• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM TEMU PENGUATAN ANAK & KELUARGA (TEPAK) TAHUN 2015 YAYASAN SWARA PEDULI INDONESIA JAKARTA (YSPIJ)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM TEMU PENGUATAN ANAK & KELUARGA (TEPAK) TAHUN 2015 YAYASAN SWARA PEDULI INDONESIA JAKARTA (YSPIJ)"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN

PROGRAM TEMU PENGUATAN ANAK &

(2)

DAFTAR ISI

01

DAFTAR ISI

02

PENDAHULUAN

03

KEGIATAN

04

WAKTU PELAKSANAAN

06

PENGORGANISASIAN

KEGIATAN

07

CAPAIAN

08

PENUTUP

(3)

Persoalan anak yang

bekerja di jalan di Wilayah

Jakarta Timur tidak terlepas dari

tidak terpenuhinya hak dasar

anak, sehingga menjadi hal yang

sangat fundamental karena

pemerintah menyebutnya

sebagai "penyandang masalah

kesejahteraan sosial (PMKS)"

yang secara definisi mengalami

kerusakan dan harus diperbaiki.

Selain itu stigma "anak jalanan"

identik dengan hal yang negatif

sudah melekat pada anak-anak

ini menimbulkan diskriminasi

sehingga sangat menyulitkan

terpenuhinya Hak Dasar Anak

seperti : Hak atas Identitas dan

Kewarganegaraan (Akta

Kelahiran), Hak Tumbuh

Kembang (pendidikan dan

kesehatan), Hak Hidup (serta

terciptanya rasa aman dalam

lingkungan yang terbaik untuk

anak), Hak partisipasi

(mendengarkan pendapat anak).

Berbagai persoalan di atas

bersumber pada satu

permasalahan yaitu hilangnya

fungsi keluarga sebagai tempat

pengasuhan, pendidikan,

pemeliharaan, pembinaan,

perlindungan, dan tumbuh

kembang anak (menurut UU

No.35 Tahun 2014 tentang

Perlindungan Anak).

Program Temu Penguatan

Anak dan Keluarga adalah salah

satu solusi untuk merekontruksi

kembali peran dan fungsi

keluarga anak yang bekerja di

jalan, sehingga anak

mendapatkan pengasuhan yang

terbaik dan fungsi keluarga dapat

berjalan dengan semestinya.

LATAR BELAKANG

MASALAH

PENDAHULUAN

Proses Perkenalan Pada Sesi CDS - Child Development Session (Atas) dan FDS (Family Development Session)

(4)

a. Program

ini

bertujuan

untuk

meningkatkan

pemahaman orang tua/keluarga yang bertanggung

jawab dalam pengasuhan dan perlindungan anak

b. Meningkatkan kepedulian para pekerja sosial dalam

memberikan pendampingan anak yang bekerja di

jalan.

c. Meningkatkan pemahaman anak tentang hak-hak

mereka dan mengenali identitas mereka.

TUJUAN

a. Pasal 5 ayat (2), Pasal 27, dan Pasal 34

Undang-Undang Dasar1945.

b. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor

IV/MPR/1978 tentang Garis-garis Besar Haluan

Negara;

c. Undang-undang Nomor 6 Tahun 1974 tentang

Ketentuan-ketentuan Pokok Kesejahteraan Sosial

(Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 53, Tambahan

Lembaran Negara Nomor 3039).

d. (Permensos) RI Nomor 08 Tahun 2012 tentang

Pedoman

Pendataan

dan

Pengelolaan

Data

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)

dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial.

e. Keputusan Menteri Sosial No.15 A/HUK/2010 tentang

Panduan umum Program Kesejahteraan Sosial Anak;

f. Keputusan Direktur Jendral Rehabilitasi Sosial No.35

Tahun 2013 Tentang Pedoman Operasional Bantuan

(Asistensi) Sosial Anak Jalanan melauli Lembag

Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

DASAR

PELAKSANAAN

PROGRAM

(5)

Sasaran program TEPAK 40 anak yang bekerja di

jalanan dan 40 orang tua yang menjadi dampingan Rumah

Singgah SWARA.

SASARAN

PROGRAM

KEGIATAN

Child Development Session (CDS) adalah kegiatan

turunan dari Program PKSA, dimana kegiatan ini dituJukan

untuk membangun kapasitas pengetahuan anak tentang

hak-haknya dan mengenal identitas dirinya.

