• Tidak ada hasil yang ditemukan

Labiopalatoskizis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Labiopalatoskizis"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR 

KATA PENGANTAR 

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menolong hamba Nya menyelesaikan makal Segala puji bagi Allah SWT yang telah menolong hamba Nya menyelesaikan makal ahini

ahini dengadengan n penuh kemudahapenuh kemudahan. n. TTanpanpa a pertolpertolongan Allaongan Allah h SWT mungkin penyusun tidak SWT mungkin penyusun tidak  akan sanggup menyelesaikannya dengan baik.

akan sanggup menyelesaikannya dengan baik.

Ma

Makakalah lah inini i didisusususun n agagar ar pepembmbaca aca dadapapat mt mengengetaetahuhui i prprososes es pepememecahcahan an dadann  pengayakan

 pengayakan yang yang kami kami sajikan sajikan berdasarkan berdasarkan pengamatan pengamatan dari dari berbagai berbagai sumber. Makalah sumber. Makalah iniini disusun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun disusun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah SWT

dari Allah SWT akhirnya makalah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.ini dapat terselesaikan.

Ma

Makakalalah h inini i mememumuat at tetentntanang g ““ Asuhan  Asuhan Keperawatan Keperawatan pada pada klien klien dengandengan  Labiopalatoskizis

 Labiopalatoskizis” dan ” dan sensengagaja ja didipipilih lih kakarerena na tutugagas s papada da mamata ta kukuliliah ah rrakaktek tek !l!liniinik k  !epera"atan # untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli !epera"atan # untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli te

terharhadadap p duduninia a kekesesehahatatan. n. enyenyususun un jujuga ga memengngucucapapkakan n terterimima a kakasih sih kekepapada da dodosensen  pembimbing yang telah bany

 pembimbing yang telah banyak membantu penyusun agar dapat menyak membantu penyusun agar dapat menyelesaikan makalah elesaikan makalah ini.ini.

Semog

Semoga ma makalah akalah ini dapat ini dapat membememberikan "a"asan yang rikan "a"asan yang lebih luas lebih luas kepadkepada a pembapembaca.ca. Wa

Walaupulaupun n MakalaMakalah h ini ini memilimemiliki ki kelebkelebihan ihan dan dan kekurkekurangan. enyusuangan. enyusun n mohomohon n untuk saranuntuk saran dan kritiknya.

dan kritiknya.

$ambi% Maret &'() $ambi% Maret &'()

  enyusun   enyusun

(2)

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

A.

A. LatLatar Bar Belaelakankang Masg Masalaalahh *a

*abiobioskski+i+is is ,c,celaelah h bibibibir- r- dadan n papalatlatososkiki+is +is ,ce,celalah h papalatlatumum- - dadapat pat terterjadjadi i sesecarcaraa tersendiri atau dalam bentuk kombinasi. !edua cacat ini bera"al pada kehamilan bulan tersendiri atau dalam bentuk kombinasi. !edua cacat ini bera"al pada kehamilan bulan kedua%ketika bagian samping dan depan "ajah serta bidang palatinum ,palatine kedua%ketika bagian samping dan depan "ajah serta bidang palatinum ,palatine sheles-melakukan penggabungan yang tidak sempurna. Arti schisis sendiri adalah robekan belahan melakukan penggabungan yang tidak sempurna. Arti schisis sendiri adalah robekan belahan di medial paramedical% yang biasanya sering didapat di paramedical% mulai dari ringan sampai di medial paramedical% yang biasanya sering didapat di paramedical% mulai dari ringan sampai  berat.

 berat.

P

Pada

ada das

dasar

arnya

nya k

kela

elaina

inan

n baw

bawaan

aan dap

dapat

at ter

terjad

jadi

i pad

pada

a mul

mulut,

ut, yan

yang

g

biasa disebut labiopalatoskisis. Kelainan ini diduga terjadi akibat infeksi

biasa disebut labiopalatoskisis. Kelainan ini diduga terjadi akibat infeksi

virus yang diderita ibu pada kehamilan trimester 1. Jika hanya terjadi

virus yang diderita ibu pada kehamilan trimester 1. Jika hanya terjadi

sumbing pada bibir, bayi tidak akan mengalami banyak gangguan karena

sumbing pada bibir, bayi tidak akan mengalami banyak gangguan karena

ma

masi

sih

h da

dapa

pat

t di

dibe

beri

ri mi

minu

num

m de

deng

ngan

an do

dot

t bi

bias

asa.

a. Ba

Bayi

yi da

dapa

pat

t me

meng

ngis

isap

ap

dot dengan baik asal dotnya diletakan dibagian bibir yang

dot dengan baik asal dotnya diletakan dibagian bibir yang tidak sumbing.

tidak sumbing.

!elainan bibir 

!elainan bibir 

ini dapat segera diperbaiki dengan pembedahan. Bila

ini dapat segera diperbaiki dengan pembedahan. Bila

sumbing mencakup pula palatum mole atau palatum durum, bayi akan

sumbing mencakup pula palatum mole atau palatum durum, bayi akan

meng

mengalam

alami

i ke

kesuk

sukaran

aran minu

minum,

m, walau

walaupun

pun bayi

bayi dapat menghisa

dapat menghisap

p nam

namun

un

bah

bahaya

aya ter

terdes

desak

ak men

mengan

gancam

cam.

. Bay

Bayi

i den

denga

gan

n k

kela

elaina

inan

n ba

bawaa

waan

n ini

ini ak

akan

an

men

mengal

galam

ami

i gan

ganggu

gguan

an per

pertum

tumbuh

buhan

an ka

kare

rena

na ser

sering

ing men

mender

derita

ita inf

infeks

eksii

saluran pernafasan akibat aspirasi. Keadaan umum yang kurang baik juga

saluran pernafasan akibat aspirasi. Keadaan umum yang kurang baik juga

akan menunda tindakan untuk meperbaiki kelainan tersebut.

akan menunda tindakan untuk meperbaiki kelainan tersebut.

er

eran an perpera"aa"at t yakyakni ni dapdapat at memmemberberi i asuasuhan han kepkepera"era"atan atan padpada a kliklien en lablabiopiopalatalatoo schisis melalui pendekatan proses kepera"atan semaksimal mungkin.

schisis melalui pendekatan proses kepera"atan semaksimal mungkin.

B.

B. RumusanMasaRumusanMasalahlah

/ari latar belakang diatas maka rumusan masalahnya adalah bagaimana asuhan kepera"atan /ari latar belakang diatas maka rumusan masalahnya adalah bagaimana asuhan kepera"atan klien dengan labiopalatoski+is.

(3)
(4)

C. Tujuan Penulsan C. Tujuan Penulsan (.

(. Tujuan Tujuan 0mum0mum Agar

Agar mahasis"a mahasis"a mampu mampu memahami memahami dan dan menerapkan menerapkan asuhan asuhan kepera"atan kepera"atan klien klien dengandengan

labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

&.

&. Tujuan Tujuan !husus!husus a.

a. MahMahasiasis"a s"a mammampu pu menmengetagetahui hui de1de1iniinisisi

labio, palato, labiopalatoskiis

labio, palato, labiopalatoskiis

 b.

 b. Mahasis"a mampu mengetahui etiologiMahasis"a mampu mengetahui etiologi

labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

c.

c. MahMahasiasis"a mas"a mampmpu menu mengetagetahui phui patoato1isi1isioloologigi

labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

d.

d.

!ahasiswa mampu mengetahui "#$

!ahasiswa mampu mengetahui "#$ labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

e.

e. MahMahasiasis"a mas"a mampmpu menu mengetagetahui mhui maniani1est1estasi klasi kliniiniss

labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

1.

