• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN GABUNGAN KELOMPOK TANI KAMPAR MAKMUR DALAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP) MENURUT PERSFEKTIP EKONOMI ISLAM (Studi kasus Desa Kampar Kecamatan Kampar Timur Kabupaten Kampar)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MANAJEMEN GABUNGAN KELOMPOK TANI KAMPAR MAKMUR DALAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP) MENURUT PERSFEKTIP EKONOMI ISLAM (Studi kasus Desa Kampar Kecamatan Kampar Timur Kabupaten Kampar)"

Copied!
94
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel II.1
Tabel II.2
Tabel II.3
Tabel II.4
+7

Referensi

Dokumen terkait

Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Gapoktan Guyub Makmur yang telah memanfaatkan dana PUAP untuk usahatani budidaya cabai Hibrida pada tahun 2012..

Adapun kendala-kendala yang menyebabkan masyarakat tidak mengembangkan program Pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) adalah hampir semua pengurus program PUAP di

Dan ada terdapat hubungan yang nyata antara tingkat pendidikan anggota dan lama berusaha tani dengan dinamika organisasi Gapoktan ARIHTA ERSADA.Secara serempak,

YUKI BASTANTA (080309040) dengan judul DAMPAK PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP) TERHADAP KINERJA DAN PENDAPATAN USAHA TANI ANGGOTA KELOMPOK TANI (Kasus:

Tabel 11 juga memperlihatkan bahwa indikator karakteristik Gapoktan yang berhubungan sangat nyata (p < 0,01) dengan format komunikasi adalah keeratan dan partisipasi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Ekonomi Desa Simpan pinjam (UED-SP) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Mayang Pongkai Kecamatan Kampar Kiri

Dengan jumlah petani pada gapoktan Sinar tani yaitu 159 orang yang terbagi dalam 5 kelompok tani (Poktan), sedangkan untuk sampel dilakukan dengan cara Purposive sampling

Sampai dengan sekarang BUMDes Makmur Bersama telah memiliki empat unit usaha yaitu pengkalan penjualan gas elpiji, BRI Link, warung, dan unit Simpan Pinjam, seperti yang terlihat pada