• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH EPIDEMIOLOGI UKURAN ASOSIASI KHU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MAKALAH EPIDEMIOLOGI UKURAN ASOSIASI KHU"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Nova Annisa,S.Si,MS
  • Pengajar:
    • Dr. Qomariyatus Sholihah,Dipl.hyp,ST.,M.Kes
  • Sekolah: Universitas
  • Mata Pelajaran: Epidemiologi
  • Topik: Makalah Epidemiologi Ukuran Asosiasi (Khusus) Penyakit Diare Di Wilayah Dalam Pagar
  • Tipe: makalah
  • Tahun: 2015
  • Kota: Banjarbaru

I. Pendahuluan

Bab Pendahuluan makalah ini memberikan latar belakang pentingnya studi epidemiologi, khususnya dalam menganalisis ukuran asosiasi penyakit diare. Latar belakang menjelaskan konteks masalah kesehatan masyarakat terkait diare di wilayah Dalam Pagar, menekankan urgensi penelitian untuk memahami distribusi dan faktor-faktor yang berkontribusi pada penyebaran penyakit. Rumusan masalah diformulasikan dengan jelas, menargetkan identifikasi penyebab diare dan perhitungan rasio penyakit. Tujuan penelitian, baik umum maupun khusus, diuraikan secara rinci, menitikberatkan pada pengukuran asosiasi penyakit diare dan faktor-faktor penyebabnya. Terakhir, manfaat penelitian dijelaskan dengan menekankan kontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat, penyediaan sumber informasi bagi mahasiswa, serta peningkatan pemahaman akan pentingnya kesehatan lingkungan dan pencegahan diare.

1.1 Latar Belakang Masalah

Bagian ini memberikan gambaran menyeluruh tentang epidemiologi sebagai ilmu yang mempelajari distribusi dan determinan kesehatan masyarakat. Penjelasan mengenai konsep penyebab dan proses terjadinya penyakit, menekankan interaksi antara manusia, agen penyebab, dan lingkungan. Di sini dijelaskan pentingnya memahami frekuensi masalah kesehatan dan bagaimana ukuran asosiasi berperan dalam mengungkap hubungan antara faktor risiko dan penyakit. Pentingnya studi kasus diare di wilayah Dalam Pagar dijabarkan, menghubungkan pencemaran sungai dengan peningkatan risiko diare dan dampaknya pada kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Makalah ini menggunakan pendekatan epidemiologi untuk menganalisis distribusi dan determinan penyakit diare, menekankan pentingnya intervensi untuk mengurangi beban penyakit ini.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah difokuskan pada dua pertanyaan utama: bagaimana mengidentifikasi penyebab diare di wilayah Dalam Pagar dan bagaimana menghitung rasio penyakit diare. Pertanyaan ini secara langsung berkaitan dengan tujuan utama makalah, yaitu untuk mengukur asosiasi antara faktor risiko dan kejadian diare. Dengan demikian, rumusan masalah ini mengarahkan penelitian untuk mencapai pemahaman yang komprehensif tentang distribusi dan determinan penyakit diare.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan umum penelitian adalah untuk mengetahui ukuran asosiasi penyakit diare dan penyebabnya. Tujuan khusus lebih spesifik, meliputi identifikasi tingkat penyakit diare di Dalam Pagar dan analisis hubungan antara diare dengan kondisi lingkungan serta perilaku sehari-hari masyarakat. Tujuan-tujuan ini terstruktur dan terarah, memastikan bahwa penelitian mencakup aspek-aspek penting untuk mencapai pemahaman yang komprehensif tentang epidemiologi diare di lokasi studi. Kerangka tujuan yang terstruktur ini menunjukkan perencanaan penelitian yang sistematis dan terarah.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian diuraikan dari beberapa perspektif. Pertama, bagi masyarakat, hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan diri dan lingkungan. Kedua, bagi mahasiswa, penelitian ini berfungsi sebagai sumber informasi dan referensi akademik. Ketiga, penelitian ini memberikan informasi tentang pentingnya kesehatan lingkungan. Keempat, penelitian ini berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya pencegahan dan penanggulangan diare. Manfaat yang teridentifikasi ini menunjukan relevansi praktis dan akademis dari penelitian yang dilakukan.

