Ringkasan Artikel
Oleh : ZulkifliJenis Artikel : Komentar Editor (MISQ Vol. 25, No. 4/ December 2001)
Judul Artikel : Penelitian pada Sistem Informasi: Apa yang belum kita pelajari Penulis Artikel : Allen S. Lee
Kata Kunci
groupware, empiris, meta-theory, outlet Pendahuluan
Berikut saya berikan satu usaha terakhir selama menjabat sebagai senior editor, beberapa pengamatan arahan yang baik untuk penelitian SI di masa mendatang. Dengan menanyakan "Apa yang belum kita pelajari", semua topik dan terbitan akan mendapat perhatian positif untuk penelitian mendatang.
Daripada membatasi pengamatan hanya dari diri sendiri, berikut adalah pengamatan dari senior editor yang lain.
Robert Zmud (senior editor, January 1999-December 2001; kepala editor, 1995-1998)
Perhatian penelitian telah diberikan pada dekade lalu yaitu pengujian apakah perusahaan mendapat keuntungan atau tidak dengan melakukan investasi TI. Secara umum, studi itu menekankan pada dua pandangan. Satu, pandangan makro, perkiraan nilai yang didapat dari total TI investasi.
Kedua, pandangan mikro, perkiraan nilai yang didapat dari investasi satu IT (aplikasi, platform, teknologi, dll).
Seperti halnya diatas, pengujian dilakukan mengenai bagaimana organisasi mengatur portfolio investasi TI. Fakta membuktikan bahwa investasi TI yang tinggi pada bisnis ternyata menerima hasil yang sedikit. Hal ini mengakibatkan munculnya pertanyaan: Bagaimana organisasi mengatur pengeluaran IT dan investasinya sehingga menerima hasil yang tinggi?
Dan Robey (senior editor, January 1999-December 2001)
Terdapat dua kesan ketika menjabat sebagai senior editor. Kesan pertama, terbitan pada MISQ menjadi tujuan para sarjana SI. Seabiknya author mentargetkan pekerjaannya pada terbitan lainnya. Kesan kedua, proses review kita sering mebuat-buat alasan untuk tidak menerbitkan artikel dan jarang membantu author mengembangkan potensi yang ada pada artikel.
Agar penelitian masa mendatang lebih menarik, sebaiknya author membahas permasalahan baru dan tantangan baru. Di seluruh paper menarik, editor akan memilih "paper tahun ini". Paper tersebut membantu pembaca untuk memahami isi artikel tersebut karena paper tersebut memberikan cara baru dalam memahami fenomena yang rumit.
Richard Watson (senior editor, MISQ Review, January 1998-December 2001)
Ketika melaporkan penelitian, kita sertakan bagian yang membahas implikasinya bagi para praktisi. Walaupun atribut itu penting bagi pekerjaan kita, kita tepa membahas kontibusi teori dan metodologi. Selain itu, terdapat kumpulan konsep yang menjadi landasan dan kekuatan yang mendorong penelitian MIS.
Terdapat enam prinsip kunci yang menjadi landasan kebanyakan penelitian MIS. Enam prinsip ini muncul dari pemikiran tujuan utama dispilin kita. MIS fokus pada menciptakan dan menggunakan SI yang melayani tujuan organisasi. Ke enam prinsip ini adalah
1. SI yang berkualitas meningkatkan kinerja organisasi. 2. Kualitas SI ditentukan oleh landasan teknologinya.
3. Kualitas design SI ditentukan oleh koleksi data dan metode representasi.
4. Kualitas design SI ditentukan oleh coupling (seberapa terpisah model-model yang ada pada sistem) dan cohesian (seberapa kuat keterhubungan fungsi dari elemen-elemen yang ada di modul)
5. Kesuksesan pemanfaatan SI ditentukan oleh manajemen perubahan dari sistem lama ke sistem baru
6. Perluasan penggunan SI ditentukan oleh tingkat peningkatan kinerja.
Teori MIS akan membentuk kepercayaan komunitas. Hal ini akan membentuk kualitas pengetahuan dan menciptakan perdebatan mengenai ide utama disiplin kita. Opini saya, kita belum menentukan inti dari bidang kita.
