawai Pembinaan jasmani pegawai 13 Pengelolaan kepegawaian dan peningkatan
kapasitas pegawai
Dokumen kepegawaian Pembinaan rokhani pegawai Pembinaan jasmani pegawai
D Program peningkatan pengembangan
sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
Presentase pelaporan capaian kinerja dan keuangan dilaksanakan tepat waktu
Kegiatan :
14 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
Laporan bulanan Laporan Tahunan LAKIP RFK / TEPPA Dalev kebijakan Dalev pelaksanaan Dalev hasil
15 Penyusunan perencanaan kerja SKPD Dokumen rencana kerja SKPD RKA SKPD
RKA Perubahan SKPD DPA SKPD
DPA Perubahan SKPD 16 Penyusunan pengendalian dan evaluasi
perencanaan SKPD
Pengendalian dan evaluasi terhadap kebijakan
Pengendalian dan evaluasi terhadap kebijakan pelaksanaan
Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Sleman Tahun 2016-2021 44
Pengendalian dan evaluasi terhadap kebijakan hasil
E Program pemberdayaan masyarakat
untuk menjaga ketertiban dan keamanan
Jumlah kelompok jaga warga
17 Pengawasan dan Pengendalian Keamanan Jumlah Poskamling yang dipantau Jumlah linmas yang dibina
F Program pencegahan dini dan
penanggulangan korban bencana alam
Presentase kondisi sarana dan prasarana penanggulangan bencana baik
Jumlah masyarakat terlatih pada daerah rawan bencana
Kegiatan :
18 Pencegahan dan pengurangan resiko bencana
Pemantauan wilayah bencana
Pembinaan antisipasi penanggulangan bencana
G Program Penataan penguasaan,
pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah
Tertib administrasi pertanahan
Kegiatan :
19 Monitoring dan evaluasi tata guna tanah Laporan hasil monitoring dan evaluasi tata guna tanah
H Program Penataan Administrasi
Kependudukan
Cakupan penerbitan kartu keluarga
Cakupan penerbitan kartu tanda penduduk ( KTP) elektronik Cakupan penerbitan kutipan akta kelahiran
Cakupan penerbitan kutipan akta kematian
20 Peningkatan pelayanan publik dalam bidang Kependudukan
Jumlah KTP yang diproses selesai mak 3 hari
Jumlah KK yang diproses selesai mak 3 hari
Verifikasi data SIAK
Pembinaan, pemantauan dan
peningkatan pelayanan publik dan bidang kependudukan dan pencatatan sipil 21 Pelaksanaan kebijakan kependudukan Jumlah KTP yang diproses selesai mak 3
hari