CHILD

DEVELOPMENT

SESSION (CDS)

Family Development Session atau lebih dikenal

dengan FDS adalah kegiatan turunan dari program PKSA,

dimana kegiatan ini ditujukan untuk membangung Kapasitas

orangtua anak sebagai sasaran kegiatan, agar mereka

dapat menambah pengetahuan dalam hal pengasuhan

hak-hak anak mereka, pola hidup bersih dan pada akhirnya

menjadi orangtua yang lebih baik bagin anak-anak mereka.

Selain itu kegiatan ini menjadi ajang curhat para orangtua

anak dengan para Pekerja Sosial dan Fasilitator.

FAMILY

DEVELOPMENT

SESSION (CDS)

Sesi CDS - Child Development Session (Kiri) Melibatkan Anak dan FDS (Family Development Session) Melibatkan Orangtua Anak

(6)

Child Development Session (CDS)

● Child Development Session gelombang pertama dilaksanakan

pada tanggal 27 Januari 2016, waktu kegiatan pukul 13.00

WIB sampai dengan 15.00 WIB bertempat di Aula Al

Muttaqien. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20

anak yang bekerja di jalan dampingan Rumah Singgah

SWARA. Child Development Session gelombang kedua

dilaksanakan pada tanggal 02 Februari 2016 di tempat yang

sama dan diikuti sebanyak 20 anak yang bekerja di jalan

dampingan Rumah Singgah SWARA.

Family Development Session (FDS)

● Family Development Session dilaksanakan pada tanggal 27

Januari 2016, waktu kegiatan pukul 10.00 WIB sampai

dengan 12.00 WIB, bertempat di Aula Al Muttaqien. Peserta

yang mengikuti kegiatan berjumlah 20 Orangtua anak yang

bekerja di jalan. Family Development Session gelombang

kedua dilaksanakan pada tanggal 03 Februari 2016, waktu

kegiatan dan tempat sama. Peserta yang mengikuti kegiatan

berjumlah 20 orangtua anak yang bekerja di jalan dampingan

Rumah Singgah SWARA.

WAKTU

PELAKSANAAN CDS

DAN FDS

WAKTU

PELAKSANAAN

PENGORGANISASIAN

KEGIATAN

a. Merancang program kegiatan, mengatur Program.

b. Memonitoring keseluruhan program kegiatan.

c. Membuat laporan keseluruhan kegiatan Program

TEPAK 2015.

KETUA RUMAH

SINGGAH

(7)

a. Melakukan Kegiatan FDS dan CDS sesuai dengan

kesepakatan pertemuan dengan orangtua anak.

b. Membuat laporan naratif kegiatan TEPAK (kegiatan

FDS dan CDS).

SATUAN BAKTI

(SAKTI) PEKERJA

SOSIAL

a. Mendata calon peserta program TEPAK.

b. Mendampingi SAKTI PEKSOS dalam melaksanakan

kegiatan CDS dan FDS.

TENAGA

KESEJAHTERAAN

SOSIAL (TKSA)

CAPAIAN

a. Peserta dapat memahami pentingnya identitas

sebagai ciri atau data pendukung seseorang.

b. Sesama penerima manfaat yang hanya tahu nama

panggilan, sudah bisa mengetahui nama lengkap,

asal dan tempat tanggal lahir temannya.

c. Peserta dapat menjelaskan data identitas dirinya

dengan lengkap sebagai salah satu bagian penting

dalam

melindungi

peserta/anak

dari

tindakan

pemalsuan data diri anak.

CHILD

DEVELOPMENT

SESSION (CDS)

(8)

a. Peserta dapat menangani secara tepat jika terjadi

tindakan yang mengancam anak di keluarga maupun

di lingkungannya.

b. Peserta dapat memahami Hak anak, definisi anak

menurut UU no 35 Tahun 2014 dan kewajiban Negara

serta orangtua dalam perlindungan anak.

c. Mengetahui apa yang sudah dan belum dilakukan

dalam perlindungan anak dan tindak lanjut kedepan.

d. Peserta mampu berdiskusi dan saling memberikan

pendapatnya.

e. Peserta mengetahui tentang Hak-Hak Anak.

f. Peserta dapat mengaplikasikan Hak anak dalam

mengasuh anak.

g. Peserta dapat menangani secara tepat jika terjadi

tindakan yang mengancam anak di keluarga maupun

di lingkungannya.

FAMILY

DEVELOPMENT

SESSION (CDS)

(9)

PENUTUP

Demikian Laporan kegiatan program Temua Penguatan Anak dan Keluarga (TEPAK)

2015 ini dibuat hanya untuk mempresentasikan program yang dilaksanakan di Rumah

Singgah SWARA dan diharapkan kemitraan ini dapat terus berlanjut untuk lebih

mensejahterakan anak indonesia. Salam Peduli.