II. Tinjauan Pustaka

Bab Tinjauan Pustaka memberikan landasan teori yang kuat untuk penelitian. Bab ini meninjau berbagai definisi epidemiologi dari berbagai ahli dan lembaga, memberikan pemahaman menyeluruh tentang konsep dan ruang lingkup epidemiologi. Diskusi tentang berbagai model epidemiologi, seperti model segitiga epidemiologi, memberikan kerangka kerja analitis untuk memahami interaksi antara manusia, agen, dan lingkungan dalam konteks penyakit diare. Berbagai jenis penelitian epidemiologi, seperti kohort dan kasus-kontrol, dijelaskan secara detail, termasuk kelebihan dan kekurangan masing-masing desain. Bab ini juga membahas berbagai ukuran asosiasi, seperti risiko relatif dan rasio odds, serta penggunaannya dalam analisis data epidemiologi. Tinjauan pustaka yang komprehensif ini membangun fondasi yang kuat untuk interpretasi hasil penelitian.

III. Metode Penelitian

Bab ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan secara terperinci. Ini meliputi rancangan penelitian, populasi dan sampel, instrumen penelitian, variabel penelitian, lokasi dan waktu penelitian, prosedur penelitian, pengumpulan dan pengolahan data, analisis data, serta anggaran penelitian. Penjelasan yang detail mengenai kerangka konseptual dan hipotesis penelitian menunjukkan perencanaan yang matang dan sistematis. Penjelasan tentang metode analisis data, khususnya penggunaan ukuran asosiasi, sangat penting untuk menilai validitas dan keandalan hasil penelitian.

3.1 Metodologi Penelitian

Bagian ini memberikan gambaran menyeluruh tentang desain penelitian yang digunakan, termasuk perincian tentang rancangan penelitian yang dipilih (misalnya, kohort atau kasus-kontrol), alasan pemilihan desain tersebut, dan bagaimana desain tersebut sesuai dengan tujuan penelitian. Penjelasan ini mencakup bagaimana populasi dan sampel dipilih, serta bagaimana ukuran sampel ditentukan untuk memastikan representasi yang memadai dan kekuatan statistik yang cukup. Bagian ini juga menjelaskan bagaimana data dikumpulkan dan diolah, termasuk metode pengumpulan data (misalnya, wawancara, survei, catatan medis), serta teknik-teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data.

3.1.1 hingga 3.1.10

Sub-bagian ini memberikan penjelasan terperinci tentang setiap aspek metodologi penelitian, termasuk perincian mengenai populasi dan sampel yang digunakan, instrumen pengumpulan data, variabel yang diteliti, lokasi dan waktu penelitian, prosedur pengumpulan data, metode pengolahan data, teknik analisis data (termasuk penggunaan ukuran asosiasi seperti risiko relatif dan rasio odds), anggaran penelitian, serta kerangka konseptual dan hipotesis penelitian. Detail metodologi yang menyeluruh ini penting untuk memastikan transparansi dan reproduksibilitas penelitian.

IV. Hasil dan Pembahasan

Bab ini menyajikan hasil penelitian dan interpretasinya. Hasil penelitian disajikan secara sistematis, biasanya dalam bentuk tabel dan grafik, yang memudahkan pemahaman. Pembahasan mengkaji hasil penelitian dalam konteks tinjauan pustaka dan metodologi yang digunakan. Analisis hasil penelitian yang mendalam, termasuk interpretasi ukuran asosiasi yang diperoleh, merupakan bagian penting dari bab ini. Pembahasan juga perlu menjelaskan keterbatasan penelitian dan implikasinya terhadap hasil yang diperoleh.

