Hak Kewarisan Zawil Arham (Perspektif Mazhab Hanafiyah dan Syafi\u27iyah)
Teks penuh
Dokumen terkait
Jika seseorang meninggal dunia dengan meninggalkan ahli waris yang terdiri dari seorang anak perempuan, duda dan ayah dengan meninggalkan harta warisan sebesar
1. Saudara seibu hanya bisa mendapat warisan dari pewaris bila pewaris tidak meninggalkan anak dan ayah. Jadi mereka terhijab oleh anak dan ayah. Bagian saudara seibu
menurut penulis sendiri, bahwa meskipun seseorang telah meninggal dunia yang sebenarya urusan dunianya sudah terputus tetapi orang tersebut masih memiliki tanggungan yang
menurut penulis sendiri, bahwa meskipun seseorang telah meninggal dunia yang sebenarya urusan dunianya sudah terputus tetapi orang tersebut masih memiliki tanggungan yang
Jika seorang di antara anak meninggal lebih dahulu, dan ia memiliki anak atau cucu dari pewaris, cucu tersebut mendapat ¼ sebagai ahli waris pengganti
waris pengganti. “Ahli waris yang meninggal lebih dahulu dari pada si pewaris maka kedudukannya dapat digantikan oleh anaknya, kecuali mereka yang tersebut dalam
(6) Bila pewaris meninggal tanpa meninggalkan anak, satu saudara perempuan kandung (berasal dari ayah dan ibu yang sama, walaupun pewaris tidak senasab
Dalam sistem pembagian harta warisan seseorang ahli waris dan juga pewaris harus Islam, sesuai dengan perkataan dari Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhoriy: ُمِلْسُلما