Ilze Zigurs (senior editor, January 2000-December 2002)
Ketika terlibat dengan MISQ ada yang mengatakan telah belajar banyak mengenai groupware dan keadaan dimana perbedaan tipe peralatan, efektif untuk group yang berbeda dan aktivitas group yang berbeda. Ada juga yang tidak setuju dengan pernyataan itu, tetapi ada yang sangat setuju.
Pemahaman situasi adalah penting untuk tipe teknologi apapun, tidak hanya peralatan grupware. Penggabungan teknologi menunjukkan contoh penting karena mereka melingkupi jangkauan yang luas dari peralatan yang potensial, penggunaannya, dan pengguna, ini akan berubah satu dengan yang
lainnya melalui proses group yang terus berlangsung. Maju kedepan adalah kemampuan yang bagus dari komunitas dan aktif mendukung keberagaman perspektif, teknik, dan gaya. Dengan bersikap aktif dan positif terhadap perbedaan, paradox, dengan satu sama lain adalah satu-satunya cara untuk
mendapatkan pemahaman situasi yang kaya dari perkembangan teknologi, penggunaannya, dan dampaknya.
Kwok-Kee Wei (senior editor, July 2000-June 2003)
Sangat sedikit studi pengembangan sistem: proses yang menciptakan aplikasi TI. Masih dibutuhkan penelitian lagi mengenai proses yang menciptakan aplikasiTi. Banyak yang berubah dalam penerapan pengembangan sistem: tipe pengguna dari aplikasi TI berubah dari internal ke eksternal; peralatan baru dan cara baru untuk pengembangan sistem; permasalahan baru seputar manajemen yang menyangkut pengembangan sistem. Kita perlu melihat dampak dari peralatan baru pada produktivitas programmer/penganalisa, tingkat efektivitas dari metodologi baru dan paradigma, bagaimana manajemen terhadap proses pengembangan sistem yang baru. Hal ini penting karena: memberi petunjuk pada praktisi manajerial; membantu dan mendorong usaha pengembangan sistem yang baru; dan revisi kurikulum SI dan mendidik lulusan SI yang akan datang. Area lain yang berharga untuk digali adalah antar muka SI dengan pemasaran dan ekonomi. Hal ini dapat memperkuat hubungan SI dan disiplin lain.
Michael Myers (senior editor, January 2001-December 2003)
Peneliti SI dari perspektif penelitian dan pendekatannya perlu belajar untuk bekerjasama pada ruang lingkup proyek penelitian tunggal atau pada area penelitian khusus. Jika kita dapat belajar bekerjasama tanpa mengkompromikan kualitas penelitan, saya percaya bidang SI akan semakin kuat dan menjadi contoh bagi yang lainnya.
V. Sambamurthy (senior editor, January 2001-December 2003)
Topik berikut perlu penelitian lebih lanjut: Apa kemampuan, struktur, proses bisnis dan TI yang berhubungan dengan pengaruh TI dalam mencapai kesuksesan kinerja luar biasa?
Saya melihat dua tipe strategi penelitian untuk topik ini. Satu strategi memakai perspektif global pada kemampuan, struktur dan proses perusahaan. Kemudian, perspektif lain adalah memeriksa secara spesifik kemampuan, struktur, dan proses untuk meningkatkan inovasi TI pada aktivitas kunci perusahaan seperti hubungan, logistk, rantai persediaan, inovasi produk atau manufaktur. Terdapat sedikti penelitian di sini.
Sedikit komentar mengenai penerbitan penelitian. Penelitian yang dapat diterbitkan harus menggabungkan teori dengan wawasan yang timbul pada bidangnya.