1. MahMahasiasis"a ms"a mampampu meu mengengetahtahui pui penaenataltalaksaaksanaanaann

labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

g.

g. MahMahasiasis"a mams"a mampu menpu mengetagetahui kohui komplmplikaikasi darisi dari

labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

.. h.

h. MahasiMahasis"a ms"a mampu ampu mengetmengetahui ahui asuhan asuhan keperakepera"atan "atan pada pada klienklien

labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

D. Man!aat Penulsan D. Man!aat Penulsan

Setelah mahasis"a mengetahui dan memahami bagaimana asuhan kepera"atan pada klien Setelah mahasis"a mengetahui dan memahami bagaimana asuhan kepera"atan pada klien dengan labiopalatoski+is diharapkan mahasis"a mampu2

dengan labiopalatoski+is diharapkan mahasis"a mampu2 (.

(. menmengidgidententi1ii1ikasikasikan asukan asuhan kehan keperpera"ata"atanan

labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

&

&.. mmeemmbbeerriikkaan n ddaan n mmeennggaapplliikkaassiikkaan n aassuuhhaan n kkeeppeerraa""aattaan n kklliieen n ddeennggaann

labiopalatoskiis

labiopalatoskiis

di rumah sakit.di rumah sakit.

BAB II

BAB II

TIN"AUAN TE#RI

TIN"AUAN TE#RI

(5)

A. De!ns A. De!ns *abio

*abio3plato 3plato skisis skisis adalah adalah merupamerupakan kan kongkongenital enital anomaanomali li yang yang berupberupa a adanyadanya a kelaikelainannan  bentuk

 bentuk pada pada struktur struktur "ajah. "ajah. alatoskisi alatoskisi adalah adalah adanya adanya celah celah pada pada garis garis tengah tengah palato palato yangyang disebabkan oleh kegagalan penyatuan susunan palato pada masa kehamilan 45(& minggu. disebabkan oleh kegagalan penyatuan susunan palato pada masa kehamilan 45(& minggu.

(-(- *abio 3 al*abio 3 alato skisis meato skisis merupakrupakan kongan kongenital yaenital yang berupng berupa adanya kela adanya kelainan benainan bentuk padatuk pada struktur "ajah ,Ngastiah% &'') 2

struktur "ajah ,Ngastiah% &'') 2 (64-

&-&- BibBibir ir sumsumbinbing g adaadalah mal1olah mal1ormarmasi si yanyang g disdisebaebabkabkan n oleoleh h gaggagalnyalnya a propropsupsuesuesus s nasnasalal med

median ian dan dan makmaksilasilaris ris untuntuk uk menmenyatyatu u selaselama ma perperkemkembanbangan gan embembrioriotiktik. . ,W,Woong%ng% /onna *.

/onna *. &''

7-7- alatoalatoskisis adaskisis adalah 1issurlah 1issura garis tengaa garis tengah pada polah pada polatum yantum yang terjadi kareg terjadi karena kegagna kegagalan &alan & sisi untuk menyatu

sisi untuk menyatu karena perkembangan embriotik karena perkembangan embriotik ,Wo,Wong% /onna *. ng% /onna *. &''7- &''7-Beberapa

Beberapa jenis jenis bibir bibir sumbing sumbing 22 a- 0nilateral #ncomplete

a- 0nilateral #ncomplete

Apabila celah sumbing terjadi hanya di salah satu sisi bibir dan tidak memanjang Apabila celah sumbing terjadi hanya di salah satu sisi bibir dan tidak memanjang hingga ke hidung.

hingga ke hidung.  b- 0nilateral complete  b- 0nilateral complete

Apabila celah sumbing terjadi hanya di salah satu bibir dan memanjang hingga ke Apabila celah sumbing terjadi hanya di salah satu bibir dan memanjang hingga ke hidung.

hidung.

c- Bilateral complete c- Bilateral complete

Apabila celah sumbing terjadi di kedua sisi bibir dan memanjang hingga ke hidung. Apabila celah sumbing terjadi di kedua sisi bibir dan memanjang hingga ke hidung.

8-8- *ab*abio alato skisio alato skisis merupais merupakan suatkan suatu u kelkelainainan yang dapat terjaan yang dapat terjadi pada daerah muludi pada daerah mulut%t%  palato

 palato skisis skisis ,subbing ,subbing palatum- palatum- dan dan labio labio skisis skisis ,sumbing ,sumbing tulang- tulang- untuk untuk menyatumenyatu selama perkembangan embrio ,9idayat% A+i+%

selama perkembangan embrio ,9idayat% A+i+% &'')2&(-*abios

*abioski+is ,celah ki+is ,celah bibir- dan palatoski+is ,celah palatum- dapat bibir- dan palatoski+is ,celah palatum- dapat terjadi secara terjadi secara tersendtersendiriiri atau dalam bentuk kombinasi. !edua cacat ini bera"al pada kehamilan bulan kedua%ketika atau dalam bentuk kombinasi. !edua cacat ini bera"al pada kehamilan bulan kedua%ketika  bagian

 bagian samping samping dan dan depan depan "ajah "ajah serta serta bidang bidang palatinum palatinum ,palatine ,palatine sheles- sheles- melakukanmelakukan  penggabungan

 penggabungan yang yang tidak tidak sempurna. sempurna. *abioski+is *abioski+is dengan dengan atau atau tanpa tanpa alatoki+is alatoki+is terjadi terjadi duadua kal

kali i leblebih ih serisering ng padpada a "an"anitaita. . alalatoatoskiski+is +is tantanpa pa *ab*abiokioki+is i+is leblebih ih serisering ng dijdijumpumpai ai padpadaa "anita.

"anita.

/e1ormitas *abioki+is dapat terjadi secara ulinateral%bilateral% atau kadang5kadang di garis /e1ormitas *abioki+is dapat terjadi secara ulinateral%bilateral% atau kadang5kadang di garis tengah. Mungkin hanya bibir yang terkena atau cacat tersebut bisa meluas hingga rahang atas tengah. Mungkin hanya bibir yang terkena atau cacat tersebut bisa meluas hingga rahang atas

(6)

atau rongga hidung. #nsidensinya ditemukan paling tinggi di antara anak5anak yang memiliki atau rongga hidung. #nsidensinya ditemukan paling tinggi di antara anak5anak yang memiliki ri"ayat celah bibir dalam keluarga.

ri"ayat celah bibir dalam keluarga. *abio

*abioski+is ski+is dengadengan n atau atau tanpa tanpa alatoalatoski+is ski+is terjadterjadi pi pada ada sekitar sekitar ( ( dari dari (.''(.''' ' kelahikelahiranran dalam masyarakat kulit putih. #nsidensi ini ditemukan lebih banyak pada masyarakat Asia dalam masyarakat kulit putih. #nsidensi ini ditemukan lebih banyak pada masyarakat Asia ,(%4 dari (''' penduduk- dan penduduk Amerika ,lebih dari 7%6 dari (.''' penduduk- tetapi ,(%4 dari (''' penduduk- dan penduduk Amerika ,lebih dari 7%6 dari (.''' penduduk- tetapi lebih rendah dalam masyarakat kulit hitam ,( dari &)'' penduduk-.

lebih rendah dalam masyarakat kulit hitam ,( dari &)'' penduduk-.

B. Et$l$g B. Et$l$g

!emungkinan

!emungkinan penyebab penyebab meliputi meliputi 22 (.

(. SindrSindrom kromom kromosom ataosom atau Sindru Sindrom Mendom Mendeliam ,celeliam ,celah bibiah bibir dikaitkr dikaitkan dengan dengan lebih dan lebih dariari 7''

7'' sindrom-&.

