TUGAS
SISTEM INFORMASI
OLEH :
DWI YUANITA SARI (08095017)
AULLIA KHOIRUNISAH (08095029)
PUTRI SELVINA OCTAVIA (09095021)
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
MEDAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Sistem informasi merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses dan antarmuka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat keputusan manajemen dan para pengguna yang berpengalamna.
Dalam sistem informasi diperlukan klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragam kebutuhan atau suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari system informasi antara lain fleksibel, efektif dan efesien.
Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi yang berorientasi pada sistem komputerisasi yang sudah merupakan tuntutan disegala bidang maka hampir semua bidang berupaya untuk memenuhi tuntutan tersebut.
Sistem informasi penjualan merupakan suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.
Permasalahan yang biasanya dihadapi pada penjualan tiket bus yang belum menggunakan sistem komputerisasi antara lain:
Kesulitan dalam mencari data pembeli tiket dan data mengenai bus.
Kesulitan dalam pengelolaan data laporan penjualan tiket.
Dengan adanyan sistem informasi berbasis komputer yang sistematis maka permasalahan tersebut di atas dapat diatasi dan dengan sendirinya dapat meningkatkan efisiensi kerja.
1.2. Pokok Permasalahan
1.3. Batasan Masalah
Mengingat luasnya sistem yang ada maka permasalahan perlu dibatasi. Dalam pembahasan ini dibatasi hanya pada:
Analisis Modeling (Model Data/ER-D dan Model Proses/DFD)
Desain Basis Data
1.4. Tujuan
BAB II
DESAIN DATA FLOW DIAGRAM (DFD)
Aliran informasi dan transformasi Sistem Informasi Penjualan Tiket Bus pada Cv. Xxx ini dapat dilihat pada gambar DFD.
2.1. Data Flow Diagram (DFD)
Dalam proses analisis data dengan menggunakan data flow diagram(DFD) untuk mendokumaentasikan proses dalam system. DFD menekankan pada fungsi-fungsi dalam system, cara menggunakan informasi yang tersimpan dan pemindahan informasi antar fungsi didalam sistem terhadap pengembangan DFD, dimulai demgan membuat diagram konhteks adalah DFD yang memperlihatkan sebuah proses yang betinteraksi dengan lingkungannya.
Context diagaram
Context diagram yaitu DFD pertama dalam proses sistem penerimaan siswa baru. DFD ini menunjukkan dimana proses sistem berada dan menunjukkan semua entitas luar yang menerima dan memberikan informasi le sistem.
Gambar : 1. Context Diagram Sistem Penjualan Tiket Bus Cv. Xxx
Sistem Penjualan Tiket Bus
Cv. Xxx
Pembeli Tiket
Laporan Penjualan
2.2. Data flow Diagram Level 0
Data Flow Diagram level 0 merupakan diagram paling atas yang terdiri dari suatu
proses dan menggambarkan ruang lingkup proses. Hal yang digambarkan dalam diagram
konteks adalalah hubungan terminator dengan sistem dan juga sistem dalam suatu proses.
Sedangkan hal yang tidak digambarkan dalam diagram konteks adalah hubungan antar
termmator dan data store. Adapun DFD Level 0 dapat digambarkan sebagai berikut:
Membeli Tiket
Laporan Data Transaksi
Respon detail Transaksi
Gambar : 2 DFD Level 0 Sistem Penjualan Tiket Bus Cv. Xxx
2.3. Data Flow Diagram Level 1
Data flow diagram level 1 diciptakan dari setiap proses utama dari level 0. Level ini menunjukkan proses-proses internal yang menyusun setiap proses-proses utama dalam level 0, sekaligus menunjukkan bagaimana informasi berpindah bdari satu proses ke proses lainnya.
Sistem Penjualan Tiket Bus
Cv. Xxx
Pembeli
Data pembeli
Data penjualan
Gambar : 3 DFD Level 1 Sistem Penjualan Tiket Bus Cv. Xxx
Data Tiket
Data penjulan
Gambar : 4 DFD Level 1 Sistem Penjualan Tiket Bus Cv. Xxx
DESAIN BASIS DATA
Basis Data dapat diartikan suatu kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secar bersama sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. Perancangan basis data digunakan agar data yang berkaitan dengan perpustakaan dapat terorganisir dan tersimpan dengan baik sehingga memudahkan dalam pencarian .
3.1. Desain Diagram-ER
Diagram-ER berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang merepresentasikan seluruh fakta dari dunia nyata yang kita tinjau. Dengan menggunakan Diagram-ER hubungan antar entitas dapat digambarkan secara sistematis.
Informasi yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi deskripsi data yang akan disimpan dalam database. Untuk perancangan Sistem Informasi Perpustakaan ini rancangan Diagram-ER nya seperti gambar berikut.
1 1
Rancangan Diagram-ER
3.2. Desain Tabel
Berdasarkan rancangan Diagram-ER maka rancangan Tabel untuk sistem informasi ini adalah sebagai berikut.
Administrator
Mempuny ai
Login
Nam a
No Telp
User ID
Tempat Lahir Jenis
Kelamin
Tgl. Lahir
1. Tabel Pembeli
No Nama field Tipe data
1. Nama Text
2. No Identitas Text
3. Alamat Text
4. No Telp Text
5. Pekerjaan Text
2. Tabel Login
No Nama field Tipe data
1. User ID Text
2. Password Text
3. Tabel Tiket
No Nama field Tipe data
1. No Tiket Text
2. Nama Text
3. Bangku Number
4. Tujuan text
5. Waktu Keberangkatan Date/Time
6. Tarif Currency
4. Tabel Administrator
No Nama field Tipe data
1. User ID Text
2. Nama Text
3. Alamat Text
4. No Telp Text
5. Jenis Kelamin Text
6. Tgl Lahir Date/Time