Jane Webster (senior editor dari MISQ Review, January 2001-December 2003)
Kita belum belajar mengambil stok di bidang MIS dimana kita melakukan review dan dimana kita akan melakukan review selanjutnya. Berita baiknya bidang itu telah menjalankan penelitian empiris. Paper penelitian lebih dihargai di tahun 2000 daripada tahun 1990. MIS sudah lebih fokus pada artikel penelitian empiris. Berita buruknya MIS fokus sedikit pada meta-theory. Yang kita lihat kurang dari MIS adalah penekanan pada review dan artikel teori. Kita juga mendorong peneliti untuk menggali artikel review pada badan yang lain. Sekarang sudah saatnya bagi peneliti untuk mulai menggambil stok dari bidang MIS dan mengidentifikasikan dimana bisa menambah perkembagan teori dan penelitian sehingga dapat digunakan oleh setiap orang.
Ritu Agarwal (senior editor, July 2001-June 2004)
Belum pernah sebelumnya peranan TI pada organisasi lebih terpusat dan landasan bagi proses, strategi dan kesuksesan organisasi. Belum pernah sebelumnya organisasi berusaha keras mengambil keuntungan dari TI. Sebagai akibatnya manajemen IT yang baru menghadapi tantangan dan perhatian. Peneliti SI melakukan penelitian yang menekankan fenomena inovasi TI. Kita perlu lebih memahami bagaimana organisasi menfasilitasi dan mempromosikan inovasi dan kreativitas pada penggunaan dan aplikasi TI untuk mendapatkan kesuksesan strategis seperti kesuksesan operasional. Inovasi ini terdapat terwujud dalam banyak level, mulai dari penggantian model bisnis oraganisasi yang memakai TI, penggunaan sistem ERP baru, sampai perluasan teknologi komunikasi yang baru.
Kita dapat mempertimbangkan jika kesuksesan inovasi TI dari kendali pasar, hasil faktor luar aksi dan kontrol manajerial, atau memang terkonseptualisasi. Teori dan konsep dari sosiologi, ekonomi dan teori organisasi membantu peneliti SI dalam membuat formula model konseptual.
Sumber daya manusia TI bukan hanya dimiliki oleh individu seperti profesional TI, tetapi terdapat pada anggota organisasi diluar TI. Strategi manajemen sumber daya manusia TI perlu peneltian lebih lanjut. Manajer berusaha untuk mengidentifikasikan komponen kompetensi TI pada organisasi. Mereka mempertanyakan kompenen apa yang dikembangkan oleh perusahaan atau dan komponen apa yang lebih efektif bila diserahkan ke pihak luar perusahaan.
Pandangan Pribadi
Saya menegaskan pandangan dari senior editor dan saya berharap menekankan beberapa poin, dimensi kolaborasi, sosial, dan politik dari komunitas penelitian kita. Saya percaya peneliti SI tetap perlu melakukan aksi enelitian, penelitian design ppengetahuan, dan pendekatan sistem.
Jenis Artikel: Komentar Editor (MISQ Vol. 19, No. 4/ December 1995) Penulis Artikel: Bob Zmud
Kata Kunci
MISQ Archivist, epistemological position, taxonomy Pendahuluan
Terbitan penyataan editor ini terdapat empat topik. Pertama, Tipe artikel yang seharusnya tidak tidak dikirim ke MISQ. Kedua, petunjuk dalam menggambarkan prosedur metodologi. Ketiga, saya mengulangi pesan yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Blake Ives dan saya sendiri mengenai "MISQ Archivist". Terakhir, saya mengumumkan perubahan pada pengurus editorial MISQ.
Apa yang tidak boleh dikirim ke MISQ
Lebih mudah mengidentifikasikan sifat artikel yang tidak boleh dikirim ke MISQ. Terdapat empat kategori: deskripsi pragmatis dari aplikasi sistem informasi, metodologi, dan terapannya; deskripsi formal dari aplikasi sistem informasi, metodologi, dan terapannya; tiruan dari studi sebelumnya; dan kritik dari studi sebelumnya.
Deskripsi pragmatis dari aplikasi sistem informasi, metodologi, dan terapannya
Artikel yang menjelaskan deskripsi ini akan langsung dipulangkan ke author. Tetapi, bukan berarti artikel seperti ini tidak pernah diterbitkan oleh MISQ. Senior editor menginginkan dan pembaca meminta laporan ilmiah dari aplikasi, metodologi, atau terapannya yang inovatif.