&. ajajanaanan teran teratagetagen selamn selama perka perkembembangangan janan janinin 7.

7. !om!ombinbinasi 1akasi 1aktor getor genetinetik dan link dan lingkugkungangann

a-a- :a:aktktor or 9e9ererediditeter 2r 2

Sebagai 1aktor yang sudah dipastikan. ;ilarsi 2 4)< dari 1aktor keturunan resesi1 dan Sebagai 1aktor yang sudah dipastikan. ;ilarsi 2 4)< dari 1aktor keturunan resesi1 dan &)< bersi1at dominan.

&)< bersi1at dominan. a. Mutasi gen.

a. Mutasi gen.

 b. !elainan kromosom  b. !elainan kromosom

 b- b- :aktor =ksternal 3 *ingkungan 2:aktor =ksternal 3 *ingkungan 2 (.

(. :akto:aktor usia r usia ibuibu &.

&. >bat5obatan A>bat5obatan Asetosal% Aspirin ,S?9setosal% Aspirin ,S?9A@/=#N5()- @i1ampisin% :enasetin%A@/=#N5()- @i1ampisin% :enasetin% Sul1onamid% Amin

Sul1onamid% Aminoglikosid% #ndometasin% Asam :lu1etamat% #bupro1en% oglikosid% #ndometasin% Asam :lu1etamat% #bupro1en% enisilamin%enisilamin% Antihistamin dapat menyebabkan celah langit5langit. Antineoplastik% !ortikosteroid Antihistamin dapat menyebabkan celah langit5langit. Antineoplastik% !ortikosteroid 7.

7. NutNutrisirisi 8.

8. enyaenyakit in1eksi Si1ilikit in1eksi Si1ilis% irus rubellas% irus rubella ).

). @ad@adiasiiasi 6.

6. Stres Stres emosioemosionalnal 4.

4. Trauma% ,trimester pertama-. ,WoTrauma% ,trimester pertama-. ,Wong% /onna *. &''ng% /onna *. &''7-

7-C. Pat$!s$l$g C. Pat$!s$l$g

*abioski+is terjadi akibat kegagalan 1usi atau penyatuan 1rominem maksilaris dengan *abioski+is terjadi akibat kegagalan 1usi atau penyatuan 1rominem maksilaris dengan 1rominem medial yang diikuti disrupsi kedua bibir rahang dan palatum anterior. Masa krisis 1rominem medial yang diikuti disrupsi kedua bibir rahang dan palatum anterior. Masa krisis 1usi tersebut terjadi sekitar minggu keenam pascakonsepsi. Sementara itu% palatoski+is terjadi 1usi tersebut terjadi sekitar minggu keenam pascakonsepsi. Sementara itu% palatoski+is terjadi akibat kegagalan 1usi dengan septum nasi. ;angguan palatum durum dan palatum molle akibat kegagalan 1usi dengan septum nasi. ;angguan palatum durum dan palatum molle terjadi pada kehamilan minggu ke54 sampai minggu ke5(&.

(7)

Selama

Selama bulan bulan kedua kedua kehamkehamilan% ilan% terjadi terjadi perkemperkembangan bangan bagian bagian depan depan dan sdan sampinamping "ajag "ajahh serta bidang palatinum ,palatine sheles-. !arena kelainan kromosom% pajanan teratogen% serta bidang palatinum ,palatine sheles-. !arena kelainan kromosom% pajanan teratogen% kelainan genetik% atau 1aktor lingkungan% bibir atau palatum tidak menyatu secara sempurna. kelainan genetik% atau 1aktor lingkungan% bibir atau palatum tidak menyatu secara sempurna.

/e1o

/e1ormitrmitas bas berkerkaisaaisar dar dari lri lekuekukan kan keckecil bil biasa iasa hinhingga gga celacelah bh bibiibir yr yang ang komkomplepleks.ks. la

latostoski+ki+is is bisbisa a terterjadi jadi parparsial sial atau atau tottotal. al. *ab*abiosioski+ki+is is tottotal al atau atau lenlengkagkap p melmelipuiputi ti daedaerahrah  palatum mole% osmaksila% dan aleolus pada satu atau kedua sisi premaksila.

 palatum mole% osmaksila% dan aleolus pada satu atau kedua sisi premaksila. ?elah

?elah bibir bibir ganda ganda merupmerupakan bakan bentuk entuk de1ormde1ormitas yitas yang paang paling ling parah. parah. ?elahn?elahnya teya terbenturbentuk k  dari palatum mole ke depan salah satu sisi hidung. ?elah bibir ganda ini memisahkan daerah dari palatum mole ke depan salah satu sisi hidung. ?elah bibir ganda ini memisahkan daerah maksila dan premaksila menjadi segmen yang bergerak bebas. *idah dan otot5otot yang lain maksila dan premaksila menjadi segmen yang bergerak bebas. *idah dan otot5otot yang lain dapat menggeser segmen tersebut sehingga memperlebar celah bibir.

dapat menggeser segmen tersebut sehingga memperlebar celah bibir.

D. %#C D. %#C

#nsu1isiensi

#nsu1isiensi +at +at toksikosis toksikosis selama selama in1eksi in1eksi genetikgenetik 0ntuk

0ntuk tumbuh tumbuh kembang kembang kehamilankehamilan

!egagalan

!egagalan 1ungsi 1ungsi palatum palatum kegagalan kegagalan 1ungsi 1ungsi palatumpalatum ada

ada garis garis tengah tengah dengan dengan septum septum nasinasi

re1leks

re1leks mengisap mengisap Asi% Asi% yang yang bayi bayi re"el% re"el% adanya adanya sumbing adanya sumbing adanya dis1ungsi adanyadis1ungsi adanya terganggu

terganggu akibat akibat adanya adanya menangis% menangis% pada pada bibir bibir dan dan tuba tuba eustachi eustachi gangguangangguan  patologis% pucat% turgor ku

 patologis% pucat% turgor kulit lit tidak dapat tidak dapat palatum palatum yang dapat me5 yang dapat me5 pertumbuhanpertumbuhan  jelek% kulit kering% perut

 jelek% kulit kering% perut beristirahat beristirahat ngakibatkan ter5 anatomi nasongakibatkan ter5 anatomi naso kembung%

kembung% BB BB menurun. menurun. /engan /engan tenang% tenang% jadinya otitis jadinya otitis 1aring% 1aring% adanyaadanya dan

dan nyaman% nyaman% media media serta serta garis garis jahitanjahitan sulit

sulit mengisap mengisap gangguan gangguan pada pada daerahdaerah dan

dan menelan menelan Asi Asi resti resti pendengaran% pendengaran% mulut.mulut. trauma

trauma adanya adanya si1atsi1at sisi

sisi pembedahan pembedahan kurang kurang me5me5 erubahan

erubahan nutrisi nutrisi kurang kurang resti resti trauma trauma sisi sisi nerima%sensiti1%nerima%sensiti1% dari

dari kebutuhan kebutuhan tubuh tubuh pembedahan pembedahan adanya adanya sumbing sumbing gangguan gangguan rasarasa  pada bibir dan

 pada bibir dan nyaman nyerinyaman nyeri

  palatum.

(8)

@esti

@esti perubahanperubahan Menjadi orangtua Menjadi orangtua

 @e1erensi 2  @e1erensi 2

(.

(. NgastiNgastinya. nya. &'')&''). era. era"atan "atan anak anak sakit esakit edisi &disi &. $aka. $akarta 2 =rta 2 =;?;? &.

