• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 30 Januari 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 30 Januari 2017"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



OJK: NPL 2,93%, kredit naik 2% per Desember 2016.



Toba Sejahtera gabungkan anak usaha.



2016, PTPP kantongi laba bersih Rp 1,15 triliun.



Capitol Nusantara berhasil menekan kerugian.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

HSG  akhir  pekan  lalu  bergerak 

dalam rentang terbatas ditutup 

koreksi tipis 4,793 poin (0,09%) di 

5312,840.  Perdagangan  relatif 

sepi  di  tengah  banyak  bursa  ka‐

wasan  Asia  yang  libur  menyam‐

but  perayaan  Chinese  New  Year. 

Nilai  transaksi  harian  di  Pasar 

Reguler  hanya  mencapai  Rp4,3 

triliun  di  bawah  nilai  transaksi 

rata‐rata  harian  pekan  lalu  yang 

mencapai  Rp4,8  triliun.  Pada  saat 

bersamaan  resiko  pasar  global 

meningkat  menyusul  keputusan 

Trump  membangun  tembok  per‐

batasan  antara  AS  dan  Mexico 

yang  menyulut  ketegangan  dian‐

tara  dua  negara  tetangga  terse‐

but.  

 

Kebijakan  Trump  tersebut  mengkonfirmasi  kebijakannya  untuk 

mencegah  imigran  masuk  ke  AS  dan  melindungi  perekonomiannya  dari 

serbuan produk asing. Namun dilihat sepekan IHSG berhasil rebound 1,1% 

setelah  dua  pekan  sebelumnya  koreksi.  Rebound  IHSG  sepekan  kemarin 

seiring dengan pergerakan bullish pasar saham global dan kawasan. Secara 

keseluruhan,  rebound  IHSG  sepekan  kemarin  terutama  terimbas  market 

global menyusul respon positif atas sejumlah putusan yang diambil Trump 

pekan lalu. Sentimen positif juga turut digerakkan rilis laba 2016 sejumlah 

emiten. Sementara  Wall Street akhir pekan lalu bergerak konsolidasi  ber‐

variasi. Indeks DJIA dan S&P akhir pekan lalu koreksi tipis 0,04% dan 0,09% 

di 20093,78 dan 2294,69. Indeks Nasdaq menguat 0,10% di 5660,78. Pasar 

kecewa dengan data pertumbuhan ekonomi AS 4Q16 yang hanya tumbuh 

1,9% (qoq) di bawah perkiraan 2,1% dan kuartal sebelumnya 3,5%. Selama 

sepekan indeks DJIA dan S&P masing‐masing menguat 1,34% dan 1%.  

 

Melanjutkan perdagangan awal pekan ini menjelang akhir Januari, 

IHSG diperkirakan akan rawan koreksi lanjutan menyusul minimnya insen‐

tif positif di pasar di tengah meningkatnya resiko pasar saham global pasca 

putusan  Trump  terkait  kebijakan  imigrasi  AS  yang  baru.  Pasar  juga  akan 

digerakkan  dengan  sejumlah  rilis  laba  2016  sejumlah  emiten.  IHSG 

diperkirakan  bergerak  dengan  support  5280  dan  resisten  di  5330  rawan 

koreksi.   

S1 5280  S2 5250  R1 5330  R2 5350   

Index Last Chg % DJIA  20093.78  (7.13)  (0.04)  S&P 500  2294.69  (1.99)  (0.09)  FTSE 100  7183.40  29.36   0.41   CAC 40  4840.04  (20.12)  (0.41)  DAX  11814.27  (34.36)  (0.29)  NIKKEI 225  19467.40  21.62   0.11   HANGSENG  23360.78  (13.39)  (0.06)  STI  3064.85  9.30   0.30   SHENZHEN  1917.32  0.00   0.00   SHANGHAI  3159.17  0.00   0.00   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  53.20  (0.52)  (0.97)  CPO (RM/M.T)  3087.00  0.00   0.00   Gold (USD/T.oz)  1193.70  7.00   0.59   Nikel (USD/M.T  9420.00  (255.00)  (2.64)  Timah (USD/M.T)  19965.00  (485.00)  (2.37)  Coal (USD/M.T)  80.50  (3.30)  (3.94)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  13355.00  0.00   0.00   USD/EUR  1.070  0.00   0.19   JPY/USD  115.08  0.19   0.17   IDR/SGD  9332.59  (40.59)  (0.43)  IDR/AUD  10094.10  31.50   0.31   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  29.31  3914  (0.11)  (0.37)  Top Gainers IDR % Chg