Jakarta, 20 Februari 2016

Pengurus Rumah Singgah SWARA PEDULI

Yayasan Swara Peduli Indonesia Jakarta (SWARA PEDULI)

Endang Mintarja

Ketua

(10)

LAPORAN PELAKSANAAN CHILD DEVELOPMENT SESSION 1

PROGRAM TEPAK DI LKSA SWARA

Nama

: Siska Christiani, S.ST (Fasilitator), Hardiansyah (Pendamping)

Kab/ Kota

: Jakarta Timur

Kapan Kegiatan TEPAK dilaksanakan Kegiatan TEPAK dilaksakan di

Apa yang Dilakukan Peserta Pembelajaran

Hasil Audien Topik Tujuan P L Prosedur Belajar Peralatan

27 Januari 201 Jam : 13.00 – 15.00) Aula Majlis Taklim Al Muttaqien Kampung Pertanian Utara Kelurahan Klender Mengenal Identitas Dasar Anak a. Menjelaskan pentingnya identitas untuk anak. b. Mengenal identitas sesama penerima manfaat c. Dapat menjelaskan identitas dasar diri anak. 11 9 a. Pembukaan

Fasilitator membuka acara dengan salam dan menanyakan kabar peserta. Dijelaskan maksud dan tujuan pertemuan mengenai TEPAK dengan tema “Mengenal Identitas Anak.

b. Materi

Masuk pada materi tentang identitas dasar, fasiitator menanyakan pada peserta mengenai identitas. “Nama, Alamat dan usia”. Ditambahkan Tempat/Tanggal Lahir dan Alamat.

Peserta kemudian diminta untuk menuliskan nama (seperti di atas) kemudian ditambahkan sifat serta cita-cita.

c. Materi (Bermain sambil Belajar)

Memindahkan karet gelang dengan sedotan. Peserta dibagi 2 kelompok, lomba kecepatan memindahkan karet gelang dengan sedotan di mulut dan tangan di belakang. Yang cepat maka kelompoknyamenang. Pembelajaran: konsentrasi, kecepatan, kekompakan, strategi menyusun anggota tim.

Memecahkan balon yang diikatkan dengan tali rafia di kaki kiri. Setiap anak meniup balon kemudian mengikatkan balon di kaki kiri dengan tali rafia. Semua anak harus

- Kertas Origami - Karet gelang - Sedotan - Balon

a. Peserta dapat memahami pentingnya identitas sebagai ciri atau data pendukung seseorang. b. Sesama penerima

manfaat yang hanya tahu nama panggilan, sudah bisa mengetahui nama lengkap, asal dan tempat tanggal lahir temannya. c. Peserta dapat

menjelaskan data identitas dirinya dengan lengkap sebagai salah satu bagian penting dalam melindungi peserta/ anak dari tindakan pemalsuan data diri anak.

Anak yang Bekerj

a di Jalan

(11)

Jakarta, 27 Januari 2016

Tenaga Kesejahteraan Sosial Anak

Rumah Singgah SWARA

Yayasan Swara Peduli Indonesia Jakarta

Hardiansyah

dengan musuh.

Melepaskan ikatan tali dari tangan Anak berpasangan saling mengikat tali di tangan masing-masing dan mengkaitkan tali di tangan kawannya. Keduanya harus berusaha melepaskan tali dari temannya tanpa memutuskan tali. Pembelajaran: konsentrasi, sabar, bila ada masalah jangan langsung panik, setiap masalah pasti ada jalan keluar d. Penutup

Penutupan kegiatan diakhiri dengan mereview materi yang sudah disampaikan.

(12)

LAPORAN PELAKSANAAN FAMILY DEVELOPMENT SESSION 1

PROGRAM TEPAK DI LKSA SWARA

Nama

: Siska Christiani, S.ST (Fasilitator), Sri Wahyuni (Pendamping)

Kab/ Kota

: Jakarta Timur

`

Jakarta, 27 Januari 2016

Kapan Kegiatan TEPAK dilaksanakan Kegiatan TEPAK dilaksakan di

Apa yang Dilakukan Peserta Pembelajaran

Hasil Audien Topik Tujuan P L Prosedur Belajar Peralatan

27 Januari 2016 Jam : 10.00 – 12.00 Aula Majlis Taklim Al Muttaqien Kampung Pertanian Utara Kelurahan Klender Mengenal Hak Anak a. Menjelaskan pentingnya mengenal Hak Anak b. Mengenal definisi anak menurut UU No 35 Tahun 2014. c. Dapat mengetahui

kewajiban Negara dan orangtua terhadap perlindungan ana. d. Mengetahui apa yang

sudah dan belum dilakukan dalam perlindungan anak dan tindak lanjut kedepan

15 5

a. Pembukaan

Fasilitator membuka acara dengan salam serta perkenalan sekaligus menjelaskan tujuan dari pertemuan.