&. /oeng/oengoes Marlioes Marlin. &''n. &''(. @en(. @encana cana AsuAsuhan !ephan !epera"ataera"atan% $akartn% $akarta 2 =;?a 2 =;?

E. Man!estas Klns E. Man!estas Klns Ta

Tanda dan gejala dapat nda dan gejala dapat meliputi2meliputi2 (.

(. *ab*abio5io5atau atau palpaltostoski+ki+is yais yang tang tampampak jelk jelasas &.

&. !esuli!esulitan daltan dalam pemam pemberian berian makanmakanan karean karena 1usi na 1usi palatupalatum tidam tidak lengk lengkap.kap.

3

3..TeTerjadi perjadi pemisahan bibir.misahan bibir.

4

4..Berat badan tidak bertambah.Berat badan tidak bertambah.

5

5..ada bayi terjadi regurgitasi nasal ketika menyusui yaitu keluarnya air susu dari hidung.ada bayi terjadi regurgitasi nasal ketika menyusui yaitu keluarnya air susu dari hidung.

6

6..!esukaran dalam menghisap3makan!esukaran dalam menghisap3makan

7

7../istorsi pada hidung/istorsi pada hidung

8

8..TaTampak sebagian mpak sebagian atau keduanyaatau keduanya

9

9..Adanya celah pada bibir Adanya celah pada bibir 

&. Penatalaksanaan &. Penatalaksanaan

(.

(. embeembedahan dahan untuuntuk menk mengorekgoreksi si labiolabioski+ies ski+ies ketika ketika bayi bayi baru bbaru berusia erusia beberabeberapa hapa hari Cri C tindakan ini memungkinkan bayi untuk menghisap.

tindakan ini memungkinkan bayi untuk menghisap. &.

&. emasaemasangan prongan prosthesis osthesis ortodortodontik unntik untuk memtuk memperbaikperbaiki kemampi kemampuan bayuan bayi untuki untuk menghisap

menghisap 7.

7. embeembedahan dahan untuk untuk mengmengoreksi oreksi palatopalatosgi+ies sgi+ies dilakudilakukan kekan ketika baytika bayi berusi berusia (& hia (& hinggaingga ( bulan% sudah mengalami kenaikan berat badan dan bebas dari in1eksi

( bulan% sudah mengalami kenaikan berat badan dan bebas dari in1eksi 8.

8. TeTeraprapi bicai bicara untra untuk meuk mengongorekreksi polsi pola bicaa bicarara ).

). enggengguanaan uanaan speech speech bulb bulb dengdengan ban bentuk entuk khusukhusus s yang yang di padi pasang sang di bdi bagian agian posterposteriorior  prostesis

 prostesis ortodontik untuk menutuortodontik untuk menutup naso1aring jika terdapat celah lebar berbentuk tapalp naso1aring jika terdapat celah lebar berbentuk tapal kuda

kuda yang myang membuat embuat pembedahan tidak pembedahan tidak mungkin mungkin dilakukan ,untudilakukan ,untuk membantu k membantu anakanak mengembangkan pola bicara yang dpat

mengembangkan pola bicara yang dpat dipahami-6.

6. Nutrisi Nutrisi yang yang adekuadekuat baat bagi tugi tumbuhmbuh5kemb5kembang ang yang yang normalnormal 4.

4. enggenggunaan unaan dot ydot yang luang lunak dan nak dan berukberukuran buran besar denesar dengan lugan lubang bang lebih dlebih dari satu ari satu sepertiseperti  putting susu domba untuk m

 putting susu domba untuk memperbaiki pola menyusu dan meningkatkan status gi+i.emperbaiki pola menyusu dan meningkatkan status gi+i.

G. K$m'lkas G. K$m'lkas

!omplikasi dapat meliputi2 !omplikasi dapat meliputi2

(9)

• !erusakan pendengaran yang sering disebabkan oleh kerusakan atau in1eksi rekuren!erusakan pendengaran yang sering disebabkan oleh kerusakan atau in1eksi rekuren  pada telinga tengah.

 pada telinga tengah. •

• ;a;angngguguan an bibicacara ra yyanang g pepermrmananen en sesekakalilipupun n susudadah h didilalakukukakan n kokorereksksi i dedengnganan  pembedahan.

 pembedahan.

H. Asuhan Ke'era(atan 'a)a Klen

H. Asuhan Ke'era(atan 'a)a Klen )engan La*$'alat$sk+s)engan La*$'alat$sk+s a, Pengkajan

a, Pengkajan Ke'era(atanKe'era(atan (.

(. BioBiodatdata pasiea pasien dan bin dan biodaodata penta penanganggungung ja"ag ja"abb &.

&. @i@i"ay"ayat keat kesehsehatatan man masa lasa lalualu

Mengkaji ri"ayat kehamilan ibu% apakah ibu pernah mengalami trauma pada kehamilan Mengkaji ri"ayat kehamilan ibu% apakah ibu pernah mengalami trauma pada kehamilan Tr

Trimeimestester r #. #. BagBagaimaimana ana pempemenuenuhan han nutnutrisi risi ibu ibu saat saat hamhamil% il% obaobat5obt5obat at yayang ng perpernahnah di

dikokonsnsumumsi si ololeh eh ibibu u dadan n apapakakah ah ibibu u pepernrnah ah strstresess s saasaat t hamhamilil. . aasisien en memendndereritaita insu1isiensi +at untuk tumbuh kembang organ selama masa embrional.

insu1isiensi +at untuk tumbuh kembang organ selama masa embrional. 7.

7. @i@i"ay"ayat keat kesehsehatatan sean sekakaranrangg Mengk

Mengkaji aji berat3berat3panjanpanjang g bayi bayi saat saat lahirlahir% % pola pola pertumpertumbuhanbuhan% % pertampertambahanbahan3penu3penurunanrunan  berat badan% ri"ayat otitis media dan in1eksi saluran perna1asan atas.

 berat badan% ri"ayat otitis media dan in1eksi saluran perna1asan atas. 8.

8. @i@i"a"ayyat kat keleluauargrgaa

@i"ayat kehamilan% ri"ayat keturunan% labiopalatoskisis dari keluarga% penyakit si1ilis @i"ayat kehamilan% ri"ayat keturunan% labiopalatoskisis dari keluarga% penyakit si1ilis dari orang tua laki5laki.

dari orang tua laki5laki. ).

). eememeririksksaaaan :in :isisikk aa-- MMaattaa

(-(- !e!eadadaaaan kon konjnjunungtgtiiaa

&-&- !e!eadadaaaan n scsclelerara

7-7- !e!eadadaaaan n lelensnsa a pupupipill

 b- b- 9idung9idung

(-(- !emamp!emampuan uan penglpenglihatan ihatan kepekkepekaan aan pencipenciumanuman

&-&- AdaAdanynya polipa polip3ha3hambambatan laitan lain pada hin pada hidundung.g.