BABP‐W2  100  42.90   30  PKPK  67  34.00   17  OMRE  290  25.00   58  ASJT  302  24.80   60  IKBI  348  20.00   58 

Top Losers IDR % Chg

TRIS‐W  20  (25.90)  (7) 

BABP‐W  6  (25.00)  (2) 

MGNA‐W  22  (12.00)  (3) 

MGNA  134  (10.10)  (15) 

CANI  650  (7.10)  (50)  Top Value IDR % (miliar)

BUMI  505  6.10   753 B  BRMS  134  9.80   727 B  BBNI  5,750  2.70   688 B  MYRX  156  (1.30)  371 B  TLKM  3,890  (1.30)  368 B 

Top Volume IDR % (juta)

BRMS  134  9.80   5,449.916  ELTY  56  7.70   5,311.136  ENRG  70  6.10   3,790.504  DEWA  89  6.00   2,632.595  MYRX  156  (1.30)  2,341.918  IHSG 5,312.84 Change (4.79) Change (%) (0.09) Change (%/ytd) 0.30

Total Value (IDR triliun) 5.508 Total Volume (miliar saham) 17.284 Net Foreign Buy (IDR miliar) 380.000

(2)

News Update

2



OJK: NPL 2,93%, kredit naik 2% per Desember 2016. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, saat ini, rasio kredit bermasalah perbankan atau Non Performing Loan (NPL) mengalami penurunan meski tidak begitu kencang. Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad mengatakan per akhir Desember 2016 NPL perbankan mencapai level 2,93%. Jika merujuk pada bulan sebelumnya, per November 2016 tercatat NPL perbankan menyentuh angka 3,1%. Sementara, jika dibandingkan dengan akhir tahun 2015 lalu, raihan di akhir 2015 masih terbilang stabil yakni di level 2,4%. Muliaman mengatakan, penurunan NPL tahun lalu dipengaruhi oleh peningkatan penyaluran kredit. Adapun secara total kredit perbankan, di tahun 2016 tumbuh sekitar 7% hingga 8%. "NPL rendah karena di akhir tahun (Desember) kredit tumbuh cukup tinggi, sekitar 2% di bulan Desember 2016 saja," ujar Muliaman saat ditemui di kantornya. Selain kredit yang tumbuh cukup deras di bulan Desember tahun lalu, laju NPL juga berhasil di tekan karena perbankan mampu mengelola kredit dengan baik. Artinya, pihak perbankan sudah bisa menghitung dan memitigasi dengan baik potensi pertumbuhan kredit bermasalah. "Mudah-mudahan tahun ini bisa di bawah 3%," ujar Muliaman. (Kontan)