Laporan ilmiah yang inovatif ini semuanya dalam konteks terapan manajemen TI tetapi bisa juga diterapkan pada tipe lainnya dari terapan, aplikasi atau metodologi. Aplikasi, metodologi, dan terapannya harus memiliki teori yang kuat dan tidak hanya sekedar penjelasan tetapi sebagai alat untuk mendapatkan kontribusi ilmiah.
Terdapat satu pengecualian terhadap petunjuk tadi. MISQ telah menjalankan tradisi bekerja dengan author yang telah memenangkan penghargaan paper yang berkenaan dengan kompetisi SIM paper sehingga artikel mereka dapat diterbitkan pada MISQ.
Deskripsi formal dari aplikasi sistem informasi, metodologi, dan terapannya
Hal ini dapat berupa model matematis, model analisa umum, kumpulan spesifikasi formal. Biasanya cara yang efektif adalah penggunaan mekanisme formal atau analisis. Author yang menyiapkan artikel sebaiknya meletakkan deskripsi formal ini pada appendiks.
Tiruan dari studi sebelumnya
Author yang ingin artikelnya diterbitkan oleh MISQ haru selalu memperluas, bukan meniru pekerjaan sebelumnya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengembangkan teori dari penjelasan gagasan atau memperkuat relasi antara gagasan-gagasan, dengan menggabungkan variabel baru, melalui pengembangan intrumentasi, atau melalui aplikasi dari teknik analisa yang lebih layak dan hasil interpretasi yang mendalam.
Kritik dari studi sebelumnya
Artikel yang sukses menawarkan ide baru atau mengganti ide yang lalu atau memberikan penyelesaian dari keraguan sebelumnya. Fokus utama dari artikel yang sukses bukanlah sebuah kritikan tetapi
sebuah kontribusi. Kritik seharusnya ditujukan pada ide atau metode, bukan pada individu.
Biasanya pengecualian pada petunjuk diatas muncul dalam bentuk catatan penelitian yang telah menjadi target pada artikel yang telah diterbitkan MISQ. Walaupun dengan catatan penelitian, author seharusnya tidak hanya meberikan kritik, tetapi mempertimbangkan sifat dari strategi dan pendekatan agar permasalahan, situasi, dan konteks yang sedang diselesaikan pada catatan penelitian menjadi lebih baik.
Penjelasan studi dari prosedur metodologi
Kebanyakan autor, ketika mengirimkan versi awal artikel, melakukan pekerjaan yang tidak baik dalam penjelasan studi prosedur metodologi. Hal ini mengakibatkan dua hal dimana keduanya tidak memberikan kepuasan baik bagi author dan MISQ. Artikel akan ditolak karena reviewer dan editor melihat adanya informasi yang kurang atau kejelasan penulisan menunjukkan adanya "fatal flaws" pada studi prosedur metodologi.
Terdapat 5 alasan mengapa author harus memastikan apa yang ada pada penjelasan studi dari prosedur metodolgi. Pertama, reviewer dan editor harus mengerti apa yang author telah lakukan dalam memberikan perkiraan yang valid dari penjelasan studi prosedur metodologi. Kedua, pembaca harus mengerti apa yang author telah lakukan dalam menterjemahkan dan masuk akal dari penemuan studi. ketiga, sarjana yang memeriksa penelitian harus mengerti apa yang author telah lakukan dalam membandingkan penemuannya dengan studi yang lain. Empat, peneliti yang lain diberikan informasi mengenai metode penelitian studi dalam menggunakan element yang berhubungan pada proyek penelitian beikutnya. Kelima, artikel yang diterbitkan merupakan alat pembelajaran mengenai bagaimana melaksanakan penelitian yang baik. Nilai pendidikan akan berkurang pada artikel yang diterbitkan jika tidak ada penjelasan studi prosedur metodologi.
Penempatan deskripsi dari prosedu rmetodoogi digunakan pada studi empiris
Adalah hal yang tidak berguna untuk menjelaskan studi prosedur operasional tabpa pertama kali membuat jelas tujuan studi tersebut.