c-c- MuMululut t dadan n BiBibibirr

(-(- WWaarnrna bia bibbirir

&-&- ApApakakah ah adada la lukukaa

7-7- ApApakakah ah adada ka kelelainainanan d

d-- **eehheer  r  

(-(- !e!eadadaaaan en ena juna jugugulalaririss

(10)

ee-- TTeelliinnggaa

(-(- BeBentntuk uk tetelilingngaa

&-&- !e!epepekakaan pean pendndenengagaranran

7-7- !e!ebebersrsihihan an tetelilingngaa 11-- //aaddaa

(-(- BeBentntuk uk dadan in iramrama na napapasas

&-&- !ea!eadaadaan jan jantuntung ng dan dan parparu5pu5paruaru

g-g- AbAbdodomemenn

(-(- AdAda kea kelailainanan atn atau tau tididakak

&-&- BenBentuktuknya nya supsupel el atau atau tidtidakak h

h-- ;;eenniittalaliiaa

(-(- !eb!ebersiersihan han daedaerah rah gengenetaletaliaia

&-&- AdAda ea edemdema aa atau tau titidakdak

7-7- !e!eadadaaaan aln alat gat genenetaetaliliaa

i-i- =k=kststermermitaitas as atatas ds dan an baba"a"ahh

(-(- BenBentuktuknya nya nornormal mal ataatau tu tidaidakk

&-&- TTononus ous otot tot kuakuat att atau lau lemaemahh

 j- j- !ulit!ulit

(-(- WaWarna kulitrna kulit &-Turgor kulit &-Turgor kulit

6-6- eengngkakajiajian on ola :ula :ungngsisi a.

a. AkAktitiiitatas 3 iss 3 istitirarahahatt (

(-- SSuulliit t mmeennggiissaap p AASS## &

&-- SSuulliit t mmeenneellaan n AASS## 7

7-- BBaayyi i rree""eell%%mmeennaannggiiss

8-8- TiTidadak k dadapapat t beberirististirarahat hat dedengngan an tetenanang ng dadan n nynyamaamann  b.

 b. SirkulasiSirkulasi (

(-- uuccaatt

&-&- TuTurgrgor or kukulilit jet jelelekk c.

c. MaMakkananan an 3 c3 caiairarann

(-(- Berat Berat badan badan menurmenurunun

&-&- ererut kembut kembungung

7-7- TuTurgor kurgor kulit jelek% kulit jelek% kulit keringlit kering d

d.. NeNeururoosesennsosoriri

(11)

&-&- AdanyAdanya si1at kurang mena si1at kurang menerima% senerima% sensiti1 siti1  e.

e. NyNyamaman an 3 n3 nyyererii

(-(- AdAdanyanya resa resikiko teo tersersedadakk

&-&- /i/is1us1ungngsi tsi tububa eua euststachachii

7-7- AdAdanyanya garia garis jahis jahitan ptan pada dada daeraaerah muh mulutlut

*, Dagn$sa

*, Dagn$sa Ke'era(atanKe'era(atan (.

(. @esiko as@esiko aspirasi berpirasi berhubuhubungan denngan dengan gangan gangguan mgguan menelanenelan. ,NAN/. ,NAN/A% &'')A% &'')5&''5&''6- 6-&.

&. !etidak!etidakseimbaseimbangan nutngan nutrisi kuranrisi kurang dari kebutug dari kebutuhan tubuhan tubuh berhubh berhubungaungan dengan re1ln dengan re1leDeD menghisap pada anak tidak

menghisap pada anak tidak adekuat. ,NAN/A% &'')5&''6-adekuat. ,NAN/A% &'')5&''6-7.

7. !erusak!erusakan komuan komunikasi ernikasi erbal berhubbal berhubungaungan dengan keln dengan kelainan anatainan anatomis ,labiomis ,labiopalatopalatoski+ioski+is- s-,NAN/A%

,NAN/A% &'')5&''6-8.

8. ;angg;angguan rasa nyuan rasa nyaman nyaman nyeri berhueri berhubungbungan dengaan dengan insisi pemn insisi pembedahabedahan. ,NAN/n. ,NAN/A% &'')A% &'')55

&''6-).

). @esiko in@esiko in1eksi ber1eksi berhubuhubungan denngan dengan insigan insisi pembedsi pembedahan. ,NAahan. ,NAN/A% &N/A% &'')5&'')5&''6- ''6-6.

6. AnsietaAnsietas berhubs berhubungaungan dengan kn dengan kurangurangnya pennya pengetahugetahuan keluaan keluarga tentrga tentang penyang penyakit.akit. ,NAN/A%

,NAN/A%

&'')5&''6--, Ren-ana Asuhan Ke'era(atan -, Ren-ana Asuhan Ke'era(atan

N N $ $

D

(12)

(.

(. !etidakseimbangan!etidakseimbangan nutrisi kurang dari nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh kebutuhan tubuh  berhubungan dengan  berhubungan dengan re1leD menghisap re1leD menghisap  pada anak tidak  pada anak tidak

adekuat adekuat

Setelah dilakukan tindakan k  Setelah dilakukan tindakan k  e5pera"atan

e5pera"atan

selama &D&8 jam diharapkan selama &D&8 jam diharapkan  perubahan

 perubahan nutrisi nutrisi dapatdapat teratasi dengan kriteria hasil2 teratasi dengan kriteria hasil2

• tidak pucattidak pucat •

• turgor kulit membaikturgor kulit membaik •

• kulit lembab% perut tidakkulit lembab% perut tidak

kembung kembung

•  bayi  bayi menunjukanmenunjukan

 penambahan berat badan  penambahan berat badan

yang tepat. yang tepat. Manajemen Nutrisi Manajemen Nutrisi emberian AS# emberian AS#

(. Bantu ibu dalam menyusui% bila ini (. Bantu ibu dalam menyusui% bila ini

adalah keinginan ibu. osisikan adalah keinginan ibu. osisikan dan stabilkan puting susu dengan dan stabilkan puting susu dengan  baik di dalam rongga mulut.  baik di dalam rongga mulut. &. Bantu menstimulasi re1leks ejeksi &. Bantu menstimulasi re1leks ejeksi

Asi secara manual 3 dengan Asi secara manual 3 dengan  pompa payudara sebelum  pompa payudara sebelum

menyusui menyusui

7. ;unakan alat makan khusus% bila 7. ;unakan alat makan khusus% bila menggunakan alat tanpa puting. menggunakan alat tanpa puting. ,dot% spuit asepto- letakan 1ormula ,dot% spuit asepto- letakan 1ormula di belakang lidah

di belakang lidah 8. Melatih ibu untuk me

8. Melatih ibu untuk memberikan Asimberikan Asi yang baik bagi bayinya

yang baik bagi bayinya

). Menganjurkan ibu untuk tetap ). Menganjurkan ibu untuk tetap menjaga kebersihan% apabila di menjaga kebersihan% apabila di  pulangkan

 pulangkan

6. !olaborasi dengan ahli gi+i. 6. !olaborasi dengan ahli gi+i.

&.

&. ;angguan rasa;angguan rasa nyaman nyeri nyaman nyeri  berhubungan dengan  berhubungan dengan insisi pembedahan insisi pembedahan Setelah

Setelah dilakudilakukan kan tindaktindakanan ke

kepeperara"a"atatan n seselamlama a &D&D&8&8  jam

 jam diharapkan diharapkan nyeri nyeri dapatdapat te

terkrkonontrotrol l dedengngan an krkrititereriaia hasil2

hasil2

• Bayi tidak re"elBayi tidak re"el •

• Tidak menangisTidak menangis •

• Bayi mengalami tingkatBayi mengalami tingkat

kenyamana yang optimal kenyamana yang optimal

• Bayi tampak nyaman danBayi tampak nyaman dan

istirahat dengan tenang. istirahat dengan tenang.

Ma

Mananajemjemen nyen nyereri i (. !a(. !aji taji tandnda5a5tatandnda ita italal% pe% perhrhatatikikanan tackikardi dan peningkatan

tackikardi dan peningkatan  pernapasan.

 pernapasan.

