LAPORAN
KUNJUNGAN KERJA RESES KOMISI VIII DPR RI KE INDRAMAYU PROVINSI JAWA BARAT
MASA PERSIDANGAN II TAHUN SIDANG 2020 – 2021
SENIN, 14 DESEMBER 2020 SEKRETARIAT KOMISI VIII DPR RI
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN 3
BAB II DASAR HUKUM 7
BAB III PELAKSANAAN DAN TEMUAN LAPANGAN 8
BAB IV REKOMENDASI 19
BAB V FOTO KEGIATAN KUNKER RESES KOMISI VIII DPR RI DAN PUBLIKASI MEDIA CETAK - ELEKTRONIK
BAB I PENDAHULUAN A. Umum
Dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI, serta sesuai ketentuan Peraturan Tata Tertib DPR RI, maka Komisi VIII DPR-RI pada masa persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 telah membentuk Tim Kunjungan Kerja pada masa reses, yang salah satunya adalah Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat.
B. Maksud dan Tujuan
1. Maksud
a. Melakukan komunikasi intensif antara DPR RI khususnya Komisi VIII DPR RI dengan daerah, baik Pemerintah Daerah maupun lembaga-lembaga yang berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan di bidang Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
b. Melaksanakan fungsi Pengawasan atas Pelaksanaan Undang-undang termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
c. Menggali dan menyerap aspirasi daerah dari unsur Pemerintah Daerah maupun masyarakat.
2. Tujuan
a. Secara umum untuk mendapatkan masukan berupa data faktual tentang pelaksanaan program pembangunan di bidang agama, sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak serta pelaksanaan penanggulangan bencana di daerah.
b. Secara khusus untuk memperoleh informasi dan data akurat dibidang pelayanan Agama mengenai kinerja Kanwil Kemenag RI dalam pelayanan pendidikan pondok pesantren
dan pembangunan embarkasi asrama haji Indramayu, dibidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengenai pengasuhan dan perlindungan anak dari kekerasan dan traffiking, dibidang penanganan bencana mengenai kesiapsiagaan personel dan fasilitas yang dimiliki Badan penanganan bencana Pemerintah Daerah dalam menangani potensi bencana yang sering terjadi, mulai saat bencana dan pasca bencana, dibidang kesejahteran sosial mengenai peran pelayanan kesejahteraan sosial dan efektifitas kerjasama dengan lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan di Kabupaten Indramayu Propinsi Jawa Barat.
C. Tujuan
1. Menghimpun data dan aspirasi mengenai efektifitas pengelolaan program pembangunan di bidang agama, sosial, penanggulangan bencana, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. 2. Merekomendasikan kebijakan kepada Pemerintah mengenai pengelolaan program pembangunan di bidang agama, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan penanggulangan bencana agar efektif dan efisien.
D. Waktu Pelaksanaan
Kunjungan kerja masa reses Komisi VIII DPR RI ke Indramayu Provinsi Jawa Barat pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020 – 2021 dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2020.
E. Daftar Nama Tim Kunjungan Kerja NOMOR N A M A JABATA N FRAKSI DAPIL URU T ANG G
1. A-289 Dr.H.TB ACE HASAN SYADZILY,M.Si
W. Ketua/Ket
ua Tim
GOLKAR JABAR II
2. A-107 LAKSDYA. TNI (PURN) MOEKHLAS
SIDIK, MPA. W. Ketua
GERINDR A
JATIM II
3. A-166 DIAH PITALOKA, S.Sos., M.Si. Anggota PDIP JABAR III 4.
A-172 SELLY ANDRIANY GANTINA, A.Md. Anggota PDIP JABAR VIII
5. A-211 UMAR BASHOR Anggota PDIP JATIM IV
6. \ A-298 Hj. ITJE SITI DEWI KURAESIN, S.Sos.,
MM. Anggota GOLKAR
JABAR IX
7. A-304 Hj. ENDANG MARIA ASTUTI, S.Ag., SH.,
MH Anggota GOLKAR
JATENG IV
8. A-98 ABDUL WACHID Anggota GERINDR
A
JATENG II
9. A-92 Dr. H. JEFRY ROMDONNY, SE., S.Sos,
M.Si., MM. Anggota
GERINDR A
JABAR IX
10. A-552 WASTAM, S.E. , S.H. Anggota DEMOKR AT
JATENG VIII
11. A-377 ACH. FADIL MUZAKKI SYAH, S.Pd.I Anggota NASDEM JATIM III 12. A-14 H. MAMAN IMANUL HAQ Anggota PKB JABAR IX
13. A-549 HARMUSA OKTAVIANI Anggota DEMOKR AT
JATENG III
14. A-437 H. NURHASAN ZAIDI, S.Sos. I Anggota PKS JABAR VI
BAMBANG KRISWANTO SEKRETARIAT KOMISI VIII
YUSUF KAMALUDIN SEKRETARIAT KOMISI VIII
MARDIYANA SEKRETARIAT KOMISI VIII
AHMAD ARI MASYHURI, M.Ag TENAGA AHLI
HERI HARIYADI TV PARLEMEN
BAB II DASAR HUKUM Dasar Kunjungan Kerja
1. Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 20, 20A, Pasal 21, dan Pasal 23 tentang Tugas DPR RI bidang Legislasi, Budget, dan Pengawasan.