b. Materi

Masuk pada materi apa itu Hak anak

.Definisi anak menurut UU No 35 Tahun 2014

.Tanggungjawab Negara dan orangtua dalam perlindungan anak.

c. Diskusi Kelompok Terfokus

Peserta dibagi menjadi 4 kelompok untuk membahas mengenai hak anak dengan pertanyaan kunci apa yang sudah dilakukan, yang belum dilakukan dan tindak lanjutnya.

Dilanjutkan dengan pemaparan dan tanggapan dari kelompok lain d. Penutup

Penutupan kegiatan diakhiri dengan mereview materi yang sudah disampaikan.

- Kertas

Plano

- Metaplan - Spidol

a. Peserta dapat memahami Hak anak, definisi anak menurut UU no 35 Tahun 2014 dan kewajiban Negara serta orangtua dalam perlindungan anak. b. Mengetahui apa yang

sudah dan belum dilakukan dalam perlindungan anak dan tindak lanjut kedepan c. Pembelajaran

Peserta mampu berdiskusi dan saling memberikan pendapatnya Peserta mengetahui tentang Hak-Hak Anak Peserta dapat mengaplikasikan Hak anak dalam mengasuh anak

Peserta dapat menangani secara tepat jika terjadi tindakan yang mengancam anak di keluarga maupun di lingkungannya

Orangtua Anak yang Bekerja di Jalan

(13)

LAPORAN PELAKSANAAN CHILD DEVELOPMENT SESSION 2

PROGRAM TEPAK DI LKSA SWARA

Nama

: Siska Christiani, S.ST (Fasilitator), Hardiansyah (Pendamping)

Kab/ Kota

: Jakarta Timur

Kapan Kegiatan TEPAK dilaksanakan Kegiatan TEPAK dilaksakan di

Apa yang Dilakukan Peserta Pembelajaran

Hasil Audien Topik Tujuan P L Prosedur Belajar Peralatan

03 Februari 2016 Jam : 13.00 – 15.00 Aula Majlis Taklim Al Muttaqien Kampung Pertanian Utara Kelurahan Klender Mengenal Identitas Dasar Anak a. Menjelaskan pentingnya identitas untuk anak. b. Mengenal identitas sesama penerima manfaat. c. Dapat menjelaskan identitas dasar diri anak.

09 11

a. Pembukaan

Fasilitator membuka acara dengan salam dan menanyakan kabar peserta. Dijelaskan maksud dan tujuan pertemuan mengenai TEPAK dengan tema “Mengenal Identitas Anak.

b. Materi

Masuk pada materi tentang identitas dasar, fasiitator menanyakan pada peserta mengenai identitas. “Nama, Alamat dan usia”. Ditambahkan Tempat/Tanggal Lahir dan Alamat.

Peserta kemudian diminta untuk menuliskan nama (seperti di atas) kemudian ditambahkan sifat serta cita-cita. c. Materi (Bermain sambil Belajar)

Memindahkan karet gelang dengan sedotan. Peserta dibagi 2 kelompok, lomba kecepatan memindahkan karet gelang dengan sedotan di mulut dan tangan di belakang. Yang cepat maka kelompoknyamenang. Pembelajaran: - Kertas Origami - Karet gelang - Sedotan - Balon

a. Peserta dapat memahami pentingnya identitas sebagai ciri atau data pendukung seseorang. b. Sesama penerima

manfaat yang hanya tahu nama panggilan, sudah bisa mengetahui nama lengkap, asal dan tempat tanggal lahir temannya. c. Peserta dapat

menjelaskan data identitas dirinya dengan lengkap sebagai salah satu bagian penting dalam melindungi peserta/ anak dari tindakan pemalsuan data

Anak yang Bekerja di Jalan

(14)

Jakarta, 03 Februari 2016

Tenaga Kesejahteraan Sosial Anak

Rumah Singgah SWARA

Yayasan Swara Peduli Indonesia Jakarta

Hardiansyah

mempertahankan balonnya masing-masing agar tidak dipecahkan oleh lawan. Dan setiap anak dipersilakan memecahkan balon teman yang lain. Bila balon sudah pecah, anak harus menyingkir. Pemenang adalah anak yang balonnya belum pecah di kaki kirinya. Pembelajaran: kebersamaan, mempertahankan diri, perjuangan, berhati-hati dengan musuh.