&. !aji penyebab ketidaknyamanan &. !aji penyebab ketidaknyamanan

yang mungkin selain dari prosedur  yang mungkin selain dari prosedur  operasi

operasi

7. !aji skala nyeri% catat lokasi% 7. !aji skala nyeri% catat lokasi%

intensitas nyeri intensitas nyeri 8. Anjurkan keluarga 8. Anjurkan keluarga

untuk

untuk melakukan melakukan masase ringanmasase ringan ). $elaskan orangtua atau keluarga ). $elaskan orangtua atau keluarga untuk terlibat dalam pera"atan untuk terlibat dalam pera"atan  bayi

 bayi

6. !olaborasi% berikan analgesik 3 6. !olaborasi% berikan analgesik 3

sedati1 sesuai instruksi. sedati1 sesuai instruksi.

), Im'lementas ), Im'lementas

#mplementasi dilakukan sesuai dengan

#mplementasi dilakukan sesuai dengan aktiitas dari interensi yang aktiitas dari interensi yang telah telah direncanakan.direncanakan. e, Ealuas

e, Ealuas (.

(. !ebut!ebutuhan uhan nutrinutrisi tercsi tercukupukupi dan i dan adekuadekuat sertat serta opa optimal.timal. &

&.. NyNyereri tei teraratatasisi..

BAB III

BAB III

A/UHAN KEPERA%ATAN

A/UHAN KEPERA%ATAN

(13)

A.

A. KasusKasus

Bayi

Bayi laki5lalaki5laki ki NyNy.A .A berumberumur ur & & bulan bulan datang datang kerumkerumah ah sakit sakit dengdengan an keluhkeluhan an bayi bayi seringsering tersedak saat menyusu d

tersedak saat menyusu dan sulit menyusu. an sulit menyusu. #bu mengatakan b#bu mengatakan bayi sering tersedak dan ayi sering tersedak dan sulit untuk sulit untuk  menelan saat menyusu serta sering re"el. Setelah dilakukan pengkajian terdapat belahan pada menelan saat menyusu serta sering re"el. Setelah dilakukan pengkajian terdapat belahan pada  bibir%

 bibir% bayi bayi tampak tampak sulit sulit menghisap menghisap dan dan tersedak tersedak saat saat menyusu% menyusu% bayi bayi tampak tampak lemah lemah dan dan kurus%kurus% konjungtia anemis. lingkar lengan %7 cm. BB anak saat lahir 7 kg% BB sekarang 7 kg. Tanda5 konjungtia anemis. lingkar lengan %7 cm. BB anak saat lahir 7 kg% BB sekarang 7 kg. Tanda5 tanda ital menunjukkan% S274?% N2 (7'D3#% @@2 7&D3#% T/2 '36' mm9g. #bu mengatakan selam tanda ital menunjukkan% S274?% N2 (7'D3#% @@2 7&D3#% T/2 '36' mm9g. #bu mengatakan selam a masa kehamilan pada trimester # pernah minum obat penenang.#bu juga mengatakan salah satu a masa kehamilan pada trimester # pernah minum obat penenang.#bu juga mengatakan salah satu di keluarganya ada yang menderita penyakit ini yakni kakaknya. ada pemeriksaan 1oto rontgen di keluarganya ada yang menderita penyakit ini yakni kakaknya. ada pemeriksaan 1oto rontgen dite5mukan celah processus maDila dan processus nasalis media.

dite5mukan celah processus maDila dan processus nasalis media.

B.

B. PengkajanPengkajan

(. Anamnesa (. Anamnesa

#dentitas

#dentitas !lien2!lien2 Nama

Nama klien klien 2 2 An.BAn.B 0

0mmuurr 2 2 & & bbuullaann $$eenniis s !!eellaammiinn 2 2 llaakkii55llaakkii

Alasan Masuk @S2 Alasan Masuk @S2

!lien

!lien masuk masuk rumah rumah sakit sakit keluhkeluhan an keluhkeluhan an bayi bayi sering sering tersedatersedak k saat saat menymenyusu usu dan dan sulitsulit menyusu.

menyusu.

@i"ayat !esehatan Sekarang @i"ayat !esehatan Sekarang

,@!S-#bu

#bu mengatakan mengatakan bayi bayi sering sering tersedak tersedak dan dan sulit sulit untuk untuk menelan menelan saat saat menyusu menyusu serta serta seringsering re"el. Setelah dilakukan pengka

re"el. Setelah dilakukan pengkajian terdapat jian terdapat belahabelahan n pada bibir% bayi tampak pada bibir% bayi tampak sulit menelansulit menelan dan menyusu.

dan menyusu.

@i"ayat !esehatan /ahulu @i"ayat !esehatan /ahulu

,@!/-#bu mengatakan selama masa kehamilan pada trimester # pernah minum obat penenang. #bu mengatakan selama masa kehamilan pada trimester # pernah minum obat penenang.

@i"ayat !esehatan !eluarga @i"ayat !esehatan !eluarga

,@!!-#bu m

#bu mengatakan salah engatakan salah satu di satu di keluarganya keluarganya ada yada yang menderita ang menderita penyakit ini penyakit ini yakni kakakyakni kakaknn ya.

ya.

&. emeriksaan :isik &. emeriksaan :isik

TTE2 TTE2

T/

(14)

@@

@@ 2 2 7& 7& D3menitD3menit N N 2 2 (8' (8' D3menitD3menit S S 2 2 76%)76%)oo?? Antropometri Antropometri

55 BBB B ssaaaat t llaahhiirr2 2 7 7 kkgg 55 BBB B sseekkaarraanngg2 7 2 7 kkgg 55 **##**AA2 2 %%7 7 ccmm

  #nspeksi2   #nspeksi2

55 TTeerdrdapapat bat belelahahan an papada bda bibibirir%%

55 baybayi ti tamampak pak susulilit mt meneenelan lan dadan mn menyenyususuu 55 babayyi ti tamampapak k lelemamah h dadan n kukururuss

55 kkoonnjujunnggttiia a aanneemmiiss

7.

7. emeriksaan emeriksaan enunjangenunjang

ada

ada pemeriksaan pemeriksaan 1oto 1oto rontgen rontgen ditemukan ditemukan celah celah processus processus maDila maDila dan dan processus processus nasalinasali s media. s media. C. Analsa Data C. Analsa Data N N $ $ D

(15)

0

0 DD//11

22#bu mengatakan bayi sering#bu mengatakan bayi sering tersedak saat menyusu tersedak saat menyusu D#1

D#1 5 T/

5 T/ 2 '36' 2 '36' mm9gmm9g 5

5 @@ 2 @@ 2 7& D3me7& D3menitnit 5 5 N N 2 2 (7' (7' D3menitD3menit 5 S 5 S 2 2 7474oo ? ?

5 Terdapat belahan pada bibir% 5 Terdapat belahan pada bibir%

5 bayi tampak sulit menghisap dan 5 bayi tampak sulit menghisap dan

menelan menelan

ada pemeriksaan 1oto rontgen ada pemeriksaan 1oto rontgen ditemukan celah processus maDila ditemukan celah processus maDila dan processus nasalis media. dan processus nasalis media.

gangguan menelan% sulit gangguan menelan% sulit menyusu akibat kelainan menyusu akibat kelainan anatomis anatomis ,labiopalatoski+is-@esiko aspirasi @esiko aspirasi 3 3 DD//11

55 #bu #bu memengangataktakan ban bayi ayi sulsulit mit menyenyusuusu D#1

D#1

55 TeTerdardapat pat belbelahaahan pan pada da bibbibirir%%

55 babayyi i tatammpapak k ssululit it memengnghihissap ap dadann menelan

menelan

55 ada pemeriksaan 1oto rontgen diada pemeriksaan 1oto rontgen di temukan celah processus

temukan celah processus maDila dan processus nasalis maDila dan processus nasalis media.

media.