Memberikan penjelasan umum dari studi strategi penelitian secara empiris
Berdasarkan penjelasan prosedur metodologi yang digunakan pada studi, adalah penting bagi author untuk memberikan penjelasan studi strategi penelitian, dasar kebenaran dari strategi penelitian, dan kaya diskusi konteks penelitian. Dengan ini, tujuan penelitian (pertanyaan, model, hipotesis) adalah hal yang penting.
Pemahaman pembaca akan meningkat melalui penetapan yang jelas dari deskripsi, dasar kebenaran, dan studi keseluruhan strategi penelitian. Pembaca juga harus dibuat perduli terhadap konteks penelitian, harus diberitahu mengapa konteks ini dipilih sebagai fokus studi, dibuat perduli terhadap akibat dari pemilihan ini.
Menyediakan penjelasan studi prosedur pengumpulan data secara empiris
"Fatal flaws" yang muncul pada studi empiris dapat dicari dari permasalahan seputar studi data, pembaca yang menpunyai pengetahuan luas berharap menemukan penjelasan dari studi prosedur pengumpulan data. Deskripsi yang buruk atau kurang memadai akan mengakibatkan kekhawatiran metodolgi yang serius pada pikiran pembaca. Sangat dianjurkan untuk membuat copy instrumentasi (instruksi dan item dari survei, petunjuk interview, dll), kemudian dimasukkan pada appendiks
Terdapat tiga petunjuk dalam penjelasan studi prosedur pegumpulan data: 1. Jika meragukan, berikan penjelasan lebih.
2. Semua yang lebih baik dikomunikasikan melalui tabel, maka berikan tabel tersebut 3. Jangan mengulangi materi yang ada di tabel.
Inisiatif MISQ elektronik
Peranannya sebagai senior editor untuk produksi elektronik, Blake Ives mengenalkan inisiatif berikut, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi komunitas global SI dan mendorong yang lain memikirkan inisiatif lainnya untuk mendorong pengarajaran dan beasiswa kita. Silahkan berikan ide mengenai bagaimana cara mengeksploitasi terbaik pada elemen MISQ eletktronik: MISQ Archivist dan MISQ Discovery.
Jenis Artikel : Komentar Editor (MISQ Vol. 19, No. 3/ September 1995) Penulis Artikel : Edward A. Stohr
Pendahuluan
Terdapat empat topik yang diangkat pada terbitan pernyataan editor ini. Topik pertama, pendidikan, komentar sifat dari artikel yang berorientasi pendidikan yang telah dikirim akan ditinjau secara menyenangkan (atau tidak menyenangkan) oleh para senior editor MISQ. Topik kedua, peran yang dijalankan oleh teori di artikel dan menjelaskan bagaimana bagian "Pengembangan Teori" dari artikel ditulis. Topik ketiga menceritakan ulang pesan pada globalisasi MISQ.
Artikel berorientasi pendidikan yang telah dikirim pada MISQ
Artikel yang diterbitkan mengajukan dan mengembangkan pengetahuan baru, menyatukan pemikiran mengenai pengetahuan yang ada, dan secara formal menilai kelayakan dari pengetahuan yang ada dan yang diajukan. Artikel yang berorientasi pendidikan memenuhi kriteria tersebut. Artikel yang layak akan sesuai dengan satu atau kedua dari kategori berikut:
• Bagaimana cara mengkomunikasikan yang terbaik dari teori-teori baru (teknik-teknik, alat-alat,
strategi-strategi yang berhubungan) pada konsep-konsep dan keahlian-keahlian sistem informasi (baik pada ruang kelas formal mapun konteks pelatihan pada perusahaan).
• Penilaian formal keuntungan memakai teknik-teknik, alat-alat, strategi-strategi terbaru yang
telah dikembangkan untuk mengkomunikasikan konsep-konsep dan keahlian-keahlian sistem informasi.
MISQ lebih tertarik dengan artikel yang menggambarkan kategori tadi, fokus pada penggunaan teknologi informasi untuk mendukung bahkan meningkatkan pendidikan sistem informasi.
