Kajian Efek Analgetik dan Toksisitas Subakut Dari Ekstrak Etanol Daun Kitolod (Isotoma longiflora L.) Pada Mencit Putih Jantan
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dua puluh lima mencit jantan dibagi menjadi lima kelompok, kelompok pertama sebagai kontrol negative yang diberikan CMC Na 1 % b/v secara oral, kelompok kedua
Dua puluh lima mencit jantan dibagi menjadi lima kelompok, kelompok pertama sebagai kontrol negative yang diberikan CMC Na 1 % b/v secara oral, kelompok kedua
Pada penelitian ini digunakan 50 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 10 ekor mencit yaitu kelompok kontrol diberi suspensi
yang diberi ekstrak etanol daun tapak liman menunjukkan penurunan jumlah geliat yang signifikan dibandingkan hewan kontrol fositif (hanya diberi penginduksi asam
- Kelompok IV : 5 ekor mencit diberi ekstrak etanol daun Isotoma longiflora (L) Presl yang telah dilarutkan dalam 1 ml akuades dengan dosis (600mg/mencit) 30.000 mg/ kgBB peroral..
yang diberi ekstrak etanol daun tapak liman menunjukkan penurunan jumlah geliat yang signifikan dibandingkan hewan kontrol fositif (hanya diberi penginduksi asam
Pada uji utama,kelompok perlakuan ekstrak etanol daun berenuk dosis 2000 mg/kg BB tidak menunjukkan perbedaan secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol negatif Na-CMC 1%
Pemberian Ekstrak Terhadap Hewan Uji Tikus putih jantan sebanyak 16 ekor dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, masing-masing perlakuan sebanyak 4 ekor tikus dengan perlakuan seperti