5 T/

5 T/ 2 '36' 2 '36' mm9gmm9g 5

5 @@ 2 @@ 2 7& D3me7& D3menitnit 5 5 N N 2 2 (7' (7' D3menitD3menit 5 S 5 S 2 2 7474oo ? ? Bb sekarang2 7 kg Bb sekarang2 7 kg Bb saat lahir2 7 kg Bb saat lahir2 7 kg *ila2 %7 cm *ila2 %7 cm !onjungtia anemis !onjungtia anemis

 bayi tampak lemah dan kur  bayi tampak lemah dan kurusus

 #ntake AS# tidak adekuat%  #ntake AS# tidak adekuat% re1lek menghisap yag tidak re1lek menghisap yag tidak adekuat

adekuat

!etidakseimbangan nutria kurang !etidakseimbangan nutria kurang

dari kebutuhan tubuh dari kebutuhan tubuh

D. Dagn$sa Ke'era(atan D. Dagn$sa Ke'era(atan

(.

(. !etid!etidakseakseimbanimbangan nutrgan nutrisi kuraisi kurang dari kebutng dari kebutuhan tubuuhan tubuh b3d intake asuph b3d intake asupan Aan AS# yang tidaS# yang tidak adekuak adekuat% re1let% re1lek k  menghisap tidak adekuat.

menghisap tidak adekuat. &.

&. @esik@esiko aspirao aspirasi b3d gangguasi b3d gangguan menelan menelan% sulit menn% sulit menyusu akiyusu akibat kelabat kelainan anatinan anatomis ,lomis ,labiopaabiopalatoslatoski+iski+is-.-. E.

(16)

N N $ $

D

Daaggnn$$ssaa NN##CC NNIICC AAkkttttaass

(

( !!etetididakakseseimimbabangnganan nutrisi kurang dari nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b3d kebutuhan tubuh b3d intake asupan AS# intake asupan AS# yang tidak adekuat% yang tidak adekuat% re1lek menghisap re1lek menghisap tidak adekuat tidak adekuat

Setelah dilakukan tindakan ke5 Setelah dilakukan tindakan ke5  pera"atan selam

 pera"atan selama &D&8 jama &D&8 jamdiharapdiharap kan status gi+i baik dengan

kan status gi+i baik dengan kriteria hasil 2

kriteria hasil 2

%%BB seimbang yang ditandai olehBB seimbang yang ditandai oleh kenaikan berat badan bulanan kenaikan berat badan bulanan ,(3& hingga (

,(3& hingga (

kg-%%!l!lieien n titidadak k lalagi gi tatampmpak ak lelemamahh lemah dan kurus

lemah dan kurus

%%!onjungtia tidak anemis!onjungtia tidak anemis

Manajemen Nutrisi Manajemen Nutrisi emberian AS# emberian AS#

(. Bantu ibu dalam menyusui% (. Bantu ibu dalam menyusui%

 bila ini adalah keinginan ibu.  bila ini adalah keinginan ibu. osisikan dan stabilkan puting osisikan dan stabilkan puting susu dengan baik di dalam susu dengan baik di dalam rongga mulut.

rongga mulut.

&. Bantu menstimulasi re1leks &. Bantu menstimulasi re1leks ejeksi Asi secara manual 3 ejeksi Asi secara manual 3 dengan pompa payudara dengan pompa payudara sebelum menyusui sebelum menyusui

7. ;unakan alat makan khusus% 7. ;unakan alat makan khusus%  bila menggunakan alat tanpa  bila menggunakan alat tanpa  puting. ,dot% spuit  puting. ,dot% spuit

asepto-letakan 1ormula di belakang letakan 1ormula di belakang lidah

lidah

8. *atih ibu untuk memberikan 8. *atih ibu untuk memberikan

Asi yang baik bagi ba Asi yang baik bagi ba yinyayinya ). Anjurkan ibu untuk tetap ). Anjurkan ibu untuk tetap

menjaga kebersihan% apabila menjaga kebersihan% apabila di pulangkan

di pulangkan

6. !olaborasi dengan ahli gi+i. 6. !olaborasi dengan ahli gi+i.

&

& @@esesikiko o aaspspiriraasisi  b3d gangguan  b3d gangguan menelan% sulit menelan% sulit menyusu akibat menyusu akibat kelainan anatomis kelainan anatomis ,labiopalatoski+is-. ,labiopalatoski+is-.

Setelah dilakukan tindakan Setelah dilakukan tindakan kepera"atan selama &D&8 jam kepera"atan selama &D&8 jam diharapkan tidak terjadi aspirasi diharapkan tidak terjadi aspirasi dengan kriteria hasil 2

dengan kriteria hasil 2

%% Bayi tidak tersedak saat menyusuBayi tidak tersedak saat menyusu

%% Bayi tidak muntah atau keluarnyaBayi tidak muntah atau keluarnya cairan ,air susu- dari hidung cairan ,air susu- dari hidung

%% Menunjukkan peningkatanMenunjukkan peningkatan

kemampuan menelan.

kemampuan menelan.

%% Bertoleransi thd asupan oral danBertoleransi thd asupan oral dan

sekresi tanpa aspirasi.

sekresi tanpa aspirasi.

%% Bertoleransi thd pemberianBertoleransi thd pemberian

 perenteral tanpa asp

 perenteral tanpa aspirasi.irasi.

Aspiration recaution

Aspiration recaution (.(. aantntau taau tandnda5a5tatandnda aspa aspirirasasii selama proses pemberian

selama proses pemberian

makan dan pemberian

makan dan pemberian

 pengobatan.

 pengobatan.

&.

&. TTemempatpatkan kan paspasien ien padpada pa posiosisisi

semi51o"ler atau 1o"ler.

semi51o"ler atau 1o"ler.

7.

7. Sediakan kateter penghisapSediakan kateter penghisap

disamping tempat tidur dan

disamping tempat tidur dan

lakukan penghisapan selama

lakukan penghisapan selama

makan% sesuai dengan

makan% sesuai dengan

kebutuhan.

kebutuhan.

&.

&. Catatan Catatan Perkem*anganPerkem*angan 9

(17)

 04 A'rl 3506

 04 A'rl 3506 ((88..''' ' WW##BB (( (.(. memembmbanantu ibtu ibu dau dalam mlam menyenyusuusui%i%  bila ini adalah keinginan ibu.  bila ini adalah keinginan ibu.

osisikan dan stabilkan puting susu osisikan dan stabilkan puting susu dengan baik di dalam rongga mulut. dengan baik di dalam rongga mulut. &.

&. membantu membantu menstimulasi menstimulasi re1leksre1leks ejeksi Asi secara manual 3 dengan ejeksi Asi secara manual 3 dengan  pompa payudara sebelum

 pompa payudara sebelum menyusui

menyusui 7.

7. menggunakan menggunakan alat makan alat makan khusus%khusus%  bila menggunakan alat tanpa  bila menggunakan alat tanpa  puting. ,dot% spuit asepto- letakan  puting. ,dot% spuit asepto- letakan

1ormula di belakang lidah 1ormula di belakang lidah 8.

8. melatih ibu melatih ibu untuk memberikan untuk memberikan AsiAsi yang baik bagi bayinya

yang baik bagi bayinya ).

). menganjurkan menganjurkan ibu unibu untuk tetaptuk tetap menjaga kebersihan% apabila di menjaga kebersihan% apabila di  pulangkan

 pulangkan

6. mengkolaborasi dengan ahli gi+i. 6. mengkolaborasi dengan ahli gi+i.