Peran dari Teori pada Artikel Ilmiah
Artikel yang dikirim untuk diterbitkan, menurut MISQ sering memiliki kekurangan landasan teori atau menggambarkan struktur literatur daripada struktur teori sebagai landasannya. Sebagai akibatnya artikel tadi akan ditolak dan memiliki kemungkinan kecil diminta untuk revisi. Bagian ini memiliki dua masalah utama mengenai peran dari teori pada artikel MISQ:
1. Sifat dari bagian teori pada artikel
Pengembangan teori yang cukup adalah persyaratan dasar untuk semua artikel yang dikirimkan ke MISQ. Landasan teori dari artikel menentukan gagasan kunci (dan keterkaitannya) bagaimana fenomena akan diuji. Landasan ini menjalankan tiga peran utama. Pertama, menyediakan author dengan kerangka konsep yang mengatur ide pokok artikel dan pembaca dapat mengembangkan model mental yang digunakan untuk menterjemahkan artikel. Kedua, sebagai penentu prioritas penelitan dan pengetahuan mengenai fenomena yang ada pada artikel (dan pada usaha penelitian yang dijelaskan).
Ketiga, mengarahkan penelitian ini menjadi pekerjaan besar dari fenomena. Ketiga peran ini menunjukkan bagaimana teori berjalan sebagai bahasa sehingga para pelajar yang tertarik pada suatu fenomena yang satu dengan yang fenomena yang lain dapat dikomunikasikan dengan kaya dan efisien. Yang dimaksud dengan landasan teori dari artikel adalah penjelasan yang terurut berdasarkan sejarahnya, pembelajaran demi pembelajaran, prioritas penelitian pada fenomena. Jika struktur literatur yang digunakan sebagai landasan dapat mengakibatkan pembaca mencari sendiri kerangka konsep agar dapat menterjemahkan dan memahami ide-ide yang dijelaskan. Pendekatan dengan cara ini sebaiknya dihindari.
Bagian teori pada artikel harus fokus hanya pada menyajikan model konsep dan model penelitian yang dipakai pada fenomena yang sedang dipelajari. Model konsep menentukan gagasan kunci dan keterkaitannya. Model penelitian menetapkan gagasan kunci dan menjelaskan keterhubungan seluruh gagasan ini. Jika artikel secara formal teruji validitas dari keterkaitannya, maka bagian teori juga menhasilkan hipotesa penelitian formal dan memberikan argumen yang menyakinkan sehingga dapat mendukung setiap hipotesa. Literatu yang diutamakan akan direkomendasikan hanya jika gagasan ini serta keterkaitannya dan argumen-argumen dikenalkankan , dikembangkan, dan didiskusikan.
Semua artikel yang dikirim ke MISQ harus memiliki bagian teori. Dengan artikel konseptual, bagian teori melingkupi badan artikel. Dengan artikel empirical, bagian teori akan mengikuti bagian pendahuluan dan mendahului diskusi dari metodologi penelitian, analisa, dan hasil.
Artikel yang yang tidak memiliki bagian teori adalah artikel yang menggunakan strategi penelitian "grounded theory". Alasannya karena tidak ada fokus prioritas kerja pada fenomena yang dipelajari atau author percaya bahw prioritas kerja memiliki landasan yang cacat.
2. Petunjuk untuk membuat bagian teori artikel
Petunjuk ini mencangkup dua hal. Pertama, dua saran pada sifat model konseptual dan model penelitian yang melingkupi bagian teori. Kedua, saran pada organisasi dan alur dari bagian teori ini.
Model Konseptual dan Model Penelitian
Pertama, dan yang paling penting, jaga model konseptual dan model penelitian sesederhana mungkin. Jika konsep, konstruksi, dan relasinya tidak secara langsung berhubungan langsung dengan ide yang menjadi fokus artikel, seharusnya tidak muncul sebagai elemen dari model konseptual dan model penelitian. Sebagai akibatnya hanya akan membingungkan atau mengaburkan pembaca. Dengan memperpadat model konseptual dan model penelitian akan memberikan kontribusi yang lebih mengena dan meyakinkan pada literatur. Kedua, jaga agar terminologi sesuai dengan teori yang ada. Dengan demikian pembaca tidak kebingungan.