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2014, yang telah diubah beberapa kali dan terakhir diubah dengan UU No. 13 Tahun 2019 dan Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah:
3. Keputusan DPR RI Nomor 01/DPR-RI/I/2014 tentang Peraturan Tata Tertib DPR RI:
BAB III
PELAKSANAAN DAN TEMUAN LAPANGAN
Pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat berlangsung pada tingkat provinsi, Kabupatenmadya dan lembaga sosial yang dikelola langsung oleh masyarakat dengan titik lokasi 3 (tiga) tempat.
Pertama pertemuan di Kantor Bupati Indramayu bersama sekda kabupaten Indramayu yang mewakili Bupati Indramayu bersama mitra kerja Komisi VIII DPR RI yakni Kanwil Kemenag RI Jawa Barat, sekretaris direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, Komisoner BPKH, Direktur perlindungan sosial korban bencana alam kemensos RI, Direktur fasilitasi korban dan pengunsi BNPB, berlangsung di gedung Bupati Indramayu.
Dalam pertemuan tersebut hadir juga kabid haji kanwil kemenag RI, Kadinsos Indramayu, kepala BPBD Indramayu, para camat sekabupaten Indramayu. Pada saat itu disampaikan tentang kondisi penanganan covid19 secara umum di Kabupaten Indramayu Jawa Barat dan bencana rob banjir sepanjang pantai eretan yang telah menyebabkan banyak rumah warga kena dampak rob tersebut dan terjadinya
pengungsian warga, sehingga ini sangat mengkuatirkan kesehatan di tengah pandemi covid 19, kemudian lebih khusus mengenai perkembangan pembangunan embarkasi haji Indramayu yang di rencanakan tahun 2021 sudah siap menjadi tempat pemberangkatan jamaah haji melalui bandaran international kertajati yang berada di kabupaten majalengka.
Adapun untuk kondisi penyelenggaraan pendidikan keagamaan di Indramayu termasuk pondok pesantren mendapatkan support dari APBD propinsi jawa barat dan Kabupaten indramayu dengan program sadesha (satu desa satu hafizh) dan bantuan operasional pesantren, tpq dan mdt dari kemenag RI yang diterima setiap lembaga pendidikan pesantren, hal ini sangat membantu operasionalisasi pondok pesantren ditengah kondisi pandemi covid19.
Pada saat pertemuan tersebut ada penyerahan bantuan dari Kementerian sosial RI berupa uang seniali Rp 224.994.900 untuk korban benjaca banjir di sepanjang pantai eretan kabupaten indramayu, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh wakil ketua komisi VIII DPR RI kepada sekda indramayu yang didampingi oleh Direktur perlindungan sosial korban bencana alam kemensos RI dengan di saksikan hadiri yang hadir dalam pertemuan tersebut, adapun dari BNPB bantuan dana sebesar 5 milyar untuk pemerintah propinsi jawa barat dalam penanganan covid 19 dan bantuan untuk pemerintah kabipaten indramayu dalam penanganan covid19 berupa; 2.000 test rapid antigen, 2.000 lembar masker kain, 1.000 pcs face sheild, 1.000 pcs hand gloves, 1.000 pcs shoes cover, 1.000 lembar disposal mask, 950 lembar masker N95 dan 0 lembar masker kn 95.