S2

S2 #bu #bu mengmengatakaatakan n BB BB bayi bayi nya nya naik%naik%  bayi

 bayi nya nya tidak tidak lagi lagi sulit sulit menelanmenelan dan menyusu dan menyusu >2 >2 BB BB sekarang2 sekarang2 7.)'' 7.)'' gr gr  T/ 2 '36' mm9g T/ 2 '36' mm9g S S 2 2 76%) 76%) cc @@ 2 7&D3menit @@ 2 7&D3menit  N  N 2 (7'D3menit2 (7'D3menit

!lien tidak lagi tampak lemah dan !lien tidak lagi tampak lemah dan kurus

kurus

!onjungtia ananemis !onjungtia ananemis

A2

A2 Masalah Masalah teratasiteratasi

2

2 5 5 ,9entikan ,9entikan interensi interensi

--(

(44..'' WW##BB && (.(. memmemantantau au tantanda5da5tantanda da aspaspirairasisi

selama proses pemberian makan

selama proses pemberian makan

dan pemberian pengobatan.

dan pemberian pengobatan.

&.

&. memenemnempapatktkan paan pasiesien padn pada posa posisisii

semi51o"ler atau 1o"ler.

semi51o"ler atau 1o"ler.

S

Seeddiiaakkaan n kkaatteetteer r ppeenngghhiisasapp

disamping tempat tidur dan lakukan

disamping tempat tidur dan lakukan

 penghisapan

 penghisapan selama selama makan% makan% sesuaisesuai

dengan kebutuhan.

dengan kebutuhan.

7.

7. memenynyedediakiakan an kakateteteter r pepengnghihisapsap

disamping tempat tidur dan lakukan

disamping tempat tidur dan lakukan

 penghisapan

 penghisapan selama selama makan% makan% sesuaisesuai

dengan kebutuhan.

dengan kebutuhan.

S2 S2 55

>2 5

>2 5 tidak terjadi terstidak terjadi tersedak saat meedak saat menyusunyusu

%%ttiiddaak k tteerrjajaddi i mmuunnttaah h ssaaaatt menelan

menelan

A2

A2 Masalah Masalah teratasiteratasi

 2 2 5 5 ,9entikan ,9entikan interensi interensi

--BAB I7

BAB I7

PENUTUP

PENUTUP

(18)

A.

A. KeKessm'm'ululanan

*abio3plato skisis adalah merupakan kongenital anomali yang berupa adanya kelainan bentuk  *abio3plato skisis adalah merupakan kongenital anomali yang berupa adanya kelainan bentuk   pada

 pada struktur struktur "ajah. "ajah. alatoskisi alatoskisi adalah adalah adanya adanya celah celah pada pada garis garis tengah tengah palato palato yangyang disebabkan oleh kegagalan penyatuan susunan palato pada masa kehamilan 45(& minggu. disebabkan oleh kegagalan penyatuan susunan palato pada masa kehamilan 45(& minggu. /iagnosa kepera"atan yang biasa muncul pada klien dengan labiopalatoski+is yaitu2

/iagnosa kepera"atan yang biasa muncul pada klien dengan labiopalatoski+is yaitu2 4.

4. @esiko @esiko aspirasaspirasi beri berhubuhubungan ngan dengadengan gan ganggungguan man menelanenelan.. .

. !eti!etidakdakseimseimbanbangan nutrisgan nutrisi i kurkurang dari ang dari kebkebutuutuhan tubuh berhuhan tubuh berhubunbungan dengagan dengan n re1lre1leDeD menghisap pada anak tidak adekuat.

menghisap pada anak tidak adekuat. .

. !erusak!erusakan komuan komunikasi ernikasi erbal berhubbal berhubungaungan dengan keln dengan kelainan anatainan anatomis ,labiomis ,labiopalatopalatoski+ioski+is- s-('.

('. ;angguan rasa nyaman ;angguan rasa nyaman nyeri berhubungan dnyeri berhubungan dengan insisi pembedahan.engan insisi pembedahan. ((.

((. @esiko in1eksi berhub@esiko in1eksi berhubungan dengan ungan dengan insisi pembedahan.insisi pembedahan. (&.

(&. Ansietas berhubungan dengan Ansietas berhubungan dengan kurangnya pengetahuan kurangnya pengetahuan keluarga tentang penykeluarga tentang penyakit.akit.

B.

B. /aran/aran

• Bagi seorang pera"at diperlukan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan teoriBagi seorang pera"at diperlukan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan teori  penyakit dalam menerapkan asuhan kepera"atan pada klien dengan labiop

 penyakit dalam menerapkan asuhan kepera"atan pada klien dengan labiopalatoski+is.alatoski+is. •

• #n1ormasi yang adekuat dan pendidikan kesehatan mengenai labiopalatoski+is sangat#n1ormasi yang adekuat dan pendidikan kesehatan mengenai labiopalatoski+is sangat  berman1aat

 berman1aat baik baik untuk untuk klien klien maupun maupun keluarga keluarga klien% klien% agar agar klien klien dan dan keluarganyakeluarganya mampu mengatasi masalahnya secara mandiri.

mampu mengatasi masalahnya secara mandiri.

DA&TAR PU/TAKA

DA&TAR PU/TAKA

/onna% *. Wo

/onna% *. Wong. &''7. edoman !linis !epera"atan ediatrik. ng. &''7. edoman !linis !epera"atan ediatrik. =disi 8. =;? 2 $=disi 8. =;? 2 $akarta.akarta.

/oengoes Marlin. &''(. @encana Asuhan !epera"atan% $akarta 2 /oengoes Marlin. &''(. @encana Asuhan !epera"atan% $akarta 2 =;?=;?

 Ngastinya. &''). era"atan anak sakit edisi &. $akarta 2 =;?  Ngastinya. &''). era"atan anak sakit edisi &. $akarta 2 =;?

(19)

ri

rice% ce% S. S. A. A. WiWilsolson% n% *. *. M. M. ((). ). atato1io1isiolsiologi ogi !on!onsep sep !li!linis nis roroses5ses5roroses ses enyenyakitakit ,terjemahan-. =disi 8. =;? 2 $akarta.

,terjemahan-. =disi 8. =;? 2 $akarta.

Wi

Wilklkininsoson% n% $u$udidith th M.M..&.&'('(7.7.  Buku  Buku Saku Saku Diagnosa Diagnosa Keperawatan: Keperawatan: Diagnosis Diagnosis NANDA,NANDA,

 Intervensi NIC, Kriteria Hasil NOC, Ed 9

Referensi

Dokumen terkait

“Çiftçilerin bugün her yerde karşı karşıya kaldığı tüm sorunlar bizim de başımızda ama özellikle küresel ısınmanın sonuç- larına bağlı olarak çok daha

Selain launching kantor, dibuka juga event Indonesia Peduli Difabel (IPD) bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Padang dalam program

Surat Ketetapan Pajak Daerah Nihil yang selanjutnya disingkat SKPDN adalah surat ketetapan pajak yang menentukan jumlah pokok pajak sama besarnya dengan jumlah

Buka file yang sudah anda buat, Lalu di Menu Bar pilih dan klik Slide Show setelah itu pilih dan.. klik

PENGARUH STORE ATMOSPHERE TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu..

Pada penelitian ini, dirancang dan diimplementasikan sebuah sistem yang dapat memantau getaran dan amplitudo terbesar pada struktur bangunan yang diakibatkan oleh

Dinas Pariwisata Kabupaten Sragen berusaha mengoptimalkan dana yang diberikan oleh Pemerintah untuk kepentingan promosi serta meningkatkan pelyanan dalam

Diisi oleh penerbit/penulis sebelum buku diserahkan ke BSNP... KESESUAIAN URAIAN MATERI DENGAN SK DAN KD KELENGKAPAN KELUASAN KEDALAMAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR. HALAMAN