4.1 Hasil Penelitian

Bagian ini memaparkan secara ringkas dan sistematis temuan-temuan penelitian yang telah dilakukan. Data yang disajikan biasanya berupa data statistik deskriptif, misalnya mengenai prevalensi diare di wilayah Dalam Pagar, karakteristik demografi penduduk, dan faktor-faktor risiko yang diidentifikasi. Data kuantitatif disajikan dengan jelas dan ringkas, biasanya dalam bentuk tabel dan grafik, disertai dengan penjelasan yang mudah dipahami. Presentasi hasil penelitian yang sistematis ini merupakan kunci untuk memudahkan pembaca dalam memahami temuan-temuan penelitian.

4.2 Pembahasan

Bagian ini menafsirkan temuan-temuan penelitian dalam konteks literatur yang relevan dan kerangka teoritis yang telah dibahas dalam bab Tinjauan Pustaka. Pembahasan harus menjelaskan makna dari temuan-temuan penelitian, misalnya mengenai hubungan antara faktor risiko (seperti kondisi sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat) dan kejadian diare di wilayah Dalam Pagar. Analisis mendalam mengenai ukuran asosiasi (misalnya, risiko relatif) dilakukan untuk menentukan kekuatan hubungan antara faktor risiko dan kejadian penyakit. Pembahasan juga membahas keterbatasan penelitian dan implikasinya terhadap interpretasi hasil.

V. Kesimpulan dan Saran

Bab Kesimpulan dan Saran merangkum temuan utama penelitian dan memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya serta implikasi kebijakan. Kesimpulan harus mencerminkan hasil analisis yang telah dilakukan dan menjawab pertanyaan penelitian yang telah dirumuskan. Saran diberikan berdasarkan temuan penelitian dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang epidemiologi diare serta menginformasikan intervensi yang efektif. Bab ini menyimpulkan esensi makalah dan memberikan arahan untuk pengembangan penelitian di masa depan.

5.1 Kesimpulan

Bagian ini merangkum secara ringkas temuan-temuan utama penelitian. Kesimpulan harus menjawab pertanyaan penelitian yang telah dirumuskan di bab pendahuluan. Kesimpulan harus disusun secara logis dan terstruktur, berdasarkan bukti empiris yang telah disajikan dalam bab Hasil dan Pembahasan. Kesimpulan yang ringkas dan padat akan membantu pembaca dalam memahami esensi dari penelitian yang telah dilakukan.

5.2 Saran

Bagian ini memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya dan implikasi kebijakan. Saran-saran yang diberikan harus didasarkan pada temuan-temuan penelitian dan relevan dengan konteks masalah yang dikaji. Saran dapat mencakup pengembangan program intervensi untuk mengurangi kejadian diare, peningkatan kualitas penelitian di masa mendatang, dan pengembangan kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih efektif. Saran-saran yang konstruktif dan terarah dapat memberikan kontribusi yang bermakna bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan masyarakat.

VI.Daftar Pustaka

Daftar Pustaka mencantumkan semua referensi yang digunakan dalam penulisan makalah, sesuai dengan pedoman penulisan ilmiah yang berlaku.

VII.Indeks

Indeks memudahkan pembaca untuk menemukan informasi spesifik dalam makalah.

VIII.Lampiran

Lampiran berisi dokumen pendukung seperti surat izin penelitian, surat persetujuan, dan hasil uji laboratorium.

Referensi Dokumen

  • Kimia Lingkungan ( Achmad, R. )
  • Diarrhea and Constipation ( Ahlquist D.A. and Camilleri M. )
  • Epidemiologi Perencanaan dan Pelayanan Kesehatan ( Amiruddin, Ridwan. )
  • Dampak pencemaran lingkungan ( Arya Wardana, Wisnu. )
  • Pengantar Epidemiologi ( Azwar Azrul. )

Gambar

Gambar Halaman
Tabel Odds ratio merepresentasikan probabilitas untuk berada dalam kelompok yang sesuai (concordant group), dimana huruf (a) mewakili kelompok yang terpajan dan sakit serta (d) mewakili kelompok   yang   tidak   terpajan   dan   tidak   sakit.,   atau   be
Tabel 3.1. Rincian Biaya Uji Laboratorium Air Baku dan Air Sungai (Diolah)
Tabel 4.1 Data Perhitungan Resiko Relatif (RR)
+4

Referensi

Dokumen terkait