Melepaskan ikatan tali dari tangan Anak berpasangan saling mengikat tali di tangan masing-masing dan mengkaitkan tali di tangan kawannya. Keduanya harus berusaha melepaskan tali dari temannya tanpa memutuskan tali. Pembelajaran: konsentrasi, sabar, bila ada masalah jangan langsung panik, setiap masalah pasti ada jalan keluar

d. Penutup

Penutupan kegiatan diakhiri dengan mereview materi yang sudah disampaikan.

(15)

LAPORAN PELAKSANAAN FAMILY DEVELOPMENT SESSION 2

PROGRAM TEPAK DI LKSA SWARA

Nama

: Siska Christiani, S.ST (Fasilitator), Sri Wahyuni (Pendamping)

Kab/ Kota

: Jakarta Timur

Jakarta, 03 Februari 2016

Kapan Kegiatan TEPAK dilaksanakan Kegiatan TEPAK dilaksakan di

Apa yang Dilakukan Peserta Pembelajaran

Hasil Audien Topik Tujuan P L Prosedur Belajar Peralatan

03 Februari 2016 Jam : 10.00 – 12.00 Aula Majlis Taklim Al Muttaqien Kampung Pertanian Utara Kelurahan Klender Mengenal Hak Anak a. Menjelaskan pentingnya mengenal Hak Anak b. Mengenal definisi anak

menurut UU No 35 Tahun 2014.

c. Dapat mengetahui kewajiban Negara dan orangtua terhadap perlindungan ana. d. Mengetahui apa yang

sudah dan belum dilakukan dalam perlindungan anak dan tindak lanjut kedepan

19 1

a. Pembukaan

Fasilitator membuka acara dengan salam serta perkenalan sekaligus menjelaskan tujuan dari pertemuan.

a. Materi

b. Masuk pada materi apa itu Hak anak. c. Definisi anak menurut UU No 35 Tahun

2014.

d. Tanggungjawab Negara dan orangtua dalam perlindungan anak.

Diskusi Kelompok Terfokus

Peserta dibagi menjadi 4 kelompok untuk membahas mengenai hak anak dengan pertanyaan kunci apa yang sudah dilakukan, yang belum dilakukan dan tindak lanjutnya.

Dilanjutkan dengan pemaparan dan tanggapan dari kelompok lain

e. Penutup

Penutupan kegiatan diakhiri dengan mereview materi yang sudah disampaikan.

- Kertas

Plano

- Metaplan - Spidol

a. Peserta dapat memahami Hak anak, definisi anak menurut UU no 35 Tahun 2014 dan kewajiban Negara serta orangtua dalam perlindungan anak. b. Mengetahui apa yang

sudah dan belum dilakukan dalam perlindungan anak dan tindak lanjut kedepan c. Pembelajaran

Peserta mampu berdiskusi dan saling memberikan pendapatnya Peserta mengetahui tentang Hak-Hak Anak Peserta dapat mengaplikasikan Hak anak dalam mengasuh anak Peserta dapat menangani secara tepat jika terjadi tindakan yang mengancam anak di keluarga maupun di lingkungannya Orangtua Anak yang Bekerja di Jalan

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu, juga dilakukan penetapan kawasan Usaha Tani berdasarkan kondisi dan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan; fasilitasi Asuransi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS dan aktivitas siswa antara siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran Two Stay Two Stray (kelas

Berdasarkan penjabaran pada bab sebelumnya dapat dikatakan bahwa asuransi merupakan salah satu cara pembayaran ganti rugi kepada pihak yang mengalami musibah,

Usulan Teknis dinyatakan memenuhi syarat (lulus) apabila mendapat nilai minimal 70 (tujuh puluh), peserta yang dinyatakan lulus akan dilanjutkan pada

diberikan sesuai dengan kebutuhan instansi yang

 Penjelasan keberhasilan dan kegagalan pencapaian indicator sasaran strategis, melalui uraian tentang kegiatan relevan yang telah dilaksanakan dan kinerja kegiatan tersebut

Nama Pekerjaan : Penyusunan Sistem Informasi / Database Jaringan Irigasi dalam Kabupaten Muara Enim1. Lokasi : Kabupaten Muara Enim Pagu :

Nama Pekerjaan : Penyusunan Sistem Informasi/ Database Jaringan Jembatan Dalam Kabupaten Muara Enim1. Lokasi : Kabupaten Muara Enim Pagu :