Toba Sejahtera gabungkan anak usaha. Anak usaha PT Toba Sejahtera, PT Toba Pengembang Sejahtera (TPS) berencana melakukan penggabungan usaha dengan PT Toba Karya Sejatera (TKS), dimana TKS akan menjadi pihak yang menggabungkan diri. Berdasarkan prospektus yang diterbitkan akhir pekan ini menyampaikan TKS merupakan perusahaan yang dimiliki 99% sahamnya oleh TPS. Hal ini dilakukan supaya manajemen perusahaan lebih efektif dan efisien. Rencananya tangal efektif penggabungan 1 Maret 2017. "Penggabungan usaha ini dalam rangka meningkatkan kinerja Toba Pengembang Sejahtera. Kemudian untuk efisiensi dan efektif manajemen perusahaan," tulis manajemen TPS dalam prospektus. Selain itu, yang menjadi latar belakang merger ini yaitu karena TPS dan TKS merupakan perusahaan yang sama-sama bergerak di bidang pembangunan properti. Dan saat ini antara TPS dam TKS sedang menggarap proyek sama-sama yaitu proyek properti Sopodel. Penggabungan ini akan memperkuat posisi TPS sebagai perusahaan hasil penggabungan dalam bisnis properti terutama dalam mencapai visi perusahaan. Kemudian meningkatkan daya saing perusahaan hasil penggabungan dalam bisnis properti. Pelaksanaan penggabungan akan dilaksanakan dengan meningkatkan modal disetor ditempatkan perusahaan hasil penggabungan. Peningkatkan modal disetor dan ditempatkan dilakukan sebagai akibat dari konversi saham-saham milik pemegang saham perusahaan hasil penggabungan. (Kontan)



2016, PTPP kantongi laba bersih Rp 1,15 triliun. Sepanjang tahun 2016, PT PP Tbk berhasil mencetak pertumbuhan kinerja yang cukup signifikan. Perusahaan konstruksi ini membukukan laba bersih Rp 1,15 triliun atau tumbuh 36% dibanding periode yang sama tahun 2015 yakni Rp 845,6 miliar. Tumiyana, Direktur Utama PTPP mengatakan pertumbuhan laba bersih tersebut merupakan konsistensi perseroan untuk terus mencetak pertumbuhan. "Sejak tahun 2012, rata-rata pertumbuhan laba bersih kita selalu di atas 30%," kata Tumiyana dalam keterangan resminya. Kendati laba bersih tumbuh, namun pendapatan PTPP sedikit menurun. Pendapatan perusahaan pelat merah ini tahun lalu hanya mencapai Rp 17,6 triliun atau turun 8% dari tahun 2015 yang mencapai Rp 19,13 triliun. Tahun ini, PTPP menargetkan baik pendapatan dan laba bersih mereka bisa tumbuh 40%-50% dibandingkan pencapaian tahun 2016. Sementara mengawali tahun 2017, performa perolehan kontrak baru PTPP cukup menggembirakan. Belum genap satu bulan berjalan, Perusahaan sudah berhasil mengantongi kontrak baru sebesar Rp 4,3 triliun. Pencapaian tersebut diperoleh hanya dalam tiga bulan pertama Januari ini. Angka tersebut meningkat hingga 306% dibanding perolehan kontrak anyar pada periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp 1,1 triliun. Tumiyana mengatakan, kontrak baru tersebut didapat dari tiga proyek infrastruktur yakni paket rekonstruksi/peningkatan struktur jalan Karangnongko-Wangon senilai Rp 1,19 triliun, proyek jalan tol Cisumdawu senilai Rp 1,5 triliun dan Bangkai GT/GE Power Plant Stage 2 140 Megawatt di Kalimantan Tengah senilai Rp 1,7 triliun. (Kontan)