Pengaturan materi
Pertama, bagian teori harus mulai dengan gambaran model konseptual atau model penelitian yang dikembangkan. Idealnya, gambaran ini dibantu dengan alat visual sehingga memudahkan pembaca memahami ide. Kedua, pengaturan bagian teori harus menggambarkan model ini. Ketiga, penyebutan pekerjaan sebelumnya harus dimasukkan dalam diskusi dari kontruksi utama dan keterhubungannya. Penyebutan ini hanya pada prioritas pekerjaan yang memberikan kontribusi langsung pada pengembagan model. Pembaca hanya tertarik dengan idemu. Mereka dapat membaca ide lainnya terserah keinginan mereka. Alat lain yang lebih efektif untuk menggambarkan bagaimana prioritas pekerjaan difasilitasi dengan pemikiranmu yaitu dengan analisa dari prioritas literature pada tabel. TAbel itu akan diatur berdasarkan kontruksi dan relasi yang mencangkup model, mungkin dengan
mebuat dafta prioritas pekerjaan, dan mungkin mengkomunikasikan sifat dan kontribusi prioritas pekerjaan ini. Dengan demikian, teks yang ada pada artikel tidak mendiskusikan setiap prioritas pekerjaan tetapi lebih fokus pada ide utama yang dikomunikasikan melalui tabel. Hasilnya adalah teks lebih sedikit dan membantu pembaca memahami ide. Terakhir, jika bagian teori diakhiri dengan hipotesis, setiap hipotesis ini dimulai dengan argumen kuat yang menjawab mengapa hipotesis tetap dipegang.
Melanjutkan usaha untuk menglobalisasikan MISQ
MISQ telah berjuang pada masa lalu untuk meningkatkan partisipasi dari selain Amerika Utara sebagai autor, reviewer, dan anggota pengurus editor. MISQ telah berhasil, tetapi senior editor sekarang tidak puas dengan jumlah author dan reviewer saat ini yang berasal dari selain Amerika utara. Tujuannya adalah menggapai selain Amerika utara dan memberitahu mereka tentang usaha terkini dalam meningkatkan partisipasi selain Amerika utara pada jurnal. Selain itu, juga menjelaskan bagaimana reviewer artikel dan anggota negurus editorial dipilih.
Senior editor terbuka dengan metode penelitian yang dipakai pada artikel. Perhatian kita bukan pada metode yang digunakan tetapi mempertanyakan kelayakan metode tersebut dan kualitas dari menggunakan metode ini. Kita sangat mendukung pendekatan penelitian yang bermacam-macam. Untuk mendukung author yang berasal dari selain Amerika utara agar mengirimkan artikel untuk diterbitkan, senior editor ingin meningkatkan pendayagunaan reviewer internasional. Terdapat dua alasan. Pertama, pendayagunaan reviewer internasional memberikan perspektif yang bermacam-macam dalam proses review untuk mengembangkan artikel. Kedua, kriteria utama dalam menunjuk individu sebagai senior editor adalah mereka secara konsisten dan sering menunjukkan kinerja yang luar biasa sebagai reviewer artikel. Alasan utama kita tidak memiliki assosiate ediotor lebih yang berasal dari selain Amerika utara adalah pengurus senior editor sekarang mendayagunakan sedikit reviewer yang berasal dari selain Amerika utara.
Kebijakan saat ini, untuk menunjuk reviewer pada artikel adalah terdapat associate editor yang menangani penunjukkan artikel. Tentu saja, saran diberikan oleh author dan senior editor, dan sering associate editor menanyakan saran reviewer dari seluruh pengurus editorial dengan memberitahukan pesan kepada seluruh anggota pengurus.