Pada pertemuan tersebut ada beberapa catatan penting yang disampaikan kepada tim kunker komisi VIII DPR RI oleh oleh pihak pemda indramayu, kanwil kemenag jabar, kemensos RI dan BNPB, yakni;
1. melaporkan progres pembangunan tiga gedung asrama haji indramayu, yakni progres pembangunan gedung asrama dan kantor PPIH 97,51%, progres pembangunan gedung gudang umum 95,034%, dan progres pembangunan gedung aula 92,65%. 2. pertimbangan pembangunan asrama haji di indramayu karena ada hibah lahan tanah dari pemerintah indramayu seluas 8 hektar untuk pembangunan asrama haji dan akan di tambah pada tahun 2021 seluas 5 hektar tanah.
3. potensi nilai komersial untuk meningjatkan PNBP dan jarak tempuh asrama haji indramayu ke bandara international kertajati kab majalengka sekitar 40 km dengan lama tempuh 40 menit dengan kecepatan 60-70 km/jam
4. pembangunan asrama haji indramayu di rencanakan selesai 5 tahun (2020-2024) dan akan diupayakan adanya percepatan sehingga dapat menampung banyak jamaah haji pada tahun 2023.
5. Kesiapan pelayanan jamaah haji dengan fasilitas satu gedung asrama dan perkantoran, satu aula dan satu gudang pada tahun 2021
6. Kendala yang dihadapi dalam pembangunan asrama haji indramayu yakni adanya pandemi covid 19 yang menyebabkan terhambatnya ruang gerak dan koordinasi dalam pelaksanaan pembangunan, lalu musim hujan menyebabkan akses jalan menajdi becek dan berlumpur sehingga menghambat pelaksanaan pembangunan, termasuk juga menghambat pekerjaan pengurugan lahan, serta masih belum ada ijin sambungan jaringan listrik PLN ke asrama haji indramayu dari satker perencanaan dan pengawasan jalan nasional.
7. Kendala kesejahteraan sosial di indramayu karena minim sarana prasarana,terbatasnya sumber daya manusia dan alokasi anggaran relatif rendah
Penyaluran bansos covid-19 berjalan lancar dan sesuai dengan arah kebijakan serta data penerima baksos yang telah diverivali pada tahun aggaran 2017 dinas sosial indramayu
Bencana alam rob banjir terjadi di sepanjang pantai eretan indramayu mengakibatkan banyak pengungsian dan rentan terhadap kondisi kesehatan pada masa pamdemi covid-19
ada ribuan rumah Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terendam banjir akibat air laut pasang atau rob dan jebolnya sejumlah tanggul.
tercatat ada 2.772 rumah warga di Desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon yang terendam banjir akibat rob pasang laut naik dan meluap ke rumah penduduk sekitat pantai eretan kulon.
8. dukungan APBD 6 miliar untuk pendampin Bantuan Operasional Pesantren, ada 10 rumah tahfizh, dan 75 madrasah serta 140 hafizh yang dibantu untuk kesejahteraan sosialnya
9. pemda indramayu telah menghibahkan lahan tanah untuk pendidikan IAIN seluas18 hektar dan diharapkan berkembang menjadi UIN.
10. Untuk kepastian biaya vaksin covid-19 dari pemda sifatnya menunggu dan apakah gratis semuanya atau terbatas berjangka, karena hal ini akan di sesuaikan dengan kemampuan apbd pemda indramayu
Kemudian tim Kunker Komisi VIII DPR RI merespon laporan yan disampaikan pihak pemda dan mitra kerja komisi VIII DPR RI sebagai berikut;
1. apresiasi terhadap sekda yang tetap fokus pada kesehatan di tengah pandemi, perlu alternatif anggaran dalam penanganan covid, lalu di tengah pandemi terjadi bencana rob, ini perlu pendalaman nanti di komisi VIII,
Perlu di integrasikan dalam pengembangan ekonomi, masalah air dan listrik, untuk listrik bisa pakai tata Surya, perlu dijelaskan agar dapat gambaran utuh dari kanwil kemanag Jawa Barat 3. dukungan keumatan oleh Pemda sangat bagus, masalah
asrama haji efektifitas dan fasilitas, sudah bintang 3 tapi dalam finishing akhir dan maintenance masih belum maksimal, kanwil kemenag perlu belajar dari yg profesional.
4. Untuk BPD masalah penanganan rob banjir yang menimpa penduduk sepanjang pantai eretan masih rumit karena masyarakat sepertinya menikmati, karena itu pengungsian harus di pikirkan ekonomi masyarakatnya.