Capitol Nusantara berhasil menekan kerugian. PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) kembali mengalami rugi di tahun 2016. Dalam laporan keuangan perseroan diketahui, kerugian yang diderita CANI tahun lalu sebesar US$ 2,67 juta. Angka ini lebih baik jika dibanding tahun 2015 di mana jumlah kerugiannya sebesar US$ 3,35 juta. Penyebab turunnya rugi yang diderita perusahaan dikarenakan beban pokok pendapatan yang juga turun tajam. Sekadar informasi saja, pendapatan tahun kemarin yaitu US$ 2,51 juta, sedangkan pendapatan tahun 2015 sebesar US$ 2,54 juta. "Turunnya rugi karena beban pokok pendapatan turun yaitu US$ 5,19 juta pada 2016 sedangkan pada tahun 2015 beban pokoknya yaitu US$ 5,90 juta," ujar Manajemen. Kemudian posisi kas dan bank juga mengalami penurunan sebesar US$ 39.469 kebanyakan disebabkan oleh kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar US$ 756.581. Kemudian yang di set-off dengan kas neto yang diperoleh dari aktivitas investasi dan pendanaan masing-masing sebesar US$ 611.333 dan US$ 103.867, serta dampak selisih kurs. Kemudian, dalam laporan tersebut, piutang nonusaha-bersih dari pihak ketiga mengalami kenaikan menjadi US$ 59.763 akibat meningkatnya klaim kas bon oprasional karyawan. Lalu, ada juga penurunan aset keuangan tidak lancar sebesar US$ 636.431 disebabkan oleh pencairan keseluruhan dana yang dibatasi. Selanjutnya, ada penurunan aset tidak lancar lainnya sebesar US$ 181.619 yang disebabkan beban amortisasi dari biaya docking. Kenaikan utang pajak sebesar US$ 124.046, kenaikan utang nonusaha sebesar US$ 505.518 dan penurunan bagian lancar pinjaman bank jangka panjang sebesar US$ 2,4 juta. (Kontan)

(3)

Stock Picks

3

PGAS 2750‐2900. 

Harga saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) bergerak bullish akhir pekan lalu tutup 

di Rp2800. Pergerakannya membentuk pola bullish continuation setelah terbentuk dua candle long white 

menembus Rp2750, sebagai resisten sederhana sejak pertengahan Januari lalu. Peluang penguatan lanju‐

tan akan menguji resisten di Rp2900, sedangkan support bergeser ke Rp2750. Sinyal diperbolehkannya im‐

por  gas  bumi  oleh  pemerintah  akan  menguntungkan  perseroan  karena  memiliki  peluang  mendapatkan 

harga  jual  gas  yang  lebih  murah  ketimbang  membeli  dari  produsen  gas  lokal.  Dari  sisi  kinerja,  sepanjang 

sembilan bulan pertama 2016 lalu (9M16) pendapatan bersih tumbuh tipis 0,8% mencapai USD2,15 miliar 

dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar  USD2,14 miliar. Peningkatan pendapatan perseroan teru‐

tama  diperoleh  dari  hasil  kontribusi  beroperasinya  pipa  transmisi  gas  bumi  Kalija  I  yang  dioperasikan  PT 

Kalimantan Jawa Gas dan hasil kontribusi penjualan gas dari sektor hulu melalui SEI. Selama periode 9M16 

perseroan menyalurkan gas bumi sebesar 1595 MMSCFD, naik 2,5% dari 1556 MMSCFD periode yang sama 

tahun lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 793 MMSCFD dari distribusi gas naik dari 789 MMSCFD periode 

yang sama tahun lalu. Sedangkan volume transmisi gas bumi sebesar 802 MMSCFD naik dari 767 MMSCFD 

periode  yang  sama  tahun  sebelumnya.  Sepanjang  sembilan  bulan  pertama  2016,  infrastuktur  pipa  gas 

perseroan bertambah sepanjang lebih dari 241 km dan saat ini mencapai lebih dari 7267 km atau setara 

78%  pipa  gas  bumi  hilir  nasional.  EBITDA  perseroan  9M16  tumbuh  4,42%  mencapai  USD641,51  juta  ber‐

banding  USD614,34  juta  di  periode  yang  sama  2015.  Laba  bersih  9M16  turun  21%  (yoy)  mencapai 

USD241,99  juta  berbanding  USD306,32  juta.  Turunnya  laba  bersih  terutama  disebabkan  naiknya  beban 

pokok hingga 3,87%, beban keuangan naik 7,9% dan rugi kurs mencapai USD56,20 juta dibandingkan pe‐

riode yang sama 2015 yang menderita rugi kurs USD14,96 juta. Kondisi saat ini dimana dolar AS cenderung 

menguat  atas  sejumlah  mata  uang  asing  akan  menguntungkan  perseroan.  Pendapatan  bersih  perseroan 