Jenis Artikel : Komentar Editor (MISQ Vol. 19, No. 2/ June 1995) Penulis Artikel : Lynda Applegate
Kata Kunci
Service provider, semantic, epistemological notions, acquisition, deployment Pendahuluan
Saya menggunakan pernyataan editor ini untuk memberikan gambaran artikel seperti apa yang akan dikirim ke dan diterbitkan pada MISQ. Saya tidak menjamin semua orang sukses dalam menerbitkan artikel miliknya di MISQ, tetapi saya yakin artikel itu akan lebih mudah dimengerti oleh reviewer dan editor jika panduan ini diikuti.
Sifat Topik
teknologi informasi dikelola (sehingga tepat digunakan pada organisasi) atau bagaimana teknologi informasi digunakan pada organisasi. Pada saat ini kebanyakan organisasi melakukan pengelolaan teknologi informasi dilakukan oleh kepala bagian dan eksekutif senior atau service provider. Artikel yang mengabaikan atau menyederhanakan konteks ini hanya akan mengurangi daripada meningkatkan pemahaman manajemen teknologi informasi.
Kemudian, artikel yang menggambarkan atau menjelajahi teknologi tanpa membahas bagaimana teknologi informasi digunakan pada organisasi adalah tidak layak. Artikel yang memeriksa semantic atau epistemological notions tentang informasi atau data tanpa praktek di dunia nyata atau dalam konteks organisasi adalah juga tidak layak. Kompleksitas yang berhubungan dengan informasi atau teknologi informasi akan muncul dalam konteks dunia nyata. Artikel yang mengabaikan atau menyederhanakan konteks dunia nyata biasanya hanya akan mengurangi daripada meningkatkan pemahaman penggunaan teknologi informasi untuk kepentingan manajerial atau organisasi.
Daripada membahas permasalahan terbaru dari pres manajerial atau teknologi, penelititan yang dipublikasikan oleh MISQ seharusnya menggambarkan fenomena yang kritis pada organisasi dan pada orang-orang yang mengambil keputusan seputar acquisition, deployment, dan penggunaan teknologi informasi.
Pendahuluan pada Artikel
Pendahuluan pada Artikel memiliki tiga tujuan utama. Pertama, penjelasan fenomena yang dipelajari dan tujuan dari artikel. Kedua, usaha untuk menyakinkan pembaca bahwa topik dan tujuan artikel adalah penting dan berharga untuk dibaca. Ketiga, gambaran dari artikel disediakan sehingga pembaca dapat menterjemahkan ide-ide yang ada pada artikel.
Pembaca seharusnya tidak menerka apapun dari artikel. Sebagai author, sudah menjadi tanggung jawab mereka untuk mengarahkan ide-ide dari artikel. Dua hal yang paling ingin diketahui oleh pembaca: Tentang apakah artikel ini? Apakah yang author ingin capai dari artikel ini? Pembaca butuh diyakinkan bahwa penelitian ini penting. Penting bagi para peneliti atau penting bagi para praktis atau penting bagi keduanya. Author juga harus menyediakan pembaca dengan struktur ide-ide dasar dari artikel. Pada pendahuluan setiap bagian, pembaca disediakan segala hal yang perlu untuk dimengerti. Dengan demikian, pembaca dapat mengerti setiap bagian artikel. Sebagai akibatnya, pembaca dapat lebih memahami ide-ide pada artikel.
Kesimpulan pada Artikel
Bagian Kesimpulan pada artikel seharusnya bukanlah ringkasan artikel. Tetapi, sebagai alat bagi author memberitahukan kontribusi yang telah diberikan kepada pengetahuan ilmiah dan praktisi melalui ide dan penemuan yang telah dijelaskan. Merupakan tanggung jawab author untuk memberitahukan yang telah dicapai dari artikel dan mengapa pencapaian tersebut penting. Kebanyakan artikel yang sukse, betapapun rumit konsepnya atau design penelitiannya, mempunyai beberapa pesan kunci yang dikomunikasikan pada pembaca. Kesimpulan juga bukan merupakan tempat mengambarkan keterbatasan design penelitian atau celah dari pemahaman suatu fenomena. Selalu meninggalkan pembaca dengan perasaan positif mengenai apa yang telah author lakukan.