5. Masalah ideologi Pancasila di tempat khotbah perlu ditingkatkan, agar masalah tafsir Pancasila harus utuh.
6. masalah DTKS, keseriusan dari kemensos dan Pemda krn permasalahan yg rumit adalah memastikan apakah data tersebut benar dan valid, sehingga bansos bisa tepat sasaran dan efektif dalam membantu kesejahteraan masyarakat
7. penggunaan hibah tanah seluas 8 hektar yang di hibahkan pemda Indramayu dan masih butuh 5 hektar, Krn itu dengan adanya asrama haji diharapkan menjadi magnet dalam perkembangan ekonomi di indramayu ini.
8. Perlu diagendakan tahun depan 2021 dengan mengundang tokoh-tokoh dan para ulama di Indramayu, untuk di alog di asrama haji indramayu yang akan dipakai pemberangkatan jamaah haji tahun 2021
9. Maslah DTKS dari dinsos indramayu perlu mendata lebih baik, karena itu bisa kolaborasi dengan baznas dan bazda daerah indramayu
10. BPKH bisa melakukan investasi di asrama haji dengan pembangunan rusah sakit dekat asrama haji indramayu
11. masalah tenaga Surya sangat membantu utk penghematan karena itu asrama haji bisa menggunakan listrik tenaga surya yang telah lisensi SNI
12. Masalah vaksin masih belum ada yg defenitif dan nanti kami akan sampaikan langsung ke ketua satgas bapak Doni Monardo yang sekaligus kepala BNPB
13. sinergi masalah keagamaan dan perlu peningkatan dalam pengembangan keagamaan itulah perlunya sinergis antara pemerintah pusat dan daerah di era otonomi ini, agar rakyat terbantu dengan sinergi dalam sosisialsiasi ideologi Pancasila pada era sekarang.
14. Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal memastikan berjalannya program keagamaan, kesejahteraan sosial, penanggulangan bencana, dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta kebijakan pelayanan penyelenggaraan haji dan umroh, transparansi pengelolaan dana haji dan pengelolaan baznas.
Pertemuan kedua, tim kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI langsung lanjut ke asrama haji indramayu melihat fakta dan data di
kunkungan lapangan ada beberapa catatan penting yang disampaikan oleh tim kunker komisi VIII DPR RI terkait kesiapan menjadi asrama haji dan sistem pengelolaan dan pembangunan serta pemeliharaan asrama haji indramayu, yakni;
1. komisi VIII DPR RI mengapresiasi atas progres perkembangan pembangunan asrama haji indramayu yang sudah tampak dan perlu kesiapan dalam menerima pelayanan jamaah haji tahun 2021
2. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembangunan sesuai dengan juklak dan juknis serta penggunaan anggaran yang telah ditetapkan, yakni transparansi dan akuntabel dalam setiap tahapan pembangunan
3. progres yang tadi telah disampaiakn betul-betul di jaga, karena kualitas bangunan menjadi penting, agar supaya terpelihara secara baik
4. pengelolaan asrama haji ini agar diserahkan kepada yang ahli dan dari pihak kanwil cukup mengawasi sesuai aturan yang ada
5. proses pembangunan harus memperhatikan kualitas dari bangunan gedung dan tidak boleh ada pengurangan spek bangunan
6. sumber daya manusia yang melakukan pemelihraan gedung diberikan kepada yang ahli sesuai bidang jurusan, dari pihak kanwil sebagai yang mengsuper visi agar kualiats tetap terjaga
7. adapun percepatan pembangunan dafri rencanan 2024 dimajukan ke 2022, masih perlu ada kajian dan perencanaan yang matang, karena itu progres yang disampaikana akan dilakukan evaluasi pada masa kerja tahun 2021
8. rencana menjadi asrama haji terbesar se indonesia dengan fasilitas yang ada musium haji, perlu diperhatikan kualitas dan efektifitas musium tersebut, jangan sampe orang yang datang ke museum tersebut tidak memberikan nilai tambah, karena itu perlu dipikirkan dari sekarang
9. Komisi VIII DPR RI akan melakukan kunjungan spesifik awal tahun persidangan 2021 untuk memastikan kesiapan pembangunan dan fasilitas asrama haji indramayu dalam melayani jamaah haji
Pada sore harinya tim kunker melanjutkan kunjungan lapangan ke daerah terdampak bencana alam akibat rob yang menyebabkan banjir rumah penduduk, dalam kunjungan tersebut tim kunker melakukan dialog di kantor kecamatan dengan camat, para kepala desa terdampak rob, tagana dan perwakilan korban banjir.