2016 lalu diperkirakan mencapai USD2,87 miliar atau turun 6,5% dibandingkan 2015 sebesar USD3,07 mil‐

iar. Sedangkan laba bersih diperkirakan mencapai USD324,52 juta atau turun 19,11% dari tahun 2015 sebe‐

sar  USD401,20  juta.  Hal  ini  dikarenakan  tertekannya  marjin  menjadi  11,3%  dari  13%  di  2015.  EPS  2016 

diperkirakan  USD0,0134.  Dengan  kurs  1USD=Rp13350,  EPS  2016  setara  Rp178,7.  Tahun  ini,  diperkirakan 

pendapatan  bersih  naik  10%  mencapai  USD3,16  miliar.  Sedangkan  laba  bersih  diperkirakan  mencapai 

USD426,47 juta atau naik 31,4%. Ini mencerminkan EPS proyeksi tahun ini sebesar USD0,017 atau setara 

Rp227  dengan  kurs  1USD=Rp13350.  Harga  sahamnya  diperkirakan  berpeluang  ditransaksikan  dengan  PE 

14x (E/17) atau mencapai Rp3178. Dari harga saat ini ada ruang penguatan 13,5%. Trading Buy, SL 2500         

 

 

(4)

4

Stock Picks

PTBA  10800‐11400. 

Setelah  tertekan  sepekan  terakhir,  harga  saham  emiten  batubara  PT  Tambang 

Batubara  Bukit  Asam  Tbk  (PTBA)  akhir  pekan  lalu  berhasil  rebound  terbatas  tutup  di  Rp10825  setelah 

sempat  mencapai  Rp11075.  Support  saat  ini  di  kisaran  Rp10650  hingga  Rp10800.  Sedangkan  peluang 

rebound  lanjutan  dengan  pendekatan  Fibonacci  Retracement  (FR)  akan  menguji  resisten  di  Rp11400. 

Pergerakan  harga  sahamnya  dalam  waktu  dekat  akan  dipengaruhi  rilis  laba  2016.  Dari  sisi  kinerja, 

sepanjang 9M16  kinerja  pendapatan  dan laba  bersih perseroan  di bawah perkiraan awal akibat kenaikan 

beban pokok penjualan 0,77% (yoy) dan beban penjualan dan pemasaran 1,5% (yoy) yang membuat marjin 

kotor  tertekan  menjadi  24,35%  dari  periode  yang  sama  tahun  sebelumnya  28,22%.  Begitu  juga  dengan 

marjin  usaha  yang  tertekan  menjadi  13,29%  dari  17,12%.  Penjualan  sepanjang  9M16  turun  4,4%  (yoy) 

mencapai  Rp10  triliun  dibandingkan  Rp10,5  triliun  periode  yang  sama  tahun  lalu.  Sedangkan  laba  bersih 

turun  30%  mencapai  Rp1,05  triliun  dibandingkan  Rp1,5  triliun  periode  yang  sama  2015.  Marjin  bersih 

tertekan menjadi 10,47% dari 14,34%. Bila dilihat secara kuartalan (qoq), penjualan di 3Q16 tumbuh 2,1% 

mencapai Rp3,3 triliun dibandingkan 2Q16 Rp3,2 triliun namun dibandingkan 3Q15 turun 17,7% (yoy). Laba 

bersih 3Q16 turun 10,34% (qoq) menjadi Rp339,96 miliar dari Rp379 miliar di 2Q16 dan turun 52% (yoy) 

dibandingkan  3Q15  sebesar  Rp710,41  miliar.  Dengan  pencapaian  hingga  3Q16  tersebut  diperkirakan 

penjualan  2016  hanya  mencapai  Rp13,39  triliun  turun  2,5%  (yoy)  dari  2015  sebesar  Rp13,73  triliun. 

Sedangkan laba bersih 2016 diperkirakan hanya mencapai Rp1,45 triliun turun 28,63% dibandingkan 2015 

sebesar  Ro2,03  triliun.  EPS  2016  diperkirakan  Rp630,58  turun  dari  perkiraan  awal  Rp990.  Untuk  proyeksi 

tahun  ini  diperkirakan  penjualan  berpeluang  tumbuh  16%  mencapai  Rp15,53  triliun  dengan  dukungan 

penguatan harga batubara dunia dan peningkatan volume penjualan. Sedangkan laba bersih diperkirakan 

tumbuh  60%  mencapai  Rp2,33  triliun  dengan  EPS  proyeksi  2017  sebesar  Rp1011,22.  Harga  saham 

perseroan  dalam  kondisi  pasar  bullish  berpeluang  ditransaksikan  dengan  PE  tertinggi  sekitar  14‐15x. 

Dengan PE 14x peluang harga sahamnya diperkirakan ke Rp14157. Maintain Buy, SL 10500       

 

(5)

5

Stock Picks

BBNI  5525‐5900. 

Harga  saham  Bank  Negara  Indonesia  Tbk  (BBNI)  dalam  dua  sesi  perdagangan  terakhir  berhasil 

rebound di tengah tren konsolidasi pergerakan harganya. Harga sahamnya akhir pekan lalu berhasil tutup di Rp5750, 

level tertingginya sejak 9 September 2016 lalu. Penguatan harga sahamnya merespon pencapaian labanya 2016 lalu 

yang  mencatatkan  pertumbuhan  laba  25%  (yoy)  mencapai  Rp11,34  triliun.  Secara  kuartalan  laba  bersih  4Q16 

mencapai Rp3,62 triliun naik 8% (qoq) dibandingkan kuartal sebelumnya Rp3,35 triliun. Pertumbuhan laba ini di atas 

rata‐rata  industri  yang  diperkirakan  tumbuh  10%.  Pertumbuhan  laba  bersih  ditopang  pertumbuhan  pendapatan 

bunga  bersih  (NII)  17,4%  (yoy)  mencapai  Rp29,99  triliun  dan  pendapatan  non‐bunga  (fee  based  income)  sebesar 

23,1% mencapai Rp8,59 triliun. Kredit tahun lalu tumbuh 20,6% (yoy) mencapai Rp393,28 triliun. Tahun ini perseroan 

menargetkan  kredit  tumbuh  berkisar  15%‐17%.  Penyaluran  kredit  perseroan  2016  lalu  terutama  dimotori  kredit 

korporasi  yang  tumbuh  21%  menjadi  Rp95,8  triliun  dan  kredit  kepada  BUMN  yang  tumbuh  33,3%  menjadi  Rp78,3 

triliun.  Penyaluran  kredit  pada  segmen  business  banking  terutama  didorong  kredit  di  sektor  infrastruktur  yang 

tumbuh 47%. Total aset BBNI tumbuh 18,6% (yoy) menjadi Rp603,03 triliun. Sedangkan DPK tumbuh 17,6% menjadi 

Rp435,55  triliun.  Pertumbuhan  DPK  diiringi  peningkatan  porsi  dana  murah  (CASA)  yang  mencapai  64,6%  dari  total 

DPK naik dibandingkan akhir 2015 sebesar 61,1% DPK. Biaya dana terjaga pada level 3,1%. Tahun ini perseroan akan 

menjaga marjin bunga bersih (NIM) di 6%. Tahun lalu NIM perseroan 6,2% turun dari 6,4% tahun sebelumnya. Biaya 

kredit tahun ini diharapkan turun menjadi 1,8% dari 2% tahun lalu. Target laba tahun ini diharapkan tumbuh double 

digit.  Tahun  ini  NPL  gross  perseroan  diharapkan  turun  di  kisaran  2,8%‐2,9%.  Biaya  pencadangan  tahun  ini  Rp7,85 

triliun naik dari tahun sebelumnya Rp7,34 triliun.