Kunjungan lapangan dalam bentuk dialog dan tidak turun langsung ke lokasi terjadinya bencana alam banjir dan pengungsian akibat rob pantai eretan, dikarenakan daerah tersebut masuk katagori hitam pandemi covid-19, untuk itu diputuskan pertemuan di kantor kecamatan Kandanghaur, dalam dialog tersebut, bahwa rob banjir akibat air laut pasang di sekitar pantai eretan sehingga menimbulkan jebolnya tanggul, dikarenakan ketinggian robo di atas 30 cm, karena itu kedepannya perlu ada tanggul yang lebih kokoh sehingga dapat menghalau pasang laut dan tidak menimbulkan rob bencana alam.
Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitas pantai eretan sudah turun temurun dan mata pencaharian mereka dari laut, karena itu tidak mungkin ada realokasi sebagai solusi, tetapi pembangunan tanggul yang lebih kokoh dan tinggi menjadi solusi sehingga masyarakat yang kena dampak rob banjir pasang laut tidak terjadi lagi, karenanya ini akan menjadi rekomendasi pada kementerian terkait, adapun untuk penanganan kesiapsiagaam bencana, perlu di tingkatkan dengan membangun early warning sistem sehingga masyarakat yang terdampak sudah siap dan terlayani dengan baik kebutuhan sosial kehidupan.
BAB IV REKOMENDASI
Berdasarkan hasil kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI di Kabupaten Indramayu provinsi Jawa Barat disampaikan beberapa rekomendasi, antara lain
1) Kementerian Agama RI untuk segera melakukan laporan setiap periodik progres pembangunan sarana dan prasarana asrama haji di Kabupaten Indramayu Jawa Barat
2) Kementerian Agama RI agar memastikan progres pembangunan dan kesiapan sarana dan prasarana dalam menentukan kesiapan asrama haji indramayu dalam menerima jamaah haji tahun 2021
3) Kementerian Agama RI agar secepatnya koordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI untuk pembangunan rumah sakit di asrama haji Kabupaten Indramayu Jawa Barat
4) Kementerian Agama RI untuk segera menetapkan kepala UPT asrama haji Kabupaten Indramayu Jawa Barat untuk optimalisasi pelayanan jamaah haji
5) Kementerian Agama RI untuk pro aktif melakukan pendataan pondok pesantren yang belum mendapatkan nomor induk operasional pesantren se Jawa Barat untuk optimalisasi pelayanan bantuan operasional pesantren.
6) Kementerian Agama RI agar memperhatikan prinsip tranparasi dan akuntabilitas atas lahan hibah seluas 8 hektar dan akan ditambah 5 hektar pada tahun 2021 dari Pemda Indramayu serta hibah pembangunan masjid di areal asrama haji indramayu
7) Kementerian Agama RI diminta untuk melakukan kajian mendalam atas hibah lahan selaus 18 hektar untuk pengembagan pendidikaa tinggi Islam dan rencana
8) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI untuk melakukan penguatan kelembagaan dan perlindungan perempuan dan anak di Jawa Barat
9) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk membuat pilot project pengasuhan anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Indramayu
10) BNPB untuk segera melakukan kajian menyuluruh dan rekomendasi kesiapsiagaan penanganan bencana alam banjir akibat rob pasang laut yang kerapkali meluap di atas tanggul yang ada dan mengakibatkan banjir serta pengungsian warga sekitar pantai eretan indramayu di Jawa Barat
11) BNPB agar mengalokasikan mobil PCR, ventilator dan kapsul brankar untuk evakuasi/rujukan pasien covid19 di Jawa Barat 12) Kementerian sosial RI untuk meningkatkan akurasi veryvali
data kemiskinan dan mendorong kemandirian ekonomi produktif di Indramayu Jawa Barat
13) Kementerian sosial RI agar memperhatikan kesejahteraan sosial anak-anak di lembaga sosial kemasyarakatan dan menfasilitasi serta koordinasi untuk program perlindungan sosial anak korban kekerasan dan tarffiking di Jawa Barat
14) BPKH diminta untuk melakukan kajian potensi investasi pembangunan rumah sakit sekitar asrama haji Indramayu Jawa Barat
Demikian laporan pelaksanaan kunjungan kerja masa reses ke Provinsi Jawa Barat, Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020 – 2021.
PIMPINAN KOMISI VIII DPR RI WAKIL KETUA/ KETUA TIM KUNKER,
FOTO KEGIATAN KUNKER RESES KOMISI VIII DPR RI DAN PUBLIKASI MEDIA CETAK – ELEKTRONIK