 H

arga sahamnya saat ini relatif murah karena hanya ditransaksikan 

dengan  PBV  1,24x  dibandingkan  rata‐rata  harga  saham  perbankan  saat  ini  dengan  kelas  aset  yang  sama 

ditransaksikan dengan rata‐rata PBV 2x. Harga sahamnya sebelumnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan 

PBV 1,7x atau Rp7865 dalam kondisi pasar bullish. Maintain Buy, SL 5350       

Senin, 30 Januari 2017

Saham Pilihan

TLKM 3800-4000 BoW, SL 3770

BBCA 15200-15550 SoS, SL 14500

BMRI 10900-11200 BoW, SL 10800

BBTN 1900-1960 TB, SL 1890

KRAS 740-800 TB, SL 730

BEST 318-330 SoS, SL 304

BUMI 476-525 SoS, SL 470

(6)

Stock View

6

Senin, 30 Januari 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5312.84  5323.93  5335.02  5299.50  5286.17 

               PERKEBUNAN AALI  15800  15,900.00  16,000.00  15,725.00  15,650.00  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  342  348.00  354.00  334.00  326.00                LSIP  1600  1,623.33  1,646.67  1,583.33  1,566.67  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  1990  2,003.33  2,016.67  1,963.33  1,936.67                SIMP  510  516.67  523.33  506.67  503.33  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  69  71.33  73.67  66.33  63.67               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1725  1,733.33  1,741.67  1,708.33  1,691.67  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  505  514.67  524.33  485.67  466.33                DEWA  89  93.00  97.00  84.00  79.00  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  1985  2,000.00  2,015.00  1,960.00  1,935.00                ITMG  14525  14,708.33  14,891.67  14,283.33  14,041.67  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  10825  11,000.00  11,175.00  10,725.00  10,625.00  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  750  771.67  793.33  736.67  723.33               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  136  140.00  144.00  134.00  132.00               

ELSA  442  455.33  468.67  435.33  428.67  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  70  72.67  75.33  66.67  63.33               

ESSA  1460  1,460.00  1,460.00  1,460.00  1,460.00               

MEDC  1375  1,406.67  1,438.33  1,356.67  1,338.33               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  805  811.67  818.33  796.67  788.33  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  2340  2,370.00  2,400.00  2,320.00  2,300.00  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  985  1,003.33  1,021.67  973.33  961.67  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  15900  16,008.33  16,116.67  15,683.33  15,466.67  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  900  903.33  906.67  898.33  896.67  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  9225  9,291.67  9,358.33  9,141.67  9,058.33  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  115  117.00  119.00  114.00  113.00                JPRS  138  138.00  138.00  138.00  138.00                KRAS  765  788.33  811.67  733.33  701.67                PAKAN TERNAK CPIN  3160  3,190.00  3,220.00  3,140.00  3,120.00                JPFA  1685  1,705.00  1,725.00  1,665.00  1,645.00  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44  OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  8100  8,141.67  8,183.33  8,041.67  7,983.33  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71 

GJTL  1110  1,130.00  1,150.00  1,095.00  1,080.00               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8550  8,650.00  8,750.00  8,450.00  8,350.00                INDF  8000  8,058.33  8,116.67  7,933.33  7,866.67                MYOR  1760  1,766.67  1,773.33  1,751.67  1,743.33                ROTI  1525  1,545.00  1,565.00  1,515.00  1,505.00                GGRM  62800  63,466.66  64,133.33  62,416.66  62,033.33                INAF  2470  2,530.00  2,590.00  2,440.00  2,410.00  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2150  2,186.67  2,223.33  2,126.67  2,103.33  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1480  1,498.33  1,516.67  1,468.33  1,456.67               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  222  225.33  228.67  219.33  216.67                ASRI  388  394.00  400.00  384.00  380.00                BKSL  90  91.00  92.00  89.00  88.00                BSDE  1860  1,871.67  1,883.33  1,851.67  1,843.33  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1065  1,085.00  1,105.00  1,040.00  1,015.00                CTRA  1315  1,331.67  1,348.33  1,301.67  1,288.33                CTRP  690  690.00  690.00  690.00  690.00                CTRS  2710  2,710.00  2,710.00  2,710.00  2,710.00                ELTY  56  58.00  60.00  53.00  50.00                KIJA  290  292.00  294.00  286.00  282.00                MDLN  334  338.00  342.00  330.00  326.00  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2100  2,133.33  2,166.67  2,083.33  2,066.67  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  86  89.33  92.67  84.33  82.67                PTPP  3450  3,506.67  3,563.33  3,416.67  3,383.33  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  615  618.33  621.67  613.33  611.67                TOTL  770  775.00  780.00  765.00  760.00                WIKA  2460  2,493.33  2,526.67  2,443.33  2,426.67  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2800  2,833.33  2,866.67  2,733.33  2,666.67  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1515  1,531.67  1,548.33  1,501.67  1,488.33                JSMR  4220  4,246.67  4,273.33  4,196.67  4,173.33  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  2870  2,923.33  2,976.67  2,813.33  2,756.67  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  6200  6,233.33  6,266.67  6,183.33  6,166.67                TLKM  3890  3,913.33  3,936.67  3,873.33  3,856.67  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  340  344.67  349.33  336.67  333.33  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  360  362.00  364.00  356.00  352.00                WINS  248  250.67  253.33  242.67  237.33  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  695  713.33  731.67  683.33  671.67                BANK BBCA  15400  15,583.33  15,766.67  15,183.33  14,966.67  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  610  613.33  616.67  608.33  606.67  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  5750  5,841.67  5,933.33  5,616.67  5,483.33  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  11725  11,758.33  11,791.67  11,683.33  11,641.67  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  1925  1,935.00  1,945.00  1,910.00  1,895.00  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  4270  4,326.67  4,383.33  4,166.67  4,063.33  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  2300  2,346.67  2,393.33  2,246.67  2,193.33  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  10975  11,016.67  11,058.33  10,941.67  10,908.33  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  955  968.33  981.67  948.33  941.67  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6700  6,816.67  6,933.33  6,591.67  6,483.33  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  346  347.33  348.67  343.33  340.67                UNTR  22600  22,958.33  23,316.67  22,258.33  21,916.67  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5275  5,308.33  5,341.67  5,208.33  5,141.67                RALS  1360  1,381.67  1,403.33  1,336.67  1,313.33               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1730  1,743.33  1,756.67  1,703.33  1,676.67               

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  134  143.67  153.33  121.67  109.33               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta    PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam   

TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Jalan A. Yani Tromol Pos 1,

Pabelan Kartasura, Surakarta,

Jawa Tengah 57162

(0271) 717417

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Mekanisme yang terlibat adalah mulai tidak normalnya fungsi pembuluh darah secara normal pada lansia, penignkatan kadar protein darah yang rendah, fungsi pompa

Sesuai dengan teori tektonik  lempeng, Nusa Tenggara dapat dibagi menjadi menjadi 4 struktur tektonik yaitu busur belakang yang terletak di laut Flores, busur dalam

Sebaliknya dalam melangsungkan perkawinan nyentana, keluarga perempuan relatif lebih sibuk karena berbagai hal yang harus disiapkan dan dilaksanakan terkait dengan

Shalat dhuhur dan shalat dhuha di SMPN 4 Trenggalek ini dilaksanakan secara klasikal sesuai waktu yang di jadwalkan, yang mana kegiatan ini dimasukkan dalam

Perilaku sudut roll tanpa gangguan ekternal ditunjukkan gambar 4.22, berdasarakan perilaku sudut roll tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kontroler yang

Pengguna mobil pribadi yang menggunakan CNG sebagai bahan bakar akan memperoleh biaya penghematan sebesar Rp 20.688 perhari per unit kendaraan jika beralih

Pedoman Pengujian Lapang dalam Rangka Penerbitan Surat Nomor Pendaftaran Obat Ikan disusun untuk memberikan penjelasan kepada pelaksana uji lapang dan pelaku usaha

Hasil survey tikus tidak menemukan tikus yang positif cacing schistosoma (prevalensi 0%) dan hasil survey tinja hewan mamalia juga tidak ditemukan telur cacing schistosoma